Keberagaman atau pluralisme bukan barang baru di Republik Indonesia. Belakangan ini kekerasan dengan menggunakan agama dan keyakinan sebagai alasan memang terlihat lebih sering terjadi dibandingkan pada masa sebelumnya. Namun, hal itu bukan karena keberagaman. Melainkan karena negara dan pemerintah tidak hadir dan gagal melindungi warga negara dan menegakkan hukum yang berwibawa. Continue reading “Kekerasan atas Nama Agama Karena Negara Lemah”
Andai Saja Semua Pemuka Agama Belajar Pluralisme Sejak Dini
Pendidikan pluralisme dibutuhkan para calon pemimpin umat untuk menumbuhkan sikap toleransi, saling pengertian, dan pembangunan karakter bangsa. Selain tentu saja dibutuhkan untuk memperkuat pondasi kebangsaan Indonesia. Continue reading “Andai Saja Semua Pemuka Agama Belajar Pluralisme Sejak Dini”
PPAD: Masih Banyak Perwira TNI yang Berjiwa Pak Dirman
Walau ipar Presiden SBY, Letjen Pramono Edhie Wibowo telah menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Darat, tapi percayalah masih banyak perwira TNI yang memiliki mental seperti Panglima Besar Jenderal Sudirman yang menempatkan kepentingan nasional di atas kepentingan kelompok.
Hal itu termasuk yang disampaikan Ketua Umum Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD), Letjen (purn) Soerjadi, dalam silaturahmi di Markas PPAD di Jalan Kramat Raya, Jakarta Timur, Selasa pagi (19/7). Continue reading “PPAD: Masih Banyak Perwira TNI yang Berjiwa Pak Dirman”
Purnawirawan TNI Pernah Diprovokasi Diplomat Asing untuk Dukung Sri Mulyani
Dalam sebuah pertemuan dengan diplomat negara asing sejumlah purnawirawan jenderal TNI Angkatan Darat sempat diprovokasi agar memberikan dukungan kepada mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang kini bekerja di Bank Dunia.
Begitu disampaikan Ketua Umum Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) Letjen (purn) Soeryadi ketika berbicara dalam silaturahmi di Markas PPAD di Jakarta Timur, Selasa pagi (19/7). Continue reading “Purnawirawan TNI Pernah Diprovokasi Diplomat Asing untuk Dukung Sri Mulyani”
Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat: Apa Rakyat Sabar Menunggu 2014?
Sekitar enam dan tujuh tahun lalu tidak banyak kalangan memiliki kekhawatiran terhadap kemampuan Presiden SBY mengelola negara seperti yang dimiliki kalangan purnawirawan TNI Angkatan Darat. Belakangan keadaan telah berubah, dan kini semakin banyak yang percaya bahwa SBY bukanlah pemimpin yang efektif. Continue reading “Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat: Apa Rakyat Sabar Menunggu 2014?”
Mereka Menguasai Indonesia Tanpa Menembakkan Sebutir Peluru Pun
Malaysia, Singapura dan Republik Rakyat China menerapkan model pembangunan khas mereka yang kemudian dikenal sebagai model pembangunan Asia Timur.
Model pembangunan ini terbukti membawa ketiga negara itu menjadi negara maju dan terpandang di kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur dalam beberapa dekade terakhir. Continue reading “Mereka Menguasai Indonesia Tanpa Menembakkan Sebutir Peluru Pun”
Di Medan, Rizal Ramli Ajak Rakyat Berani Memulai Perubahan
Perjalanan demokrasi di Indonesia tidak semulus yang dibayangkan dan dimimpikan banyak orang. Ketika Soeharto berkuasa kelompok prodemokrasi berusaha sekuat tenaga mendobrak tembok kekuasaan Orde Baru untuk membangun sistem demokrasi yang genuine dan authentic. Continue reading “Di Medan, Rizal Ramli Ajak Rakyat Berani Memulai Perubahan”
Muhammadiyah: Jangan Sampai Krisis Malaysia Melimpah
Dari Afrika Utara dan Timur Tengah, gelombang perlawanan rakyat melompat ke Yunani dan Inggris dan kini tiba di Malaysia.
