Dakwah Islam dewasa ini terus berkembang di hampir seluruh lini kehidupan. Media massa yang selama ini sulit ditembus oleh kegiatan keagamaan, pun kini marak dengan acara religius. Namun demikian, dakwah tetap membutuhkan reformulasi dan reorientasi mengingat tantangan yang dihadapi kini semakin besar. Seberapa jauh tantangan tersebut dan bagaimana strategi dakwah Islam harus diterapkan sehingga dapat mengena sasaran. Continue reading “Dakwah Harus Menebar Kedamaian”
Dakwah Tanpa Kekerasan di Era Modern
Misi utama diutusnya Nabi Muhammad SAW ke muka bumi adalah untuk berdakwah. Berbagai bentuk benturan dihadapi beliau dengan kesabaran yang luar biasa, yang kadang-kadang ‘di luar’ kewajaran sebagai manusia. Mereka yang memusuhi Nabi ternyata dibalas beliau dengan kasih. Nabi SAW selalu menyatakan bahwa mereka belum mengerti tentang Islam. Pengemis buta yang Yahudi, yang senantiasa mencemoohkan nama Nabi SAW ternyata justru disuapinya setiap hari tanpa sepengetahuan pengemis tersebut. Subhanallah. Continue reading “Dakwah Tanpa Kekerasan di Era Modern”
Tanamkan Saling Pengertian
Hubungan Islam dan Barat kembali mengalami cobaan cukup berat. Kasus pemuatan kartun Nabi Saw beberapa waktu lalu oleh koran Jyllands-Posten di Denmark, dan disebarluaskan beberapa media Eropa lainnya, makin memperkeruh hubungan Islam dan Barat yang selama ini diupayakan serasi dan damai. Kasus itu pula menunjukkan Barat belum dewasa dalam menyikapi dan menghargai Islam dan agama lainnya sebagai suatu keyakinan yang dianut umat manusia. Continue reading “Tanamkan Saling Pengertian”
Barat Jangan Picu Konfrontasi
Pemuatan kartun Nabi Muhammad Saw di Jyllands-Posten, koran independen di Denmark, menghadirkan tragedi internasional. Tragedi ini memicu huru-hara di banyak negara, korban harta benda, dan bahkan nyawa. Di balik itu, pemuatan kartun tersebut juga kian memperuncing jurang perbedaan Islam dengan negara-negara Barat (Amerika Serikat dan Eropa). Continue reading “Barat Jangan Picu Konfrontasi”
Tanamkan Saling Pengertian
Hubungan Islam dan Barat kembali mengalami cobaan cukup berat. Kasus pemuatan kartun Nabi Saw beberapa waktu lalu oleh koran Jyllands-Posten di Denmark, dan disebarluaskan beberapa media Eropa lainnya, makin memperkeruh hubungan Islam dan Barat yang selama ini diupayakan serasi dan damai. Kasus itu pula menunjukkan Barat belum dewasa dalam menyikapi dan menghargai Islam dan agama lainnya sebagai suatu keyakinan yang dianut umat manusia. Continue reading “Tanamkan Saling Pengertian”
Kekerasan Beragama tak Menyelesaikan Masalah
Masalah kekerasan dalam beragama hingga kini masih kerap terjadi, bahkan dari waktu ke waktu cenderung meningkat. Banyak pengamat memprediksikan, masalah ini akan terus mewarnai kehidupan beragama di masa mendatang. Kekerasan itu tak hanya terjadi pada pengikut antar agama, tetapi juga antar pemeluk satu agama. Continue reading “Kekerasan Beragama tak Menyelesaikan Masalah”
Asia Tenggara Pusat Kebangkitan Islam
Banyak kalangan menilai, Islam yang diamalkan kaum Muslimin belum mampu menyentuh permasalahan riil umat. Karena itu, agar Islam benar-benar aktual dan fungsional, umat Islam harus melakukan pembaruan pemikiran dan sikap keberagamaan mereka selama ini. Membahas lebih dalam hal ini, berikut wawancara tim At-Tanwir dengan presiden Yayasan Dakwah Islamiyah Malaysia (YADIM)–sebuah lembaga Islam semi pemerintah—Datuk Mohammad Nakhaie Ahmad, yang juga pengajar di Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM) dan mantan anggota parlemen. Continue reading “Asia Tenggara Pusat Kebangkitan Islam”
