













Duta Besar Republik Rakyat Demokratik Korea An Kwang Il menghadiri buka puasa bersama yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL di Kopi Timur, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Jumat (22/4).
Continue reading “Buka Puasa bersama Dubes Korea Utara”
Melintasi Batas Peradaban, Mencatat Perjalanan, Menawarkan Cara Pandang














Duta Besar Republik Rakyat Demokratik Korea An Kwang Il menghadiri buka puasa bersama yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL di Kopi Timur, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Jumat (22/4).
Continue reading “Buka Puasa bersama Dubes Korea Utara”Saya baru mendapatkan foto2 dari kegiatan “Hari Matahari” itu tadi malam dari Kedubes Korea Utara di Jakarta.












Peringatan hari kelahiran ke-110 pendiri Republik Rakyat Demokratik Korea, Kim Il Sung, diselenggarakan dengan meriah di pusat kota Pyongyang, hari Jumat pekan lalu (15/4).
Ada tiga segmen kegiatan: pesta pemuda dan mahasiswa di Kim Il Sung Square, pesta kembang api di Sungai Taedong, dan grand performance “Lagu Matahari Abadi” di Kim Il Sung Square.




Peci kami tertukar.
“Bagaimana Mas Teguh, sempit?” tanya Ketua KPK Firli Bahuri.
Saya mengangguk. Lalu kami saling membuka peci yang baru dipakaikan oleh sepasang remaja penyambut di depan ball room Novotel tempat pelantikan Pengda JMSI Lampung.
Kami menukar kedua peci, dan memakainya kembali.
“Sekarang sudah enak?” tanya Ketua KPK lagi.
“Pas, Ketua,” jawab saya.
Kami pun tos.










Buka puasa hari ini tak biasa. Duta Besar Republik Islam Afghanistan, Yang Mulia Faizullah Zaki, memenuhi undangan kami.
Usai membatalkan puasa dan shalat maghrib berjamaah serta santap malam, Dubes Zaki berdialog dengan kawan-kawan RMOL.
Continue reading “Cerita Afghanistan: Buka Puasa Bersama Dubes Faizullah Zaki”


Beberapa minggu setelah pertemuan pertama, Dubes Faizullah Zaki menghubungi saya.
“Apakah Anda bisa datang untuk makan siang sederhana di Kedutaan kami,” tanya Dubes Zaki sambil menawarkan hari.
Baik, jawab saya segera.
Maka demikianlah. Pada hari yang telah dijadwalkan itu saya kembali ke Kedubes Republik Islam Afghanistan di kawasan Menteng. Masih didampingi Agung Hadiawan seperti dalam kunjungan sebelumnya.
Ruang makan berada di bagian belakang ruang kerja Dubes Zaki. Bendera tiga-warna Republik Islam Afghanistan dan bendera dwi-warna Indonesia berdiri bersisian di kepala meja. Dubes Zaki duduk di bagian itu.
“Sebuah kehormatan bagi saya diundang dalam jamuan ini,” kata saya.
Dubes Zaki tersenyum dan menganggukkan kepala.
Continue reading “Rekaman Terakhir Kejayaan Afghanistan”
















Kemarin saya datang terlambat. Sekitar 15 menit. Ketika tiba di pusat penelitian anggrek Kebun Raya Bogor film dokumenter kunjungan Presiden Kim Il Sung dan Pemimpin Kim Jong Il ke Indonesia pada April 1965 sudah diputar.
Saya sudah beberapa kali menonton film ini. Ingat jalan ceritanya yang sederhana, kronologis. Semacam arsip perjalanan. Kim Il Sung dan Kim Jong Il berkunjung dari tanggal 10 sampai 20 April 1965. Selain ke Jakarta, keduanya dan rombongan juga ke Bogor dan Bandung.
Di Jakarta, selain kunjungan kenegaraan, Kim Il Sung juga mendapatkan gelar doctor honoris causa dari UI.
Continue reading “Datang Terlambat ke Kebun Raya Bogor”













