Duh, MUI Haramkam Yoga

Forum Ijtima ulama Komisi III Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) se-Indonesia III juga mengeluarkan fatwa Continue reading “Duh, MUI Haramkam Yoga”

Resensi: Kisah Ibunda Barack Obama

SUKSES Barack Husein Obama Jr dalam pemilu presiden AS membuat apa pun di sekitar dirinya menarik, termasuk buku Peasant Blacksmithing in Indonesia: Surviving and Thriiving Against All Odds yang diterjemahkan menjadi Pendekar-Pendekar Besi Nusantara. Demikian juga buku yang ditulis Barack Obama sendiri yang berjudul Dreams from My Father yang juga menyebut sosok S. Ann Dunham, ibundanya. Continue reading “Resensi: Kisah Ibunda Barack Obama”

Muslim Honolulu Ucapkan Thank You Pada Abercrombie

with-abrecrombie

UMAT Islam di Honolulu, Hawaii, disarankan untuk menandatangani petisi bersama yang akan dialamatkan kepada anggota Kongres Amerika Serikat, Neil Abercrombie.

Continue reading “Muslim Honolulu Ucapkan Thank You Pada Abercrombie”

Mawar Kuning JK Bikin Geli Mega

mawar-kuning

JUSUF Kalla ternyata berjiwa romantis. Kemarin, saat Megawati berulang tahun, dia memberikan ucapan selamat secara spesial dan terbuka di koran-koran nasional. Continue reading “Mawar Kuning JK Bikin Geli Mega”

Tak Ada yang Melemparkan Sepatu ke Arah George W. Bush

obama dan bush

BARACK dan Michelle Obama disambut George dan Barbara Bush di pintu White House, sebelum Obama berangkat menuju Capitol Hill, tempat dia dilantik sebagai presiden ke-44 Amerika Serikat.

Capres Rizal Ramli Kembali Diperiksa Polisi

HARI ini (Selasa, 20/1 WIB) Mabes Polri akan kembali memeriksa DR. Rizal Ramli. Continue reading “Capres Rizal Ramli Kembali Diperiksa Polisi”

Dari Barack Obama dan Rizal Ramli, Juga Istana Maimun dan Lubang Buaya

BUAT saya winter break season baru saja berakhir. Continue reading “Dari Barack Obama dan Rizal Ramli, Juga Istana Maimun dan Lubang Buaya”

Polri Lebih Hebat

Oleh Adhie Massardi

MESKIPUN resminya tidak ada persaingan, tapi kita bisa merasakan adanya kompetisi di antara lembaga negara pemilik otoritas hukum. Kompetisi adu prestasi itu mewarnai peta politik nasional sepanjang 2008. Instansi “penegak hukum” yang bertarung itu adalah: BIN (Badan Intelijen Negara), Kejaksaan Agung, Polri, KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), dan MA (Mahkamah Agung). Continue reading “Polri Lebih Hebat”

20 Pengacara Rizal Ramli Datangi Mabes Polri

SEKITAR 20 pengacara yang tergabung dalam API (Advokasi untuk Perubahan Indonesia) selaku kuasa hukum capres Rizal Ramli mendatangi Mabes Polri meminta klarifikasi mengenai peningkatan status tersangka kliennya, terkait aksi demo menentang kenaikan harga BBM pada 24 Juni 2008 lalu. Continue reading “20 Pengacara Rizal Ramli Datangi Mabes Polri”

Rizal Ramli Tetap Maju sebagai Capres

Mabes Polri telah menetapkan DR. Rizal Ramli, Ketua Umum Komite Indonesia Bangkit (KBI) yang juga mantan menko perekonomian dan menteri keuangan di era Gus Dur sebagai tersangka dalam kasus kerusuhan tanggal 24 Juni 2008. Continue reading “Rizal Ramli Tetap Maju sebagai Capres”

Potret Lisa dan Hitam Putih Obama

obama_youth_01

TIDAK mengagetkan bila TIME memilih Barack Obama sebagai “People of the Year 2008”.  

