BARACK Obama harus segera “berdamai” dengan Gereja Trinity United di Chicago, tempat dimana ia menjadi jemaat dalam 20 tahun terakhir. Continue reading “Obama Harus Berdamai dengan Pendeta Kulit Hitam”
Shangri La, Jejak Peradaban Islam di Hawaii

SEPERTI dibawa kembali ke Damaskus, Istanbul, dan Beirut. Atau restoran Maroko dan beberapa restoran Timur Tengah lain di Jakarta.

Itulah yang saya rasakan ketika kaki ini melangkah masuk, melewati daun pintu yang dikawal dua patung unta dari marmar putih. Bahkan satu-satunya masjid di Honolulu, di 1935 Aleo Place, tak se-Timur Tengah ini.

Inilah Shangri-La. Di pojok Pulau Oahu, Hawaii, di bawah kaki Diamond Head, di bibir pantai terjal yang menantang Samudera Pasifik. Buat saya, ini cukup lumayan untuk mengobati kerinduan pada Timur Tengah.

Kompleks Shangri-La adalah salah satu peninggalan Doris Duke, yang di masa mudanya disebut sebagai wanita paling kaya di seluruh dunia.

Di Shangri-La, Doris mengumpulkan tak kurang dari 3.500 benda bernuansa Timur Tengah dan Islam. Mulai dari gelas, piring, sendok, dan garpu, juga lampu gantung sampai mihrab masjid dari berbagai negeri muslim. Sebuah mihrab yang dibelinya dari Iran telah berusia ratusan tahun. Ada juga guci, keramik, dan kamar mandi, berbagai kaligrafi dan karpet. Pun patung-patung, termasuk dua patung unta berpunuk-dua yang mengawal pintu utama.

Shangri-La dikelola oleh Doris Duke Foundation for Islamic Art (DDFIA) yang didirikan Doris untuk mempromosikan studi dan pemahaman tentang Islam di kalangan masyarakat Barat.

Salah satu bangunan di Shangri-La, berlantai dua bercat putih, dengan pilar-pilarnya yang kokoh lagi tinggi bermotifkan kubah, juga tangga di bagian luar bangunan itu, mengingatkan saya pada bangunan-bangunan di Byblos, Lebanon, yang terletak di tepi Laut Mediterania.

Di Byblos 2005 lalu, saya menyempatkan diri makan di sebuah restoran, Bab el Mina namanya, di pinggir sebuah teluk. Salah satu hidangan yang kami makan adalah sejenis ikan yang oleh masyarakat setempat disebut ikan Sultan Hamid.

Sebuah ruangan di bangunan utama Shangri-La yang digunakan untuk menerima tamu mengingatkan saya pada ruang depan pemandian umum di dalam tembok Damaskus Tua, Syria atau Suriah atau Syam, yang saya kunjungi empat tahun silam menjelang invasi tentara sekutu ke wilayah Irak. Di ruangan seperti ini, biasanya para tamu disuguhi teh atau choi atau chai atau sai dalam gelas kecil berukuran sloki di atas nampan perak yang dipenuhi ukiran.

Mogul Park yang terletak di sisi kanan kompleks Shangri-La diinspirasi oleh taman yang ada di India pada masa dinasti Mogul berkuasa. Airnya mengalir dari handmade fountain, mengisi kolam yang memanjang dengan beberapa air mancur kecil di sepanjang kolam. Pohon-pohon palm –yang tak biasa tumbuh di daerah ini– berjejer rapi di kedua sisi.
***

Doris Duke lahir di New York, November 1912. Ia baru berusia 12 tahun ketika ayahnya, James Buchanan Duke, sang jutawan pendiri American Tobacco Company dan Duke Energy Company, serta penyantun Duke University di North Carolina, meninggal dunia tahun 1925.



Doris yang anak semata wayang dalam keluarga Duke mendapatkan sebagian dari harta ayahnya, 100 juta dolar AS, yang bila diukur dengan uang zaman sekarang setara 1 miliar dolar AS.