Tak lama setelah Taliban kembali berkuasa, menggusur pemerintahan Afghanistan dan memaksa Presiden Ashraf Ghani tunggang langgang, saya menemuinya.
Yang Mulia Faizullah Zaki. Duta Besar Republik Islam Afghanistan untuk Republik Indonesia.
Continue reading “Bendera Tiga Warna”








Dari Bandung, setelah bertemu Kang Dekan yang juga promotor, saya bergegas kembali ke Jakarta.
Tadi pagi Sekretaris Dubes Korea Utara menghubungi saya, mengundang Perhimpunan Persahabatan dan Pertukaran Kebudayaan menghadiri satu resepsi penting di Kedubes.
“Karena masih pandemi, empat orang saja,” katanya.
Continue reading “Megawati-Kim Jong Il 20 Tahun Lalu”







Bahwa, Indonesia adalah negara maritim dengan wilayah laut seluas 3,25 juta km2, yang memiliki lebih dari 17.500 pulau dengan garis pantai sepanjang 81.000 km, yang berada di antara dua samudera dan dua benua, yang karena itu semua memiliki posisi sangat strategis dalam percaturan dunia.
Bahwa, Kepulauan Natuna di Kepulauan Riau adalah bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia, Singapura, Kamboja, dan Vietnam, yang menjadi pintu gerbang Nusantara, yang karena itu harus dijaga dengan sebaik-baik penjagaan dan dirawat dengan sebaik-baik perawatan.
Bahwa, sejarah negeri-negeri di kepulauan ini adalah sejarah kejayaan Nusantara, negeri yang disatukan oleh lautan.
Bahwa, seluruh anak bangsa harus mempertegas kembali itikad dan tekad untuk secara bersama-sama memperjuangkan wilayah perbatasan dengan cara mengoptimalkan semua potensi yang ada, sumber daya manusia dan sumber daya alam.
Bahwa, hakikat pers adalah suluh atau penerang perjalanan umat manusia dalam membangun peradaban. Masyarakat pers nasional memiliki tanggung jawab yang besar dan peran yang sangat penting dalam menjaga kedaulatan dan merawat perbatasan.
Bahwa, sebagaimana laut Nusantara yang menjadi faktor pemersatu seluruh pulau Nusantara, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) bertekad untuk menjadi faktor yang memperkokoh kedaulatan, persatuan dan kesatuan bangsa dan negara Indonesia dengan menghasilkan karya yang profesional, mengikuti kaidah dan etika jurnalistik.
Natuna, 22 Maret 2022
JARINGAN MEDIA SIBER INDONESIA
Teguh Santosa
Ketua Umum









Rasa bahagia dan syukur disampaikan Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Teguh Santosa lantaran bisa kembali berkunjung ke Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).
Tahun lalu Teguh Santosa berkunjung ke Batam untuk melantik Pengurus Daerah JMSI Kepri sekaligus mengawal verifikasi faktual yang dilakukan Dewan Pers. Sementara kali ini, mantan Wakil Presiden Konfederasi Wartawan ASEAN itu hadir untuk memimpin jalannya Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) JMSI dan ikut meresmikan Kantor JMSI Kepri di Batam Center.
Continue reading “Kutip Pernyataan Edy Rahmayadi, Ketum JMSI: Tanpa Pers, Pembangunan Tidak Bisa Selesai”
Dikenal sebagai tokoh antikorupsi, Yoon Suk-yeol menang tipis dalam pemilihan presiden Republik Korea yang dilangsungkan hari Rabu kemarin (9/3).
Mantan Jaksa Agung dari kelompok konservatif itu akan menggantikan presiden petahana Moon Jae-in di bulan Mei mendatang.
Dalam Pilpres 2022, Yoon menyingkirkan saingan terkuat dari kubu liberal, Lee Jae-myung. Perolehan suara keduanya sangat tipis. Yoon mengantongi 48,6 persen suara sementara Lee mendapatkan 47,8 persen suara.
The Korea Herald menyebut Yoon sebagai tokoh anti korupsi terpandang di negeri ginseng. Dia agresif dan keras kepada. Adalah Yoon yang berada di balik upaya menjerat mantan presiden Park Geun-hye dalam kasus korupsi di periode yang lalu.
Continue reading “Mengenal Yoon Suk-yeol, Tokoh Antikorupsi yang Memenangkan Pemilihan Presiden Korea Selatan”
Sejak beberapa waktu belakangan ini Pemerintah Republik Ukraina tengah berusaha untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Ukraina terhadap Indonesia, dan sebaliknya.
Saling memahami di antara masyarakat kedua negara yang terpisahkan sejauh 9.500 kilometer ini diyakini akan meningkatkan kualitas hubungan dalam berbagai bidang, termasuk politik dan ekonomi.
Demikian dikatakan Duta Besar Republik Ukraina untuk Republik Indonesia, Vasyl Hamianin, ketika ditemui Kantor Berita Politik RMOL di kantornya di kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin (28/2).
Dubes Hamianin yang mengenakan batik coklat bercorak burung mengatakan berbagai hal yang dilakukan negaranya adalah dengan mempromosikan pahlawan dan tokoh-tokoh besar yang dimiliki Indonesia.
Continue reading “Di Tengah Serangan Rusia, Terungkap Fakta tentang Jenderal Hoegeng di Ukraina”