Bagian yang juga menyentuh dalam edisi akhir tahun 2008 TIME adalah rangkaian foto hitam putih Obama. Foto-foto ini adalah rekaman wajah dan gaya Barack, saat presiden ke-44 Amerika Serikat kelahiran Hawaii itu  masih menempuh pendidikan di Occidental College, Los Angeles.

Continue reading “Potret Lisa dan Hitam Putih Obama”

Buntut Sepatu untuk Bush, Ketua DPR Irak Mengundurkan Diri

AKSI Muntadhar al-Zeidi melemparkan sepatu ke arah George W. Bush memakan korban.

Continue reading “Buntut Sepatu untuk Bush, Ketua DPR Irak Mengundurkan Diri”

How Low Can You Go

OLEH Adhie M Massardi

PREDIKSI Tim Ekonomi Indonesia Bangkit di hotel Gran Melia, Jakarta, 7 Januari 2008 itu, memang jadi kenyataan. Gelembung ekonomi nasional itu pecah. Sejumlah pengusaha yang banyak main di pasar bursa langsung terkapar. Ekonomi makro yang dibangga-banggakan pemerintah Yudhoyono pun tersungkur. Continue reading “How Low Can You Go”

Bush Minta Muntadhar Tak Diperlakukan Kasar

DUA hari setelah mengalami kejadian memalukan di Irak, Presiden Amerika Serikat George W. Bush buka mulut. Continue reading “Bush Minta Muntadhar Tak Diperlakukan Kasar”

Sepatu untuk Bush dalam Gambar

CIVILIZED people do not throw shoes; they drop bombs and start the war.

Iraq Bush

Continue reading “Sepatu untuk Bush dalam Gambar”

Wiranto Pertimbangkan Koalisi 6 Parpol

KETUA  Umum Partai Hanura Wiranto mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan komunikasi politik di antara partai politik (parpol) untuk melakukan koalisi. Continue reading “Wiranto Pertimbangkan Koalisi 6 Parpol”

Di Irak, Bush Dilempari Sepatu, Diteriaki Anjing

bush1

SAYA masih sibuk menulis paper akhir semester, dan hampir tak punya waktu untuk melirik blog ini.

Continue reading “Di Irak, Bush Dilempari Sepatu, Diteriaki Anjing”

Eros Djarot Nyerah, Film Lastri Dihentikan

AKHIRNYA proses pembuatan film Lastri dihentikan. Sutradara Lastri, Eros Djarot mengatakan ada beberapa hal yang menyebabkan penghentian proses syuting yang telah menghasilkan sekitar 12 scene tersebut. Continue reading “Eros Djarot Nyerah, Film Lastri Dihentikan”

Trend Baru: Jurnalis Online Lebih Banyak Dipenjara

SEBANYAK 45 persen dari total jurnalis yang beberapa tahun terakhir menghadapi gugatan hukum dan menjalani hukuman di penjara adalah jurnalis media online. Disusul jurnalis media cetak (42 persen), televisi (6 persen), radio (4 persen) dan film dokumenter (3 persen). Continue reading “Trend Baru: Jurnalis Online Lebih Banyak Dipenjara”

Lain Ladang, Lain Surveinya, Lain Pula Calon Presidennya

Oleh Adhie M Massardi

SURVEI memang mahluk baru di bumi Nusantara. Meskipun baru, karena bentuknya dianggap unik, survei cepat menarik perhatian kita. Yang memopulerkan survei ke publik pada mulanya juga televisi. Cuma sebutannya: rating. Nah, acara TV yang ada rating-nya bisa memanen duit karena akan dipasangi banyak iklan. Continue reading “Lain Ladang, Lain Surveinya, Lain Pula Calon Presidennya”