Dengan uang sebanyak itu, Doris muda punya kesempatan besar untuk mengelilingi dunia, sampai ia jatuh hati pada Timur Tengah di pandangan pertama.
Tahun 1935, di usia 22 tahun, Doris Duke menikah dengan James Cromwell. Mereka menghabiskan bulan madu di Timur Tengah dan Asia Selatan. Itu adalah kali pertama Doris bersentuhan dengan Timur Tengah dan dunia Islam. Sejak itulah ia bertekad menciptakan Timur Tengah untuk dirinya dan masyarakatnya.

Demi mewujudkan mimpi itu, ia berungkali mengunjungi negeri-negeri Muslim, mulai dari Maroko, Mesir, Syria, Irak, Iran, Turki, Uzbekistan, Pakistan, Lebanon, dan India. Kakinya pun pernah singgah di Indonesia. Namun tidak ada catatan yang lebih rinci kapan dan dimana ia menjejakkan kaki. Juga tidak ada catatan tentang benda apa yang dibawanya dari Indonesia.

Bulan Agustus 1935, Doris Duke dan Cromwell mengakhiri bulan madu mereka di Hawaii dan tinggal selama empat bulan. Di Honolulu mereka berkenalan dengan keluarga Sam Kahanamoku yang memperkenalkan mereka pada surfing dan mancing, serta keindahan kepulauan Hawaii. Setahun kemudian Doris membeli 4,9 acre tanah yang kini menjadi lokasi Shangri-La.

Proyek pembangunan Shangri-La dimulai setahun kemudian. Awalnya, mansion ini dimaksudkan Doris sebagai tempat peristirahatannya di Hawaii. Tetapi siapa yang menduga kalau kemudian ia menjadikannya sebagai museum untuk menyimpan semua koleksi Timur Tengah yang dimilikinya.

Sebagai seorang philanthropist, Doris Duke mendedikasikan kekayaannya untuk banyak kegiatan kemanusiaan. Selain Shangri-La, dia juga menyumbang pada berbagai proyek kemanusiaan, perlindungan anak dan kesehatan, serta lingkungan hidup.
***

Di sisi lain, kehidupan Doris juga dipenuhi berbagai rumors dan gossip. Maklumlah, ia wanita kaya raya yang pada akhirnya memilih hidup melajang hingga usia tua.

Tahun 1940, Doris melahirkan seorang bayi perempuan yang diberi nama Arden. Sayang, bayi itu tak berumur panjang. Satu hari setelah dilahirkan Arden meninggal dunia.

Tahun 1943, Doris bercerai dari Cromwell, dan tahun 1947 menikah dengan Porfirio Rubirosa. Pernikahan kedua ini juga tak berlangsung lama. Tahun 1951 mereka bercerai.

Tahun 1983, Doris mengadopsi seorang wanita berusia 35 tahun, bekas penari perut, Chandi Heffner, yang kemudian menjadikan Duke sebagai nama tengahnya. Rumors menyebut Doris Duke menganggap Chandi sebagai reinkarnasi anaknya yang meninggal tahun 1940. Sementara rumors lain menyebut Chandi adalah pasangan lesbian Doris Duke.

Doris Duke juga disebut punya affair dengan istri Ferdinand Marcos, Imelda Marcos, ketika Marcos dan Imelda yang punya ratusan pasang sepatu di Istana Malacanyang melarikan diri ke Hawaii. Kedua wanita kaya raya ini menjadi bintang dalam pesta-pesta kaum sosialita di Hawaii.

Di usianya yang renta, Doris Duke masih memperhatikan penampilan. Tahun 1992 ia mengoperasi wajah agar terlihat lebih kencang. Dua hari setelah operasi itu, Doris Duke terjatuh. Tulang pinggulnya dikabarkan patah.