Ilmu fisika menyebutnya mutatio motus. Secara harafiah berarti perubahan arah sebuah benda yang bergerak. Secara teoritis momentum ditentukan dua hal fundamental. Kecepatan dan massa.
Perubahan kecepatan dan massa pada suatu benda yang bergerak akan menentukan arah baru pergerakan benda itu.
Bila benda berada di bidang datar, momentum tidak akan terjadi selama tidak ada kecepatan sama sekali — betapapun massa benda bertambah.
Dalam situasi seperti ini, gaya tekan benda ke bawah akan sama dengan reaksi yang diberikan bidang datar ke atas. Benda akan diam, seolah terkunci.
Akan berbeda halnya bila massa benda yang tadinya diam bertambah, sementara benda tersebut berada di bidang miring. Dalam situasi seperti ini, gaya bidang miring untuk menekan ke atas — mengunci benda — tidak akan maksimal. Benda dipastikan meluncur ke bawah, mengikuti hukum gravitasi.
Lalu, dalam situasi lain dimana massa dan kecepatan benda yang bergerak tidak mengalami perubahan — bertambah atau berkurang — maka gerakan benda menjadi monoton.
Continue reading “Mutatio Motus”
Saya mengenal penulis buku ini. Abu Swandana ibn Siddiq, yang dulu biasa kami sapa dengan sebutan persahabatan Endon.
Dahulu penulis saya kenal sebagai seorang wartawan dan pekerja kreatif di media. Ia penuh dengan ide dan gagasan segar, yang dengan tidak banyak bicara dibumikannya, diwujudkannya.
Sejak beberapa tahun terakhir, mungkin sudah lebih dari satu dekade, Abu Swandana giat di dunia pendidikan. Ia berasal dari keluarga pesantren di Malang, Jawa Timur.
Continue reading “Mencerna Perjalanan Peradaban”


Federasi Rusia kerap menggunakan alasan “kemanusiaan” untuk menjustifikasi invasi mereka di negeri tetangga.
Continue reading “Dubes Vasyl Hamianin: Rusia Tak Pernah Menganggap Ukraina Ada”





SEPERTI delapan tahun lalu, Rusia kembali menekan Ukraina. Sejak beberapa waktu belakangan ini Rusia mengkonsentrasikan pasukannya di tiga titik. Di perbatasan dengan Donesk dan Luhansk serta di perbatasan Ukraina dengan Belarusia.
Continue reading “Itu Provokasi yang Sudah Dilatih dengan Baik”


Federasi Rusia telah menarik pasukan dari perbatasan negara itu dengan Republik Ukraina dan menghentikan latihan perang. Rusia juga mengatakan, pihaknya tidak punya rencana menyerang Ukraina, sebaliknya cerita mengenai rencana serangan ke Ukraina itu adalah tuduhan NATO untuk merusak reputasi dan kepercayaan dunia pada Rusia.
Continue reading “Dubes Ukraina: Cukup Alasan untuk Mengkhawatirkan Serangan Rusia”













