Menelusuri Jejak Agen CIA di Istana SBY

Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengaku tak bisa membedakan mana agen Central Intelligence Agency (CIA), dinas rahasia AS, dan mana yang bukan.

“Anda tahu enggak (siapa) agen CIA dan siapa yang bukan agen CIA. Saya juga tidak tahu. Kementerian Luar Negeri tidak tahu mana yang agen CIA, mana yang bukan,” kata Marty di sela rapat kerja dengan Komisi I DPR di gedung Nusantara II, Jakarta, kemarin petang (Kamis, 20/1). Continue reading “Menelusuri Jejak Agen CIA di Istana SBY”

Ini Bukan Perseteruan Din-Syafii Versus SBY

Masyarakat diminta untuk tidak mengikuti skenario yang membelokkan persoalan menjadi hanya sebatas perseteruan antara Din Syamsuddin dan Syafii Maarif melawan Presiden SBY. Continue reading “Ini Bukan Perseteruan Din-Syafii Versus SBY”

Indonesia Masih Dijajah Dua Bentuk Nekolim

Eksistensi NKRI sedang menghadapi ancaman dari dua kekuatan nekolim, yang bila dibiarkan akan berakibat sangat buruk dan secara total bisa mementahkan cita-cita kemerdekaan Indonesia. Continue reading “Indonesia Masih Dijajah Dua Bentuk Nekolim”

Benarkah Boediono Juga Menipu Yudhoyono

Keputusan Mahkamah Konstitusi membatalkan pasal 184 ayat 4 UU 27/2009 yang mengatur hak anggota DPR menyatakan pendapat telah menghidupkan kembali kasus dana talangan Bank Century yang sudah hampir satu tahun mati suri. Pasal itu dinilai bertentangan dengan UUD 1945. Continue reading “Benarkah Boediono Juga Menipu Yudhoyono”

Sekali Menggayus, Sri Mulyani dan Aburizal Bakrie Terlampaui

Terlahir dengan nama Jean Eugene Robert di Prancis, 7 Desember 1805 silam dari keluarga pembuat arloji, Houdini dikenang sebagai pelopor seni sulap modern. Dialah yang mengubah sulap dari sekadar pertunjukan kaki lima di pojok-pojok pasar menjadi tontonan kaum elit di ballroom mewah. Continue reading “Sekali Menggayus, Sri Mulyani dan Aburizal Bakrie Terlampaui”

Membaca Strategi Boediono Menyamakan Diri dengan Bung Karno

Pagi hari, 29 Desember 1929. Tak kurang dari 50 polisi Belanda mengepung kediaman tokoh Partai Nasional Indonesia (PNI), Soejoedi, di Yogyakarta. Adalah sang ketua umum PNI, Soekarno, yang mereka cari. Continue reading “Membaca Strategi Boediono Menyamakan Diri dengan Bung Karno”

PP Pemuda Muhammadiyah Dukung Busyro Muqoddas Bongkar Centurygate

Pelantikan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru, Busyro Muqaddas, oleh Presiden SBY di Istana Negara, kemarin (Senin, 20/12), mengawali babak baru perang terbuka yang dilancarkan seluruh rakyat Indonesia melawan tindak pidana korupsi di negeri ini. Continue reading “PP Pemuda Muhammadiyah Dukung Busyro Muqoddas Bongkar Centurygate”

Tak Rasional Bila Jadi WNI Tapi Harus Mati

Perhatian pemerintah Indonesia terhadap nasib pengungsi eks Timor Leste dinilai kurang. Sebagian dari mereka, khususnya yang tinggal di kamp Tuapukan dan Noelbati, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih hidup memprihatinkan.

“Kalau jadi warga negara Indonesia tetapi harus mati, saya kira itu pikiran yang tidak rasional,” ujar Ketua Uni Timor Aswain (Untas) Eurico Guterres ketika berbicara dengan Rakyat Merdeka Online di kamp Tuapukan, Kupang, pekan lalu (Rabu, 16/12). Continue reading “Tak Rasional Bila Jadi WNI Tapi Harus Mati”

Eurico Guterres: Status Eks Pengungsi Timtim Masih Dipertanyakan

Status pengungsi eks Timor Timur di banyak tempat di Indonesia dianggap masih belum jelas. Menurut pemerintah Indonesia, pengungsi eks Timtim adalah WNI. Buktinya, mereka memiliki KTP Indonesia, juga ada yang bekerja sebagai anggota Polri dan TNI. Tetapi, dunia internasional memiliki anggapan yang berbeda dalam melihat status pengungsi eks Timtim. Continue reading “Eurico Guterres: Status Eks Pengungsi Timtim Masih Dipertanyakan”

Noelbaki, Kamp Pengungsi Saudara Timor Timur

Kalimat SBY yang disampaikan tahun 2004 itu masih terngiang-ngiang di telinga Marcelino Hornai.

“Timor Timur adalah bagian dari saya, dan saya adalah bagian dari Timor Timur,” ujar SBY seperti ditirukan kembali oleh kordinator pengungsi eks Timor Timur di kamp Noelbaki itu.

