Menolak Perang dari Kebun Binatang

LIMA tahun lalu Presiden George W. Bush memulai serangan ke Irak. Amerika Serikat menuduh Irak tengah mengembangkan senjata pemusnah massal dan ratusan misil Al Massoud II.

Belakangan setelah tuduhan itu terbukti ngawur, Bush menuduh Irak dan Saddam Hussein mendukung jaringan terorisme internasional.

Bush juga mengatakan serangan yang digelar tanpa restu Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) itu ditujukan untuk menegakkan demokrasi di Irak.

Semua tuduhan itu terbukti ngawur. Banyak kalangan percaya, perang di Irak adalah bagian dari upaya kaum Hawkish menguasai ladang minyak di negara itu dan kawasan Timur Tengah.

Selain Saddam Hussein yang sudah dieksekusi mati pada akhir 2006, sejauh ini perang Irak juga sudah menewaskan 1,2 juta rakyat Irak. Sebanyak 4 juta lainnya mengungsi. Sekitar 5 ribu tentara Amerika Serikat tewas, dan 100 ribu lainnya mengalami luka serius di medan perang.

Amerika juga telah menghabiskan 47 juta dolar AS. Di dalam negeri kebijakan perang pemerintahan Bush turut memperparah krisis ekonomi.

Ratusan aktivis anti-perang memperingati lima tahun serangan Amerika Serikat ke Irak dengan menggelar long march di sekitar kawasan wisata Waikiki di Hawaii.

Demonstran memulai rally dari depan Kebun Binatang Hawaii yang bersebelahan dengan Kapiolani Park dan pantai wisata Waikiki.

Selain untuk memperingati lima tahun serangan Amerika Serikat, aksi ini juga ditujukan untuk menekan pemerintahan Bush agar tidak menyerang Iran, dan menarik diri dari Timur Tengah.

Dukungan yang diberikan Amerika Serikat terhadap Israel semakin memperparah konflik yang berlangsung sejak Barat mengizinkan Israel mencaplok pemukiman rakyat Palestina tahun 1948.

Demonstran membawa spanduk dan poster berisi kecaman terhadap pemerintahan Bush antara lain berbunyi, “Bush is the Anti-Christ”, “Support Our Deserters”, ”Liberate the World, Drive Out Bush Regime”, “Iraq, Get Out; Iran, Stay Out; Bush/Chaney, Drive Out”, dan “No More War Anniversary”.

Nama kandidat presiden Amerika Serikat dari kubu Partai Demokrat John McCain juga disebut-sebut dalam aksi ini. Veteran perang Vietnam itu dipercaya akan mengambil kebijakan perang yang sama dengan Bush.

Beberapa demonstran juga membawa alat-alat masak seperti panci dan kuali yang disulap sebagai instrumen musik.

Aksi ini menarik perhatian warga yang sedang berkumpul di pantai Waikiki dan jalanan yang dilalui demonstran. Tak sedikit dari mereka yang ikut bergabung dengan demonstrasi.

Sepanjang jalan, demonstran meneriakkan berbagai yel-yel yang juga berisi kecaman.

“Dukung tentara kita yang menolak perang. Karena membunuh untuk kepentingan Emporium (Amerika Serikat) melawan prinsip keadilan,” teriak seorang demonsran.

“Tidak ada keadilan. Tidak ada perdamaian. Amerika Serikat keluar dari Timur Tengah,” demonstran yang lain berteriak.

Menurut kelompok anti-perang World Can’t Wait, yang mengorganisasi aksi ini, demonstrasi yang dimulai persis pukul 18.00 waktu setempat itu merupakan bagian dari serangkaian aksi yang akan digelar beberapa hari.

Hari Rabu tanggal 19 Maret, misalnya, kelompok ini akan kembali menggelar aksi untuk menentang rencana pemerintah Amerika menambah jumlah tentara di Hawaii.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s