Relief Misterius di Sarinah

Akhirnya, kemarin saya berkesempatan singgah di Sarinah yang telah direnovasi. Banyak hal baru di Sarinah Baru. Layout lantai berubah luar biasa.

Pelataran parkir disulap jadi taman yang indah. Daya tampung mobil di bagian ini berkurang. Hanya untuk VVIP dan undangan khusus. Sebagai kompensasi, di sisi timur, di depan kafe Demang, dibangun gedung parkir.

Bagian yang juga bikin degdegan adalah relief misterius ini. Terbentang, memanjang, gagah, di bagian utama lantai satu.

Continue reading “Relief Misterius di Sarinah”

El Este Independiente

El Este Independiente dibuat dari daun tembakau pilihan yang tumbuh dengan sangat baik di perkebunan yang subur, dengan sinar matahari yang berlimpah untuk membantu kehidupannya. Setiap batang dikerjakan dengan teliti sehingga tercipta citarasa yang memungkinkan para penikmat cigar mendapatkan inspirasi-inspirasi gemilang mengenai hidup dan kehidupan, serta kemerdekaan. Kami persembahkan El Este Independiente hanya untuk Anda dan kemanusiaan.

El Este Independiente is made from selected tobacco leaves that grow very well in a fertile plantation, with abundant sunlight to support its life. Every piece is carefully crafted to create a taste that allows cigar connoisseurs to get brilliant inspirations about life and living, as well as independence. We present El Este Independiente only for you and humanity.

Continue reading “El Este Independiente”

Makam Humayun

Namanya Nasir al-Din Muhammad. Lebih dikenal dengan sebutan Humayun, gelar yang didapatnya setelah dilantik menjadi penguasa Mughal di tahun 1530.

Lahir di Kabul, Afghanistan kini, 6 Maret 1508, Humayun adalah sultan kedua Emporium Mughal yang didirikan Sultan Babur, ayahnya.

Continue reading “Makam Humayun”

Qutubuddin Aybak Sang Budak

MENARA setinggi 72,5 meter ini dibangun di atas reruntuhan Lal Kot atau Qila Rai Pitora yang merupakan ibukota Dhilika pada masa pra Islam.

Kapan persisnya pembangunan menara kemenangan ini dimulai masih jadi perdebatan. Diperkirakan di antara 1192 sampai 1198, bersamaan atau barangkali setelah pembangunan Masjid Qubatul Islam di kompleks Qutb Minar ini dirampungkan.

Continue reading “Qutubuddin Aybak Sang Budak”

Wartawan Kehormatan Korea Utara

Diputuskan dalam sebuah rapat khusus yang digelar di Pyongyang, Korea Utara, tanggal 10 April lalu.

Diumumkan dalam pertemuan daring yang difasilitasi Korea Friendship Association (KFA) Spanyol tanggal 12 April.

Baru kemarin saya menerima copy sertifikat itu: Honorary Journalist of Democratic People’s Republic of Korea (DPRK) atau Korea Utara.

Continue reading “Wartawan Kehormatan Korea Utara”

Nisan Pak Pardi: Indonesia, Tanah Airku

SEBELUM meninggalkan Negeri Belanda, Senin pagi saya sempatkan mengunjungi makam seorang senior dan sahabat, Achmad Supardi Adiwijaya, di pemakaman umum di Zaandam.

Continue reading “Nisan Pak Pardi: Indonesia, Tanah Airku”

Catatan Alcala, dari Muhammad Najib sampai Christopher Columbus

TIDAK jauh dari Sungai Henares di Semenanjung Ibera, Alcala mulai dihuni manusia pada abad pertama Masehi.

Bangsa Romawi yang pertama kali menetap di sana menyebutnya Complutum, yang berarti sebuah kawasan di mana dua sungai bertemu dan bergabung menjadi satu. Kata complutum ini kelak diserap ke dalam bahasa Inggris menjadi confluence untuk menjelaskan fenomena geografis itu.

Alcala de Henares yang berpenduduk 250 ribu jiwa masuk dalam Komunitas Otonom Madrid. Dari pusat Madrid, jaraknya sekitar 35 kilometer ke arah timurlaut.

Adapun kata alcala tampaknya dipengaruhi kata dalam bahasa Arab, al qala, yang berarti benteng. Ini merujuk pada kota-kota benteng yang dibangun orang-orang Islam ketika menguasai Andalusia di abad ke-8 sampai abad ke-15.

