English transcript of Kim Jong Un’s speech

[This picture is not mine.]

English transcript of Kim Jong Un’s speech in the April 15, 2012, at Kim Il Sung Square in Pyongyang:

Heroic officers of the army, the navy, the air force and the strategic rocket unit of the Korean People’s Army (KPA), and officers of the Korean People’s Internal Security Forces; members of the Worker-Peasant Red Guards and the Young Red Guards; working people of the entire country and citizens of Pyongyang; the people in the South and overseas compatriots; comrades and friends, Continue reading “English transcript of Kim Jong Un’s speech”

Kim Jong Un Akhirnya Buka Mulut

Setelah lima bulan memimpin Korea Utara, Kim Jong-un akhirnya berbicara langsung di depan ratusan ribu rakyat dan tentara Korea Utara yang berkumpul di Lapangan Kim Il-sung di pusat kota Pyongyang. Pidatonya juga didengar oleh rakyat Korea khususnya yang berdiri di sepanjang jalan-jalan utama Pyongyang, Minggu pagi (15/4). Continue reading “Kim Jong Un Akhirnya Buka Mulut”

Sepupu Kim Il-sung: Indonesia Negeri yang Ramah

Mengenakan chimazogori, baju tradisional wanita Korea Utara, berwarna hijau muda, Kim Jong-suk menerima satu persatu delagasi negara asing yang mendatangi meja makannya. Sekitar 200 ratus delegasi asing menghadiri jamuan makan malam untuk mengenang seratus tahun kelahiran pendiri Korea Utara Kim Il-sung yang digelar di Gedung Kebudayaan Rakyat di pusat kota Pyongyang, Jumat malam (13/4). Continue reading “Sepupu Kim Il-sung: Indonesia Negeri yang Ramah”

Ristiyanto Desak Amerika Serikat Tarik Pasukan dari Semenanjung Korea

Reunifikasi atau penyatuan kedua Korea hanya dapat dilakukan oleh bangsa Korea di tengah stabilitas Semenanjung Korea. Di saat bersamaan dukungan komunitas internasional terhadap stabilitas Semenanjung Korea juga dibutuhkan demi menciptakan stabilitas tersebut. Antara lain dengan dengan mendesak kekuatan militer asing yang berada di Semenanjung Korea sejak akhir Perang Korea di tahun 1953 menarik diri. Continue reading “Ristiyanto Desak Amerika Serikat Tarik Pasukan dari Semenanjung Korea”

Menyaksikan Kim Jong Un Membuka Selubung Patung Kim Il Sung dan Kim Jong Il

Kim Jong-un melambaikan tangan kepada ribuan orang yang telah menunggu kehadirannya di Bukit Mansu, Pyongyang, Korea Utara, Jumat petang (13/4). Beberapa jenderal penting Tentara Rakyat Korea (TRK) dan pejabat-pejabat utama Partai Pekerja Korea (PPK) berdiri menemaninya.

Continue reading “Menyaksikan Kim Jong Un Membuka Selubung Patung Kim Il Sung dan Kim Jong Il”

Bukan Korea Utara Tapi Amerika yang Mengancam Dunia

Stabilitas di Semenanjung Korea hanya bisa tercapai bila negara-negara Barat, terutama Amerika Serikat, menarik pasukan Amerika Serikat yang sudah lebih dari 40 tahun ditempatkan di kawasan itu. Hanya dengan stabilitas di Semenanjung Korea, pembicaraan mengenai perdamaian dan penyatuan Korea mungkin untuk dilakukan. Continue reading “Bukan Korea Utara Tapi Amerika yang Mengancam Dunia”

Partai Pelopor Tandatangani Deklarasi Pyongyang

Tak lama setelah Uni Soviet bubar di penghujung 1991, sekitar 70 partai politik berhaluan sosialisme menggelar pertemuan di Pyongyang, Korea Utara. Dalam pertemuan yang berakhir tanggal 20 April 1992 itu pimpinan-pimpinan partai tersebut menandatangani Deklarasi Pyongyang yang menyebutkan bahwa perjuangan menegakkan tata dunia baru yang berkeadilan dan damai tidak berhenti oleh kehancuran Uni Soviet. Continue reading “Partai Pelopor Tandatangani Deklarasi Pyongyang”

