Interlude, From Syria to North Korea

JADI ceritanya, saya lebih dahulu ke Timur Tengah: Syria dan Turkey antara Februari hingga Maret 2003. Lima tahun lalu.

Saya meninggalkan Suriah dua hari sebelum Presiden George W. Bush memerintahkan tembakan pertama ke pusat pertahanan Saddam Hussein di Baghdad yang menandai Perang Teluk 2003.

Continue reading “Interlude, From Syria to North Korea”

Kapan-kapan Cerita tentang Mayat Kim Il Sung

ILLUSION (Ilyushin Il-62) buatan Rusia milik Air Koryo, maskapai nasional Korea Utara, yang membawa saya dari Beijing, China, mendarat dengan mulus di Sunan International Airport, Pyongyang.

Gambar Kim Il Sung, yang hari itu, 15 April 2003, berulang tahun menyambut kami di puncak bandara. Ia meninggal dunia 8 Juli 1994. Tetapi bagi rakyat Korea, sang Great Leader pendiri Korea Utara itu tak pernah sungguh-sungguh mati meninggalkan mereka: dialah the Eternal President.

Continue reading “Kapan-kapan Cerita tentang Mayat Kim Il Sung”

Helen Wong: 100% Tuhan Bisa Bela Diri

DIKUTIP dari email yang dikirimkan Helen Wong ke sebuah milis terbatas. Continue reading “Helen Wong: 100% Tuhan Bisa Bela Diri”

Menuju Korea Utara

LIMA tahun lalu, saya tiba di Pyongyang. Tanggal 15 April 2003, bersamaan dengan hari ulang tahun Kim Il Sung, sang pendiri the hermit kingdom, Republik Demokratik Rakyat Korea yang dikenal dengan Korea Utara.

Ini perjalanan yang sudah lama saya idam-idamkan.

Sejak bulan Januari saya sudah berdiksusi dengan Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Korea Utara Rachmawati Soekarnoputri mengenai perjalanan ini. Rachma, yang beberapa bulan kemudian mendirikan Partai Pelopor dan kini menjadi salah seorang anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), menyambut baik dan berjanji akan memperkenalkan saya kepada kontak-kontaknya di Kedutaan Besar Korut di Jakarta, KBRI di Beijing, juga pihak-pihak lain di Pyongyang.

Ia terakhir kali ke Korea Utara tahun 2001.

โ€œKalau jadi ke Pyongyang, jangan lupa lihat pohon persahabatan yang saya tanam waktu itu,โ€ kata salah seorang putri Bung Karno ini.

Saya pun mengajukan permohonan visa ke Kedubes Korea Utara, dan Kedubes China di Jakarta. China adalah satu-satunya pintu masuk ke Korea Utara.

Keinginan berangkat ke Korea Utara semakin kuat setelah Presiden George W. Bush, dalam pidato politiknya akhir Januari kembali menuding Korea Utara, Irak dan Iran sebagai axis of evil atau poros kejahatan. Tudingan serupa telah disampaikannya bulan Oktober 2002.

โ€œNorth Korea is a regime arming with missiles and weapons of mass destruction, while starving its citizens. Iran aggressively pursues these weapons and exports terror, while an unelected few repress the Iranian peopleโ€™s hope for freedom. Iraq continues to flaunt its hostility toward America and to support terror. The Iraqi regime has plotted to develop anthrax, and nerve gas, and nuclear weapons for over a decadeโ€ฆ States like these, and their terrorist allies, constitute an axis of evil, arming to threaten the peace of the world.โ€ (Bush, January 29, 2003)

โ€œYa, Korea Utara nih,โ€ pikir saya.

โ€œMengapa bukan Irak yang sudah jelas di ambang perang,โ€ tanya beberapa teman.

โ€œSemua orang pergi ke Irak. Saya pergi ke tempat yang banyak orang tak mau memikirkannya,โ€ jawab saya.

Tetapi sampai pertengahan Februari visa Korea Utara tetap tak pasti.

Sementara Irak sudah semakin terdesak.

Adapun di Jakarta, pemerintahan Megawati Soekarnoputri sedang dirudung hujan demo, hampir setiap hari. Tarif dasar listrik (TDL), tarif telepon, dan harga BBM naik di saat bersamaan.

Perhatian saya terpecah dua: mengamati perkembangan politik di tanah air, dan kemungkinan perang di Timur Tengah, sambil sekali-kali melirik Korea Utara.

Dan, ini juga penting, rencana pernikahan saya dengan calon istri tercinta semakin mendekati hari H.


โ€œWaktu habis. Kita butuh seseorang di Timur Tengah sekarang,โ€ kata pimpinan saya.

โ€œBaik. Saya akan pergi lewat Suriah,โ€ jawab saya.