Kemarin Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Spanyol, Muhammad Najib, mengajak saya berkunjung ke kota itu. Persisnya ke Universidad de Alcala.

“Insya Allah, Anda tidak akan menyesal. Ini tidak kalah dari Toledo,” ujar Dubes Najib.

Continue reading “Catatan Alcala, dari Muhammad Najib sampai Christopher Columbus”

Cordoba

Cathedral of Our Lady of the Assumption atau Mezquita-Catedral de Cordoba.

Sebelum menjadi katedral bagi umat Katolik, bangunan ini adalah masjid yang didirikan Abdurrahman Ad Dakhil dari Bani Ummayah di Damaskus, Suriah.

Tahun 750 ia melarikan diri dari kejaran tentara Bani Abbasyiah yang menaklukkan Bani Umayyah.

Setelah mengembara melalui Palestina, Mesir, dan Maroko, Abdurrahman Ad Dakhil dan pengikutnya tiba di Andalusia.

Ketika itu yang disebut Andalusia meliputi seluruh Semenanjung Iberia.

Saat komunitas Muslim masih sedikit, ia mendirikan masjid di samping gereja St. Vincent of Saragossa di tepi Sungai Guadalquivir. Ini adalah sungai terpanjang di Iberia yang mengalir dari Teluk Cadiz.

Continue reading “Cordoba”

Don Quixote di La Mancha

Aku berdiri di antara deretan kincir angin di bukit Calderico di Consuegra, La Mancha.

Kata La Mancha kemungkinan berasal dari kata Arab, la mansha, yang berarti tempat lahir. Ini menurut Wikipedia.

Sementara dari bahasa Spanyol bila diartikan ke dalam bahasa Indonesia berarti “noda”, atau “stain” dalam bahasa Inggris.

Memandang Castillo Molinos di seberang deretan 12 kincir angin ini, hadir di benakku sosok Don Quixote, yang dalam novel dari awal abadcke-16 karya Miguel de Cervantes digambarkan sebagai seorang lelaki yang pikirannya menggembara bersama kisah-kisah kepahlawanan yang dibacanya dalam banyak literasi.

Continue reading “Don Quixote di La Mancha”

2022 Enlarged Meeting of OCIFPGPP

Rapat Panitia Festival Internasional untuk Menghormati Orang-orang Besar Gunung Paektu (OCIFPGPP) kemarin memilih sejumlah ketua baru dan sekretaris baru. Rapat dihadiri oleh sekitar 40 peserta dari berbagai negara, dipimpin ketua bersama Peter Woods dari Australia dan Damian Ogbonna dari Nigeria.

Sekjen OCIFPGPP Pak Kyong Il dari Korea Utara juga hadir secara virtual dari Pyongyang.

Continue reading “2022 Enlarged Meeting of OCIFPGPP”

Joglo Kiai Kasan Besari dan Anies Baswedan

Malam semakin larut. Beberapa menit lagi hari berganti tanggal.

Teman2 sudah meninggalkan Joglo Satriyo Pinayungan yang kisahnya luar biasa.

Begini:

Joglo peninggalan Kiai Kasan Besari ini diyakini dibangun tahun 1743 oleh atau atas perintah Sunan Pakubuwono II di Tegalsari, Ponorogo.

Setahun sebelumnya, Sunan Pakubuwono II terpaksa melarikan diri, meninggalkan ibukota negara Surakarta yang sedang dilanda huru hara.

Di Tegalsari ia mendapatkan perlindungan dari Kiai Kasan Besari, yang menurut kisah adalah leluhur banyak tokoh di negeri ini, termasuk wartawan senior Dahlan Iskan.

Continue reading “Joglo Kiai Kasan Besari dan Anies Baswedan”

Pameran HUT ke-74 Tentara Rakyat Korea

Senin (25/4) memperingati HUT ke-74 Tentara Rakyat Korea, parade militer digelar KIm Il Sung Square. Rancak bana.

Tidak sekadar kemandirian pertahanan, tapi sudah mencapai taraf kedaulatan pertahanan.

Buka Puasa bersama Dubes Korea Utara

Duta Besar Republik Rakyat Demokratik Korea An Kwang Il menghadiri buka puasa bersama yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL di Kopi Timur, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Jumat (22/4).

Continue reading “Buka Puasa bersama Dubes Korea Utara”

Peci Kami Tertukar

Peci kami tertukar.

“Bagaimana Mas Teguh, sempit?” tanya Ketua KPK Firli Bahuri.

