RMOL. Klaim Menteri Keuangan Agus Martowardojo dipertanyakan karena mengaku tidak mengetahui bahwa pengajuan anggaran multi years proyek Hambalang tidak ditandatangani Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng dan Menteri Pekerjaan Umum Joko Kirmanto. Continue reading “Kekuatan Besar Apa yang Merontokkan Nyali Agus Martowardojo?”
Pengamat: KPK Bongkar Kasus Baru Tutupi Megakasus Lain
JAKARTA | NONBLOK.COM — Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Teguh Santosa menilai, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) cenderung seperti peternakan kasus, yang mengeluarkan kasus-kasus baru untuk disembelih sehingga kasus-kasus baru itu menutupi megakasus korupsi yang sebetulnya lebih menjadi momok bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Continue reading “Pengamat: KPK Bongkar Kasus Baru Tutupi Megakasus Lain”
Boediono dan Track Record Keluarga Edy Tansil yang Diselamatkannya
Secara khusus, keterlibatan Bodiono di balik pengucuran danatalangan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) terungkap dalam Putusan Kasasi MA No. 981/K/PID/2004. Continue reading “Boediono dan Track Record Keluarga Edy Tansil yang Diselamatkannya”
Mengapa Boediono Lolos dari Jerat Hukum?
Mengapa Boediono mantan Gubernur Bank Indonesia yang kini adalah Wakil Presiden RI dapat lolos dari jerat hukum? Padahal keterlibatannya dalam skandal Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) tahun 1997 lampau sangat jelas dan terang benderang? Continue reading “Mengapa Boediono Lolos dari Jerat Hukum?”
Penentuan Calon Presiden dari PDIP Bisa Lewat Konvensi
Pembicaraan mengenai siapa tokoh yang akan dicalonkan PDI Perjuangan dalam Pilpres 2014 mendatang harus segera dilakukan. Semakin cepat semakin baik. Bila terlalu lama wacana ini dibiarkan, publik, terutama kader serta simpatisan PDIP akan bimbang, dan pada gilirannya ini akan merugikan PDIP. Continue reading “Penentuan Calon Presiden dari PDIP Bisa Lewat Konvensi”
Taufik dan Mega Harus Satu Suara tentang Capres Alternatif
PDI Perjuangan memiliki peluang merebut kembali kemenangan yang pernah diraih dalam Pemilu 1999 silam. Sejauh ini sang ketua umum Megawati Soekarnoputri masih menjadi the uniting factor utama bagi kalangan internal partai. Continue reading “Taufik dan Mega Harus Satu Suara tentang Capres Alternatif”
Governor “Jokowi” Enters Jakarta on a Wooden Horse
by ANDRE VLTCHEK
Could two men, no matter how dedicated and outspoken they are, save the city of 12 million that has for years looked and smelt like a decomposing carcass? Could they reform the savage capitalist system that cannibalized this entire urban area and the rest of the country for decades; could they reprimand all the actors who have not been playing by rules? Could they all of a sudden implement some sort of “capitalism with a human face? Continue reading “Governor “Jokowi” Enters Jakarta on a Wooden Horse”
Workshop: Media dan Konstruksi Sebuah Bangsa
MEDAN BAGUS didukung RAKYAT MERDEKA ONLINE dan TEGUH SCHOOL OF DEMOCRACY Continue reading “Workshop: Media dan Konstruksi Sebuah Bangsa”
Keluarga Masih Tak Percaya Penjelasan Resmi tentang Pembunuhan JFK
Setengah abad telah berlalu. Namun pihak keluarga masih mempertanyakan teori resmi tentang pembunuhan John Fitzgerald Kennedy. Presiden Amerika Serikat yang ke-35 itu tewas ditembak saat pawai di Dallas pada 23 November 1963.