Begitulah. Maka saya terbang ke Damaskus. Sementara sejumlah wartawan Indonesia memilih mengunjungi Jordania yang di tahun 1991 memang menjadi pintu masuk ke Irak. (Bersambung)

Fund Rising: Hawaii Public Radio

INI pengalaman pekan lalu, jadi relawan mengumpulkan donasi untuk Hawaii Public Radio (HPR).

Teringat waktu masih jadi anchor “Magic Breakfast” di Radio Ramako.

Kali ini begitu angkat telepon, “Thanks for calling Hawaii Public Radio. May I take your pledge?” Continue reading “Fund Rising: Hawaii Public Radio”

Tentang Islam dan Homoseksual

ARTIKEL yang ditulis Siti Musdah Mulia saya ambil dari website ICRP. Perlu disampaikan, bahwa saya tidak mendukung posisi penulis artikel dalam hal ini.

Continue reading “Tentang Islam dan Homoseksual”

Apa yang Kau Cari, Jenderal Agum

MEMBACA berita-berita pemilihan gubernur Jawa Barat membuat saya teringat pada suatu pagi di bulan Maret tahun lalu. Continue reading “Apa yang Kau Cari, Jenderal Agum”

Antara Blue Energy dan Markonah yang Menipu Soeharto

MARKONAH. Ingat Markonah? Kusmayanto Kadiman bertanya. Saya yang duduk di sebelah kanannya, menggelengkan kepala.

Teman-teman yang duduk di sekeliling meja pun memberikan isyarat “nggak ngeh”. Continue reading “Antara Blue Energy dan Markonah yang Menipu Soeharto”

Mengenang Setahun Virginia Tech

ASSALAMO-ALAIKUM SISTERS AND BROTHERS

One of the last speeches that Chuck Heston made as president of the National Rifle Association made was to tell Al Gore that you can pry it (his gun) out of my cold dead hand. Continue reading “Mengenang Setahun Virginia Tech”

Je T’aime… Moi Non Plus, Lagu Prancis yang Mendesah

LAGU ini sempat dilarang mengudara di beberapa stasiun radio di Italia, Polandia, Portugal, Spanyol dan Inggris. Konon, Gereja Vatikan pun sampai merasa perlu mengeluarkan kecaman keras karena lagu ini dinilai mengandung erotisme. Di dalamnya ada suara desahan wanita orgasme. Seolah direkam saat sedang bersetubuh.

Continue reading “Je T’aime… Moi Non Plus, Lagu Prancis yang Mendesah”

Sama-sama Tak Bisa ke Kabul

AWAL 2001, kalau tidak salah, saya mewawancarai Eurico Gutteres ketika dia masih dipenjara di LP Salemba.

Bulan Oktober di tahun yang sama, saya membawa seorang teman, wartawati radio TSF Portugal ke markas Eurico di Cempaka Putih.

Continue reading “Sama-sama Tak Bisa ke Kabul”

Semalam di Penjara Bersama Eurico Guterres

INI adalah hal kedua yang ingin saya tuliskan di sela kesibukan mengerjakan paper tentang konflik Maroko dan Polisario.

Saya pernah tinggal bersebelahan sel dengan Eurico di LP Cipinang.

Continue reading “Semalam di Penjara Bersama Eurico Guterres”

Geert Wilders Tidak Menodai Islam

SAYA ingin menuliskan hal ini di sela kesibukan mengerjakan paper tentang konflik Maroko dan Polisario.

Pemerintah Indonesia mengancam pihak-pihak di tanah air yang ingin memuat ulang film Fitna karya Geert Wilders dengan pasal 156 a KUHP tentang penodaan terhadap agama. Continue reading “Geert Wilders Tidak Menodai Islam”

Blokir YouTube, Hancurkan Restoran untuk Membunuh Lalat

PADA 2 April 2008, Menteri Komunikasi dan Informatik Muhammad Nuh mengeluarkan Surat Edaran Kominfo Nomor 84/M.KOMINFO/ 04/08 yang meminta perusahaan penyelenggara jasa internet di Indonesia memblokir situs YouTube terkait pemuatan Film Fitna. Continue reading “Blokir YouTube, Hancurkan Restoran untuk Membunuh Lalat”

Inilah Panduan Moral ala YouTube

Inilah panduan moral YouTube. Dikutip dari sini. Continue reading “Inilah Panduan Moral ala YouTube”

Dua Minggu Lagi Obama Menang Beti

PRIMARY election Partai Demokrat di Pennsylvania baru akan digelar tanggal 22 April. Banyak pihak berharap ini adalah partai terakhir dari rangkaian pertarungan Barack Obama versus Hillary Clinton yang dimulai Januari lalu. Continue reading “Dua Minggu Lagi Obama Menang Beti”