Saya mengangguk. Lalu kami saling membuka peci yang baru dipakaikan oleh sepasang remaja penyambut di depan ball room Novotel tempat pelantikan Pengda JMSI Lampung.

Kami menukar kedua peci, dan memakainya kembali.

“Sekarang sudah enak?” tanya Ketua KPK lagi.

“Pas, Ketua,” jawab saya.

Kami pun tos.

Cerita Afghanistan: Buka Puasa Bersama Dubes Faizullah Zaki

Buka puasa hari ini tak biasa. Duta Besar Republik Islam Afghanistan, Yang Mulia Faizullah Zaki, memenuhi undangan kami.

Usai membatalkan puasa dan shalat maghrib berjamaah serta santap malam, Dubes Zaki berdialog dengan kawan-kawan RMOL.

Continue reading “Cerita Afghanistan: Buka Puasa Bersama Dubes Faizullah Zaki”

Datang Terlambat ke Kebun Raya Bogor

Kemarin saya datang terlambat. Sekitar 15 menit. Ketika tiba di pusat penelitian anggrek Kebun Raya Bogor film dokumenter kunjungan Presiden Kim Il Sung dan Pemimpin Kim Jong Il ke Indonesia pada April 1965 sudah diputar.

Saya sudah beberapa kali menonton film ini. Ingat jalan ceritanya yang sederhana, kronologis. Semacam arsip perjalanan. Kim Il Sung dan Kim Jong Il berkunjung dari tanggal 10 sampai 20 April 1965. Selain ke Jakarta, keduanya dan rombongan juga ke Bogor dan Bandung.

Di Jakarta, selain kunjungan kenegaraan, Kim Il Sung juga mendapatkan gelar doctor honoris causa dari UI.

Continue reading “Datang Terlambat ke Kebun Raya Bogor”

Bendera Tiga Warna

Tak lama setelah Taliban kembali berkuasa, menggusur pemerintahan Afghanistan dan memaksa Presiden Ashraf Ghani tunggang langgang, saya menemuinya.

Yang Mulia Faizullah Zaki. Duta Besar Republik Islam Afghanistan untuk Republik Indonesia.

Continue reading “Bendera Tiga Warna”

Megawati-Kim Jong Il 20 Tahun Lalu

Dari Bandung, setelah bertemu Kang Dekan yang juga promotor, saya bergegas kembali ke Jakarta.

Tadi pagi Sekretaris Dubes Korea Utara menghubungi saya, mengundang Perhimpunan Persahabatan dan Pertukaran Kebudayaan menghadiri satu resepsi penting di Kedubes.

“Karena masih pandemi, empat orang saja,” katanya.

Continue reading “Megawati-Kim Jong Il 20 Tahun Lalu”

Deklarasi Natuna: Tanggung Jawab Pers Merawat Perbatasan

Bahwa, Indonesia adalah negara maritim dengan wilayah laut seluas 3,25 juta km2, yang memiliki lebih dari 17.500 pulau dengan garis pantai sepanjang 81.000 km, yang berada di antara dua samudera dan dua benua, yang karena itu semua memiliki posisi sangat strategis dalam percaturan dunia.

Bahwa, Kepulauan Natuna di Kepulauan Riau adalah bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia, Singapura, Kamboja, dan Vietnam, yang menjadi pintu gerbang Nusantara, yang karena itu harus dijaga dengan sebaik-baik penjagaan dan dirawat dengan sebaik-baik perawatan.

Bahwa, sejarah negeri-negeri di kepulauan ini adalah sejarah kejayaan Nusantara, negeri yang disatukan oleh lautan.

Bahwa, seluruh anak bangsa harus mempertegas kembali itikad dan tekad untuk secara bersama-sama memperjuangkan wilayah perbatasan dengan cara mengoptimalkan semua potensi yang ada, sumber daya manusia dan sumber daya alam.

Bahwa, hakikat pers adalah suluh atau penerang perjalanan umat manusia dalam membangun peradaban. Masyarakat pers nasional memiliki tanggung jawab yang besar dan peran yang sangat penting dalam menjaga kedaulatan dan merawat perbatasan.

Bahwa, sebagaimana laut Nusantara yang menjadi faktor pemersatu seluruh pulau Nusantara, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) bertekad untuk menjadi faktor yang memperkokoh kedaulatan, persatuan dan kesatuan bangsa dan negara Indonesia dengan menghasilkan karya yang profesional, mengikuti kaidah dan etika jurnalistik.

