Empat Media Harus Memuat Klarifikasi, Hanya RM yang Selamat

DEWAN Pers memberi sanksi kepada empat dari lima media massa yang dinilai melanggar Continue reading “Empat Media Harus Memuat Klarifikasi, Hanya RM yang Selamat”

Mega Nekat, Mega Ditolak

Rakyat Merdeka, Agustus 2004

Catatan: Tiga artikel berikut ditulis menyusul pertemuan anak-anak Bung Karno dari Ibu Fatmawati di kediaman Rachmawati di Jati Padang, Jakarta Selatan, bulan Agustus 2004, beberapa saat sebelum putaran kedua Pilpres 2004 dimulai. Itu adalah pertemuan pertama antara Rachma dan Megawati yang sejak lama berseteru. Continue reading “Mega Nekat, Mega Ditolak”

Governor Puteh Case Reaches Anticlimax

CORRUPTION investigations into Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Governor Abdullah Puteh over the alleged mark up of a Rostov helicopter purchased by the provincial government have entered a new phase: Anticlimax. Continue reading “Governor Puteh Case Reaches Anticlimax”

Redaktur Harian Rakyat Merdeka Dipanggil Ke Kejaksaan Tinggi

REDAKTUR Eksekutif Rakyat Merdeka Teguh Santosa Tarigan, datang memenuhi panggilan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Continue reading “Redaktur Harian Rakyat Merdeka Dipanggil Ke Kejaksaan Tinggi”

Caleg Partai Pelopor “Ngamen” di Bus Kota

BANYAK cara dilakukan calon legislatif memenangkan kursi Senayan. Continue reading “Caleg Partai Pelopor “Ngamen” di Bus Kota”

Caleg Muda Minta Pemerintah Tegas soal Praktik Korupsi

CALON anggota legislatif (caleg) muda mendesak pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat bersikap tegas Continue reading “Caleg Muda Minta Pemerintah Tegas soal Praktik Korupsi”

Operasi Fajar Merah

Pasukan koalisi dengan leluasa menerobos pertahanan Saddam Hussein tanggal 9 April lalu. Tak satupun tentara Irak menyongsong kehadiran mereka. Tak ada perang kota. Pasukan Irak yang sebelumnya disebut-sebut gagah berani bagaikan hilang ditelan bumi. Dalam hitungan menit setelahnya, ratusan warga Irak menumbangkan patung Saddam setinggi 12 meter di Taman Firdaus. Kekuasaan Saddam runtuh sudah.

Continue reading “Operasi Fajar Merah”

Enam Bulan Tarmidi Mikirin Lompat Pagar

DESEMBER 1993, hampir sepuluh tahun lalu. Continue reading “Enam Bulan Tarmidi Mikirin Lompat Pagar”

Melawan Mega, Melawan Sutiyoso

BEBERAPA tahun terakhir, hubungan Megawati dan Sutiyoso memang terlihat dekat. Continue reading “Melawan Mega, Melawan Sutiyoso”

Ketika Mega Menangis

megawati-sukarnoputri MENGAPA Megawati Soekarnoputri membuang Tarmidi Continue reading “Ketika Mega Menangis”

Ditendang Mega, Dirangkul Rachma

DUA hari lalu Rachmawati Soekarnoputri melantik Tarmidi Suhardjo sebagai Ketua DPD Partai Pelopor DKI Jakarta. Continue reading “Ditendang Mega, Dirangkul Rachma”

Membelah Laut

DI Korea Utara, ada bendungan sepanjang delapan kilometer. Letaknya di Kota Nampo, sekitar dua setengah jam dari Pyongyang ke arah barat laut. Yang membuat saya geleng-geleng kepala, bendungan itu membelah laut, di muara Sungai Taedong, dan menghubungkan Kota Nampo dengan Provinsi Han Selatan. Continue reading “Membelah Laut”