Perhimpunan Persahabatan Indonesia dan Korea Utara (PPIK) memasuki era baru. Dalam rapat yang digelar Senin siang (14/2) di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, telah diputuskan pergantian pucuk pimpinan organisasi yang didirikan almh. Rachmawati Soekarnoputri itu.
Teguh Santosa yang sejak 2009 menduduki posisi Sekretaris Jenderal dalam rapat tersebut ditetapkan sebagai Ketua Umum. Adapun Ristiyanto yang digantikannya kini menempati posisi Ketua Dewan Pembina mengisi kursi kosong Rachmawati Soekarnoputri yang meninggal dunia bulan Juni 2021 lalu.
Continue reading “Perhimpunan Persahabatan Indonesia dan Korea Utara Punya Ketua Umum Baru”


Tadi sebelum tengah hari saya dan istri Intansari Fitri bersama anak-anak kami berziarah ke makam Pak Margiono di TPU Jelupang, Tangerang Selatan.
Saya baru keluar dari karantina kemarin pagi. Tadinya dari hotel di Jalan Kasablanka saya mau langsung ke makam Pak MG. Sudah dapat alamat TPU Jelupang dari Darto Wiryosukarto alias Sudarto alias RTO. Tapi saat laporan ke Intan, dia bilang mau ikut ziarah juga.
Continue reading “TPU Jelupang”



ADA dilema saat menerima undangan itu pertengahan Januari yang lalu.
Red de Intelectuales y Artistas en Defensa de la Humanidad atau Jaringan Intelektual dan Seniman Pembela Kemanusiaan, sebuah organisasi yang berafiliasi dengan Kementerian Kebudayaan Venezuela, mengharapkan kehadiran saya dalam sebuah forum internasional yang diikuti sekitar 40an peserta dari 20an negara.
Selain Red, forum bertema “Revolusi dan Era Perubahan di Abad 21” itu juga didukung Instituto Simon Bolivar (ISB) dan Institutos de Altos del Pensamiento del Comandante Supremo Hugo Rafael Chavez Frias.
Forum internasional ini digelar dalam rangka memperingati Kudeta yang dilakulan Chavez dan kawan-kawan sayap militernya, Revolutionary Bolivarian Movement-200 atau Movimiento Bolivariano Revolucionario 200 (MBR-200), pada 4 Februari 1992.
Continue reading “Media Revolusi”“Menggugat Indonesia Menggugat: Catatan dari Balik Penjara” karya tokoh pergerakan Syahganda Nainggolan ini sangat menarik untuk dibaca baik dari sisi gaya penulisannya yang bertutur, ringan, dan personal, maupun dari sisi subjek yang dikenal benar oleh sang penulis: Paradoks Demokrasi Indonesia.
Bagian utama dari buku ini adalah naskah pledoi atau pembelaan diri Syahganda dalam persidangan kasus ujaran kebencian yang dituduhkan kepadanya. Namun dengan berbagai pertimbangan pledoi yang telah dipersiapkan dengan sangat cermat itu tidak jadi dibacakan. Sebaliknya, ia membacakan pledoi yang lebih singkat namun juga mengena dan menjawab tuduhan yang dialamatkan negara kepada dirinya.
Continue reading “Kutukan Bung Karno dalam Pledoi Syahganda Nainggolan”




Masjid Selimiye di Edirne, Turki, sedang direnovasi. Besar-besaran. Luar dalam.
Masjid karya arsitek Mimar Sinan ini dibangun antara 1568 sampai 1574, dan diresmikan Sultan Selim II pada 1575. Atau 400 tahun sebelum kelahiranku.
Mimar Sinan dikenal sebagai salah seorang arsitek ulung di era Turki Utsmaniah. Selain Masjid Selimiye ini, masjid lain yang dibangunnya antara lain adalah Masjid Sulaymaniyah dan Masjid Stari Most di Mostar, di Herzegovina-Neretva Canton, Federasi Bosnia Herzegovina kini.
Dari sekian banyak karya emasnya, Masjid Selimiye yang memiliki empat menara masing-masing setinggi 83 meter ini dianggap Mimar Sinan sebagai karya terbaik arsitektur Islam.
Di tahun 2011 Masjid Selimiye dicatat UNESCO sebagai salah satu World Heritage Site.




