Rabat, ibukota Maroko, masih seperti yang saya kunjungi setahun lalu. Kota indah di ujung barat Afrika Utara yang dibatasi Samudera Atlantik itu dipenuhi berbagai bangunan peninggalan masa Phoenician, Romawi, Dinasti Idrisid dan dinasti-dinasti setelahnya yang membangun Maroko, hingga masa kolonial Prancis di awal abad 20. Continue reading “Tentang Raja Jempolan yang Berani Mengurangi Kekuasaan”
The Urgency of Strengthening the Corruption Eradication Commission (KPK) in Constitution
Jakarta, dpd.go.id – Corruption Eradication Commission (KPK) as an Indonesian anti-corruption institutions is under pressured by many sides. KPK is seen as half-hearted and selective in combating corruption. Even some people propose the dissolution of the KPK and return the task of eradicating corruption to the police and judiciary. I Wayan Sudirta (DPD PPUU Chairman / Senator of DPD Bali Province) firmly rejected the proposal. He still strongly believes that the Commission could do their job if the strengthening of institutions is done. It was said by Wayan in Talk Show of Perspective DPD at Pressroom DPD Indonesia in Senayan, Jakarta (24/06/11). Continue reading “The Urgency of Strengthening the Corruption Eradication Commission (KPK) in Constitution”
Kalau Mau Bertahan 3.000 Tahun Indonesia Tak Bisa Andalkan Adhocracy
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dibentuk karena lembaga penegak hukum dan peradilan tidak kapabel dan kehilangan integritas.
“Sampai saat ini, saya kira kedua lembaga itu masih sulit untuk dipercaya. Publik kehilangan trust pada mereka,” ujar pengamat politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Teguh Santosa, dalam talkshow bertema “KPK dan Penegakan Hukum Melalui Perubahan Kelima UUD 1945”, di gedung DPD, Jakarta, sesaat lalu (Jumat 24/6). Continue reading “Kalau Mau Bertahan 3.000 Tahun Indonesia Tak Bisa Andalkan Adhocracy”
Setelah Ruyati Dieksekusi Mati di Arab Saudi

Kemana dan sedang melakukan apa Presiden SBY beberapa hari terakhir ini? Hampir tidak ada jawaban yang memuaskan.
Seperti biasa, sejumlah kasus sedang melilit Indonesia. Dari yang sudah muncul ke permukaan sebelum Presiden SBY memulai lawatan ke Swiss dan Jepang pekan lalu, seperti kasus mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, yang melarikan diri ke Singapura bersama sejumlah tuduhan, dan kasus dugaan penggelapan surat MK dalam pemilu yang melibatkan mantan anggota KPU yang kini menjadi pejabat penting di Partai Demokrat, Andi Nurpati.
Sampai kasus paling anyar yang menyedihkan hati kita semua: eksekusi mati seorang TKW berusia 54 dari Bekasi, Jawa Barat, Ruyati. Pengadilan Arab Saudi menyatakan Ruyati terbukti bersalah karena membunuh majikannya. Kepala Ruyati dipenggal di barat Mekkah, Sabtu siang waktu setempat atau Sabtu malam waktu bagian barat Indonesia. Tidak ada pejabat Indonesia yang diberi tahu saat eksekusi dilakukan.
Continue reading “Setelah Ruyati Dieksekusi Mati di Arab Saudi”Hatta Umumkan Daftar Enam Dosa Boediono!
Ketika masih menjabat sebagai Menteri Keuangan di pemerintahan terakhir Soeharto, Fuad Bawazier yang kini jadi politisi pernah memecat Boediono yang terlibat dalam penyusunan skema Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Tidak tanggung-tanggung, sedemikian besar dosa yang satu ini, pemecatan Boediono dilakukan atas perintah Soeharto. Continue reading “Hatta Umumkan Daftar Enam Dosa Boediono!”
Ruyati Sudah Dihukum Mati di Arab Saudi!
Saudi Arabia telah memenggal kepala Ruyati binti Sapubi, seorang tenaga kerja Indonesia di negara itu, Sabtu siang (18/6) sekitar pukul 15.00 waktu setempat. Eksekusi dilakukan di barat provinsi Mekah.