Inilah Alasan Korea Utara Meluncurkan Roket ke Ruang Angkasa

Ratusan jurnalis dari berbagai negara yang telah berada di Hotel Yanggakdo Internasional di Pyongyang masih menunggu kepastian peluncuran roket Korea Utara. Sejauh ini pihak Korea Utara hanya mengatakan bahwa roket yang menuai kontroversi itu akan diluncurkan antara tanggal 12 hingga 16 April mendatang. Continue reading “Inilah Alasan Korea Utara Meluncurkan Roket ke Ruang Angkasa”

Delegasi Internasional Kunjungi Rumah Kelahiran Kim Il-sung

Ratusan delegasi dari puluhan negara mengunjungi rumah kelahiran pendiri dan pemimpin abadi Korea Utara, Kim Il-sung di Mangyongdae, beberapa kilometer dari pusat Pyongyang (Rabu, 11/4). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka peringatan 100 tahun kelahiran Kim Il-sung pada 15 April mendatang. Continue reading “Delegasi Internasional Kunjungi Rumah Kelahiran Kim Il-sung”

Janda Bung Karno Hadiri Festival Bunga Kim Il-sung

Naoko Nemoto alias Ratna Sari Dewi dijadwalkan akan menghadiri pameran Bunga Kim Il-sung yang akan diselenggarakan di Pyongyang, Korea Utara selama sepekan sejak tanggal 15 April mendatang. Continue reading “Janda Bung Karno Hadiri Festival Bunga Kim Il-sung”

Partai Pelopor Tandatangani Kerjasama dengan Partai Pekerja Korea Utara

Partai Pelopor yang didirikan anak Bung Karno, Rachmawati Soekarnoputri akan menandatangani perjanjian kerjasama dengan Partai Pekerja Korea Utara. Continue reading “Partai Pelopor Tandatangani Kerjasama dengan Partai Pekerja Korea Utara”

Rachmawati Kirim Utusan ke Pyongyang

Menjelang peluncuran roket Korea Utara pada tanggal 12 April mendatang, Rachmawati Soekarnoputri mengirimkan dua utusan ke Pyongyang, Korea Utara. Rachmawati adalah pendiri Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Korea yang selama ini dikenal kerap mengkampanyekan perdamaian di Semenanjung Korea. Continue reading “Rachmawati Kirim Utusan ke Pyongyang”

Raja Maroko: Israel Ingin Hilangkan Identitas Arab, Islam dan Kristen

Sepucuk surat telah dikirimkan Raja Muhammad VI dari Maroko kepada lima kepala pemerintahan anggota tetap Dewan Keamanan PBB. Di dalam surat itu, Raja Muhammad VI meminta agar kelima kepala pemerintahan memperhatikan dengan serius situasi di Al Quds atau Jerusalem setelah Israel mengumumkan akan melanjutkan keinginan mereka mengubah status hukum kota suci itu. Keinginan Israel ini akan berdampak terhadap sisi historis, manusia maupun karakter spiritual Jerusalem. Continue reading “Raja Maroko: Israel Ingin Hilangkan Identitas Arab, Islam dan Kristen”

Maroko dan Pengakuan Dunia Internasional yang Menguat

Pengakuan dunia internasional terhadap sistem politik Kerajaan Maroko yang stabil bertambah. Akhir pekan lalu (Sabtu, 24/3) misalnya, Presiden Parlemen Uni Eropa Martin Schulz mengunjungi negara di pojok barat Afrika Utara itu. Continue reading “Maroko dan Pengakuan Dunia Internasional yang Menguat”

