Greg Poulgrain berkunjung ke kediaman pendiri Yayasan Pendidikan Soekarno dan Universitas Bung Karno, Rachmawati Soekarnoputri, di Jatipadang Raya, Jakarta Selatan, Selasa kemarin (3/8).
Greg adalah Indonesianis dari Australia, penulis “The Incubus of Intervention” dan “The Genesis of Konfrontasi“.
Agustus 2011, lima tahun lalu, sambil menunggu Sabar Gorky turun dari Elbrus, saya sempat jalan-jalan keliling Moskow dengan dua senior, Pak Ahmad Supardi Adiwijaya dan Tuan Svet Zakharov. Keduanya kini telah tiada. Pak Pardi meninggal dunia setahun setelah kunjungan itu, dan Tuan Zakharov menyusul beberapa bulan lalu.
MELAKA merupakan salah satu kota bersejarah di kawasan Asia Tenggara. Di masa lalu, ia adalah titik yang menghubungkan kawasan ini dengan dunia luar, Asia Selatan, Timur Tengah, Afrika dan Eropa lewat jalur pelayaran. Karena posisi strategisnya ini pula Melaka diincar bangsa-bangsa Eropa dan akhirnya jatuh ke tangan Portugis pada 1511.
KEPUTUSAN Kerajaan Maroko bergabung dengan Uni Afrika dinilai tepat dan merupakan langkah positif untuk memperkuat peranan negara itu dalam proses pembangunan dan perdamaian di benua itu.
Namanya Kadhem Sharif Hussein. Di jalanan dia dikenal dengan julukan Al Yabani alias Si Jepang. Khadem Hussein adalah pecinta sepeda motor, atlet gulat dan angkat berat, serta sempat tercatat sebagai asisten pelatih tim gulat nasional Irak.
Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Korea Utara di Jakarta angkat bicara mengenai kabar yang mengatakan bahwa pemimpin tertinggi Republik Demokratik Rakyat Korea atau Korea Utara, Kim Jong Un, tewas dalam sebuah serangan bunuh diri.
Pimpinan Umum Rakyat Merdeka Online Teguh Santosa, mengunjungi rumah Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli di Jalan Bangka IX, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (24/4/2016) sore.
Ia datang untuk meminta restu mengikuti Pilkada DKI 2017 mendatang.
KEMBALIKAN FORMULIR PENDAFTARAN : Bakal Calon (Balon) Gubernur DKI Jakarta Teguh Santosa (tengah) menyerahkan formulir pendaftaran di kantor DPD PDIP DKI Jakarta, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (25/4/16). Sebanyak 38 Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta mengembalikan formulir pendaftaran di hari terakhir penutupan. Foto : Dwi Pambudo/Rakyat Merdeka
KEMBALIKAN FORMULIR PENDAFTARAN : Bakal Calon (Balon) Gubernur DKI Jakarta Teguh Santosa (kiri) menyerahkan formulir pendaftaran di kantor DPD PDIP DKI Jakarta, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (25/4/16). Sebanyak 38 Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta mengembalikan formulir pendaftaran di hari terakhir penutupan. Foto : Dwi Pambudo/Rakyat Merdeka
KEMBALIKAN FORMULIR PENDAFTARAN : Bakal Calon (Balon) Gubernur DKI Jakarta Teguh Santosa (kiri) menyerahkan formulir pendaftaran Wakil Ketua DPD DKI Jakarta Bidang Pemenangan Pemilu PDIP Gembong Warsono (kanan) di kantor DPD PDIP DKI Jakarta, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (25/4/16). Sebanyak 38 Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta mengembalikan formulir pendaftaran di hari terakhir penutupan. Foto : Dwi Pambudo/Rakyat Merdeka
KEMBALIKAN FORMULIR PENDAFTARAN : Bakal Calon (Balon) Gubernur DKI Jakarta Teguh Santosa (kiri) menyerahkan formulir pendaftaran Wakil Ketua DPD DKI Jakarta Bidang Pemenangan Pemilu PDIP Gembong Warsono (kanan) di kantor DPD PDIP DKI Jakarta, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (25/4/16). Sebanyak 38 Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta mengembalikan formulir pendaftaran di hari terakhir penutupan. Foto : Dwi Pambudo/Rakyat Merdeka
Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta, Teguh Santosa, telah resmi mendaftarkan dirinya sebagai salah seorang bakal calon Gubernur DKI Jakarta ke DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta.