Pengadilan Arab Saudi menyatakan wanita berusia 54 tahun itu terbukti bersalah karena membunuh majikannya, Khairiya bin Hamid Mijlid, awal 2010 lalu. Continue reading “Ruyati Sudah Dihukum Mati di Arab Saudi!”
Empat Pencari Nazaruddin Jadi Stateless di Singapura
Empat dari lima warga negara Indonesia di Singapura yang sejak Selasa lalu mencari mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, kini berstatus tanpa kewarganegaraan alias stateless.
Para aktivis anti korupsi itu adalah Sarman El Hakim, Adnan Balfas, M. Egi Sabri, dan Dendi Satrio. Continue reading “Empat Pencari Nazaruddin Jadi Stateless di Singapura”
Gara-gara Andi Nurpati Semua Anggota DPR Terpaksa Dibekukan
Dugaan pemalsuan surat keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang dilakukan oleh mantan anggota KPU Andi Nurpati bisa jadi hanya puncak dari gunung es kasus pemalsuan suara yang sedang diributkan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD.
“Bukan tidak mungkin ada kasus sama terjadi dalam Pemilu 2009 dimana suara itu bisa diperdagangkan di KPU, sehingga wakil rakyat bukan lagi dipilih rakyat, tapi dipilih KPU,” ujar akademisi FISIP Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Teguh Santosa, pada Rakyat Merdeka Online, Sabtu (18/6). Continue reading “Gara-gara Andi Nurpati Semua Anggota DPR Terpaksa Dibekukan”
Cerita Tommy yang Terpaksa Ngumpet di Toilet Bandara
Sekitar pukul 20.00 WIB, tadi malam (Jumat, 17/6), pesawat Batavia yang membawa Tommy dari Singapura tiba di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng. Pria berusa 41 tahun yang sehari-hari bekerja sebagai IT consultant itu tak langsung keluar dari bandara.
Ia memilih masuk toilet dan mengamati dua lelaki yang mengikutinya sejak dari Bandara Changi di Singapura. Continue reading “Cerita Tommy yang Terpaksa Ngumpet di Toilet Bandara”
Kini Giliran Pencari Nazaruddin yang Dicari
Setelah paspor mereka ditahan polisi Singapura karena menggelar demo di luar halaman KBRI di Jalan Chatsworth, para pencari Muhammad Nazaruddin jadi sulit bergerak.
Sudah dua malam mereka menginap di sebuah hostel di Jalan Besar, Singapura. Menurut mereka, hanya itu tempat bermalam di Singapura yang mereka tahu yang tidak menanyakan paspor. Continue reading “Kini Giliran Pencari Nazaruddin yang Dicari”
Pencari Nazaruddin Ancam Lompat Pagar Kedubes Asing
Sarman El Hakim dkk kecewa luar biasa pada KBRI di Singapura yang tak mau membantu mereka.
Pejabat KBRI menolak membantu Sarman dkk mencari mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin. Alasannya, KBRI menjalankan misi diplomatik, bukan mengurusi Nazaruddin yang lari ke luar negeri. Continue reading “Pencari Nazaruddin Ancam Lompat Pagar Kedubes Asing”
Paspor Tim Pencari Nazaruddin Ditahan Polisi Singapura
Maksud hati hendak membuktikan keberadaan Muhammad Nazaruddin di Singapura dan untung-untung bisa membawanya pulang ke Indonesia, tetapi apa daya “tim pencari partikelir” dari Jakarta akhirnya harus berurusan dengan polisi negeri tetangga itu.