Integrasi Ekonomi Maghribi Harus Ditingkatkan

Presiden Tunisia Moncef Marzouki berharap dalam waktu dekat kerjasama regional di antara negara-negara Afrika Utara dapat segera terwujud menuju KTT ke-7 Arab Arab Maghribi. Continue reading “Integrasi Ekonomi Maghribi Harus Ditingkatkan”

Muhammad VI Kunjungi Fasilitas Penting di Khouribga

Raja Muhammad VI meletakkan batu pertama pusat kebudayaan di Khouribga, Maroko (Rabu, 21/3). Pembangunan kompleks senilai 230 juta dolar dirham ini adalah prakarsa Office Chérifien des Phosphates (OCP), perusahaan posphat kerajaan itu. Continue reading “Muhammad VI Kunjungi Fasilitas Penting di Khouribga”

Muhammad VI Resmikan Program Kesehatan Ramed

Raja Muhammad VI kembali memperlihatkan komitmen dalam melayani rakyat negeri yang dipimpinnya. Beberapa waktu lalu (Selasa, 13/3), raja berusia 48 tahun yang berkuasa sejak 1999 itu meresmikian program pelayanan kesehatan umum yang diberi nama Regime d’Assistance Medicale (Ramed) di Istana Kerajaan di Kasablanka. Continue reading “Muhammad VI Resmikan Program Kesehatan Ramed”

Maroko Kirim Bantuan Paska Ledakan Kongo

Hampir 200 orang tewas akibat lima ledakan beruntun yang terjadi di ibukota Republik Kongo, Brazzavile, hari Minggu pekan lalu (4/3). Ledakan di sebuah gudang senjata itu juga melukai sekitar 1.500 orang. Kepanikan tidak hanya melanda Republik Kongo, tetapi juga menyebar ke negeri tetangga Republik Demokratik Kongo. Continue reading “Maroko Kirim Bantuan Paska Ledakan Kongo”

Arthur Mas dan 170 Pengusaha Kunjungi Maroko

Bersama 170an pengusaha, Presiden Katalonia Arthur Mas tengah mengunjungi Kerajaan Maroko. Kunjungan itu merupakan bagian dari upaya kedua belah pihak membangun pondasi hubungan ekonomi yang lebih baik. Continue reading “Arthur Mas dan 170 Pengusaha Kunjungi Maroko”

Setelah Disapu Reformasi, Maroko Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Setelah di tahun lalu “disapu” oleh gelombang reformasi, mulai dari berbagai demonstrasi yang terinspirasi Arab Spring Uprising, amandemen konstitusi yang diinisiasi Raja Muhammad VI, hingga pemilihan umum yang dimenangkan partai Islam moderat, di tahun 2012 ini Kerajaan Maroko mempercepat pertumbuhan ekonomi ke arah yang lebih signifikan.

Tanggal 9 Februari lalu, misalnya, Raja Muhammad VI meresmikan kompleks industry baru di Zona Ekonomi Khusus Tangier seluas 300 hektar. Kompleks yang didirikan kelompok Renault tahun 2008 ini melingkupi instalasi perakitan yang dapat diakses dari Pelabuhan Tangier Med. Tujuan utama dari kompleks baru ini adalah untuk melengkapi proses manufaktur kendaraan ekonmis Renault.

Morocco World News melaporkan bahwa dunia internasional dan kawasan Timur Tengah khususnya memuji pendekatan yang dilakukan Kerajaan Maroko dalam menghadapi gelombang demokratisasi di kerajaan yang berdiri sejak abad ke-8 itu. Maroko dinilai tidak bertela-tele dan mau mengambil tindakan cepat dalam merespon perkembangan politik di kawasan tersebut.

Kunci penting di balik keberhasilan Maroko itu adalah kenyataan bahwa demokrasi bukan merupakan barang baru bagi masyarakatnya.

Di sisi lain, Raja Muhammad VI juga tampak menyadari bahwa reformasi politik hanya dapat berjalan dengan smooth dengan percepatan pembangunan dan pemerataan ekonomi. Hanya dengan pembangunan ekonomi yang signifikan lah reformasi politik dapat bergerak ke arah yang positif dan konstruktif.