BERTEMU RIZAL RAMLI : Bakal Calon (Balon) Gubernur DKI Jakarta PD Teguh Santosa (ketiga kanan) bersama Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli (tengah) dan tim pemenangannya “Bang Teguh’ mengepalkan tangan saat melakukan silaturahmi di kediaman Menko Maritim, Jakarta Selatan, MInggu (24/4/16). Wartawan senior Teguh Santosa memperoleh bekal moral yang baik dalam langkahnya menjadi calon Gubernur DKI Jakarta dari Rizal Ramli. Foto : Dwi Pambudo/Rakyat Merdeka
BERTEMU RIZAL RAMLI : Bakal Calon (Balon) Gubernur DKI Jakarta PD Teguh Santosa (tengah) bersama Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli (kedua kiri) dan tim pemenangannya “Bang Teguh’ saat melakukan silaturahmi di kediaman Menko Maritim dan Sumber Daya, Jakarta Selatan, MInggu (24/4/16). Wartawan senior Teguh Santosa memperoleh bekal moral yang baik dalam langkahnya menjadi calon Gubernur DKI Jakarta dari Rizal Ramli. Foto : Dwi Pambudo/Rakyat Merdeka
BERTEMU RIZAL RAMLI : Bakal Calon (Balon) Gubernur DKI Jakarta PD Teguh Santosa (kanan) memasangkan pin kepada Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli saat melakukan silaturahmi di kediaman Menko Maritim dan Sumber Daya, Jakarta Selatan, MInggu (24/4/16). Wartawan senior Teguh Santosa memperoleh bekal moral yang baik dalam langkahnya menjadi calon Gubernur DKI Jakarta dari Rizal Ramli. Foto : Dwi Pambudo/Rakyat Merdeka
BERTEMU RIZAL RAMLI : Bakal Calon (Balon) Gubernur DKI Jakarta PD Teguh Santosa (kedua kiri) bersama Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli (kiri) dan tim pemenangannya “Bang Teguh’ saat melakukan silaturahmi di kediaman Menko Maritim dan Sumber Daya, Jakarta Selatan, MInggu (24/4/16). Wartawan senior Teguh Santosa memperoleh bekal moral yang baik dalam langkahnya menjadi calon Gubernur DKI Jakarta dari Rizal Ramli. Foto : Dwi Pambudo/Rakyat Merdeka
BERTEMU RIZAL RAMLI : Bakal Calon (Balon) Gubernur DKI Jakarta PD Teguh Santosa (kanan) bersama Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli saat melakukan silaturahmi di kediaman Menko Maritim dan Sumber Daya, Jakarta Selatan, MInggu (24/4/16). Wartawan senior Teguh Santosa memperoleh bekal moral yang baik dalam langkahnya menjadi calon Gubernur DKI Jakarta dari Rizal Ramli. Foto : Dwi Pambudo/Rakyat Merdeka
BERTEMU RIZAL RAMLI : Bakal Calon (Balon) Gubernur DKI Jakarta PD Teguh Santosa (kanan) bersama Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli saat melakukan silaturahmi di kediaman Menko Maritim dan Sumber Daya, Jakarta Selatan, MInggu (24/4/16). Wartawan senior Teguh Santosa memperoleh bekal moral yang baik dalam langkahnya menjadi calon Gubernur DKI Jakarta dari Rizal Ramli. Foto : Dwi Pambudo/Rakyat Merdeka
Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli memberikan pesan-pesan untuk bakal calon gubernur DKI Jakarta Teguh Santosa yang datang mengunjungi rumahnya di Jalan Bangka IX, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (24/4/2016) sore.