Pemerintahan SBY diminta tidak memandang sepele gelombang besar demonstrasi di negeri tetangga itu. Apalagi, belakangan ini berbagai bentuk ketidakpuasan mulai merebak di banyak tempat di Indonesia. Continue reading “Muhammadiyah: Jangan Sampai Krisis Malaysia Melimpah”
Insya Allah, Tuhan Melindungi Anggota DPR yang Membongkar Centurygate
Skandal Bank Century adalah kejahatan “kerah putih” karena menggunakan kebijakan sesat (crime policy) yang menimbulkan pelanggaran penyalahgunaan wewenang (abuse of power) dan tindak pidana korupsi. Continue reading “Insya Allah, Tuhan Melindungi Anggota DPR yang Membongkar Centurygate”
Menempatkan Boediono dalam Lembar Sejarah Bangsa Indonesia
Wakil Presiden Boediono pernah mempersoalkan kualitas pemberitaan media massa yang menurutnya bisa terjebak menjadi noise (berisik). Hal itu disampaikan Boediono ketika memberikan sambutan pada ulang tahun sebuah media massa nasional berpengaruh di Jakarta, bulan lalu.
Menurut Boediono, merujuk pemberitaan media massa, ada tiga jenis suara. Pertama, voice yang memiliki makna. Kedua sound yang bisa bermakna atau tidak. Dan ketiga, noise yang sudah pasti berisik.
Continue reading “Menempatkan Boediono dalam Lembar Sejarah Bangsa Indonesia”
Louay Qaddoumi: Indonesia Permalukan Umat Muslim Sedunia
Louay Qaddoumi adalah kepala seksi berita internasional di harian independen Al Watan yang terbit di Qatar. Sudah belasan tahun ia bekerja sebagai jurnalis di negeri monarki absolut yang dipimpin keluarga Al Thani itu.
Sebagai kepala seksi berita internasional sudah barang tentu laki-laki ke lahiran Jordania ini mengikuti dari dekat berbagai peristiwa politik di banyak negara, tidak terkecuali di Indonesia. Continue reading “Louay Qaddoumi: Indonesia Permalukan Umat Muslim Sedunia”
Panja Andi Nurpati Melawan Logika!
Pembentukan Panitia Kerja di Komisi II DPR RI untuk mengusut praktik mafia pemilihan umum jelas melawan logika.
Sebaiknya, upaya membongkar misteri berbagai praktik kecurangan dalam Pemilu 2009, termasuk pemalsuan dokumen Mahkamah Konstitusi (MK) seperti yang melibatkan mantan anggota Komisisi Pemilihan Umum (KPU) yang kini anggota Partai Demokrat, Andi Nurpati, dilakukan oleh MK. Continue reading “Panja Andi Nurpati Melawan Logika!”
“We Love Our King. We Want Our Rights…”
Kelompok lelaki yang terlihat lelah itu belum menghentikan aksi duduk di depan gedung Parlemen di Jalan Muhammad V, di Rabat, ibukota Maroko. Continue reading ““We Love Our King. We Want Our Rights…””
Inilah Dua Kelompok yang Tak Bisa Menerima Konstitusi Baru
Bagi kalangan politisi dan pengamat politik Maroko, hasil referendum amandemen konstitusi yang digelar Jumat lalu (1/7) tak begitu mengejutkan.
Rencana amandemen konstitusi itu diinisiasi Raja Muhammad VI pada bulan Maret lalu. Kalangan politisi, anggota parlemen, birokrasi, tokoh agama, kelompok profesi, serikat buruh, kalangan akademisi hingga media massa sepakat dengan raja muda berusia 47 tahun itu. Continue reading “Inilah Dua Kelompok yang Tak Bisa Menerima Konstitusi Baru”
Resmi, Negeri Muhammad VI Kantongi Konstitusi Baru
Setelah berlangsung selama sebelas jam di bawah terik matahari musim panas, referendum amandemen konstitusi Maroko akhirnya ditutup pada pukul 19.00 waktu setempat (Jumat, 1/7). Sebesar 70 persen dari sekitar 13 juta warga negara yang memilik hak suara berpartisipasi dalam referendum ini. Continue reading “Resmi, Negeri Muhammad VI Kantongi Konstitusi Baru”
Survei: 80 Persen Rakyat Mendukung Konstitusi Baru
Mayoritas rakyat Maroko dipastikan mendukung draf konstitusi baru kerajaan itu. Kemarin menjelang petang (Kamis, 30/6). Rabat mendadak berubah. Ribuan orang mendatangi gedung parlemen di Jalan Muhammad V secara bergelombang dan berkelompok.