“Pihak KBRI tak mau melindungi kami,” kata Sarman El Hakim, salah seorang anggota tim pencari itu ketika dihubungi Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Jumat pagi, 18/6). Continue reading “Paspor Tim Pencari Nazaruddin Ditahan Polisi Singapura”
JK: Karena Parpol Haram Masuk Kampus, Ongkos Politik Jadi Sangat Mahal
Sudah sejak lama partai politik Indonesia dipandang dengan sikap ambigu. Di satu sisi ia dipandang penting sebagai tempat pendidikan politik, agregasi dan artikulasi kepentingan publik. Tetapi di siis lain, ia dipandang sebagai momok yang menjijikkan dan karenanya pantas dicurigai sebagai salah satu akar persoalan yang tengah dihadapi negara-bangsa Indonesia. Continue reading “JK: Karena Parpol Haram Masuk Kampus, Ongkos Politik Jadi Sangat Mahal”
Digalang, HMS untuk Hadapi Manuver Pendukung SMI
HMS yang ini adalah Hindari Memilih Sri Mulyani Indrawati. Sebuah gerakan yang digalang oleh kelompok yang selama ini concern dan kerap menyuarakan kritik atas praktik criminal policy atau kejahatan yang menggunakan piranti kebijakan sebagai kedok. Continue reading “Digalang, HMS untuk Hadapi Manuver Pendukung SMI”
Jeffrey Winters: Sri Mulyani Bisa Jadi Wakil Presiden untuk Rizal Ramli
Ada satu hal yang tersisa dari kuliah umum Profesor Jeffrey A. Winters di Rumah Integritas, Jalan Latuharhari No. 16, Menteng, Jakarta Pusat, akhir pekan lalu (Jumat malam, 3/6).
Di markas pendukung Sri Mulyani Indrawati itu, Indonesianis dari Northwestern University, Amerika Serikat ini didaulat Perhimpunan Pendidikan Demokrasi (P2D) menyampaikan kuliah umum bertema “Ancaman Oligarki dan Masa Depan Politik Indonesia”.
Continue reading “Jeffrey Winters: Sri Mulyani Bisa Jadi Wakil Presiden untuk Rizal Ramli”
Setelah Tugu Selamat Datang Dipanjat Sabar
Politik Gelembung Sri Mulyani yang Seumur Jagung
BUBBLE, menurut kamus, memiliki sejumlah arti yang umumnya merujuk pada sifat gelembung yang walau tampak indah berkilau namun ringkih, kosong, dan dapat pecah sewaktu-waktu. Inilah keindahan yang menipu.
Istilah bubble kerap disematkan pada performa perekonomian dan keuangan yang tampak indah dan kokoh dengan indikator makro yang memukau, tetapi tidak ditopang pondasi ekonomi yang orisinil. Akibatnya, sering kali berakhir dengan kehancuran mendadak (sudden collapse) yang mematikan.
Continue reading “Politik Gelembung Sri Mulyani yang Seumur Jagung”Undangan: Nonton Sabar Mendaki Tugu Selamat Datang
Delapan Tahun Sebelum Soeharto Mengundurkan Diri
Delapan tahun sebelum Soeharto mengundurkan diri Continue reading “Delapan Tahun Sebelum Soeharto Mengundurkan Diri”
Bersama Sabar Memperingati Hari Kebangkitan Nasional dan Hari Lahir Pancasila
Memperingati Hari Kebangkitan Nasional dan Hari Lahir Pancasila.
Mempersatukan pemuda Indonesia yang tersebar di berbagai kelompok politik dan kepentingan.
Meneguhkan kembali semangat Indonesia Raya serta perjuangan untuk kedaulatan negara dan kemakmuran rakyat semesta.
Menyaksikan Sabar*, pendaki gunung tunadaksa (kaki satu), memanjat Tugu Selamat Datang, Bundaran HI, Jakarta.
Mengundang kawan semua ke Bundaran HI, Minggu, 29 Mei 2011, pukul 06.45 sd 07.30 WIB.
Salam Indonesia Raya!
*Sabar dan Tim Ekspedisi Merdeka akan mendaki Elbrus (Rusia) dan Kilimanjaro (Tanzania), bulan Juli-Agustus mendatang.