Bagai Gerbong Kosong Ditinggalkan Penumpang, Gus Dur Siap Rebut Kembali PKB

gus-dur-gatara2NAMA Gus Dur masih besar. Setelah PKB versi kepemimpinannya ditolak KPU, mantan presiden itu kemarin (3/12) mendirikan organisasi massa untuk mengonsolidasikan pendukungnya. Namanya Gerakan Kebangkitan Rakyat, disingkat Gatara. Continue reading “Bagai Gerbong Kosong Ditinggalkan Penumpang, Gus Dur Siap Rebut Kembali PKB”

Menggeser Arah Golput, Membangunkan Raksasa Tidur

rizal-ramli-sg2

PEMILU tahun 2009 merupakan momentum untuk melakukan perubahan. Rakyat sudah tidak sabar lagi menanti perubahan. Mereka ingin bergerak maju. Tidak lagi menghendaki pemimpin-pemimpin lama, yang gagal meningkatkan kesejahteraan mayoritas rakyat, untuk tampil kembali sebagai pemimpin.

Dr. Rizal Ramli, Calon Presiden dari Partai Bintang Reformasi dan Partai Pekerja dan Pengusaha Indonesia, mengemukakan hal itu dalam Rakernas Partai Bintang Reformasi (PBR), di Hotel Sahid, Jakarta, Sabtu (22/11). Rakernas ini diikuti para fungsionaris Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), dan calon-calon anggota legislatif dalam Pemilu 2009.

Menurut Rizal, angin perubahan sudah berhembus sejak satu setengah tahun yang lalu, ketika calon-calon gubernur yang diusung oleh koalisi partai-partai kecil dan menengah memenangkan Pilkada Gubernur, mulai dari Aceh hingga NTB. Di Aceh, Irwandi Yusuf, bukan tokoh utama GAM, bisa mengalahkan tokoh-tokoh ternama. Di Nusa Tenggara Barat, seorang anak muda berumur 34 tahun, TGH Zainul Majdi, mampu mengungguli gubernur incumbent, Lalu Serinata.

“Sedangkan di Sulawesi Selatan, yang dikenal sebagai Golkar Country, Syahrul Yasin Limpo yang diusung oleh partai kecil-menengah bisa mempecundangi calon gubernur yang diusung oleh parpol besar. Hal itu menunjukkan, rakyat sudah cukup cerdas dalam menentukan pilihannya,” kata Rizal Ramli.

Angin perubahan yang berhembus di bebarapa daerah itu, diyakini Rizal Ramli akan terus bergerak hingga pelaksanaan Pemilu  2009 dan pemilihan Presiden tahun 2009. Angin perubahan itu menunjukkan bahwa rakyat semakin pandai. Mereka menghendaki perubahan.

“Jangan 4 L, meminjam istilah anak muda,  lu lagi lu lagi. Karena ternyata calon yang kalah itu sudah diberi kesempatan memimpin, tapi gagal membawa perubahan,” kata mantan Menko Perekonomian ini.

Perlu Pemimpin Baru

Ia menilai, calon-calon presiden yang sudah muncul saat ini, tidak bisa diandalkan karena tidak mampu melakukan perubahan untuk meningkatkan kesejahteraan mayoritas rakyat.

“Setelah era Orde Baru, pada tahun 1999, Megawati muncul sebagai magnet perubahan. Lalu, pada tahun 2004, SBY tampil sebagai magnet baru. Sayangnya, mereka tidak mampu memenuhi harapan rakyat. Maka, tahun 2009, kita semua akan menjadi magnet perubahan itu,” ujarnya.

Memang belakangan muncul tokoh-tokoh yang seakan-akan siap melakukan perubahan hanya dengan bermodalkan iklan di televisi.

“Kami akan melakukan perubahan bukan dengan modal iklan, tapi dengan modal hati, pikiran, dan tindakan nyata. Kita akan melangkah bersama untuk melakukan perubahan lewat koalisi dengan partai-partai kecil dan menengah lainnya. Insya Allah, dengan izin Allah, kita akan diberi kesempatan untuk memimpin perubahan, untuk memperbaiki nasib bangsa kita,” kata Rizal Ramli.