Pembaruan Agama Mutlak Diperlukan
Di tengah arus globalisasi dunia yang demikian cepat, umat Islam dituntut untuk terus memperbarui dan meningkatkan pemahaman keislaman mereka. Ini disebabkan, perkembangan dunia yang sarat kompetisi meniscayakan hanya yang memiliki kapasitas dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), merekalah yang mumpuni, dan dapat mewarnai percaturan yang tengah berlangsung. Karena itu, agar ajaran Islam tidak ketinggalan konteks dan perannya, maka kaum Muslimin harus mau melakukan tajdid atau reformasi ajaran Islam. Continue reading “Pembaruan Agama Mutlak Diperlukan”
Anatomy of the Cartoon Protest Movement
Opposing Certainties Widen Gap Between West and Muslim World
By Anthony Shadid and Kevin Sullivan
— Washington Post Foreign Service
Thursday, February 16, 2006; A01
BEIRUT, Feb. 15 — It was Oct. 13 when Teguh Santosa, a 30-year-old editor with wire-rim glasses, slicked-back black hair and a stubbly beard, decided to make a point in Indonesia, the world’s most populous Muslim country. His idea was a small gesture in a broader confrontation, illustrating the power of images in shaping sentiments. He scanned a dozen cartoons published in September by a Danish newspaper that lampooned the prophet Muhammad and chose to publish the one on his news Web site that has proven the most inflammatory: the prophet wearing a turban shaped like a bomb with a lit fuse. Continue reading “Anatomy of the Cartoon Protest Movement”
Agama Menolak Radikalisme
Salah satu tantangan terpenting umat beragama saat ini adalah radikalisme agama, atau lebih tepatnya radikalisme beragama. Dalam beberapa tahun belakangan menunjukkan, masalah radikalisme beragama menjadi sorotan banyak kalangan di berbagai negara mengingat dampak sosial yang ditimbulkan cukup besar. Munculnya aksi terorisme berkedok agama tertentu, misalnya, yang kerap dipakai pihak atau orang-orang tertentu, sebut saja kelompok Noordin M. Top dan jaringan JI, sungguh menggambarkan betapa pemahaman mereka terhadap ajaran agama sangat sempit dan parsial. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Apa akar permasalahan dan bagaimana solusinya? Continue reading “Agama Menolak Radikalisme”
Fanatisme Lahirkan Radikalisme
Pascatragedi 11 September 2001, terlebih pascabom Bali I dan bom Bali II, opini publik kian kuat mengarah kepada sekelompok Islam radikal sebagai pelaku utamanya.
Tentu, mayoritas umat Islam menolak opini tersebut. Apalagi, opini itu cenderung ‘menuduh’ bahwa Islam identik dengan radikalisme. Fenomena radikalisme sebenarnya tidak hanya terjadi pada masyarakat Islam, namun seluruh agama yang ada berpotensi menghadapi persoalan radikalisme. Penyebabnya adalah fanatisme dan kemutlakan yang dapat mendorong munculnya sikap keberagamaan radikal. Continue reading “Fanatisme Lahirkan Radikalisme”
Ketidakadilan Picu Terorisme
Maraknya isu terorisme lima tahun terakhir, membuat umat Islam kerap menjadi tertuduh. Kalangan pesantren, yang selama ini dinilai moderat dan toleran, beberapa oknum atau santrinya terbukti sebagai pelaku terorisme, seperti Imam Samudra, Amrozi, dan lainnya. Untuk mengetahui lebih detil mengapa hal itu bisa terjadi, berikut wawancara tim At-Tanwir-Merdeka dengan intelektual Muslim yang juga mantan Menag dan Dubes RI untuk Norwegia, KH Dr Tarmizi Taher, MD. Petikannya: Continue reading “Ketidakadilan Picu Terorisme”