Stasiun Karaagac di Edirne, Turki, lokasinya unik. Berada di sisi utara Sungai Meric atau Sungai Evros dalam bahasa Yunani yang memisahkan kedua negara.
Dalam traktat perdamaian yang mengakhiri perang Yunani-Turki, ditandatangani di Lausanne, Swiss tahun 1923, Karagaac dimasukkan ke dalam wilayah Turki karena stasiun kereta ini lebih dahulu didirikan di enclave itu pada 1873.
Adalah Chemins de fer Orientaux milik Turki Utsmaniah yang membangunnya untuk menghubungkan Istanbul dengan Balkan dan Eropa.
Continue reading “Stasiun Karaagac”
Innalillahi wainnailaihi rajiun.
Sedih mendengarkan kabar duka ini.
Telah meninggal dunia salah seorang guruku, yang berjasa dalam kehidupanku, H. Margiono.
Aku belajar banyak dari almarhum. Dia orang pertama yang memberi kesempatan padaku untuk memasuki industri pers, membukakan pintu untuk mengenal dunia yang lebih luas.
Continue reading “Pak MG Meninggal Dunia”
Republik Tunisia sedang berbenah untuk memperkuat pondasi politiknya yang sempat mengalami guncangan di tengah pandemi Covid-19 yang melanda dunia.
Continue reading “Dubes Tunisia: Kami Siap Memasuki Era Baru”




INDONESIA sedang berbenah untuk melakukan transformasi besar-besaran di sektor energi. Upaya membangun ekosistem energi baru terbarukan (EBT) ini tentu memerlukan keterlibatan banyak kalangan.
Dalam perbincangan dengan Kantor Berita Politik RMOL, President Director Andritz Hydro, Dr Josef M. Ullmer, mengurai peluang yang dimiliki dan tantangan yang dihadapi Indonesia dalam transformasi energi ini.
Andritz Hydro adalah salah satu perusahaan yang yang aktif dalam pemasaran dan penjualan, serta pengawasan teknik dan manufaktur untuk pembangkit listrik tenaga air berskala besar (Large Hydro and Compact Hydro Plants) yang beroperasi di berbagai negara, seperti Myanmar, Thailand, Vietnam, Laos, Malaysia, Filipina, Australia, dan Selandia Baru.
Continue reading “Josef M. Ullmer: Indonesia akan Sukses dalam Transformasi Energi Baru Terbarukan”








DI tengah pandemi Covid-19 yang hampir dua tahun mengurung dunia dan membatasi pergerakan dan hubungan antar bangsa, nyatanya hubungan Republik Indonesia dan Federasi Rusia mengalami peningkatan yang berarti.
Continue reading “Ukraina Membuat Kebijakan “Russiaphobic””


















Namanya Aubertin Walter Sothern Mallaby. Hari lahirnya yang ke-122 tidak lama lagi.
Tahun 1918 Mallaby menyelesaikan pendidikan perwira di Wellington Cadet College, India.
Setelah malang melintang di berbagai kesatuan dan jabatan, di bulan Oktober 1945 ia ditugaskan ke Surabaya, memimpin Brigade Infranteri India Ke-49 untuk melucuti dan membawa tentara Jepang yang telah menyerah kalah.
Continue reading “Selama Karantina”





















Sudah banyak orang yang menulis tentang tempat ini. Catatan baru rasanya tak akan mengubah apapun. Fakta dan opini.
Inilah Hagia Sophia. Aya Sofia. Kebijaksanaan Suci. Elemen kedua dalam Trinitas.
Dibangun pada tahun 537, di era Kaisar Justinian I, sebagai Gereja Ortodoks utama di Konstantinopel. Pada masa itu, ia yang terbesar di Emporium Romawi Timur.
Tahun 1204, Tentara Salib merebutnya, dan mengubahnya menjadi Gereja Katolik yang berkiblat ke Vatikan di Roma sampai 1261.
Continue reading “Dari Shaf Depan Masjid Aya Sofia”