Berkunjung ke Taman Polynesia yang Didirikan Gereja Mormons

KATA banyak orang, tak sempurna rasanya berkunjung ke Hawaii bila belum menginjakkan kaki ke Polynesian Cultural Center (PCC).

Pusat kebudayaan ini adalah sebuah lembaga non-profit yang didedikasikan untuk melindungi dan memperkenalkan kebudayaan masyarakat Polynesia di Lautan Pasifik yang terbentang di segitiga New Zealand, Hawaii, dan Easter Island (milik Chili), yang terbagi dalam delapan sub-rumpun; Samoa, New Zealand, Fiji, Tahiti, Marquesas, Tonga, Rapa Nui (Easter Island), dan tentu saja Hawaii.

Karena PCC adalah miniatur Polynesia, maka di tempat ini Anda dapat menyaksikan berbagai kebudayaan masyarkat Polynesia. Mulai dari rumah dan perkampungan Polynesia, tari-tarian dan pakaian tradisional, hingga cara hidup sehari-hari masyarakat Polynesia.

Di perkampungan Samoa, Anda dapat menyaksikan bagaimana orang Samoa membuat api, juga mengupas, membelah, dan memarut kelapa, hingga mengambil santannya dengan menggunakan sabut kelapa. Ditutup dengan atraksi memanjat pohon kelapa, yang bagi sebagian besar pengunjung yang berasal dari Amerika, Eropa, atau Jepang, sungguh luar biasa.

Di theater imax, Anda dapat menyaksikan film-film dokumenter yang umumnya bercerita tentang kekayaan alam Polynesia dan upaya melindunginya. Sebuah film yang pernah saya tonton di theater itu bercerita tentang upaya sekelompok ilmuwan mengkonservasi terumbu karang yang terbentang di Lautan Pasifik hingga kawasan laut Indonesia.

Terletak di kawasan North Shore Pulau Oahu, PCC yang didirikan dan dikelola The Church of Jesus Christ of Latter Day Saints (LSD) diresmikan dan dibuka untuk umum pada 12 Oktober 1963. Hingga hari ini, tak kurang dari 33 juta orang telah berkunjung ke pusat kebudayaan itu.

Sedikit mengenai The Church of Jesus Christ of LSD.

LSD adalah sebutan bagi keyakinan Mormons yang didirikan Joseph Smith Jr. di Palmyra, New York, dan kini berpusat di negara bagian Utah. Bulan Maret 1830 silam, Smith Jr. menerbitkan Buku Mormon yang berisi dasar-dasar teologi dan sejarah perkembangan agama ini sejak masa Nabi Nephi di abad ke-6 sebelum Masehi hingga Nabi Mormon yang hidup di abad ke-4 Masehi.

Nephi dipercaya meninggalkan Jerusalem, mengikuti perintah Tuhan untuk menuju tanah yang dijanjikan, yang kini dikenal dengan sebutan Amerika.

Dalam catatannya, Smith mengatakan, kisah mengenai Nabi Nephi dan Mormon di Amerika dituliskan dalam lempengan emas yang diterimanya dari Malaikat Maroni pada 22 Desember 1827. Dan pada dasarnya Buku Mormon atau the Book of Mormon merupakan translasi dari lempengan-lempengan emas Malaikat Maroni itu.

Di awal 1844, misionaris Mormons mulai mengembangkan ajaran mereka di kepulauan Tahiti dan pulau-pulau di sekitarnya. Pada tahun 1850, mereka tiba di Hawaii, yang kala itu dijuluki Sandwich Island. Dan pada tahun 1865, Gereja Mormons membeli 6.000 acre perkebunan di Laie, di Oahu, lokasi PCC berada. Gereja Mormon di Laie mulai beroperasi tahun 1915.

Kembali ke Polynesian Cultural Center.

Selain PCC, fasilitas lain yang dikelola temple Mormon di Hawaii adalah Brigham Young University-Hawaii (BYUH) yang didirikan tahun 1974. Awalnya, ia adalah Church College untuk mempersiapkan misionaris Mormon. Kini Church College menjadi salah satu departemen di BYUH. Kampus BYUH terletak di sebelah PCC.

Brigham Young adalah pemimpin LSD dari tahun 1847 hingga akhir hayatnya di tahun 1877. Dia juga dikenal sebagai gubernur pertama Utah Territory yang kemudian menjadi negara bagian Utah.

Tiga minggu lalu, saya berkesempatan mengunjungi PCC untuk keduanya kalinya. Seperti dalam kunjungan pertama, kali ini saya dan beberapa teman dari University of Hawaii juga dibawa berkeliling PCC oleh mahasiswa Indonesia yang kuliah di BYUH.

Baiklah, tanpa berpanjang-panjang, saya akhiri cerita singkat ini. Silakan menikmati foto-foto yang saya ambil di PCC tiga minggu lalu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s