Renault adalah salah satu produsen mobil papan atas milik Prancis. Jurubicara perusahaan itu, seperti dikutip Morocco World News mengatakan bahwa Maroko merupakan sebuah negara yang stabil dan aman dengan begitu banyak fasilitas menarik dan investor potensial. “Terlebih kedekatan Tangier Med dan kapabilitas logistik yang dimilikinya adalah faktor kunci di Melhoussa,” ujar sang jurubicara.

Kompleks industri Renault ini juga akan menjadi pusat untuk memasok pasar di Eropa, Turki dan seluruh Afrika serta Amerika Selatan.

Sementara itu International Monetary Fund (IMF) diperkirakan memperkirakan bahwa reformasi politik akan mendorong pertumbuhan ekonomi Maroko hingga 4,6 persen tahun ini. Kalangan pebisnis juga memperkirakan bahwa semakin banyak pihak yang akan menanamkan modal di negara itu.

Putri Bung Karno Angkat Kim Jong-il Jadi Ketua Kehormatan

Duta Besar Ri Jong Ryul baru bertugas selama empat bulan di Jakarta, ketika pada 17 Desember 2011 sang Pemimpin Tertinggi Republik Demokratik Rakyat Korea Kim Jong Il meninggal dunia. Kim Jong-il meninggal dunia dalam kereta api kepresidenan saat mengunjungi wilayah di luar Pyongyang. Ketika menutup mata untuk selamanya, Kim Jong Il berusia 71 tahun. Pemerintah Korea Utara baru mengumumkan secara resmi kematian Kim Jong Il dua hari kemudian, dan menetapkan masa berkabung nasional selama 100 hari. Continue reading “Putri Bung Karno Angkat Kim Jong-il Jadi Ketua Kehormatan”

Protes Lapangan Kerja, Lima Sarjana Bakar Diri

Lima laki-laki sarjana pengangguran di Maroko melakukan aksi bakar diri. Aksi ini dilakukan di Ibukota Maroko, Rabat sebagai bagian dari protes karena kurangnya peluang kerja, terutama bagi lulusan universitas. Continue reading “Protes Lapangan Kerja, Lima Sarjana Bakar Diri”

People Movement: Badai Pasti Belum Berlalu…

Arab Spring Uprising sepanjang tahun lalu diinisiasi Jasmine Revolution di Tunisia, sebuah negeri di utara Afrika. Seorang pedagang kakilima, Mohammed Bouazizi yang baru berusia 27 tahun membakar diri pada pertengahan Desember 2010 sebagai bentuk protes terhadap pemerintah Tunisia. Continue reading “People Movement: Badai Pasti Belum Berlalu…”

Pemerintah Baru Perkuat Hubungan dengan Partner Penting Kedua

Menteri Luar Negeri Maroko Saad-Eddine El Othmani menyampaikan keinginan kuat negaranya memperkuat hubungan dengan negara-negara Asia. Berbagai program dan inisiatif akan diluncurkan untuk mempromosikan politik, ekonomi dan hubungan budaya dengan negara-negara di kawasan itu. Continue reading “Pemerintah Baru Perkuat Hubungan dengan Partner Penting Kedua”

Sebelum Tahun Berganti Raja Muhammad VI Resmikan Proyek Irigasi dan Limbah di Marakesh

Menjelang pergantian tahun, Marakesh, salah satu tujuan wisata utama di Maroko, terus berbenah. Continue reading “Sebelum Tahun Berganti Raja Muhammad VI Resmikan Proyek Irigasi dan Limbah di Marakesh”

Delapan Anggota Polisario Diusir

Delapan aktivis Polisario akhir pekan lalu diusir karena hendak menyebarkan propaganda politik di Mali. Continue reading “Delapan Anggota Polisario Diusir”