BERTEMU RIZAL RAMLI : Bakal Calon (Balon) Gubernur DKI Jakarta PD Teguh Santosa (ketiga kanan) bersama Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli (tengah) dan tim pemenangannya “Bang Teguh’ mengepalkan tangan saat melakukan silaturahmi di kediaman Menko Maritim, Jakarta Selatan, MInggu (24/4/16). Wartawan senior Teguh Santosa memperoleh bekal moral yang baik dalam langkahnya menjadi calon Gubernur DKI Jakarta dari Rizal Ramli. Foto : Dwi Pambudo/Rakyat Merdeka
Visi:
Jakarta sebagai pusat keunggulan (center of excellent) yang adil dan manusiawi bagi seluruh warga.
Misi:
1. Menciptakan pemerintahan yang partisipatif, bekerja efektif tanpa henti untuk kepentingan rakyat tanpa diskriminasi.
2. Meningkatkan kualitas pendidikan formal dan informal serta kemampuan kerja warga Jakarta.
3. Membangun Jakarta sebagai pusat pariwisata nasional dan regional dengan memberikan perhatian khusus terhadap konservasi ritus, situs dan narasi budaya.
4. Membangun Jakarta sebagai pusat perdagangan dan ekonomi regional dan internasional.
5. Membangun Jakarta sebagai pusat ekonomi kreatif berbasis ICT.
6. Meningkatkan kualitas tata ruang Jakarta dengan memperhatikan sungguh-sungguh aspek lingkungan hidup dan memaksimalkan ketersediaan lahan terbuka hijau.
7. Memberikan perlindungan khusus kepada masyarakat kalangan bawah.
8. Meningkatkan kualitas keamanan Jakarta dan solidaritas sosial warga Jakarta.
Diiringi tim kesenian marawis dan pawai Nusantara, bakal calon gubernur DKI Jakarta Teguh Santosa tiba di Kantor DPRD Partai Demokrat di Jalan Pemuda, Jakarta Timur, Jumat siang (22/4/2016).
Keputusan Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli untuk menghentikan program reklamasi Jakarta yang cacat hukum dan tidak memperhatikan aspirasi masyarakat, secara umum dapat diterima bakal calon gubernur DKI Jakarta, Teguh Santosa. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sungguh-sungguh agar rakyat tidak kembali menjadi korban. Continue reading “Reklamasi Dihentikan, Ahok Harus Minta Maaf”
Peredaan ketegangan dan perdamaian di Semenanjung Korea sulit tercapai tanpa mengubah cara pandang terhadap konflik yang terjadi sejak pertengahan 1950an itu.
Pembicaraan mengenai isu nuklir Korea Utara yang sejauh ini dilakukan enam negara, karenanya dikenal sebagai Six Party Talk, juga sulit diandalkan selagi negara-negara yang terlibat dalam pembicaraan tersebut memiliki agenda lain yang menghalangi terciptanya perdamaian.
Republik Indonesia dan Republik Rakyat China sama-sama menandatangani hukum laut internasional United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) pada Desember 1982.
Perairan Laut China Selatan merupakan salah satu kawasan rawan konflik di dunia. Di perairan ini, empat negara ASEAN yakni Malaysia, Vietnam, Brunei Darussalam, dan Filipina, serta Taiwan dan Republik Rakyat China terlibat dalam sengketa wilayah di Kepulauan Spratly dan Kepulauan Paracel.
Pengantar untuk buku “Sabar Gorky, Satu Kaki Daki Gunung Tertinggi” yang terbit 2014.
