Menghitung Hari, Dua Bulan Menuju SI

Abdurrahman Wahid dan Salahuddin Wahid

DUA bulan menuju Sidang Istimewa. Itulah tema besar yang sedang menjadi bahan pembicaraan hangat di mana-mana di negeri yang sedang berusaha untuk bangkit ini. Di pelosok desa, di sudut kota, di Jakarta atau di Jawa Timur yang mau merdeka. Di mana-mana.

Continue reading “Menghitung Hari, Dua Bulan Menuju SI”

Melerai Konflik Gus Dur Vs DPR

Ketua MA Prof. Bagir Manan

KONFLIK panas DPR dan Presiden Gus Dur tidak hanya mengumbar diktum politik, tetapi juga diktum hukum. Benturan ini dahsyat adanya. Peta pertarungan menjadi semakin blur, blunder dan acak.

Continue reading “Melerai Konflik Gus Dur Vs DPR”

Menyeret Gus Dur ke Sidang Istimewa

Wapres Megawati Soekarnoputri dalam sebuah kesempatan, Maret 2001

KESALAHAN terbesar sistem politik yang dikembangkan Orde Baru sejak awal berdiri adalah menciptakan lembaga kepresidenan menjadi begitu super-determinan. Lembaga kepresidenan dapat melakukan apa saja tanpa kontrol yang memadai dari lembaga legislatif. Ada kebenaran satir saat itu, DPR tidak lebih sebuah rubber stamp atau stempel karet terhadap apapun kebijakan presiden.

Continue reading “Menyeret Gus Dur ke Sidang Istimewa”

Militer Menolak Dekrit

PASCA memorandum II yang dijatuhkan DPR kepada Presiden Gus Dur suhu politik semakin memanas. Bukannya melunak dan bertindak arif, menyikapi memorandum terakhir itu Gus Dur malahan mengecam DPR. Continue reading “Militer Menolak Dekrit”

Bila Jubir Presiden Sakit (Wimar Masih Hidup)

Ibu Sinta Nuriya menjenguk Wimar Witoelar.

JURU Bicara Presiden Gus Dur, Adhie M Massardi pernah menggambarkan kondisi kesehatan Gus Dur. Begini kira-kira katanya:

“Saya tidak tahu bagaimana harus menjelaskannya secara detail. Tetapi begini, Gus Dur itu punya tiga orang juru bicara. Ketiganya sering gantian ijin sakit. Sementara Gus Dur tidak pernah ijin sakit. Dua minggu keliling luar negeri, Gus Dur masih sehat saja. Sampai di tanah air tidak istirahat. Langsung ke Sampit.”

Continue reading “Bila Jubir Presiden Sakit (Wimar Masih Hidup)”

Kasih Ibu Dipenggal Peluru

DI akhir kekuasaan Orde Baru, Mei 1998, empat mahasiswa Universitas Trisakti tewas diterjang timah panas aparat berlabel negara di lingkungan kampus mereka. Belum lagi kasus itu diusut tuntas, November 1998, delapan orang, diantaranya lima mahasiswa, tewas di bilangan Semanggi. Masih karena ulah aparat. Hampir setahun kemudian, September 1999, di Semanggi kembali seorang mahasiswa tewas. Pun atas nama negara.

Continue reading “Kasih Ibu Dipenggal Peluru”

Setelah Tommy Kabur 200 Hari

MUNGKIN orang sudah mulai melupakan Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto, terdakwa 18 bulan penjara dalam kasus tukar guling Goro dan Bulog. Continue reading “Setelah Tommy Kabur 200 Hari”

Laju Menuju Sidang Istimewa

SETELAH memberikan memorandum II kepada Presiden Gus Dur dalam rapat paripurna awal Mei lalu, mayoritas politisi Senayan sekarang sibuk menghitung hari sisa usia kekuasaan Gus Dur. Disebut mayoritas politisi Senayan, karena memang memorandum II tersebut tidak dijatuhkan secara aklamasi. Continue reading “Laju Menuju Sidang Istimewa”

Setelah Bom Meledak Di Guntur

SEPERTI mimpi, sebuah ledakan mengguncang Jakarta pekan lalu (10/5). Ledakan besar ini kontan menghancurkan asrama mahasiswa Aceh yang diasuh Yayasan Iskandar Muda di jalan Tangkuban Perahu Nomor 1 Kelurahan Guntur Jakarta Selatan, yang sekaligus menjadi tempat asal ledakan. Nyaris, asrama seluas 100 meter persegi ini rata dengan tanah. Continue reading “Setelah Bom Meledak Di Guntur”

Lagi-lagi Islam dan Politik

HUBUNGAN antara Islam dan politik di Indonesia punya cerita panjang. Continue reading “Lagi-lagi Islam dan Politik”

Membagi dan Berbagi Kekuasaan (Sharing of Power)

DI Indonesia, kekuasaan kepala negara dan kepala pemerintahan melekat dalam sosok seorang presiden. Sebagai kepala negara presiden adalah simbol kebangsaan, yang tidak boleh berbuat salah. Jangan sampai deh presiden bertingkah aneh dan malu-maluin.

Continue reading “Membagi dan Berbagi Kekuasaan (Sharing of Power)”

Ambon Manise, Ambon Nangise

MENULIS bagian ini, bagaimana kota Ambon yang identik dengan kata manise itu koyak moyak oleh konflik berdarah antar agama, terus terang, bukanlah hal yang mudah. Ada kesedihan yang menyayat hati. Dan belum tersembuhkan. Continue reading “Ambon Manise, Ambon Nangise”

Dari Istighotsah Ke Rahasia Negara

SEBULAN menjelang digelarnya Istighotsah Akbar warga NU (29/4) bau anyir darah menyelimuti Jakarta. Continue reading “Dari Istighotsah Ke Rahasia Negara”

Adhie Massardi Menyambung Lidah Gus Dur

KEBIASAAN Presiden Abdurahman Wahid yang akrab disapa Gus Dur tampil ekspresionis kerap dirasa dan dinilai berlebihan dan kelewatan. Begitu juga dengan pernyataan yang disampaikannya, lebih sering dianggap kontra-produktif.

Continue reading “Adhie Massardi Menyambung Lidah Gus Dur”

Mencari Wakil Presiden

Masih menyoal lembaga kepresidenan. Dan, masih berhubungan dengan memorandum II yang akan berujung di Sidang Istimewa dalam hitungan minggu. Continue reading “Mencari Wakil Presiden”

Jurus Aktor Mbalelo di Rapat Paripurna

SETELAH melayangkan memorandum pertama tiga bulan lalu (1/2), Senin kemarin (30/4), DPR kembali memberikan peringatan keras kepada Gus Dur.

Dalam voting terbuka yang dilakukan di ruang Nusantara V gedung DPR Senayan, mayoritas anggota DPR, 363 anggota, menyatakan setuju pada langkah politik ini. Hanya 52 suara yang menolak. Sementara itu berbeda dengan langkah sebelumnya di rapat paripurna Februari, 38 anggota Fraksi TNI/Polri kali ini rela memilih abstain.

Continue reading “Jurus Aktor Mbalelo di Rapat Paripurna”

Saran Politik Untuk Gus Dur

Foto ini ditambahkan pada Minggu, 2 Februari 2020, tak lama setelah Gus Solah meninggal dunia. Foto diperoleh dari jejaring media sosial.

KEMARIN (30/4) memorandum II telak dihujamkan DPR ke ulu hati Gus Dur. Sempoyongan. Nafasnya tersengal-sengal.

Continue reading “Saran Politik Untuk Gus Dur”