Berbagai orasi dan spanduk yang digelar di depan gedung Parlemen memperlihatkan satu suara yang sama: katakan iya untuk konstitusi baru. Continue reading “Survei: 80 Persen Rakyat Mendukung Konstitusi Baru”
Tentang Raja Jempolan yang Berani Mengurangi Kekuasaan
Rabat, ibukota Maroko, masih seperti yang saya kunjungi setahun lalu. Kota indah di ujung barat Afrika Utara yang dibatasi Samudera Atlantik itu dipenuhi berbagai bangunan peninggalan masa Phoenician, Romawi, Dinasti Idrisid dan dinasti-dinasti setelahnya yang membangun Maroko, hingga masa kolonial Prancis di awal abad 20. Continue reading “Tentang Raja Jempolan yang Berani Mengurangi Kekuasaan”
The Urgency of Strengthening the Corruption Eradication Commission (KPK) in Constitution
Jakarta, dpd.go.id – Corruption Eradication Commission (KPK) as an Indonesian anti-corruption institutions is under pressured by many sides. KPK is seen as half-hearted and selective in combating corruption. Even some people propose the dissolution of the KPK and return the task of eradicating corruption to the police and judiciary. I Wayan Sudirta (DPD PPUU Chairman / Senator of DPD Bali Province) firmly rejected the proposal. He still strongly believes that the Commission could do their job if the strengthening of institutions is done. It was said by Wayan in Talk Show of Perspective DPD at Pressroom DPD Indonesia in Senayan, Jakarta (24/06/11). Continue reading “The Urgency of Strengthening the Corruption Eradication Commission (KPK) in Constitution”
Kalau Mau Bertahan 3.000 Tahun Indonesia Tak Bisa Andalkan Adhocracy
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dibentuk karena lembaga penegak hukum dan peradilan tidak kapabel dan kehilangan integritas.
“Sampai saat ini, saya kira kedua lembaga itu masih sulit untuk dipercaya. Publik kehilangan trust pada mereka,” ujar pengamat politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Teguh Santosa, dalam talkshow bertema “KPK dan Penegakan Hukum Melalui Perubahan Kelima UUD 1945”, di gedung DPD, Jakarta, sesaat lalu (Jumat 24/6). Continue reading “Kalau Mau Bertahan 3.000 Tahun Indonesia Tak Bisa Andalkan Adhocracy”
Setelah Ruyati Dieksekusi Mati di Arab Saudi

Kemana dan sedang melakukan apa Presiden SBY beberapa hari terakhir ini? Hampir tidak ada jawaban yang memuaskan.
Seperti biasa, sejumlah kasus sedang melilit Indonesia. Dari yang sudah muncul ke permukaan sebelum Presiden SBY memulai lawatan ke Swiss dan Jepang pekan lalu, seperti kasus mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, yang melarikan diri ke Singapura bersama sejumlah tuduhan, dan kasus dugaan penggelapan surat MK dalam pemilu yang melibatkan mantan anggota KPU yang kini menjadi pejabat penting di Partai Demokrat, Andi Nurpati.
Sampai kasus paling anyar yang menyedihkan hati kita semua: eksekusi mati seorang TKW berusia 54 dari Bekasi, Jawa Barat, Ruyati. Pengadilan Arab Saudi menyatakan Ruyati terbukti bersalah karena membunuh majikannya. Kepala Ruyati dipenggal di barat Mekkah, Sabtu siang waktu setempat atau Sabtu malam waktu bagian barat Indonesia. Tidak ada pejabat Indonesia yang diberi tahu saat eksekusi dilakukan.
Continue reading “Setelah Ruyati Dieksekusi Mati di Arab Saudi”Hatta Umumkan Daftar Enam Dosa Boediono!
Ketika masih menjabat sebagai Menteri Keuangan di pemerintahan terakhir Soeharto, Fuad Bawazier yang kini jadi politisi pernah memecat Boediono yang terlibat dalam penyusunan skema Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Tidak tanggung-tanggung, sedemikian besar dosa yang satu ini, pemecatan Boediono dilakukan atas perintah Soeharto. Continue reading “Hatta Umumkan Daftar Enam Dosa Boediono!”
Ruyati Sudah Dihukum Mati di Arab Saudi!
Saudi Arabia telah memenggal kepala Ruyati binti Sapubi, seorang tenaga kerja Indonesia di negara itu, Sabtu siang (18/6) sekitar pukul 15.00 waktu setempat. Eksekusi dilakukan di barat provinsi Mekah.
Pengadilan Arab Saudi menyatakan wanita berusia 54 tahun itu terbukti bersalah karena membunuh majikannya, Khairiya bin Hamid Mijlid, awal 2010 lalu. Continue reading “Ruyati Sudah Dihukum Mati di Arab Saudi!”
