Sukardi Rinakit: 4 Tokoh Layak Jadi Capres 2014

Pemerintahan periode kedua SBY baru berlangsung kurang dari setahun dan pemilihan presiden baru akan digelar empat tahun lagi. Continue reading “Sukardi Rinakit: 4 Tokoh Layak Jadi Capres 2014”

Cerita tentang Duet Ani Yudhoyono dan Prabowo Subianto Menguat

Baru tahun 2010. Tetapi pembicaraan mengenai siapa yang akan menjadi presiden berikutnya lewat Pilpres 2014 sudah jadi hal yang biasa kita dengarkan di tengah masyarakat, terutama kalangan politisi yang hidup dan matinya memang tergantung pada dinamika di arena politik.
Continue reading “Cerita tentang Duet Ani Yudhoyono dan Prabowo Subianto Menguat”

Hanya Orang yang Tertutup Matahatinya yang Dapat Terbujuk Manuver Muhaimin Iskandar

Mahaguru. Itulah gelar yang akan diberikan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk almarhum Abdurrahman Wahid, sang pendiri.

“Kalau bahasa di kampus istilahnya profesor,” kata Muhaimin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, kemarin. Gelar itu akan disematkan pada puncak acara HUT ke-12 PKB yang akan datang.

“Ya moga-moga dengan penghargaan Mahaguru ini semua orang-orang di PKB meneladani langkah-langkah Gus Dur dan ada kebersamaan dari para pengurus dan kader,” sambung Muhaimin.

Pernyataan Muhaimin ini terbilang aneh. Bukankah ia yang pernah menistakan Gus Dur sedemikian rupa dan mengabaikan peranan besar Gus Dur di partai itu? Continue reading “Hanya Orang yang Tertutup Matahatinya yang Dapat Terbujuk Manuver Muhaimin Iskandar”

Yang Tersisa dari Keinginan Menembus Irak

SAYA mengunjungi Abu Kamal di tahun 2003 silam.

Continue reading “Yang Tersisa dari Keinginan Menembus Irak”

Tribute to Sayyed Fadlullah

SAYYED Hussein Fadlullah, pemimpin spritual dan pendiri Hizbullah, kelompok pembebasan Palestina yang bermarkas di Lebanon, akan dimakamkan di Masjid Hassanein, selatan Beirut, Lebanon, hari ini (Selasa, 6/7). Continue reading “Tribute to Sayyed Fadlullah”

Iran: Terbukti Zinah, Ashtiani Tidak akan Dirajam

Pemerintah Iran membantah kabar yang menyebut Sakineh Mohammedie Ashtiani (42), yang terbukti berbuat zinah, akan dihukum mati dengan cara dirajam.

Bantahan itu, seperti diberitakan CNN, disampaikan oleh Kedutaan Besar Iran di London, Inggris yang mengatakan bahwa berdasarkan laporan dari lembaga peradilan di Tehran, Ashtiani tidak akan dihukum mati dengan cara rajam. Namun begitu, karena telah terbukti berbuat zinah, salah satu pelanggaran hukum fatal di Iran, Ashtiani tetap akan dihukum mati. Continue reading “Iran: Terbukti Zinah, Ashtiani Tidak akan Dirajam”

Inilah Sinyal Dukungan Presiden untuk Darmin Nasution Tak Lagi 100 Persen

PIDATO Presiden SBY di acara syukuran HUT ke-64 Polri di Lapangan PTIK, Jakarta Selatan, kemarin (Rabu, 7/7) diapresiasi banyak pihak. Continue reading “Inilah Sinyal Dukungan Presiden untuk Darmin Nasution Tak Lagi 100 Persen”

Yusril Ihza Mahendra, Mantan Kuncen Istana yang Mau Dikirim ke Penjara

Rasanya tak begitu banyak orang yang mengetahui bahwa Mahendra di belakang nama Yusril Ihza bukanlah nama keluarga. Continue reading “Yusril Ihza Mahendra, Mantan Kuncen Istana yang Mau Dikirim ke Penjara”

Ini Perang Korea, Siapa yang Melepaskan Tembakan Pertama

Continue reading “Ini Perang Korea, Siapa yang Melepaskan Tembakan Pertama”

Riwayat Skandal Century, dulu Kerbau sekarang Babi

Banyak yang mengkhawatirkan megaskandal dana talangan sebesar Rp 6,7 triliun untuk Bank Century akan berakhir begitu saja, diterbangkan angin atau menguap ke angkasa.

Continue reading “Riwayat Skandal Century, dulu Kerbau sekarang Babi”

Nuni Berharap SBY yang Bijaksana Berkenan Memecahkan Perkara Tanah Bapaknya

Saya berfoto bersama anak-anak dan cucu Sukrisno usai pertemuan dengan anggota Komnas HAM Yosep Adi Prasetyo alias Stanley di Kantor Komnas HAM, Mei 2011, setahun setelah laporan ini saya tulis.

