Menculik Saddam

0224
DEVIDE et impera atau pecah belah dan jajah adalah teknik paling tua dan paling populer Continue reading Menculik Saddam

Hidup Perancis dan Jerman!

0223
LIGA Arab, persatuan negara-negara Arab, kembali mengecam rencana penyerangan ke Irak yang tengah dipersiapkan Amerika dan Inggris. Dengan alasan apapun. Kata Sekjen Liga Arab Amir Moussa, yang pantas disebut teroris dan menjadi ancaman peradaban manusia bukan Irak. Tetapi Israel, yang setiap hari membantai warga Palestina di depan hidung PBB dan negara-negara adikuasa, Amerika Cs. Continue reading Hidup Perancis dan Jerman!

Yang Kembali Diundur

sur13

0222
RENCANA Amerika dan Inggris menyerang Irak kembali diundur. Continue reading Yang Kembali Diundur

Menculik Saddam Hussein

sur01

0222
AMERIKA Serikat dan Inggris terus menambah jumlah pasukan mereka di kawasan Teluk. Moncong peluru kendali telah diarahkan ke Baghdad dari kapal-kapal induk Amerika di Teluk Parsia, Teluk Oman, Laut Arab dan Laut Mediterania. Pada saatnya nanti, sekali tekan tombol, semua senjata berhulu ledak dahsyat itu meluncur mulus, menghancurkan Baghdad dalam hitungan detik. Setelah itu, ratusan pesawat tempur melintasi udara Baghdad menjatuhkan bom. Satu demi satu. Continue reading Menculik Saddam Hussein

Mencari Jalan ke Baghdad

sur49

0221
KEDUBES Irak di Damaskus letaknya tepat di depan Kedubes Amerika di Jalan Abu Ja’far. Continue reading Mencari Jalan ke Baghdad

Komite Rakyat untuk Memerangi Proyek Zionis

sur06

0220
TIDAK sulit menemukan Kedubes Amerika Serikat di Damaskus. Letaknya di Jalan Abu Jafar, tak begitu jauh dari rumah Presiden Syria Bashar Al Assad. Seperti di Jakarta, Kedubes Amerika juga dikawal polisi lokal. Jumlahnya banyak juga. Mungkin sama banyak dengan jumlah polisi kita yang menjaga Kedubes Amerika di Jakarta itu. Continue reading Komite Rakyat untuk Memerangi Proyek Zionis

Hizbudakwah

0219
TAHUN 1957, di Irak berdiri sebuah kelompok Islam fundamentalis. Continue reading Hizbudakwah

Shapol Madjid

0218
TAHUN 1996 Shapol Madjid baru berumur 15 tahun. Orangtuanya memutuskan pergi dari Sulaimaniyah, kota di utara Irak, dekat perbatasan Iran. Katanya, mereka tak tahan lagi tinggal di negeri seribu satu malam itu. Teror demi teror datang setiap hari. Rakyat ketakutan. Continue reading Shapol Madjid

Kisah Haider Al Jayashy

sur12

0217
USAI Perang Teluk 1991, Haider Al Jayashy, pemuda dari kota Sawamah di selatan Baghdad, Continue reading Kisah Haider Al Jayashy

Sayyidah Zaenab

0216
SAYYIDAH Zaenab adalah nama sebuah distrik, sekitar sepuluh kilometer dari kota Damaskus. Ini tempat yang cukup unik.

Nama Sayyidah Zaenab diambil dari nama adik Hussein bin Ali bin Abu Thalib, yang tewas dibunuh di Padang Karbala, Irak sana, beberapa abad lalu. Bersama kepala kakaknya, Sayyidah Zaenab dibawa ke Damaskus oleh pasukan Yazid bin Muawiyah Abi Sofyan. Continue reading Sayyidah Zaenab

Demo Raksasa

0215
DIPERKIRAKAN tidak kurang dari sepuluh ribu rakyat Syria, Continue reading Demo Raksasa

Penjahat yang Melindungi Penjahat

sur57a

PULUHAN atau mungkin ratusan ribu rakyat Suriah hari ini akan menggelar demonstrasi menentang dan mengecam keinginan Amerika Serikat yang ingin membumihanguskan Irak. Demonstrasi dipusatkan di Damaskus, ibukota Suriah.

Kelihatannya pemerintahan Bashar Al Assad memberi dukungan penuh kepada para demonstran. Hubungan Suriah dengan Amerika Serikat memang tidak baik. Pemerintah Amerika di Washington DC memasukkan Suriah dalam daftar negara yang mendukung aksi terorisme. Dalam warning terakhir yang dikeluarkan awal pekan lalu, Gedung Putih meminta warga Amerika Serikat di seluruh dunia berhati-hati. Apalagi kalau berada di Lebanon, Yordania dan Suriah.