Setahun terakhir sebelum meninggal dunia, Doris Duke juga disebutkan berulang kali mengubah surat wasiatnya yang setebal 50 halaman.
Doris Duke meninggal dunia bulan Oktober 1993 di California dalam usia 80 tahun.
Kisah hidupnya yang unik dan dramatik telah dituliskan oleh banyak orang. Enam tahun setelah kematiannya, kisah hidup Doris Duke diangkat ke layar televisi, dalam sebuah mini seri berdurasi empat jam berjudul “Too Rich: The Not-So-Secret Life of Doris Duke“.

Tahun lalu, sebuah film layar lebar tentang Doris Duke juga dirilis. Film berjudul “Bernard and Doris” itu dibintangi Susan Sarandon dan Ralph Fiennes, berkisah tentang hubungan Doris dan Bernard, sang penjaga mansion. Bernard bernasib mujur karena namanya masuk dalam surat wasiat Doris. Konon lagi, sang Bernard adalah satu dari sekian manusia yang pernah menjalin cinta dengan Doris.

Media Australia pernah menuliskan sebuah artikel mengenai kehidupan Doris yang ganjil. Dalam artikel itu seorang kerabat Doris bercerita bahwa sebelum sang ayah, Duke Senior, meninggal dunia, dia sempat membisikkan sebuah pesan pada Doris. Isinya:
“Jangan pernah percaya pada siapapun. Gunakan uangmu untuk membeli mereka.”

Menolak Perang dari Kebun Binatang
LIMA tahun lalu Presiden George W. Bush memulai serangan ke Irak. Amerika Serikat menuduh Irak tengah mengembangkan senjata pemusnah massal dan ratusan misil Al Massoud II.
Belakangan setelah tuduhan itu terbukti ngawur, Bush menuduh Irak dan Saddam Hussein mendukung jaringan terorisme internasional. Continue reading “Menolak Perang dari Kebun Binatang”
Pendeta di Gereja Obama Juga Mainkan Isu Kulit Hitam
JEREMIAH Wright, pendeta di gereja Trinity United Chicago, sedang jadi sorotan. Continue reading “Pendeta di Gereja Obama Juga Mainkan Isu Kulit Hitam”
Berkunjung ke Taman Polynesia yang Didirikan Gereja Mormons
KATA banyak orang, tak sempurna rasanya berkunjung ke Hawaii bila belum menginjakkan kaki ke Polynesian Cultural Center (PCC).
Pusat kebudayaan ini adalah sebuah lembaga non-profit yang didedikasikan untuk melindungi dan memperkenalkan kebudayaan masyarakat Polynesia di Lautan Pasifik Continue reading “Berkunjung ke Taman Polynesia yang Didirikan Gereja Mormons”
Skandal Seks Gubernur New York Untungkan Obama
SENATOR Illinois kelahiran Hawaii, Barack Obama, sedikit banyak diuntungkan oleh skandal seks Eliot Spitzer, gubernur New York. Continue reading “Skandal Seks Gubernur New York Untungkan Obama”
Rasis, Penasihat Hillary Clinton Mundur
GERALDINE Feraro, wanita bermulut tajam di kubu Senator Hillary Clinton, akhirnya mengundurkan diri. Continue reading “Rasis, Penasihat Hillary Clinton Mundur”
Kirim Surat Ke Vatikan, Tanya Apakah Menyiksa Juga Dosa
NEIL Abercrombie mengirimkan sepucuk surat ke Geraja Katholik di Vatikan.
Continue reading “Kirim Surat Ke Vatikan, Tanya Apakah Menyiksa Juga Dosa”Iran Bangun Megaproyek Minyak di Banten
Indopos – Kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Iran tidak hanya memperkuat hubungan politik, tapi juga kerja sama ekonomi kedua negara. Salah satu proyek besar yang digarap adalah penyulingan minyak (refinery) di Banten.
Continue reading “Iran Bangun Megaproyek Minyak di Banten”Old Song: Penjajahan Korporasi Asing Atas Migas Indonesia
PADA saat kami menuliskan release ini, Christopher Lingle di harian Jakarta Post (20/02/08), dalam artikel yang berjudul “Restoring Indonesia’s economy to a higher growth path” mencatat bahwa pengangguran di Indonesia mencapai 40% dari total angkatan kerja. Continue reading “Old Song: Penjajahan Korporasi Asing Atas Migas Indonesia”
Main Gila dengan Pelacur, Spitzer Akhirnya Mundur
ELIOT Spitzer akhirnya bersedia untuk mundur dari kursi Gubernur New York setelah ketahuan gemar bermain gila dengan pelacur. Continue reading “Main Gila dengan Pelacur, Spitzer Akhirnya Mundur”
E-mail Obama: Terpaksa Bermain di Dua Front
TONTONLAH berita, dan Anda akan menemukan Hillary Clinton sedang melanjutkan kampanye negatifnya. Continue reading “E-mail Obama: Terpaksa Bermain di Dua Front”
Obama Menang Lagi, Kali Ini di Mississippi
SENATOR Illinois Barack Obama menang dalam primary election di Mississippi yang digelar hari Selasa ini waktu Amerika (11/3), atau Rabu waktu Indonesia. Continue reading “Obama Menang Lagi, Kali Ini di Mississippi”
Tolak Serang Iran, Admiral Fallon Pilih Mundur
ADMIRAL William Fallon mengundurkan diri dari posisi Kepala Komando Pusat (Central Command) pasukan pendudukan Amerika Serikat di Irak. Sudah setahun lebih Fallon menduduki jabatan itu.
Continue reading “Tolak Serang Iran, Admiral Fallon Pilih Mundur”Hillary Clinton Tersenggol Skandal Seks Gubernur New York