Kepada para peserta Mukernas PBR, Rizal menekankan perlunya menampilkan perbedaan yang nyata dengan partai politik lain mengingat peserta Pemilu 2009 sangat banyak. “Insya Allah, dengan kerjasama kita, saya yakin PBR akan mampu meningkatkan perolehan suaranya dari sekitar 2,4% pada Pemilu 2004 menjadi sekitar 5% pada Pemilu 2009,” kata Rizal Ramli.

Menurut Ketua Umum Komite Bangkit Indonesia, Dr. Rizal Ramli, para pemilih di Indonesia hampir 80% merupakan swing voter, yang bisa diperebutkan siapa saja. Lalu, ada juga masyarakat yang apatis dan memilih menjadi golput. Karena itu, dengan jaringannya yang luas sebagai aktivis, Rizal berjanji akan menggerakkan mereka yang golput itu menjadi pemilih yang aktif dan memberikan dukungan suara kepada partai-partai alternatif, termasuk PBR.

Dalam situasi krisis ekonomi yang melanda Indonesia saat ini, Rizal Ramli menekankan pentingnya paradigma baru dalam kebijakan penanganan krisis. Sayangnya, pemerintah tidak mampu menemukan solusi kreatif dalam rangka keluar dari krisis ekonomi karena obat yang dipergunakan sama ketika menghadapi krisis ekonomi 1997/1998, yakni pengetatan likuiditas.

“Jadi, kalau mau lebih cepat keluar dari krisis harus mengubah pola kebijakan konvensional dengan paradigma baru dan dengan pemimpin baru,” ujarnya

Menurut Rizal yang mantan Menko Perekonomian ini, kehidupan rakyat semakin susah. Jumlah pengangguran terus bertambah. Memang menurut Majalah TIME, di bawah pemerintah SBY-JK, ada kemajuan dari segi politik dan pemberantasan korupsi. Tapi, dari segi ekonomi, Indonesia disebut Majalah TIME sebagai Raksasa Tidur.

“Kita tidak boleh membiarkan lima tahun ke depan Indonesia tetap sebagai Raksasa Tidur. Kami mengambil insiatif, dan dengan dukungan teman-teman, kami ingin agar di Indonesia terjadi perubahan ke arah yang lebih baik. Kita ini negara besar, kaya akan sumber daya alam. Tidak pantas menjadi negara yang tertinggal dibandingkan dengan negara-negara lain,” kata Rizal.

Sensitifitas Misteri Bom Bali

INI adalah email yang saya kirimkan ke sebuah milis untuk menanggapi komentar yang dikirimkan anggota milis mengenai sebuah artikel saya. Continue reading “Sensitifitas Misteri Bom Bali”

Habis Tank Mogok Terbitlah Pemimpin Baru

RIZAL Ramli pernah menggunakan istilah mobil bekas dan tank mogok untuk menyebut para pemimpin tua yang terbukti gagal. Kini, istilah tank mogok tak lagi digunakan Rizal. Continue reading “Habis Tank Mogok Terbitlah Pemimpin Baru”

Ex-agents say CIA compiled death lists for Indonesians

TAKEN from this. Continue reading “Ex-agents say CIA compiled death lists for Indonesians”

Hard Landing Karena Uang Panas yang Mengalir Deras

rizal-ramli-iconKRISIS ekonomi yang melanda Indonesa tidak bisa diselesaikan dengan pendekatan moneteris ortodoks sebagaimana ditempuh pemerintah, yakni dengan meningkatkan suku bunga dan pengetatan likuiditas. Continue reading “Hard Landing Karena Uang Panas yang Mengalir Deras”

”Rizal dan Amien Bertipe Pendobrak”

DALAM pandangan pengamat politik Bima Arya Sugiarto, Rizal Ramli memiliki kapasitas intelektual yang besar, punya platform yang jelas dan tegas, dan punya tawaran yang konkret. Tapi, kendala besar  yang belum memiliki Rizal adalah kendaraan politik yang jelas dan tingkat popularitasnya yang masih kurang. Continue reading “”Rizal dan Amien Bertipe Pendobrak””