Pemerintahan Koalisi Serbia Ambruk

VOJISLAV Kostunica melemparkan handuk putih ke atas ring. Perdana Menteri Serbia ini menyerah kalah.

Pemerintahan koalisi yang dipimpinnya ambruk. Dan dia meminta agar pemilihan umum segera digelar untuk membentuk pemerintahan baru.

Kemelut di Serbia ini menambah runyam situasi setelah Kosovo memilih memisahkan diri pertengahan Februari lalu.

Pemerintahan Kostunica gagal mendekatkan diri kepada Uni Eropa yang mengakui kemerdekaan Kosovo. Kostunica malah menyerang Uni Eropa serta menganggap dukungan Uni Eropa kepada Kosovo sebagai aksi illegal dan bertentangan dengan hukum internasional.

Selain Uni Eropa, Amerika Serikat juga mengakui kemerdekaan Kosovo itu.

Serbia yang didukung Rusia, menyatakan tidak akan pernah menerima kemerdekaan Kosovo yang sejak tahun 1999 berada di bawah pemerintahan administratif PBB.

Menurut Presiden Boris Tadic, Serbia hanya bisa membela haknya atas Kosovo bila menjadi anggota Uni Eropa. Setelah itu, barulah Serbia dapat memperjuangkan agar Kosovo kembali ke pangkuan mereka.

Kostunica yang memimpin Partai Demokrat Serbia (DSS) pun berbeda pendapat dengan Presiden Tadic juga Partai Demokrat (DS), yang merupakan partai pendukung pemerintahannya.

Kostunica justru punya pandangan sebaliknya. Ia yang dikenal sebagai tokoh nasionalis garis keras mengatakan, Serbia baru akan menjadi anggota Uni Eropa bila Uni Eropa menolak kemerdekaan Kosovo.

Partai yang dipimpin Kostunica kini mendukung resolusi yang disampaikan Partai Radikal yang mengecam kehadiran misi Uni Eropa di Kosovo untuk mendukung kemerdekaan negara baru tersebut.

Sayangnya, beberapa menteri pemerintahan Kostunica yang pro-Barat menolak mendukung resolusi itu. Di titik inilah, Kostunica mencapai puncak kekesalannya, dan melemparkan handuk ke atas ring untuk segera mengakhiri pertandingan.

“Pemerintahan Serbia tidak punya pesatuan politik lagi berkaitan dengan masa depan Kosovo sebagai bagian dari Serbia. Pemerintahan yang seperti ini jelas tidak dapat berfungsi,” tegas Kostunica di ibukota Belgrade hari Sabtu waktu setempat (8/3), atau Minggu dinihari waktu Indonesia.

“Kita harus mengembalikan mandat kepada rakyat,” sambungnya.

Kostunica akan menggelar rapat kabinet tanggal 10 Maret, dan merencanakan pemilihan umum tanggal 11 Maret.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s