Empat Pencari Nazaruddin Jadi Stateless di Singapura
Empat dari lima warga negara Indonesia di Singapura yang sejak Selasa lalu mencari mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, kini berstatus tanpa kewarganegaraan alias stateless.
Para aktivis anti korupsi itu adalah Sarman El Hakim, Adnan Balfas, M. Egi Sabri, dan Dendi Satrio. Continue reading “Empat Pencari Nazaruddin Jadi Stateless di Singapura”
Gara-gara Andi Nurpati Semua Anggota DPR Terpaksa Dibekukan
Dugaan pemalsuan surat keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang dilakukan oleh mantan anggota KPU Andi Nurpati bisa jadi hanya puncak dari gunung es kasus pemalsuan suara yang sedang diributkan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD.
“Bukan tidak mungkin ada kasus sama terjadi dalam Pemilu 2009 dimana suara itu bisa diperdagangkan di KPU, sehingga wakil rakyat bukan lagi dipilih rakyat, tapi dipilih KPU,” ujar akademisi FISIP Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Teguh Santosa, pada Rakyat Merdeka Online, Sabtu (18/6). Continue reading “Gara-gara Andi Nurpati Semua Anggota DPR Terpaksa Dibekukan”
Cerita Tommy yang Terpaksa Ngumpet di Toilet Bandara
Sekitar pukul 20.00 WIB, tadi malam (Jumat, 17/6), pesawat Batavia yang membawa Tommy dari Singapura tiba di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng. Pria berusa 41 tahun yang sehari-hari bekerja sebagai IT consultant itu tak langsung keluar dari bandara.
Ia memilih masuk toilet dan mengamati dua lelaki yang mengikutinya sejak dari Bandara Changi di Singapura. Continue reading “Cerita Tommy yang Terpaksa Ngumpet di Toilet Bandara”
Kini Giliran Pencari Nazaruddin yang Dicari
Setelah paspor mereka ditahan polisi Singapura karena menggelar demo di luar halaman KBRI di Jalan Chatsworth, para pencari Muhammad Nazaruddin jadi sulit bergerak.
Sudah dua malam mereka menginap di sebuah hostel di Jalan Besar, Singapura. Menurut mereka, hanya itu tempat bermalam di Singapura yang mereka tahu yang tidak menanyakan paspor. Continue reading “Kini Giliran Pencari Nazaruddin yang Dicari”
Pencari Nazaruddin Ancam Lompat Pagar Kedubes Asing
Sarman El Hakim dkk kecewa luar biasa pada KBRI di Singapura yang tak mau membantu mereka.
Pejabat KBRI menolak membantu Sarman dkk mencari mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin. Alasannya, KBRI menjalankan misi diplomatik, bukan mengurusi Nazaruddin yang lari ke luar negeri. Continue reading “Pencari Nazaruddin Ancam Lompat Pagar Kedubes Asing”
Paspor Tim Pencari Nazaruddin Ditahan Polisi Singapura
Maksud hati hendak membuktikan keberadaan Muhammad Nazaruddin di Singapura dan untung-untung bisa membawanya pulang ke Indonesia, tetapi apa daya “tim pencari partikelir” dari Jakarta akhirnya harus berurusan dengan polisi negeri tetangga itu.
“Pihak KBRI tak mau melindungi kami,” kata Sarman El Hakim, salah seorang anggota tim pencari itu ketika dihubungi Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Jumat pagi, 18/6). Continue reading “Paspor Tim Pencari Nazaruddin Ditahan Polisi Singapura”
JK: Karena Parpol Haram Masuk Kampus, Ongkos Politik Jadi Sangat Mahal
Sudah sejak lama partai politik Indonesia dipandang dengan sikap ambigu. Di satu sisi ia dipandang penting sebagai tempat pendidikan politik, agregasi dan artikulasi kepentingan publik. Tetapi di siis lain, ia dipandang sebagai momok yang menjijikkan dan karenanya pantas dicurigai sebagai salah satu akar persoalan yang tengah dihadapi negara-bangsa Indonesia. Continue reading “JK: Karena Parpol Haram Masuk Kampus, Ongkos Politik Jadi Sangat Mahal”
Digalang, HMS untuk Hadapi Manuver Pendukung SMI
HMS yang ini adalah Hindari Memilih Sri Mulyani Indrawati. Sebuah gerakan yang digalang oleh kelompok yang selama ini concern dan kerap menyuarakan kritik atas praktik criminal policy atau kejahatan yang menggunakan piranti kebijakan sebagai kedok. Continue reading “Digalang, HMS untuk Hadapi Manuver Pendukung SMI”