SUKRISNO, mantan Dubes RI untuk Rumania dan Vietnam di era-1960an, bukan satu-satunya orang yang menjadi korban dari kekisruhan politik menyusul penculikan dan pembunuhan enam jenderal TNI Angkatan Darat pada dinihari 1 Oktober 1965.

Continue reading “Nuni Berharap SBY yang Bijaksana Berkenan Memecahkan Perkara Tanah Bapaknya”

Hanya Sahabat Bung Karno, Ayah Saya Tidak Terlibat G30S

Saya mengabadikan pertemuan Siti Mirahjani Sukrisno (baju biru) dan kakak tertuanya Sukmadi Krisnojono (paling kanan) dengan anggota Komnas HAM Yosep Adi Prasetyo alias Stanley di Kantor Komnas HAM, Mei 2011, setahun setelah laporan ini saya tulis.

“SEBAGAI orang yang membela kepentingan bangsa Indonesia, sudah tentu bila di masa hidupnya bapak saya bersahabat dengan ex-Presiden RI, Bung Karno yang mulia. Presiden Sukarno adalah orang yang konsekuen membela kepentingan bangsa Indonesia dan konsekuen berjuang melawan kolonialisme Belanda… Beliau juga tidak dikenal sebagai presiden yang korup.”

Continue reading “Hanya Sahabat Bung Karno, Ayah Saya Tidak Terlibat G30S”

Chellah atau Sala Colonia, Saksi Bisu Keganasan Gempa Lisboa

Pagi itu, Sabtu, 1 November 1755, Lisbon, Lisabon atau Lisboa di Portugal, menggelepar. Sebuah gempa berkekuatan 9 skala MW dengan episentrum di Samudera Atlantik, sekitar 200 kilometer baratdaya Cape St. Vincent, menghancurkan kota itu. Continue reading “Chellah atau Sala Colonia, Saksi Bisu Keganasan Gempa Lisboa”

Boudjdour: Laporan dari Kota Ikan Rejung dan Burung Unta di Sahara

Kedua foto berukuran besar itu ditegakkan di atas lantai di hadapan kami. Mohamed Najem Abhay membungkukkan badan sambil mengarahkan telunjuk kanannya bergantian ke masing-masing foto. Continue reading “Boudjdour: Laporan dari Kota Ikan Rejung dan Burung Unta di Sahara”

Ahmadou Ould Souilem: Perjuangan Polisario Sudah Selesai

Agustus tahun lalu Ahmadou Ould Souilem memutuskan untuk kembali ke Maroko. Ia meninggalkan kamp pengungsi Tindouf di Aljazair, tempat ia dan kawan-kawannya merajut mimpi melepaskan diri dari Maroko.

Continue reading “Ahmadou Ould Souilem: Perjuangan Polisario Sudah Selesai”

Membandingkan Kekuatan Dua Korea, Bukan di Arena Piala Dunia 2010

Sebuah koran nasional Indonesia dalam laporan mengenai krisis terakhir di Semenanjung Korea menyertakan infografis yang menggambarkan peta kekuatan kedua Korea. Continue reading “Membandingkan Kekuatan Dua Korea, Bukan di Arena Piala Dunia 2010”

Bung Karno Kita: dari Islamabad, Kairo, hingga Rabat, dari Pyongyang di Korea Utara hingga Havana di Kuba

Di Islamabad, Pakistan, ada jalan Sukarno. Di Kairo, Mesir, dan Rabat, Maroko, selain Jalan Sukarno ada pula Mangga Sukarno. Masih di Rabat, Indonesia, Jakarta dan Bandung juga diabadikan sebagai nama jalan. Continue reading “Bung Karno Kita: dari Islamabad, Kairo, hingga Rabat, dari Pyongyang di Korea Utara hingga Havana di Kuba”

The Truman Show di Kamp Polisario


Cerita yang mengalir dari mulut Ahmedou Bamba mengingatkan saya pada The Truman Show, sebuah film drama komedi produksi Hollywood tahun 1998.

Continue reading “The Truman Show di Kamp Polisario”

Teror Bom di Casablanca dan Laporan yang Mengkhawatirkan dari Sahara

Reputasi Casablanca sebagai salah satu kota paling aman di abad modern ini sempat sedikit terganggu oleh serangan bom bunuh diri beruntun pada malam hari 16 Mei 2003. Ini adalah serangan teroris yang paling mengejutkan dalam sejarah Casablanca modern. Kelompok pemuda yang berusia antara 20 dan 23 tahun dari distrik Sidi Moumen meledakkan bom di beberapa tempat di saat yang hampir bersamaan, menewaskan setidaknya 45 orang.
Continue reading “Teror Bom di Casablanca dan Laporan yang Mengkhawatirkan dari Sahara”

Sejengkal Tanah Tuhan di Negeri Senja

Berada di pojok barat belahan utara Afrika, di masa lalu negeri yang kini dikenal sebagai Kerajaan Maroko pernah memiliki pengaruh yang begitu besar dalam perkembangan peradaban Islam dan dunia.