Propaganda

RAKYAT Korea Utara siap menghadapi serangan Amerika Serikat. Kapanpun. Sebulan sebelum saya tiba di Pyongyang, pemerintah Korea menggelar latihan serangan udara. Bila sirine tanda bahaya meranung-raung di seluruh penjuru kota Pyongyang, semua warga berlarian menyelamatkan diri, menuju bunker-bunker perlindungan. Tak ada informasi yang menyebutkan berapa jumlah bunker di Pyongyang. Tapi kata teman saya, Pyongyang punya banyak bunker. Cukup banyak untuk menampung semua penduduk Pyongyang dan kota-kota lain di sekitar Pyongyang. Continue reading “Propaganda”

Bangkai Amerika

TEMAN Korea yang menemani selama kunjungan ke Pyongyang, mengajak saya mengunjungi Museum Pembebasan Tanah Air. Museum itu secara khusus menampilkan peninggalan-peninggalan selama Perang Korea selama 1950 sampai 1953, dan masa-masa setelah itu. Continue reading “Bangkai Amerika”

Perang Korea

TAHUN 1932, pemimpin spritual dan inspirator perjuangan rakyat Korea menghadapi kaum penjajah, Kim Il Sung meresmikan berdirinya Tentara Rakyat Korea atau Korean People’s Army (KPA). Sejak hari itu, perjuangan rakyat Korea mengusir Jepang yang sudah puluhan tahun menjajah mereka, semakin terorganisir dengan rapi dan baik.

Continue reading “Perang Korea”

Korean People’s Army

SELAMA berada di Pyongyang, setiap hari saya berpapasan dengan tentara Korut. Mereka ada di mana-mana, berjalan berbaris berkelompok, atau berkumpul. Di lokasi pameran bunga Kim Il Sung, ribuan tentara Korut hadir. Mereka mengunjungi satu persatu stand pameran. Beberapa dari mereka mengenakan seragam kebanggaan, dengan deretan bintang jasa memenuhi dada kiri dan kanan.

Continue reading “Korean People’s Army”

The Axis of Evil: Korea Utara?

BULAN Oktober tahun lalu, dengan entengnya, Presiden Amerika George W Bush menuding Irak, Iran dan Korea Utara sebagai axis of evil alias poros setan. Katanya lagi, poros ini mesti dihabisi.

Continue reading “The Axis of Evil: Korea Utara?”

Kim Il Sung Square

Kim Il Sung Square, Pyongyang, Democratic People's Republic of Korea (DPRK), North Korea, Asia

1686bff2de73292c9939e214271972a6

SAYA tiba di Pyongyang, ibukota Republik Demokratik Rakyat Korea atau Korea Utara tanggal 15 April lalu. Saat itu, rakyat Korut tengah memperingati ulang tahun ke-91 pemimpin spritual dan inspirator perjuangan mereka, Kim Il Sung. Continue reading “Kim Il Sung Square”

The Old Damascus

0319
Di Damaskus, ibukota Syria, ada benteng tua. Letaknya persis di tengah kota. Kota di dalam benteng itulah yang disebut sebagai Damaskus Tua dan telah dihuni manusia sejak 6.000 sampai 4.000 tahun sebelum Masehi. Continue reading “The Old Damascus”

Di Tepi Sungai Efrat

0225
Abu Kamal atau Al Bukamal sebuah kota kecil di timur Suriah. Letaknya di sisi kanan Sungai Efrat yang mengalir dari Turki di utara sana. Kalau Anda melihat peta Suriah, Abu Kamal persis berada di garis perbatasan negara itu dengan Irak.

Continue reading “Di Tepi Sungai Efrat”

Busway: Bagaimana Kesiapan Jakarta?

Release dari Yayasan Pelangi Indonesia

MASALAH lalu lintas di Jakarta seperti benang kusut yang menimbulkan berjuta Continue reading “Busway: Bagaimana Kesiapan Jakarta?”

Menabur Angin, Menuai Badai

main_900

DALAM Perjanjian Peshawar di bulan April 1992, menyusul kehancuran pemerintahan Najibullah, kelompok mujahidin Afganistan sepakat mendirikan Negara Islam Afganistan dan membagi kekuasaan di antara mereka.

