Protes Lapangan Kerja, Lima Sarjana Bakar Diri

Lima laki-laki sarjana pengangguran di Maroko melakukan aksi bakar diri. Aksi ini dilakukan di Ibukota Maroko, Rabat sebagai bagian dari protes karena kurangnya peluang kerja, terutama bagi lulusan universitas.

Selama dua minggu terakhir, sekitar 160 demonstran menduduki Departemen Pendidikan Tinggi di Rabat. Para pendukung gerakan ini terus mensuplai makanan dan minuman, sampai dua hari lalu ketika pasukan keamanan menghentikan mereka.

“Pihak berwenang menghalangi mereka mendapatkan makanan dan air, lima orang kemudian keluar untuk mendapatkan makanan, dan mengancam akan membakar diri jika mereka dihentikan,” kata Aktivis HAM Maroko, Youssef al-Rissouni seperti dilansir Associated Press (Jumat, 20/1)

Menurut keterangan Yossef, dari tiga yang dirawat di Rumah Sakit, dua orang dalam kondisi yang cukup parah. Sementara dua lainnya, hanya pakaian mereka yang hangus.

Tingkat pengangguran nasional resmi di Maroko awalnya 9,1 persen, lalu meningkat menjadi sekitar 16 persen akibat banyaknya lulusan yang menganggur.

Pada hari Kamis (19/1), pemerintah yang baru terpilih November lalu itu mengumumkan rencana ekonomi di hadapan parlemen. Pemerintah akan fokus pada penciptaan lapangan kerja, perbaikan kualitas pendidikan dan kesehatan. Perdana Menteri Abdelilah Benkirane juga berjanji akan menciptakan 200.000 lapangan kerja baru melalui investasi publik dan swasta.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s