Continue reading “Noelbaki, Kamp Pengungsi Saudara Timor Timur”

Anwar Nasution: Bailout Bank Century untuk Jarah Uang Negara

Anwar Nasution masih menjabat sebagai ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ketika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Ketua DPR kala itu Agung Laksono meminta audit investigasi terhadap Bank Century yang menerima kucuran bailout antara November 2008 hingga Juli 2009. Continue reading “Anwar Nasution: Bailout Bank Century untuk Jarah Uang Negara”

Rizal Ramli: KPK Makin Gak Bermutu

Di hadapan anggota DPR, pekan lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan, tidak menemukan niat jahat dalam skandal rekayasa bailout Bank Century yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 6,7 triliun. Continue reading “Rizal Ramli: KPK Makin Gak Bermutu”

Sekali Lagi, Boediono dan Criminal Policy di Balik Skandal Bank Century

Criminal policy secara sederhana penulis artikan sebagai kejahatan yang dilakukan dengan menggunakan piranti kebijakan pemerintah dan/atau negara. Kejahatan model ini jauh lebih berbahaya. Ia tidak kasat mata, namun kerusakan yang ditimbulkannya amat luar biasa. Continue reading “Sekali Lagi, Boediono dan Criminal Policy di Balik Skandal Bank Century”

Membaca Kembali Hubungan Boediono dan Skandal Bank Century

Keterlibatan Boediono, mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang kini adalah Wakil Presiden, dalam megaskandal dana talangan untuk Bank Century senilai Rp 6,7 triliun telah ramai dibicarakan sejak pertama kali kasus ini merebak ke permukaan.

Membicarakan kembali riwayat kasus ini menjadi penting terlebih setelah kita memiliki Kapolri baru, Jaksa Agung baru dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru dinilai penting. Karena siapa tahu, di tangan “tiga pendekar hukum” inilah akan ada titik terang dalam pengusutan skandal kerah putih terbesar di republik ini sejak BLBI. (Walau sejauh ini masih banyak yang meragukan itikad ketiga pendekar ini.)

Continue reading “Membaca Kembali Hubungan Boediono dan Skandal Bank Century”

Krisis Korea Dipicu Batas Wilayah yang Tidak Adil

Ketegangan yang sedang terjadi di Laut Barat Semenanjung Korea saat ini adalah buntut dari persoalan yang disisakan Perang Korea 60 tahun lalu. Continue reading “Krisis Korea Dipicu Batas Wilayah yang Tidak Adil”

Boediono Memercik Muka Sendiri

BEBERAPA waktu lalu, menjelang akhir Maret 2010, Wakil Presiden Boediono mengeluarkan komentar panas mengenai demokrasi yang menurutnya noisy alias berisik. Continue reading “Boediono Memercik Muka Sendiri”

Revealed: Inilah Wanita di Balik Bintang Mahaputera untuk Ibu Obama

TAK banyak yang mengetahui figur di balik karier akademik Stanley Ann Dunham-Soetoro, Ibunda Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama.
Continue reading “Revealed: Inilah Wanita di Balik Bintang Mahaputera untuk Ibu Obama”

Jarak Terbentang Yang Tak Dapat Diabaikan

POSISI Republik Indonesia dan Republik Islam Iran yang terpisahkan oleh jarak yang begitu jauh, sekitar 8.172 kilometer, bukanlah penghalang untuk meningkatkan hubungan baik dan kerjasama ekonomi kedua negara.

“Posisi Iran di sebelah barat benua Asia dan posisi Indonesia di sebelah timur Asia adalah keunggulan yang tidak dapat diabaikan.”

Continue reading “Jarak Terbentang Yang Tak Dapat Diabaikan”

Dasasila Bandung dan Prinsip Hukum Tanggung Jawab Negara

Bersama Prof. Matsumoto Shoji dalam seminar internasional yang digelar untuk mengenang 65 tahun KAA di Gedung Pasca Sarjana Universitas Gadjah Mada (UGM), Oktober 2010.

Prinsip ke-10 Dasasila Bandung yang dihasilkan dalam Konferensi Asia-Afrika (KAA) tahun 1955, yakni menghormati hukum dan kewajiban internasional, dapat digunakan sebagai pendekatan untuk mengakhiri sejumlah konflik di berbagai belahan bumi, khususnya di Afrika.

Continue reading “Dasasila Bandung dan Prinsip Hukum Tanggung Jawab Negara”

Melihat Maroko dengan Sudut Pandang Baru

SONY DSC

NEGERI itu terletak di pojok barat belahan utara benua Afrika, persis pada titik persimpangan Samudera Atlantik di barat dan Laut Mediterania di utara, sekitar 12.500 kilometer di sebelah barat-laut Indonesia.

Continue reading “Melihat Maroko dengan Sudut Pandang Baru”

Terorisme di Sahel Pengaruhi Kerjasama Asia-Afrika

Tantangan keamanan seperti terorisme dan perdagangan obat-obatan terlarang merupakan bagian dari persoalan besar yang tengah dihadapi kawasan Sahel dan Afrika Utara saat ini. Bila dibiarkan, bukan tidak mungkin persoalan ini akan berkembang ke kawasan lain dan dapat mempengaruhi kerjasama Asia-Afrika. Continue reading “Terorisme di Sahel Pengaruhi Kerjasama Asia-Afrika”

Pantaskah Soeharto Menjadi Pahlawan Nasional?

Direktorat Kepahlawanan, Keperintisan dan Kesetiakawanan di Kementerian Sosial telah menetapkan sepuluh calon penerima gelar Pahlawan Nasional. Kesepuluh nama itu akan diserahkan ke Dewan Gelar, Tanda Kehormatan dan Tanda Jasa sebelum akhirnya diserahkan ke Presiden. Continue reading “Pantaskah Soeharto Menjadi Pahlawan Nasional?”