AMERIKA Serikat kembali digoyang skandal seks pejabat pemerintah. Kali ini skandal esek-esek ini dilakukan Gubernur New York Eliot Spitzer.
Penyelidik federal telah memperoleh sebuah pengakuan yang disampaikan di bawah sumpah.
Menurut si pemberi kesaksian, Spitzer beberapa bulan lalu main gila dengan seorang pelacur di sebuah hotel di Washington. Continue reading “Hillary Clinton Tersenggol Skandal Seks Gubernur New York”
Obama Tolak Tawaran Jadi Wakil Presiden
SEJAUH ini Senator Illinois Barack Obama masih memimpin pertandingan. Continue reading “Obama Tolak Tawaran Jadi Wakil Presiden”
Rekor Baru Harga Minyak: 108 Dolar AS per Barel
HARGA minyak mentah mencatat rekor baru. Di New York, hari Senin (11/3), harga minyak mentah sempat menyentuh angka 108,21 dolar per barel sebelum akhirnya jatuh pada poin 107,93 dolar per barel. Continue reading “Rekor Baru Harga Minyak: 108 Dolar AS per Barel”
Vatikan Keluarkan Daftar Baru Dosa Besar
GEREJA Katolik di Vatikan menggolongkan penggunaan obat-obatan terlarang, polusi, dan rekayasa genetika sebagai perbuatan dosa besar.
Continue reading “Vatikan Keluarkan Daftar Baru Dosa Besar”Menunggu Barack Obama Berubah
PEKAN lalu, setelah menderita kekalahan di Texas, Ohio, dan Rhode Island, Senator Illinois kelahiran Hawaii, Barack Obama, mengirimkan sepucuk e-mail kepada para pendukungnya.
Dalam sepucuk e-mail yang juga saya terima itu, Obama melaporkan jumlah donasi yang diperolehnya dari para pendukung. Continue reading “Menunggu Barack Obama Berubah”
Bush Ditanya, Kemana Uang Minyak Irak Mengalir
KONGRES Amerika Serikat diminta untuk menyelidiki kemana hilangnya uang yang dihasilkan dari produksi minyak Irak. Continue reading “Bush Ditanya, Kemana Uang Minyak Irak Mengalir”
Obama Masih Ingat Bahasa Indonesia
HELEN Wong terkenang pertemuannya dengan Senator Illinois Barack Obama di kantor Senator Illinois, di Washington, D.C. bulan Mei 2006.
Kala itu dosen muda jurusan bahasa Inggris di Universitas Atmajaya, Jakarta, ini menjadi penterjemah dalam program community leader yang dikelola Heart Land Continue reading “Obama Masih Ingat Bahasa Indonesia”
Bangun Pemukiman Baru, Israel Bahayakan Jalan Damai
ISRAEL memang tak pernah mau serius berdamai dengan Palestina. Di tengah suhu antara kedua negara itu yang semakin memanas, pemerintahan Ehud Olmert malah bertekad memperluas pemukiman Yahudi di Tepi Barat. Continue reading “Bangun Pemukiman Baru, Israel Bahayakan Jalan Damai”