Continue reading “Keluarga Masih Tak Percaya Penjelasan Resmi tentang Pembunuhan JFK”
R untuk RMOL.CO
Beginilah Cara Konstitusional untuk Mengganti Wapres Boediono
Semestinya mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono bisa langsung di-impeach atau dimakzulkan begitu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dua pejabat teras Bank Indonesia, BM dan SCF, sebagai tersangka dalam megaskandal pengucuran danatalangan senilai Rp 6,7 triliun. Continue reading “Beginilah Cara Konstitusional untuk Mengganti Wapres Boediono”
“Jokowi Mana?” dan Perdebatan yang Mengiringinya
Teguh Santosa: Libatkan Rakyat Dalam Demokrasi di Negeri Ini
Dikutip dari MedanBagus.Com
Demokrasi menjadi tema yang selalu dibicarakan dalam berbagai kesempatan, tidak hanya oleh elit politik, tetapi juga oleh masyarakat awam. Persoalannya, sering kali apa yang dipahami sebagai sistem demokrasi tidak memberikan manfaat yang maksimal bagi rakyat. Continue reading “Teguh Santosa: Libatkan Rakyat Dalam Demokrasi di Negeri Ini”
@Heritage
Status Baru Andi Mallarangeng Bukti Tesis Gaduh Boediono Salah
Penetapan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng sebagai tersangka kasus Hambalang memperlihatkan satu hal yang pasti: kegaduhan politik di republik ini berasal dari Kabinet.
Ini juga membantah tesis yang selama ini sering disampaikan Wakil Presiden Boediono mengenai kegaduhan politik dan demokrasi yang berisik. Continue reading “Status Baru Andi Mallarangeng Bukti Tesis Gaduh Boediono Salah”
Tentang President Center
Parpol Dinilai Sibuk Urusi Pengerahan Massa
Dua pengamat politik, masing-masing Prof Ibramsyah dari Universitas Indonesia dan Teguh Santosa, MA dari UIN Jakarta menyatakan, kesalahan utama partai politik saat ini adalah gagap dalam menjaring calon presiden (capres) dan lalai memberikan edukasi kepada para kadernya, akibatnya mutu legislatif di negeri ini kian rendah. Continue reading “Parpol Dinilai Sibuk Urusi Pengerahan Massa”
Suara Pembaruan: Capres Alternatif Bukan Berarti Dari Luar Parpol
Senin, 19 November 2012 | 18:51 http://www.suarapembaruan.com/home/capres-alternatif-bukan-berarti-dari-luar-parpol/27043
[JAKARTA] Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Farhan Hamid mengatakan, paradigma pemahaman mengenai calon presiden (capres) alternatif bukan diartikan sebagai capres dari luar parpol.
“Capres alternatif adalah capres-capres yang tidak memiliki model yang sama dari presiden-presiden atau pemimpin yang sudah ada. Memiliki alternatif cara berfikir dan berperilaku. Capres alternatif yang dibutuhkan sekarang adalah kader-kader yang merasa mampu menjadi presiden dengan cara pandang yang berbeda dr yang ada sekarang,” ujarnya dalam diskusi pilar negara bertajuk “Capres Alternatif Antara Wacana dan Peluang” di Jakarta, Senin (19/7). Continue reading “Suara Pembaruan: Capres Alternatif Bukan Berarti Dari Luar Parpol”
Kronik Sang Raja Dangdut
Persahabatan Indonesia dan Maroko Semakin Erat
Hubungan Republik Indonesia dan Kerajaan Maroko dalam dua tahun terakhir semakin dekat. Jarak yang memisahkan kedua negara terbukti bukan hambatan yang berarti.
“Volume dagang kedua negara memang masih kecil. Namun memperlihatkan kenaikan yang cukup signifikan. Tahun lalu hanya sebesar 100 juta dolar AS. Sementara tahun ini, untuk paruh pertama saja, sudah 100 dolar AS,” ujar Duta Besar Kerajaan Maroko, Muhammad Majdi, dalam jamuan makan malam di kediaman Duta Besar di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu malam (15/11).
Continue reading “Persahabatan Indonesia dan Maroko Semakin Erat”
Siapa yang Jadi Badut Politik di Balik UU Migas
Sebuah artikel yang tengah beredar luas di jejaring media sosial yang ditulis ekonom Lin Che Wei mengkritik sepak terjang sejumlah tokoh yang mengajukan judicial review terhadap UU 22/2001 tentang Migas. Judicial review ini, seperti telah diketahui bersama, berujung pada antara lain pembubaran BP Migas.
Artikel tersebut mempertanyakan konsistensi dan itikad para penggugat. Menurut si penulis artikel, beberapa di antara penggugat seperti DR. Rizal Ramli dan Kwik Kian Gie yang menjadi ahli kunci dalam persidangan judicial review yang digelar Mahkamah Konstitusi, dan bahkan Ketua MK Mahfud MD, terlibat dalam pemerintahan ketika draft RUU Migas itu dibahas dan akhirnya diputuskan menjadi UU.