Makna Jihad yang Dibelokkan
Dalam beberapa tahun belakangan, isu terorisme kerap dilekatkan dengan Umat Islam, khususnya pesantren. Penangkapan Amrozi, ‘santri’ asal desa Tenggulun, Solokuro, Lamongan, Jawa Timur sebagai pelaku pemboman di Bali, kian memperkuat stempel yang telanjur melekat itu. Continue reading “Makna Jihad yang Dibelokkan”
Indonesian Newspaper Website Publishes Cartoons
February 4th, 2006, in Cities & Regions, Media, News, Jakarta, Websites, Newspapers, by Patung
Indonesian newspaper Rakyat Merdeka’s website publishes the Muhammad cartoons. Continue reading “Indonesian Newspaper Website Publishes Cartoons”
Redaksi dan FPI Sepakat Akhiri Kontroversi
Jumat, 03 Februari 2006, 11:12:09 WIB
Laporan: Samsul Arifin
Jakarta, Rakyat Merdeka. Redaksi Situs Berita Rakyat Merdeka dan Front Pembela Islam (FPI) sepakat untuk mengakhiri kontroversi atas dimuatnya salah satu ilustrasi Nabi Muhammad SAW hasil sayembara koran Denmark, Jyllands-Posten di situs kami, Kamis (2/2). Continue reading “Redaksi dan FPI Sepakat Akhiri Kontroversi”
Kartun Nabi di rakyatmerdeka: FPKS Nilai Bukan Penghinaan
Muhammad Nur Hayid – detikcom
Jakarta – Pemuatan kartun Nabi Muhammad di situs rakyatmerdeka.co.id dinilai FPKS DPR bukan sebagai bentuk penghinaan jika memang niatnya tidak bermaksud bukan untuk melecehkan. Pemuatan itu sebagai bentuk informasi kepada umat Islam di Indonesia seperti apa gambar yang saat ini diributkan itu. Continue reading “Kartun Nabi di rakyatmerdeka: FPKS Nilai Bukan Penghinaan”
rakyatmerdeka Copot Kartun Nabi
Suwarjono – detikcom
Jakarta – Setelah diributkan, akhirnya rakyatmerdeka.co.id mencopot gambar kartun Nabi Muhammad yang menjadi kontroversi di dunia Barat. Kartun itu tidak lagi bisa diklik sejak Kamis (2/2/2006) malam. Continue reading “rakyatmerdeka Copot Kartun Nabi”
MMI Tuntut Situs rakyatmerdeka Minta Maaf
Indra Subagja – detikcom
Jakarta – Walau situs rakyatmerdeka telah mencopot gambar karikatur Nabi Muhammad, MMI tetap menuntut situs tersebut memuat permintaan maaf. Hal ini dilakukan agar peristiwa serupa tidak terulang lagi. Continue reading “MMI Tuntut Situs rakyatmerdeka Minta Maaf”
200 Orang FPI Datangi Kantor rakyatmerdeka
Iqbal Fadil – detikcom
Jakarta – Sebelum mendemo Kedubes Denmark, massa Front Pembela Islam (FPI) mendatangi kantor redaksi situs rakyatmerdeka di Graha Pena, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (3/2/200). Aksi ini berlangsung damai. Continue reading “200 Orang FPI Datangi Kantor rakyatmerdeka”
Kami Tak Bermaksud Ikut Menghina
Kamis, 02 Februari 2006, 18:31:49 WIB
HARI ini (Kamis, 2/2), Situs Berita Rakyat Merdeka menurunkan kembali salah satu ilustrasi Nabi Muhammad SAW yang dipampang koran Denmark, Jyllands-Posten bulan September tahun lalu. Continue reading “Kami Tak Bermaksud Ikut Menghina”
Kartun Nabi Muhammad di Situs Rakyat Merdeka Diprotes
Suwarjono – detikcom
Jakarta – Seperti apa kartun Nabi Muhammad yang memicu perselisihan antara pers Barat dan kaum Muslim? Gambar ini sampai juga ke Indonesia. Gambar yang dirilis koran terbesar di Denmark Jyllands-Posten akhir 2005 itu dimuat juga oleh situs rakyatmerdeka.co.id. Continue reading “Kartun Nabi Muhammad di Situs Rakyat Merdeka Diprotes”