Natuna, 22 Maret 2022

JARINGAN MEDIA SIBER INDONESIA

Teguh Santosa

Ketua Umum

Kutip Pernyataan Edy Rahmayadi, Ketum JMSI: Tanpa Pers, Pembangunan Tidak Bisa Selesai

Rasa bahagia dan syukur disampaikan Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Teguh Santosa lantaran bisa kembali berkunjung ke Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Tahun lalu Teguh Santosa berkunjung ke Batam untuk melantik Pengurus Daerah JMSI Kepri sekaligus mengawal verifikasi faktual yang dilakukan Dewan Pers. Sementara kali ini, mantan Wakil Presiden Konfederasi Wartawan ASEAN itu hadir untuk memimpin jalannya Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) JMSI dan ikut meresmikan Kantor JMSI Kepri di Batam Center.

Continue reading “Kutip Pernyataan Edy Rahmayadi, Ketum JMSI: Tanpa Pers, Pembangunan Tidak Bisa Selesai”

Mengenal Yoon Suk-yeol, Tokoh Antikorupsi yang Memenangkan Pemilihan Presiden Korea Selatan

Dikenal sebagai tokoh antikorupsi, Yoon Suk-yeol menang tipis dalam pemilihan presiden Republik Korea yang dilangsungkan hari Rabu kemarin (9/3).

Mantan Jaksa Agung dari kelompok konservatif itu akan menggantikan presiden petahana Moon Jae-in di bulan Mei mendatang.

Dalam Pilpres 2022, Yoon menyingkirkan saingan terkuat dari kubu liberal, Lee Jae-myung. Perolehan suara keduanya sangat tipis. Yoon mengantongi 48,6 persen suara sementara Lee mendapatkan 47,8 persen suara.

The Korea Herald menyebut Yoon sebagai tokoh anti korupsi terpandang di negeri ginseng. Dia agresif dan keras kepada. Adalah Yoon yang berada di balik upaya menjerat mantan presiden Park Geun-hye dalam kasus korupsi di periode yang lalu.

Continue reading “Mengenal Yoon Suk-yeol, Tokoh Antikorupsi yang Memenangkan Pemilihan Presiden Korea Selatan”

Di Tengah Serangan Rusia, Terungkap Fakta tentang Jenderal Hoegeng di Ukraina

Sejak beberapa waktu belakangan ini Pemerintah Republik Ukraina tengah berusaha untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Ukraina terhadap Indonesia, dan sebaliknya.

Saling memahami di antara masyarakat kedua negara yang terpisahkan sejauh 9.500 kilometer ini diyakini akan meningkatkan kualitas hubungan dalam berbagai bidang, termasuk politik dan ekonomi.

Demikian dikatakan Duta Besar Republik Ukraina untuk Republik Indonesia, Vasyl Hamianin, ketika ditemui Kantor Berita Politik RMOL di kantornya di kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin (28/2).

Dubes Hamianin yang mengenakan batik coklat bercorak burung mengatakan berbagai hal yang dilakukan negaranya adalah dengan mempromosikan pahlawan dan tokoh-tokoh besar yang dimiliki Indonesia.

Continue reading “Di Tengah Serangan Rusia, Terungkap Fakta tentang Jenderal Hoegeng di Ukraina”

Mutatio Motus

Ilmu fisika menyebutnya mutatio motus. Secara harafiah berarti perubahan arah sebuah benda yang bergerak. Secara teoritis momentum ditentukan dua hal fundamental. Kecepatan dan massa.

Perubahan kecepatan dan massa pada suatu benda yang bergerak akan menentukan arah baru pergerakan benda itu.

Bila benda berada di bidang datar, momentum tidak akan terjadi selama tidak ada kecepatan sama sekali — betapapun massa benda bertambah.

Dalam situasi seperti ini, gaya tekan benda ke bawah akan sama dengan reaksi yang diberikan bidang datar ke atas. Benda akan diam, seolah terkunci.

Akan berbeda halnya bila massa benda yang tadinya diam bertambah, sementara benda tersebut berada di bidang miring. Dalam situasi seperti ini, gaya bidang miring untuk menekan ke atas — mengunci benda — tidak akan maksimal. Benda dipastikan meluncur ke bawah, mengikuti hukum gravitasi.

Lalu, dalam situasi lain dimana massa dan kecepatan benda yang bergerak tidak mengalami perubahan — bertambah atau berkurang — maka gerakan benda menjadi monoton.

Continue reading “Mutatio Motus”

Mencerna Perjalanan Peradaban

Saya mengenal penulis buku ini. Abu Swandana ibn Siddiq, yang dulu biasa kami sapa dengan sebutan persahabatan Endon.