Sementara bagi Suriah, Amerika adalah penjahat yang melindungi penjahat. Amerika Serikat membiarkan Israel menduduki Dataran Tinggi Golan di barat laut Suriah. Kini Dataran Tinggi Golan menjadi salah satu ladang pembantaian bangsa Palestina oleh pemerintahan Israel, selain Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Seperti di Jakarta, Indonesia, demonstrasi menentang Amerika dan sekutunya yang ingin menghabisi bangsa Irak belakangan marak di wilayah Suriah. Hari Senin (10/2) lalu, misalnya, seribuan anak-anak dan kaum ibu yang tergabung dalam Women Committee for Supporting Intifada juga menggelar demonstrasi. Selain menentang rencana ratusan ribu pasukan Amerika Serikat ke kawasan Teluk, demonstran juga mengecam pembantaian yang dilakukan Israel terhadap bangsa Palestina.

Suriah berperan penting dalam upaya menggagalkan keinginan Amerika Serikat menguasai Irak dan mengontrol kehidupan di Timur Tengah. Akhir pekan lalu, Presiden Bashar Al Assad mengadakan pertemuan dengan Presiden Mesir Hosni Mubarak dan pemimpin Libyia Kolonel Muamar Qaddafi.

Dalam pertemuan yang digelar di Mesir itu, ketiga kepala negara tersebut menekankan pentingnya menjaga solidaritas sesama bangsa Arab dalam menghadapi isu serangan Amerika ini.

Seperti usul Prancis dan Jerman, dua negara berpengaruh di Eropa, Bashar Cs meminta Amerika memberi kesempatan kepada UNMOVIC dan IAEA yang ditugaskan PBB memeriksa kemungkinan Irak memiliki dan mengembangkan senjata pemusnah massal.

UNMOVIC atau United Nations Monitoring, Verification and Inspection Commission yang dibentuk pada tahun 1999 adalah badan khusus PBB yang bertugas untuk memastikan bahwa Irak tidak memiliki persenjataan yang dilarang oleh PBB. Adapun IAEA atau International Atomic Energy Agency adalah badan independen yang mengawasi pemanfaatan energi nuklir untuk tujuan damai. Didirikan pada 29 Juli 1957 atas inisiatif Presiden Amerika Serikat Dwight D. Eisenhower, walaupun independen, IAEA memberikan laporan kepada Majelis Umum PBB dan Dewan Keamanan PBB.

Suriah dan Irak memiliki arti tersendiri bagi umat Muslim. Damaskus di Suriah dan Kufa di Irak pernah menjadi pusat kekhalifahan Islam di masa lalu.

Abu Bakar Shiddiq dan Umar bin Khattab yang secara berturut-turut melanjutkan kepemimpinan Nabi Muhammad SAW, memandang Damaskus sebagai titik strategis yang harus dikuasai agar umat Muslim dapat bebas dari tekanan Romawi.

Perintah Abu Bakar (memimpin 632-634 M) kepada panglima perang Khalid bin Walid untuk menaklukkan Damaskus atau Syam dilanjutkan Umar bin Khattab (memimpin 634-644 M). Setahun setelah Umar menjadi pemimpin umat Muslim, Syam berhasil dikuasai. Muawiyah bin Abu Sufyan ditunjuk sebagai gubernur di Damaskus mewakili Khalifah Umar.

Di era Khalifah Utsman bin Affan (memimpin 644-655), sang khalifah berkeinginan memperluas pengaruh pemerintahannya hingga ke Bizantium, Turki kini. Angkatan Laut didirikan dan berbagai ekspedisi dikirimkan ke Laut Tengah. Namun hingga akhir hayat Khalifah Utsman, Bizantium tak bisa ditaklukkan pasukan Muslim.

Ali bin Abi Thalib yang menggantikan Utsman memindahkan pusat pemerintahan umat Muslim ke Kufa di Irak sampai 660 M saat dia dibunuh oleh pengikut sekte Khawariz. Bukan hanya Ali, dua pemimpin umat Muslim sebelumnya, Umar dan Utsman juga tewas dibunuh. Umar dibunuh seorang budak Parsia, sementara Utsman dibunuh kelompok oposisi. Umar dan Utsman tewas di Madinah. [guh]

Menabur Angin, Menuai Badai

main_900

DALAM Perjanjian Peshawar di bulan April 1992, menyusul kehancuran pemerintahan Najibullah, kelompok mujahidin Afganistan sepakat mendirikan Negara Islam Afganistan dan membagi kekuasaan di antara mereka.