Pimred Situs rakyatmerdeka: Pemuatan Kartun Nabi Muhammad Untuk Informasi ke Publik
Suwarjono – detikcom
Jakarta – Pemuatan kartun Nabi Muhammad di situs rakyatmerdeka.co.id sama sekali tidak bermaksud untuk membangkitkan amarah umat Muslim Indonesia. Pemuatan tersebut justru untuk membantu masyarakat Indonesia untuk melihat seperti apa gambar yang diributkan oleh kalangan Muslim dunia tersebut. Continue reading “Pimred Situs rakyatmerdeka: Pemuatan Kartun Nabi Muhammad Untuk Informasi ke Publik”
Below a Mountain of Wealth, a River of Waste
The Cost of Gold | The Hidden Payroll
By: Jane Perlez and Raymond Bonner
The New York Times
JAKARTA, The closest most people will ever get to remote Papua, or the operations of Freeport-McMoRan, is a computer tour using Google Earth to swoop down over the rain forests and glacier-capped mountains where the American company mines the world’s largest gold reserve. Continue reading “Below a Mountain of Wealth, a River of Waste”
Telur Di Keranjang Saudara Tua



BAGI Indonesia, Turki ibarat saudara tua. Hubungan kedua negara telah dimulai ratusan tahun lalu, saat keduanya masih “di alam rahim”. Di akhir abad ke-13 ulama Islam dari Ottoman telah mengembara hingga ke pulau-pulau di nusantara, mengembangkan agama Islam dari satu dusun ke dusun lain, dari satu kerajaan ke kerajaan lain.
Continue reading “Telur Di Keranjang Saudara Tua”Diganjal Dosa Warisan

TAHUN 2003, di sela-sela mengamati rencana Amerika Serikat dan sekutunya menghancurkan Irak, saya sempat mengunjungi Turki. Dari Damaskus, ibukota Suriah, saya menempuh perjalanan darat.
Continue reading “Diganjal Dosa Warisan”Perjalanan Terakhir Mustafa














MUSTAFA Kemal Ataturk sering keluar diam-diam dari Istana Dolmabhache.
Tiba-tiba dia sudah berada di tepi Selat Bosporus, bernyanyi dan menari bersama nelayan.
Atau di suatu malam, dia duduk di pinggir jalan, bercerita kepada sekelompok taruna tentang kehidupan dunia tentara. Ceritanya terhenti setelah pasukan pengawal datang menjemputnya.
Continue reading “Perjalanan Terakhir Mustafa”Hikayat Kota yang Menyimpan Tongkat Musa

ISTANBUL, yang sebelumnya bernama Byzantium lalu Constantinople, dibangun sekitar 658 sebelum Masehi oleh bangsa Megarians, salah satu koloni Yunani. Kota ini persis berada di tepi Tanduk Emas (Golden Horn) dan berbatasan langsung dengan selat Bosporus yang memisahkannya dari benua Asia di timur.
Continue reading “Hikayat Kota yang Menyimpan Tongkat Musa”Attila Punya Dua Cinta

DUA minggu lalu saya mengunjungi Turki yang tengah berjuang menjadi anggota penuh Uni Eropa. Berikut ini adalah bagian pertama dari rangkaian tulisan mengenai Turki dan hubungan baik Indonesia dengan negeri Mustafa Kemal Attaturk itu. Continue reading “Attila Punya Dua Cinta”
Kudeta Raja Maling
KATA banyak orang: semakin marah, Michael Moore semakin lucu dan tajam. Itu betul. Continue reading “Kudeta Raja Maling”
Raden Patah Keturunan Tionghoa, Mengakhiri Hindu Jawa dan Mengawali Islam Nusantara

SUATU hari di tahun 1475, tak kurang dari 1.000 tentara Demak yang dipimpin Jin Bun menyerang Semarang.
Mereka bagai gelombang raksasa, melumat apapun yang dilalui, menghancurkan banyak bangunan dan memaksa keturunan Tionghoa non-Muslim di Semarang lari tunggang langgang. Tak perlu waktu lama bagi Jin Bun menaklukkan kota itu. Continue reading “Raden Patah Keturunan Tionghoa, Mengakhiri Hindu Jawa dan Mengawali Islam Nusantara”