Continue reading “Siapa yang Jadi Badut Politik di Balik UU Migas”Boediono dan Sri Mulyani Pantas Jadi Tersangka
Seperti komidi putar. Itulah agaknya istilah yang pantas digunakan untuk menggambarkan nasib megaskandal danatalangan untuk Bank Century senilai Rp 6,7 triliun sejak dipegang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Perkembangan terakhir, Wakil Ketua KPK, Busyro Muqaddas, akhir pekan lalu dengan percaya diri mengatakan bahwa dalam waktu dekat kasus ini akan ditingkatkan statusnya dari penyelidikan menjadi penyidikan. Pernyataan ini mengulangi sesumbar Ketua KPK Abraham Samad yang mengatakan bahwa sebelum tahun berganti status megaskandal Century akan naik kelas. Continue reading “Boediono dan Sri Mulyani Pantas Jadi Tersangka”
Teguh Santosa Meluruskan Pemberitaan Okezone.com dan Merdeka.com tentang Pertemuan Dahlan Iskan dan Sabar Gorky
Pendaki tunadaksa berkaki satu Sabar Gorky sudah beberapa kali berkomunikasi dan bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng.
Hubungan Sabar dan Andi Mallarangeng terbilang sangat baik. Sedemikian akrabnya, dalam acara Jambore Bahari, April 2012 lalu, misalnya, Sabar dan Andi Mallarangeng menghabiskan waktu hampir dua jam berenang di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu. Pada Hari Olahraga Nasional (Haornas) 9 September lalu, Menpora memberikan penghargaan kepada Sabar. Continue reading “Teguh Santosa Meluruskan Pemberitaan Okezone.com dan Merdeka.com tentang Pertemuan Dahlan Iskan dan Sabar Gorky”
Mengapa Jepang Menabur Sengketa di Halaman Tetangga

JEPANG sedang menjadi masalah bagi dua negara tetangganya yang kini juga memiliki kemampuan ekonomi yang terbilang besar di dunia, Republik Rakyat China dan Republik Korea.
Akhir September lalu, saat berbicara di Sidang Umum PBB, Menteri Luar Negeri China Yang Jiechi mengecam keras pemerintah Jepang karena membeli tiga dari lima pulau kecil di Kepulauan Diaoyu atau Kepulauan Senkaku di Laut China Timur. Tindakan Jepang dinilai tidak pada tempatnya karena sejak 1970an klaim atas kepulauan tersebut masih diperebutkan kedua negara.
Continue reading “Mengapa Jepang Menabur Sengketa di Halaman Tetangga”
Megawati’s choice and the ‘old wine in old bottles’ phenomenon

WHEN talking to Megawati Soekarnoputri’s closest advisors and friends about what is on her mind these days, it becomes clear that she is still undecided about whether or not to contest the 2014 presidential election.
Original link click here.
Continue reading “Megawati’s choice and the ‘old wine in old bottles’ phenomenon”Welcome to MedanBagus.Com
Sekali Lagi, Inilah Kerangka Testimoni Antasari
Hari masih pagi, baru beberapa menit melewati pukul 10.00 WIB.
LP Kelas I Tangerang, Banten, telah dipenuhi para pengunjung yang ingin memanfaatkan hari kedua Lebaran Idul Fitri 1433 H itu untuk bersilaturahmi dengan anggota keluarga mereka yang mendekam di penjara.
Continue reading “Sekali Lagi, Inilah Kerangka Testimoni Antasari”Praktisi Media: Banyak yang Tidak Mendukung Ahok Bukan Karena Dia Tionghoa
Indonesia adalah sebuah negeri yang plural. Pluralisme di Indonesia telah ada bahkan jauh sebelum kepulauan di Asia Tenggara ini menjadi entitas politik yang bernama negara Indonesia. Continue reading “Praktisi Media: Banyak yang Tidak Mendukung Ahok Bukan Karena Dia Tionghoa”
Pernyataan Jokowi tentang Penembakan Solo Bisa Menimbulkan Prasangka
Walikota Solo Joko Widodo tidak mau mengaitkan pembunuhan anggota Polsek Serengan, Solo, Bripka Dwi Data, Kamis malam lalu (30/8) dengan proses pemilihan gubernur DKI Jakarta. Dalam kejadian itu, Bripka Dwi Data ditembak orang tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor sekitar pukul 21.00 WIB. Continue reading “Pernyataan Jokowi tentang Penembakan Solo Bisa Menimbulkan Prasangka”