YouTube Oke Lagi

JAM 2.18 tengah malam waktu Honolulu saya terbangun. Sambil melanjutkan tulisan tentang konflik Western Sahara, saya kembali mengunjungi YouTube, ngintip “Fitna”. Continue reading “YouTube Oke Lagi”

YouTube: Be Cool – We’ll be Back 100% in a Bit

“FITNA” yang diproduksi anggota parlemen Belanda dari kelompok ekstrem kanan, Geerts Wilders, membuat the largest video sharing website ini kerepotan. Continue reading “YouTube: Be Cool – We’ll be Back 100% in a Bit”

Youtube Mulai Haram Dibuka di Indonesia

Indopos – Salah satu situs pemuat film rasis berjudul Fitna, Youtube, akhirnya dienyahkan dari dunia maya di tanah air. Sejumlah penyelenggara internet service provider (ISP) dan network acces provider (NAP) mulai memblokir situs komunitas pemuat video terbesar tersebut. Continue reading “Youtube Mulai Haram Dibuka di Indonesia”

Ah, Hillary Ngember Lagi

SENATOR New York Hillary Clinton memutuskan untuk tidak lagi bercerita tentang seorang wanita hamil dari Pomeroy, Ohio, yang meninggal dunia karena tidak mendapatkan perlindungan kesehatan yang memadai. Continue reading “Ah, Hillary Ngember Lagi”

Mendadak SMS dari Wapres Ucup Kelik

TUMBEN, malam ini Ucup Kelik mengirimkan sebuah SMS. Bunyinya singkat saja.

“Saksikan aksi Wapres Ucup Kelik di acara Democrazy malam ini di MetroTV pukul 21.05 WIB. Thx.” Continue reading “Mendadak SMS dari Wapres Ucup Kelik”

Untuk Istri yang Sedang Mengandung Anak Ketiga

YOU’RE beautiful. You’re beautiful. You’re beautiful. Itยดs true. Continue reading “Untuk Istri yang Sedang Mengandung Anak Ketiga”

Silat Lidah Gus Dur

KEMELUT mutakhir di tubuh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengingatkan saya pada sebuah tulisan di masa lalu. Continue reading “Silat Lidah Gus Dur”

Di Hawaii Menristek Beberkan Tiga Krisis

INDONESIA sedang menghadapi tiga bahaya besar di depan mata, yakni kerawanan pangan, krisis energi dan krisis air bersih.

Tiga bahaya besar itu disampaikan Menteri Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman saat berbicara di depan masyarakat Indonesia di Honolulu, Hawaii, akhir pekan lalu. Continue reading “Di Hawaii Menristek Beberkan Tiga Krisis”

Rakyat Semakin Siap Sambut Presiden Kulit Hitam

SEMAKIN banyak rakyat Amerika Serikat yang siap bila negaranya dipimpin oleh keturunan kulit hitam. Continue reading “Rakyat Semakin Siap Sambut Presiden Kulit Hitam”

Delapan Bahaya di Depan Mata Kita

KAWASAN Asia Pasifik menghadapi tantangan yang semakin besar di masa depan. Berbagai tantangan itu hanya dapat dihadapi dengan mengembangkan sikap saling memahami dan kerjasama. Continue reading “Delapan Bahaya di Depan Mata Kita”

It’s about Obama Organizing Fellowship

Teguh —

I want to tell you about one of the most exciting projects of this campaign. It’s called the Obama Organizing Fellowship. Continue reading “It’s about Obama Organizing Fellowship”

Riwayat Sang Sala

SALA Thailand adalah salah satu landmark di kompleks East West Center. Didominasi warna merah dan kuning, pavilion khas Thailand ini berdiri kokoh di samping asrama Hale Kuahine, dan tak jauh dari Japan Park dan Imin Conference Center Jefferson Hall.

Kedelapan pilarnya yang berwarna kuning menopang atap sala yang dipenuhi ukiran khas Thailand. Empat pilar menopang atap di bagian dalam dengan bertumpu pada lantai atas, dan empat pilar lainnya menopang atap bagian luar. Continue reading “Riwayat Sang Sala”

Ketika Hillary Samakan Diri dengan Rocky

HILLARY Clinton bikin cerita baru. Kali ini dia menyamakan dirinya dengan Rocky Balboa, petinju gaek yang diperankan aktor Hollywood Sylvester Stallone dalam film โ€œRocky Balboaโ€ produksi tahun 2006.

Ketika berkampanye di AFL-CIO di Philadelphia, Pennsylvania, hari Selasa waktu setempat (1/4), Hillary mengatakan dirinya dan Rocky Balboa punya satu kesamaan sikap, yakni tidak mudah menyerah. Continue reading “Ketika Hillary Samakan Diri dengan Rocky”

Timur Muhammad “Thomas” Santosa

intansantosa
kakak lagi main sama wak norman
di bawah

teguh_timur
timur? Continue reading “Timur Muhammad “Thomas” Santosa”