Arti Lain Pemilu Maroko dan Diplomasi Sahara Barat

SEBULAN lalu, 25 November, Kerajaan Maroko menggelar pemilihan umum. Bukan yang pertama, ini adalah pemilihan umum kesembilan yang digelar sejak negara di ujung barat Afrika Utara itu lepas dari perlindungan Prancis di tahun 1956. Pemilu pertama di Maroko digelar di tahun 1963, lalu berturut-turut di tahun 1970, 1977, 1984, 1993, 1997, 2002, 2007 dan 2011. Continue reading “Arti Lain Pemilu Maroko dan Diplomasi Sahara Barat”

Peneliti Soroti Keterlibatan Kelompok Abdelaziz dengan Jaringan Teroris Afrika Utara

Keberadaan Polisario di kamp pengungsi Tindouf semakin mengkhawatirkan dunia internasional. Hal ini karena kelompok yang mengklaim sebagai pemilik sah Sahara Barat, sebuah wilayah di selatan Maroko yang dipersengketakan sejak pertengahan 1970an, itu semakin terbukti memiliki keterkaitan dengan kelompok Al Qaeda kawasan utara Afrika dan Gurun Sahara (AQIM).

Media dan peneliti Barat menuding keterlibatan Polisario yang dipimpin Mohamed Abdelaziz itu dalam sejumlah kegiatan terorisme di kawasan Sahel dalam beberapa tahun belakangan ini. Termasuk diantaranya penculikan tiga aktivis kemanusiaan Eropa di kamp Tindouf pada bulan Oktober lalu. Polisario pun terlibat dalam penyelundupan senjata dan narkoba di wilayah Sahel.

Selain itu, sejumlah laporan menyebutkan bahwa Polisario juga menggelapkan bantuan kemanusiaan yang diberikan berbagai lembaga kemanusiaan internasional untuk para pengungsi. Bantuan kemanusiaan tersebut dijual ke sejumlah negara Afrika di kawasan Sahel.

Tidak salah bila media massa Barat, khususnya Amerika Serikat, seperti Washington Post dan Huffington Post menilai, kamp Tindous menjadi semacam kolam ikan tempat kelompok teroris menyemai bibit.

Jurnalis dari Amerika Serikat Richard Miniter menuding keterlibatan Polisario dan AQIM dalam sejumlah aksi terorisme di wilayah Mali, Niger dan Mauritania. Penulis buku Losing Bin Laden dan ShadowWar ini mengatakan banyak pemuda Sahrawi di Tindouf yang dimanfaatkan Polisario dan AQIM untuk menculik orang-oramg Eropa demi mendapatkan tebusan.

Miniter yang pernah berkunjung ke Tindouf, mengatakan, keterlibatan para pemuda di kamp Tindouf didorong oleh frustasi yang mendalam menghadapi ketidakpastian masa depan. Mereka juga merasa jenuh dengan sistem pemerintahan otoriter Polisario yang berkuasa.
Menurut Miniter dalam sebuah diskusi di Washington baru-baru ini, rasa frustrasi inilah yang mendorong mereka mengambil pilihan ekstrem melibatkan diri dengan para perekrut dari AQIM yang sebenarnya berhubungan baik dengan Polisario.

Hal senada juga disampaikan peneliti Amerika Serikat lainnya, Peter Pham. Dia mengatakan, keterlibatan pemuda-pemuda frustrasi itu dalam kegiatan Polisario dan AQIM lebih karena alasan pragmatis daripada ideologis.

Pejabat tinggi di Kementerian Luar Negeri AS, William J. Burns, beberapa waktu lalu pun menyampaikan sinyalemen negatif mengenai keterlibatan kelompok pemberontak seperti Polisario dalam jaringan terorisme seperti AQIM. Menurut Deputi Menteri Luar Negeri AS ini, kelompok teroris dan kelompok perlawanan bersenjata bersatu dalam jaringan kriminal demi kepentingan bersama.

Mantan Dutabesar AS untuk Rusia itu pun mengatakan, jaringan teroris ini meninggalkan jejak dari Amerika Latin, barat Afrika, hingga melintasi Eropa.