Barack Obama, News

Di Irak, Bush Dilempari Sepatu, Diteriaki Anjing

bush1

SAYA masih sibuk menulis paper akhir semester, dan hampir tak punya waktu untuk melirik blog ini.

Pagi ini saya sedang memusatkan perhatian pada sebuah artikel di American Political Science Review berjudul “Islamic Foundation for a Social Contract in Non-Muslim Liberal Democracies” yang ditulis asisten profesor Yale University, Andrew F. March. Ini adalah salah satu referensi yang saya pilih untuk melengkapi paper akhir semester mata kuliah politics of futures.

Penat, saya beristirahat sebentar, melirik-lirik berita di Kompas, dan menemukan berita ini: seorang wartawan Irak melemparkan kedua sepatunya secara beruntun ke arah George W. Bush saat presiden Amerika Serikat itu sedang memberikan keterangan pers di akhir kunjungannya ke Irak.

Dengan refleks yang cepat, Bush menundukkan badannya menghindari lemparan sepatu itu.

Perdana Menteri Irak, Nuri Al Maliki yang berdiri di sebelah kiri Bush hanya dapat terdiam menyaksikan lemparan pertama. Tetapi al Maliki dengan sigap menghalangi lemparan sepatu kedua.

Foto-foto berikut hasil capture dari CNN (terimakasih Reza Yazdi yang telah mengingatkan).

bush2

bush3

bush4

bush5

KUNJUNGAN perpisahan Presiden AS George W Bush ke Irak, Minggu (14/12) diwarnai insiden memalukan. Seorang wartawan warga Irak melompat dan melempari Bush dengan sepatu ketika Bush mengadakan konferensi pers.

“Ini adalah akhirnya!” teriak pria itu kemudian melemparkan sepatu. Pria nekat itu belakangan diidentifikasi bernama Muntadar al-Zeidi. Ia adalah koresponden televisi Al-Baghdadiya, sebuah stasiun televisi milik warga Irak berkantor pusat di Kairo, Mesir.

Bush berkelit dengan menundukkan kepala. Sepatu itupun melayang di atas kepala Bush saat mengadakan konferensi pers dengan Perdana Menteri Nuri al-Maliki di Istana Salam di bawah pengawalan ketat.

Al-Zeidi kemudian dibekuk aparat keamanan. Namun, pria itu terus meneriaki Bush meskipun sudah diamankan. Suaranya terdengar dari ruangan lain.

“Itu ciuman perpisahan, kamu anjing,” katanya.

Tapak sepatu dianggap sebagai penghinaan pamungkas dalam budaya Arab. Setelah patung Saddam Hussein dirobohkan di Baghdad pada April 2003, banyak orang memukuli wajah patung itu dengan tapak sepatu mereka.

Sejumlah wartawan Irak berdiri untuk meminta maaf atas insiden tersebut.

Gedung Putih menyatakan, Bush membungkuk untuk menghindari sepatu pertama, sementara sepatu kedua hampir mengenai presiden AS tersebut.

“Terima kasih karena meminta maaf atas nama orang Irak. Hal itu tidak mengganggu saya. Jika Anda menginginkan fakta, itu sepatu ukuran 10 yang dilemparkannya,” kata Bush bercanda.

Dengan meremehkan insiden itu, presiden Amerika tersebut kemudian mengatakan, “Saya tidak tahu apa masalah orang itu… Saya tidak merasa terancam sama sekali.”

Bush melakukan kunjungan perpisahan ke Irak, Minggu (14/12). Kunjungan mendadak itu hanya 37 hari menjelang Bush lengser dan akan digantikan Barack Obama pada 20 Januari nanti.

Pesawat kepresidenan AS, Air Force One, mendarat di Bandara Internasional Baghdad, Minggu sore setelah menempuh perjalanan selama 11 jam.  Saat keamanan di Irak lebih kondusif, kedatangan Bush kali ini disambut dengan upacara penyambutan resmi. Hal itu tidak terjadi dalam tiga kunjungan Bush sebelumnya ke Irak.

Bush menegaskan selama kunjungan mendadak ke Baghdad, Minggu (14/12), intervensi Amerika di Irak sulit namun penting. “Pekerjaan itu tidak mudah namun itu penting bagi keamanan Amerika, harapan Irak dan perdamaian dunia,” kata Bush pada pertemuan dengan Presiden Irak Jalal Talabani.

Bush, yang dijadwalkan mengakhiri tugas bulan depan, memerintahkan invasi pimpinan AS ke Irak pada Maret 2003 yang berhasil menggulingkan pemerintah Saddam Hussein namun menyulut pemberontakan mematikan dan kekerasan sektarian selama bertahun-tahun.

“Saya sangat bersyukur saya masih memiliki peluang kembali ke Irak sebelum masa tugas saya sebagai presiden berakhir,” kata Bush, yang sedang dalam lawatan keempat ke Irak sejak penggulingan Saddam Hussein.

Bush menganggap perjanjian keamanan AS-Irak yang menetapkan penarikan pasukan Amerika pada akhir 2011 sebagai “kenangan persahabatan kita dan cara untuk membantu rakyat Irak menyadari berkah menjadi masyarakat yang bebas”.

Talabani, seorang Kurdi yang memerangi rezim Saddam, menyebut Bush sebagai “seorang teman hebat bagi rakyat Irak, yang membantu kami membebaskan negara kami”.

Standard

8 thoughts on “Di Irak, Bush Dilempari Sepatu, Diteriaki Anjing

  1. Ini betul-betul memalukan. Ko bisa yah pengawal presiden membolehkan masuk wartawawan kayak gitu ke ruang konferensi???? Padahal gmana ketatnya itu pengawalan kepresidenan. Duh, ntar Iraq malah tambah dihajar sama “bom-bom” jalanan siluman.

    Ntar para wartawan bakal dijaga ketat masuk ke ruang konferensi. Kalau bisa dibuat tulisan: Wartawan dilarang masuk ruang konferensi membawa sepatu…

  2. rudi says:

    saya pikir kalo kita melihat langsung betapa menyedihkannnya pembantaian yang dilakukan oleh tentara-tentara amerika, mungkin itulah gambaran ekspresi warga irak dengan melempar sepatu ke wajah presiden amerika. semoga irak aman kembali. amin

  3. atmaja says:

    Amerika dengan santai melempari bom di tanah Iraq hingga menyebabkan ratusan orang meninggal dan peradaban berantakan saja masyarakat tidak meributkan. Mengapa lemparan sepatu jurnalis ke arah Bush seakan menjadi katrastopi yang membahayakan? Sudah butakah kita semua menyaksikan kezaliman di hadapan kita?

  4. Starboardt says:

    Dalam budaya Arab, pelemparan sepatu adalah suatu bentuk penghinaan tertinggi…..levelnya mungkin diatas ucapan Hugo Chavez yg menyebut Bush-devil di forum UN, September 2006.

    Silahkan subscribe
    Mengenang masa lalu-Membangun jejaring baru

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s