Inilah Dua Alasan Kenapa Anas Urbaningrum Harus Segera Bertindak
Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum tidak bisa berdiam diri atau colling down menghadapi berbagai kasus yang menerpa Bendahara Umum Demokrat, M Nazaruddin. Continue reading “Inilah Dua Alasan Kenapa Anas Urbaningrum Harus Segera Bertindak”
Episode Awal Skandal Merpati, Peran Suami Menteri dan Broker yang Jago Lobi
Kecelakaan pesawat plat merah Merpati di Kaimana, Papua, pekan lalu yang menewaskan 27 awak dan penumpang membuka tabir kongkalikong dan permainan antara penguasa negeri dan kaum pelobi di balik pengadaan MA 60 buatan Chinese Xian Aircraft. Continue reading “Episode Awal Skandal Merpati, Peran Suami Menteri dan Broker yang Jago Lobi”
NII Menjanjikan Kesejahteraan
Info Publik Ideologi Negara Islam Indonesia (NII) atau ideologi apapun tidak akan bisa hidup di Indonesia, bila negara mampu mencerdaskan dan mensejahterakan rakyatnya secara adil dan merata. Continue reading “NII Menjanjikan Kesejahteraan”
Ayman Al Zawihiri Pernah ke Indonesia (Kabar Bohong?)

Bersama Mohammad Atef, Ayman Al Zawahiri dikabarkan pernah mengunjungi Nanggroe Aceh Darussalam tahun 2001 lalu. Ketika itu, pemimpin Al Qaeda, Osama bin Laden, dikabarkan berniat memindahkan markas organisasinya ke Aceh yang dianggap memenuhi segala syarat.
Continue reading “Ayman Al Zawihiri Pernah ke Indonesia (Kabar Bohong?)”Kemiskinan Jauh Lebih Berbahaya daripada NII
Tidak berlebihan bila kemungkinan mengenai operasi intelijen, baik yang partikelir maupun institusional, di balik isu Negara Islam Indonesia yang merebak diteliti ekstra hati-hati. Begitu juga dengan kemungkinan keterlibatan pihak asing. Karena itu, media massa dan kaum intelektual harus berperan dalam mengedukasi dan membantu masyarakat memahami perkembangan isu-isu seperti ini. Continue reading “Kemiskinan Jauh Lebih Berbahaya daripada NII”
Menurut Gus Dur Cikal Bakal NII Konstitusional
Kehadiran isu Negara Islam Indonesia (NII) atau gerakan lain yang bertentangan dengan Pancasila dan NKRI harus dibaca secara jeli. Saat ini hampir tidak ada gerakan yang betul-betul dimotivasi ideologi. Continue reading “Menurut Gus Dur Cikal Bakal NII Konstitusional”
Sedikit tentang Laut Nusantara dan Revolusi Kelautan
Laut Indonesia, menurut Perdana Menteri Juanda, bukanlah pemisah pulau yang satu dengan pulau lainnya di wilayah Republik Indonesia. Sebaliknya, ia adalah faktor yang menghubungkan dan karenanya juga mempersatukan pulau-pulau di negara ini. Continue reading “Sedikit tentang Laut Nusantara dan Revolusi Kelautan”
Antara Boediono dan Sri Mulyani, PKI, NII dan Bank Century
Sebuah spanduk raksasa berwarna merah yang dibawa kelompok demonstran di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) awal pekan ini mencuri perhatian banyak orang. Continue reading “Antara Boediono dan Sri Mulyani, PKI, NII dan Bank Century”
Bencana Katastropik dan Andi Arief yang Khawatir Publik Jadi Panik
Sebelum menutup pembicaraan, Staf Khusus Presiden bidang Bencana Alam dan Bantuan Sosial, Andi Arief menitipkan satu pesan. Singkat saja.
“Judulnya yang soft. Gua takut panik,” ujarnya kepada Rakyat Merdeka Online, Minggu siang (24/4).
Continue reading “Bencana Katastropik dan Andi Arief yang Khawatir Publik Jadi Panik”Mengenang Pesan Rosihan Anwar untuk Presiden SBY yang Sedang Menimbang Cicak-Buaya dan Centurygate
Sepekan telah berlalu. Tubuh wartawan senior Rosihan Anwar kini terbaring damai dalam dekapan TMP Kalibata, di Jakarta Timur. Lahir di Kubang Nan Dua, Sirukam-Solok, pada 10 Mei 1922, Rosihan yang juga dikenal sebagai tokoh pergerakan di zaman revolusi kemerdekaan, menghembuskan nafas terakhir pada 14 April 2011. Continue reading “Mengenang Pesan Rosihan Anwar untuk Presiden SBY yang Sedang Menimbang Cicak-Buaya dan Centurygate”