Pemimpin Masyarakat Islam atau Jamiati Islami, Burhanuddin Rabbani, diberi mandat sebagai presiden transisional. Dia juga dipercaya memimpin semacam dewan presidium yang terdiri dari pentolan-pentolan kelompok mujahidin. Continue reading “Menabur Angin, Menuai Badai”

Dostum yang Licin

PIMPINAN Aliansi Utara Abdurrashid Dostum tiba-tiba menjadi pahlawan baru bagi rakyat Afghanistan. Padahal dulu laki-laki Uzbek ini kaki tangan rejim komunis Uni Soviet. Seorang veteran Tentara Merah menceritakan sepak terjang Dostum yang oportunis ini kepada saya.

Continue reading “Dostum yang Licin”

Perang yang Tidak Sederhana

PERANG di Afghanistan sangat tidak sederhana. Konflik ini tidak dimulai ketika Amerika menjatuhkan ribuan bom dari pesawat B-52 dan melepaskan ribuan rudal dari USS Theodore Roosevelt di Laut Arab yang menghancurkan kota-kota penting Afghanistan, Kabul, Kandahar, Jalalabad, Mazar I Sharif dan Herat. Continue reading “Perang yang Tidak Sederhana”

Linglung di Tengah “Kemerdekaan”

KABUL bagai kota tidak bertuan. Tidak jelas siapa yang berkuasa dan memerintah di ibu kota Afghanistan itu. Tidak jelas hukum apa yang dipegang masyarakat. Sekilas mirip hukum rimba. Siapa yang kuat, menang. Sementara yang lemah harus menyingkir atau mati berkalang tanah. Continue reading “Linglung di Tengah “Kemerdekaan””

Uzbekistan Masih Maju Mundur

BANYAK kalangan mengira setelah aliansi Utara menguasai Mazar I Sharif di utara Afghanistan, pemerintah Uzbekistan akan segera membuka jembatan di atas sungai Amu Darya yang menghubungkan Uzbekistan dan Afghanistan. Dugaan ini salah. Sampai kemarin (12/11) Presiden Uzbekistan Islam Karimov belum menunjukkan tanda-tanda akan segera membuka jembatan itu. Continue reading “Uzbekistan Masih Maju Mundur”

Dostum Menuju Kabul

AMERIKA membonceng serangan Aliansi Utara pimpinan Abdur Rashid Dostum atas kota Mazar I Sharif di Afghanistan Jumat malam lalu (9/11). Sementara pasukan Dostum mati-matian menghadapi pasukan Taliban, puluhan pesawat tempur F-18 dan pesawat pembom B-52 Amerika berputar-putar di atas kota yang berpenduduk sekitar 300 ribu jiwa. Kebanyakan penduduk Mazar I Sharif adalah suku Uzbek, Tajik dan Hazaras. Continue reading “Dostum Menuju Kabul”

Bom yang Ditumpahkan dari Langit

STAF PBB di Termez mulai buka mulut menentang Amerika Serikat. Diakui staf PBB serangan udara Amerika hanya membunuh penduduk sipil yang tak berdosa dan menghancurkan fasilitas umum. Continue reading “Bom yang Ditumpahkan dari Langit”

Mengintip Afghanistan dari Kebun Binatang

uz66

KEBUN binatang di Jalan Normansky, Termez, belakangan ramai dikunjungi wartawan asing. Berdiri sejak tahun 1939, kebun binatang ini berada tepat di garis perbatasan dua negara. Dua negara yang tengah berkonflik pula.

Continue reading “Mengintip Afghanistan dari Kebun Binatang”

Pos Militer 9221

uz21

TERMEZ terlihat tenang.

Untuk mengamati kehidupan di sekitar garis perbatasan sebetulnya tidak perlu jauh-jauh hingga ke gurun dekat perbatasan Uzbekistan dan Tajikistan atau ke makam Bapak Termez. Beberapa pemukiman di pusat kota Termez berada persis di garis perbatasan.

Sabtu (3/11), pagi hari, saya mengelilingi beberapa pemukiman tersebut. Yang pertama saya kunjungi adalah Desa Pattakesar dan Desa Lilingrad. Empat orang laki-laki, penduduk sipil, tengah duduk di atas rel kereta api. Seorang diantara mereka berdiri menyandarkan tubuhnya pada sepeda. Sesekali mereka tertawa. Continue reading “Pos Militer 9221”