Kini Terpisah 99 Poin, Obama Kembali Kalahkan Hillary

SETELAH mengalami kekalahan dalam primary election di Texas, Ohio, dan Rhode Island, Barack Obama kembali mencatat kemenangan dalam caucus di Wyoming, hari Sabtu ini (8/3), atau Minggu waktu Indonesia.

Kemenangan Obama di Wyoming terbilang mutlak. Dia memperoleh dukungan sebesar 61 persen, sementara Hillary Clinton, saingan terkuatnya, memperoleh dukungan sebesar 38 persen.

Wyoming bukan tambang delegasi. Negara bagian ini hanya menyediakan 12 kursi delegasi untuk diperebutkan.

Namun begitu, mengingat pertarungan semakin keras, sekecil apapun jumlah kursi delegasi di sebuah negara bagian, sangat berharga bagi kedua kandidat yang sedang bertarung untuk mendapatkan tiket dari Partai Demokrat menuju pemilihan presiden Amerika Serikat bulan November nanti.

Saat ini, dari 4.049 delegasi yang diperebutkan di seluruh negeri, tinggal 600 delegasi yang tersisa. Sementara Senator Illinois kelahiran Hawaii Barack Obama dan Senator New York Hillary Rodham Clinton kini hanya terpisah 99 kursi delegasi.

Menurut catatan CNN Obama mengantongi 1.527 delegasi, diikuti Hillary yang mengantongi 1.428 delegasi. Seorang bakal calon presiden Amerika dari partai berlambang keledai ini membutuhkan 2.050 delegasi untuk bisa tampil sebagai pemenang.

CNN memperkirakan Obama akan menang dalam tujuh pertarungan di tujuh negara bagian dari sebelas negara bagian yang tersisa.

“Kami sangat bergembira melihat jarak yang semakin pendek ini. Dan kami sangat berterima kasih atas dukungan pemilih di Wyoming,” kata manajer kampanye Hillary, Maggie Williams.

Sementara Obama yang berbicara di Casper menyempatkan diri mengecam dukungan yang diberikan Hillary Clinton pada rencana serangan ke Irak tahun 2002.

“Saya akan menghentikan perang di tahun 2009. Jadi jangan bingung, ketika Senator Clinton tidak mau mengakui bahwa dia mendukung perang Irak, saya tidak akan mempolitisir isu itu. Sebab dia tidak punya alasan untuk menanyakan hal serupa kepada saya,” kata Obama.

Adapun Gubernur Wyoming, Dave Freudenthal, yang juga anggota Partai Demokrat, mengatakan dirinya tidak mendukung kandidat manapun. Dia menilai, isu yang dikemukakan Hillary dan Obama umumnya merupakan isu-isu yang tidak popular di kalangan masyarakat Barat, seperti isu lingkungan, air, dan energi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s