Saya khawatir tak menemukan rangkaian kata-kata yang tepat untuk mengantar pembaca menelusuri kisah di dalam buku ini. Kekaguman saya pada keberanian dan kebesaran hati Sabar Gorky sudah melampaui titik tertinggi, dan tak dapat digambarkan dengan kata-kata lagi.
Mendengarkan kisah tentang keberanian dan keteguhan hati para pejuang dan penakluk bisa membuat dada ini bergemuruh. Apalagi bila diberi kesempatan menyaksikan dari dekat bagaimana perjuangan dan penaklukan itu dilakukan. Continue reading “Pendaratan Normandy Ala Sabar Gorky”
Pernyataan Sekjen PBB Ban Ki-moon terkait status Sahara Barat patut disesalkan dan dinilai tidak menghormati proses pembicaraan damai yang sedang berlangsung untuk menyelesaikan sengketa itu di forum-forum PBB yang dipimpinnya.
Sampai kini Presiden Joko Widodo masih belum memutuskan apakah kilang gas di Blok Abadi Masela akan dibangun di tengah laut seperti yang diinginkan kelompok Menteri ESDM Sudirman Said atau di daratan seperti yang disampaikan Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli.
Namun dari pernyataan-pernyataan yang disampaikan Jokowi, terlihat keinginannya agar kilang tersebut dibangun di darat karena lebih memberikan manfaat kepada masyarakat. Terakhir sikap Jokowi itu diperlihatkan saat berbicara di acara Kementerian ESDM, Senin (29/2). Continue reading “Kisah Kuntoro Mangkusubroto Dipecat Rizal Ramli”
KUNTORO Mangkusubroto sudah lama menjadi masalah dalam tata kelola energi nasional. Kegagalan Indonesia mendominasi sektor energi di dalam negeri diyakini terjadi karena keberadaan dan praktik dari tokoh-tokoh seperti Kuntoro yang memiliki kesetiaan kepada kepentingan pihak lain atas nama pro pasar.
Beberapa hari belakangan ini masyarakat pemerhati energi, khususnya yang terkait dengan rencana pemerintah membangun kilang di Blok Abadi Masela, ramai membicarakan isu pengucuran uang bernilai besar dari Inpex Masela kepada firma konsultan Tridaya Advisory.
Pendaki gunung tunadaksa berkaki satu dari Indonesia, Sabar Gorky, kembali melanjutkan misi pendakian puncak-puncak gunung tertinggi di dunia. Kali ini bersama Tim Ekspedisi Indonesia Raya, Sabar Gorky, akan mendaki Gunung Aconcagua di Argentina, Amerika Latin.
RMOL. Salah seorang pengurus harian Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Teguh Santosa menilai gugatan yang dilayangkan sementara kalangan mengenai peringatan Hari Pers Nasional (HPN) setiap tanggal 9 Februari wajar.
“Secara pribadi saya menganggap wajar kalau masih ada hal demikian. Mungkin yang berpandangan seperti itu punya alasan sendiri,” kata Teguh kepada redaksi sesaat lalu (Rabu, 10/2).
Syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT. Atas izin-Nya juga kita bisa menyelenggarakan Hari Pers Nasional pada 9 Februari 2016 di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
KATA-kata yang disampaikan akan mudah menguap, dan lalu dilupakan banyak orang. Kecuali kata-kata yang dituliskan. Demikian kira-kira pepatah dalam bahasa Latin, yang sudah diketahui hampir setiap penulis.
Di belahan bumi lain, di tengah gurun dan di tengah masyarakat yang rata-rata tak bisa membaca dan menulis, Ali Bin Thalib memberi nasihat: ikatlah ilmu dengan menuliskannya. Di antara generasi era di 7 abad Masedi itu, hanya kumpulan kata-kata, pidato dan surat menyurat Ali yang dibukukan. Bukunya dikenal dan diberi judul Puncak Kefasihan atau Nahj al-Balaghah. Continue reading “Verba Volant, Scripta Manent…”