Pemimpin Masyarakat Islam atau Jamiati Islami, Burhanuddin Rabbani, diberi mandat sebagai presiden transisional. Dia juga dipercaya memimpin semacam dewan presidium yang terdiri dari pentolan-pentolan kelompok mujahidin. Continue reading Menabur Angin, Menuai Badai

Dostum yang Licin

PIMPINAN Aliansi Utara Abdurrashid Dostum tiba-tiba menjadi pahlawan baru bagi rakyat Afghanistan. Padahal dulu laki-laki Uzbek ini kaki tangan rejim komunis Uni Soviet. Seorang veteran Tentara Merah menceritakan sepak terjang Dostum yang oportunis ini kepada saya. Continue reading Dostum yang Licin

Perang yang Tidak Sederhana

PERANG di Afghanistan sangat tidak sederhana. Konflik ini tidak dimulai ketika Amerika menjatuhkan ribuan bom dari pesawat B-52 dan melepaskan ribuan rudal dari USS Theodore Roosevelt di Laut Arab yang menghancurkan kota-kota penting Afghanistan, Kabul, Kandahar, Jalalabad, Mazar I Sharif dan Herat. Continue reading Perang yang Tidak Sederhana

Linglung di Tengah “Kemerdekaan”

KABUL bagai kota tidak bertuan. Tidak jelas siapa yang berkuasa dan memerintah di ibu kota Afghanistan itu. Tidak jelas hukum apa yang dipegang masyarakat. Sekilas mirip hukum rimba. Siapa yang kuat, menang. Sementara yang lemah harus menyingkir atau mati berkalang tanah. Continue reading Linglung di Tengah “Kemerdekaan”

Uzbekistan Masih Maju Mundur

BANYAK kalangan mengira setelah aliansi Utara menguasai Mazar I Sharif di utara Afghanistan, pemerintah Uzbekistan akan segera membuka jembatan di atas sungai Amu Darya yang menghubungkan Uzbekistan dan Afghanistan. Dugaan ini salah. Sampai kemarin (12/11) Presiden Uzbekistan Islam Karimov belum menunjukkan tanda-tanda akan segera membuka jembatan itu. Continue reading Uzbekistan Masih Maju Mundur

Dostum Menuju Kabul

AMERIKA membonceng serangan Aliansi Utara pimpinan Abdur Rashid Dostum atas kota Mazar I Sharif di Afghanistan Jumat malam lalu (9/11). Sementara pasukan Dostum mati-matian menghadapi pasukan Taliban, puluhan pesawat tempur F-18 dan pesawat pembom B-52 Amerika berputar-putar di atas kota yang berpenduduk sekitar 300 ribu jiwa. Kebanyakan penduduk Mazar I Sharif adalah suku Uzbek, Tajik dan Hazaras. Continue reading Dostum Menuju Kabul

Bom yang Ditumpahkan dari Langit

STAF PBB di Termez mulai buka mulut menentang Amerika Serikat. Diakui staf PBB serangan udara Amerika hanya membunuh penduduk sipil yang tak berdosa dan menghancurkan fasilitas umum. Continue reading Bom yang Ditumpahkan dari Langit

Mengintip Afghanistan dari Kebun Binatang

uz66

KEBUN binatang di Jalan Normansky, Termez, belakangan ramai dikunjungi wartawan asing. Berdiri sejak tahun 1939, kebun binatang ini berada tepat di garis perbatasan dua negara. Dua negara yang tengah berkonflik pula.

Continue reading Mengintip Afghanistan dari Kebun Binatang

Kami Bekerjasama dengan Thaliban

JUMAT malam (02/11) pukul 21.00 waktu Termez sebuah pesawat Uzbekistan Airways yang membawa 40 ton bahan makanan berprotein tinggi milik Unicef mendarat di bandara Termez. Bahan makanan yang diproduksi oleh sebuah pabrik di Kopanhagen Denmark itu akan dikirimkan ke Mazar I Sharif. Dari bandara Termez, dengan menggunakan sebuah kontainer bahan makanan itu dikirim ke gudang PBB sebelum ditimbun di pelabuhan Amu Darya. Belum diketahui kapan bantuan kemanusiaan itu dikirim ke Mazar I Sharif.

Berikut wawancara Rakyat Merdeka dengan Kepala Unicef di Tashkent, Rudy Rodriguez.

Continue reading Kami Bekerjasama dengan Thaliban

Bung Karno Mencari Makam Imam al Bukhari

img_3116-1

DI Tashkent tidak ada Jalan Bung Karno. Tapi bukan berarti rakyat Uzbekistan tidak mengenal presiden pertama Republik Indonesia itu.

Bagi masyarakat Uzbekistan, Bung Karno adalah “penemu” makam Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin al-Mughirah bin Bardizbah al-Ju’fi al-Bukhari alias Imam Al Bukhari, salah seorang perawi hadist Nabi Muhammad SAW yang mahsyur.

Continue reading Bung Karno Mencari Makam Imam al Bukhari

Afghanistan, Negeri yang Jadi Rebutan

central-asia-map

PERANG yang tengah berkecamuk di negeri tetangga, Afghanistan, sejauh pengamatan saya tidak membuat masyarakat Uzbekistan gelisah.

Setidaknya belum.

Awalnya, sikap ini mengherankan saya.

Bagaimana mungkin masyarakat Uzbekistan tidak peduli? Apakah mereka mengabaikan kenyataan bahwa negara mereka berbatasan langsung dengan Afghanistan. Continue reading Afghanistan, Negeri yang Jadi Rebutan