Dahulu penulis saya kenal sebagai seorang wartawan dan pekerja kreatif di media. Ia penuh dengan ide dan gagasan segar, yang dengan tidak banyak bicara dibumikannya, diwujudkannya.

Sejak beberapa tahun terakhir, mungkin sudah lebih dari satu dekade, Abu Swandana giat di dunia pendidikan. Ia berasal dari keluarga pesantren di Malang, Jawa Timur.

Continue reading “Mencerna Perjalanan Peradaban”

Dubes Vasyl Hamianin: Rusia Tak Pernah Menganggap Ukraina Ada

Federasi Rusia kerap menggunakan alasan “kemanusiaan” untuk menjustifikasi invasi mereka di negeri tetangga.

Continue reading “Dubes Vasyl Hamianin: Rusia Tak Pernah Menganggap Ukraina Ada”

Itu Provokasi yang Sudah Dilatih dengan Baik

SEPERTI delapan tahun lalu, Rusia kembali menekan Ukraina. Sejak beberapa waktu belakangan ini Rusia mengkonsentrasikan pasukannya di tiga titik. Di perbatasan dengan Donesk dan Luhansk serta di perbatasan Ukraina dengan Belarusia.

Continue reading “Itu Provokasi yang Sudah Dilatih dengan Baik”

Dubes Ukraina: Cukup Alasan untuk Mengkhawatirkan Serangan Rusia

Federasi Rusia telah menarik pasukan dari perbatasan negara itu dengan Republik Ukraina dan menghentikan latihan perang. Rusia juga mengatakan, pihaknya tidak punya rencana menyerang Ukraina, sebaliknya cerita mengenai rencana serangan ke Ukraina itu adalah tuduhan NATO untuk merusak reputasi dan kepercayaan dunia pada Rusia.

Continue reading “Dubes Ukraina: Cukup Alasan untuk Mengkhawatirkan Serangan Rusia”

Perhimpunan Persahabatan Indonesia dan Korea Utara Punya Ketua Umum Baru

Perhimpunan Persahabatan Indonesia dan Korea Utara (PPIK) memasuki era baru. Dalam rapat yang digelar Senin siang (14/2) di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, telah diputuskan pergantian pucuk pimpinan organisasi yang didirikan almh. Rachmawati Soekarnoputri itu.

Teguh Santosa yang sejak 2009 menduduki posisi Sekretaris Jenderal dalam rapat tersebut ditetapkan sebagai Ketua Umum. Adapun Ristiyanto yang digantikannya kini menempati posisi Ketua Dewan Pembina mengisi kursi kosong Rachmawati Soekarnoputri yang meninggal dunia bulan Juni 2021 lalu.

Continue reading “Perhimpunan Persahabatan Indonesia dan Korea Utara Punya Ketua Umum Baru”

TPU Jelupang

Tadi sebelum tengah hari saya dan istri Intansari Fitri bersama anak-anak kami berziarah ke makam Pak Margiono di TPU Jelupang, Tangerang Selatan.

Saya baru keluar dari karantina kemarin pagi. Tadinya dari hotel di Jalan Kasablanka saya mau langsung ke makam Pak MG. Sudah dapat alamat TPU Jelupang dari Darto Wiryosukarto alias Sudarto alias RTO. Tapi saat laporan ke Intan, dia bilang mau ikut ziarah juga.

Continue reading “TPU Jelupang”

Media Revolusi

ADA dilema saat menerima undangan itu pertengahan Januari yang lalu.

Red de Intelectuales y Artistas en Defensa de la Humanidad atau Jaringan Intelektual dan Seniman Pembela Kemanusiaan, sebuah organisasi yang berafiliasi dengan Kementerian Kebudayaan Venezuela, mengharapkan kehadiran saya dalam sebuah forum internasional yang diikuti sekitar 40an peserta dari 20an negara.

Selain Red, forum bertema “Revolusi dan Era Perubahan di Abad 21” itu juga didukung Instituto Simon Bolivar (ISB) dan Institutos de Altos del Pensamiento del Comandante Supremo Hugo Rafael Chavez Frias.

Forum internasional ini digelar dalam rangka memperingati Kudeta yang dilakulan Chavez dan kawan-kawan sayap militernya, Revolutionary Bolivarian Movement-200 atau Movimiento Bolivariano Revolucionario 200 (MBR-200), pada 4 Februari 1992.

Continue reading “Media Revolusi”