Dari WS Rendra: Megatruh Kambuh (8-Selesai)
DALAM soal perbatasan kita telah melengahkan pemetaan, pendirian beberapa mercu suar lagi, dan mengumumkan claim yang jelas dan rational mengenai batas-batas wilayah negara kita, terutama yang menyangkut wilayah di laut. Sudah saatnya pula lembaga inteligent kita mempunyai direktorat maritim. Continue reading “Dari WS Rendra: Megatruh Kambuh (8-Selesai)”
Tentara Amerika di Irak Keracunan
LUSINAN tentara Amerika Serikat di Irak keracunan air. Pentagon mengatakan air yang tidak termonitor dan berpotensi tidak aman itu disalurkan oleh perusahaan yang punya hubungan dengan Wakil Presiden Dick Chaney. Continue reading “Tentara Amerika di Irak Keracunan”
Beijing: China Hadapi Tiga Kekuatan Setan
PEMERINTAH Republik Rakyat China baru-baru ini menggagalkan dua rencana serangan teroris. Satu dari dua rencana serangan itu ditujukan untuk mensabotase Olimpiade yang akan digelar di Beijing bulan Agustus mendatang. Continue reading “Beijing: China Hadapi Tiga Kekuatan Setan”
Dari WS Rendra: Megatruh Kambuh (7)
HUKUM, perundang-undangan dan ketatanegaraan yang menghargai daulat manusia, daulat rakyat, daulat akal sehat, dan daulat etika akan menjadi “Mesin Budaya” yang mampu merangsang dan mengakomodasi daya cipta dan daya hidup bangsa, sehingga daya tahan dan daya juang bangsa menjadi tinggi. Continue reading “Dari WS Rendra: Megatruh Kambuh (7)”
Let’s Stop the Clash…
Kini Terpisah 99 Poin, Obama Kembali Kalahkan Hillary
SETELAH mengalami kekalahan dalam primary election di Texas, Ohio, dan Rhode Island, Barack Obama kembali mencatat kemenangan dalam caucus di Wyoming, hari Sabtu ini (8/3), atau Minggu waktu Indonesia. Continue reading “Kini Terpisah 99 Poin, Obama Kembali Kalahkan Hillary”
Dari WS Rendra: Megatruh Kambuh (6)
TATA Hukum dan Tata Negara yang berlaku sekarang ini masih meneruskan semangat undang-undang dan ketatanegaraan penjajah Hindia Belanda tempo dulu, yang sama-sama menerapkan keunggulan Daulat Pemerintah di atas Daulat Rakyat, Continue reading “Dari WS Rendra: Megatruh Kambuh (6)”
Pemerintahan Koalisi Serbia Ambruk
VOJISLAV Kostunica melemparkan handuk putih ke atas ring. Perdana Menteri Serbia ini menyerah kalah. Continue reading “Pemerintahan Koalisi Serbia Ambruk”