Continue reading “Sejengkal Tanah Tuhan di Negeri Senja”

Ketergantungan pada Kiblat Konvensional dan Cara Pandang yang Keliru

Di zaman serba sulit seperti sekarang Indonesia harus berani mengubah cara pandang dalam pergaulan politik dan ekonomi internasional. Sudah terlalu lama, setidaknya sejak akhir 1960-an, Indonesia hanya berkiblat pada belahan utara benua Amerika dan belahan barat benua Eropa. Continue reading “Ketergantungan pada Kiblat Konvensional dan Cara Pandang yang Keliru”

Air Mata Gus Dur yang Tumpah Membaca Manuskrip Ibnu Rusyd

Berbagai manuskrip yang ditulis filsuf Islam, Ibnu Rusyd, masih dapat ditemukan di Fez, Maroko. Continue reading “Air Mata Gus Dur yang Tumpah Membaca Manuskrip Ibnu Rusyd”

Sri Mulyani dan Negeri Yahudi (Bisa) Batalkan Kunjungan Obama ke Indonesia (Lagi)

Dibandingkan bulan Maret lalu, gegap gempita menyambut kunjungan Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama ke Indonesia yang dijadwalkan pertengahan bulan Juni ini tidak atau belum begitu terasa. Continue reading “Sri Mulyani dan Negeri Yahudi (Bisa) Batalkan Kunjungan Obama ke Indonesia (Lagi)”

Dari Kudeta Merangkak Soeharto Sampai Kudeta Gagal Istri Ketua Mao

SETELAH di-persona non grata oleh rezim militer Soeharto, Sukrisno seperti banyak orang yang senasib dengan dirinya terpaksa hidup berpindah-pindah dari satu negara ke negara lain.

Dari Hanoi, Vietnam, Sukrisno yang telah kehilangan jabatannya sebagai Duta Besar Indonesia memilih mengungsi ke Peking, China, pada tahun 1966. Namun jauh di lubuk hati, Sukrisno masih menyimpan harap. Dia memperkirakan, tak akan lama lama, setidaknya dalam waktu tiga tahun, semua kekisruhan di tanah air dapat selesai dan keadaan akan kembali normal.

Continue reading “Dari Kudeta Merangkak Soeharto Sampai Kudeta Gagal Istri Ketua Mao”

Hubungan Baik Dengan Bung Karno yang Akhirnya jadi Bumerang

Sukmadi Krisnojono, putra sulung Sukrisno, berdiri di depan Kantor Komnas HAM usai pertemuan anggota Komnas HAM Yosep Adi Prasetyo alias Stanley, Mei 2011, setahun setelah laporan ini saya tulis.

MENINGGAL dunia di usia 81 tahun pada tanggal 6 Maret 1999 di Amstelveen, Belanda, Sukrisno dikenang oleh teman-temannya di Yayasan Sejarah dan Budaya Indonesia (YBSI) sebagai seorang pejuang pena patriotik terkemuka, sarjana, dan diplomat.

Continue reading “Hubungan Baik Dengan Bung Karno yang Akhirnya jadi Bumerang”

Dari Aneta ke Antara, dari Bucharest, Hanoi hingga Terdampar di Amstelveen

“KETIKA Indonesia merupakan tanah jajahan, Belanda memperlakukan saya dengan baik. Saya menjabat apa yang disebut redaktur pribumi (inheemse) dari Kantor Berita Aneta. Pimpinan Redaksi terdiri dari orang-orang Belanda. Saya sebagai redaktur Indonesia, hubungan saya dengan rekan-rekan Belanda baik: gaji saya dinaikkan oleh Direktur Mr. De Vries. Gaji saya sebanyak 110 gulden, suatu jumlah yang besar ketika itu. Continue reading “Dari Aneta ke Antara, dari Bucharest, Hanoi hingga Terdampar di Amstelveen”

Menangkan Anas, Banyak yang Merogoh Kocek Sendiri

Siapakah sesungguhnya yang bertarung di arena pemilihan ketua umum Partai Demokrat yang berlangsung hari Minggu lalu (23/5) di Bandung? Continue reading “Menangkan Anas, Banyak yang Merogoh Kocek Sendiri”

Fatamorgana yang Menyesatkan Kok Diiklankan Besar-besaran

Menang dan kalah dalam sebuah pertandingan adalah hal yang biasa. Continue reading “Fatamorgana yang Menyesatkan Kok Diiklankan Besar-besaran”

Kader Demokrat Tahu Siapa yang Sungguh-sungguh dan Seolah-olah Berjasa

Untuk meraih kemenangan perlu terlebih dahulu membangun persepsi akan kemenangan. Continue reading “Kader Demokrat Tahu Siapa yang Sungguh-sungguh dan Seolah-olah Berjasa”