BARACK Obama semakin memperpendek jarak antara dirinya dengan Hillary Clinton. Beberapa jam setelah “Pertarungan Potomac” dimulai, Barack Obama langsung menambah koleksi dukungan delegasi dari sebelumnya 1.121 menjadi 1.145.Continue reading “Dimulai “Pertarungan Potomac”, Obama Perpendek Jarak”
KEMENANGAN beruntun Barack Obama pada hari Sabtu dan Minggu kemarin (9/2 dan 10/2) semakin memperkuat posisinya. Kini Senator Illinois kelahiran Hawaii itu hanya tertinggal 27 delagasi dari saingan utamanya Senator New York Hillary Clinton.
KEMATIAN itu begitu jelas. Tak terbantahkan. Tubuh Mayor Alfredo Reinado terbujur kaku. Beberapa menit lalu nyawanya melayang. Sebuah peluru—mungkin dua—menembus batok kepalanya lewat mata sebelah kiri.
Presiden Soeharto bertemu Presiden Gerald Ford di Jakarta, 6 Desember 1975 didampingi Menlu Adam Malik dan Menlu Henry A. Kissinger.
KEPUTUSAN Portugis meninggalkan Timor Leste adalah hal ketiga yang disampaikan Soeharto saat bertemu Presiden Amerika Serikat Gerard Ford, di Camp David, Maryland, 5 Juli 1975.
DI resepsi pernikahan seorang teman, awal Januari lalu, saya bertemu Heru Lelono, pendiri Gerakan Indonesia Bersatu (GIB) yang kini juga bertugas sebagai staf khusus Presiden SBY untuk urusan otonomi daerah.
Terakhir saya bertemu Heru di kantornya, di kawasan Kebayoran Baru, beberapa bulan sebelum saya meninggalkan Jakarta. Saat itu saya datang menitipkan surat untuk SBY dalam kapasitas SBY sebagai ketua Dewan Pembina Partai Demokrat.
SENATOR asal Arizona John McCain sudah dapat dipastikan akan menjadi calon presiden
Amerika Serikat dari kubu Partai Republik. Nah, siapakah jago Partai Demokrat yang dapat mengalahkan McCain? Hillary Rodham Clinton, atau Barack Obama?
SAMPUL Majalah Berita Mingguan Tempo edisi 50/XXXVI/04-10 Februari 2008 sedang jadi buah bibir. Ilustrasi “Perjamuan Terakhir Soeharto” memperlihatkan Soeharto dan anak-anaknya sedang duduk menghadapi meja panjang. Setting ruangan dan latar belakang ilustrasi itu mengingatkan orang pada lukisan “The Last Supper” karya Leonardo da Vinci.
Foto karya Edward T. Adams, memperlihatkan Nguyen Ngoc Loan, seorang jenderal Angkatan Darat Vietnam Selatan, mengeksekusi seorang tahanan Viet Cong, Nguyen Tat Dat, tanggal 1 Februari 1968, di sebuah jalan di kota Saigon, kini Ho Chi Minh.
KONSTELASI politik di kawasan Asia Tenggara adalah hal lain yang dibicarkan Presiden Soeharto dan Presiden Nixon dalam pertemuan di Gedung Putih, Mei 1970. Isu utama dari pembicaraan mereka ketika itu adalah mengenai kebangkitan kekuatan komunis di kawasan Indochina.
Amerika Serikat dan sekutunya menganggap pasukan Viet Cong dan Vietnam Utara sedang berusaha menyebarkan paham komunisme di Kamboja.
Soeharto mengapresiasi perananan Amerika Serikat dan pemerintahan yang mereka dirikan di Vietnam Selatan dalam membantu Kamboja.
Presiden Soeharto dan Presiden Nixon di Gedung Putih, Mei 1970.
PRESIDEN SOEHARTO mengeluhkah kondisi peralatan militer Indonesia yang buruk. Sementara di sisi lain, Rusia dan China seakan mengancam Indonesia di depan mata. Kapal selam Rusia secara aktif beroperasi di Samudera India, dan China baru saja mengembangan misil berjarak tembak 500 kilometer.
Nixon mendengarkan keluhan itu sebaik mungkin.
Hari masih pagi, awal Mei 1970. Hanya beberapa orang yang berada di ruang pertemuan di Gedung Putih, Washington DC. Nixon sang tuan rumah, Soeharto sang tamu, seorang penerjemah, dan tentu saja penasihat keamanan nasional pemerintahan Nixon, Henry Kissinger.
Presiden Soeharto disambut Presiden Nixon di Gedung Putih, Mei 1970
SELAIN kerja keras pemerintah dan rakyat, keberhasilan pembangunan di masa Orde Baru, menurut Soeharto, juga tidak terlepas dari bantuan negara-negara sahabat, khususnya Amerika Serikat.
Dalam pertemuan dengan Presiden Richard Nixon yang berlangsung Mei 1970 di White House itu, Soeharto menyampaikan terimakasih kepada pemerintah Amerika Serikat yang walaupun sedang menghadapi berbagai masalah namun masih dapat mendongkrak bantuan untuk Indonesia.
THE Terminator, Arnold Schwarzenegger, punya selera yang berbeda dengan istrinya. Arnold yang Gubernur California itu mendukung John McCain, kandidat presiden terkuat dari kubu Partai Republik.Continue reading “Istri Arnold Schwarzenegger Selingkuh Politik”
“Agar bisa mempertahankan posisi sebagai negara non-blok, Anda harus cukup kuat,” kata Nixon, sang presiden Amerika Serikat.
Hari itu 26 Mei 1970. Hari masih pagi. Nixon menerima kunjungan Soeharto, presiden Indonesia, di Gedung Putih, Washington. Itu adalah kunjungan balasan sang pemimpin Orde Baru setelah setahun sebelumnya Nixon lebih dahulu menginjakkan kaki di Jakarta.
Henry A. Kissinger, penasihat keamanan nasional di pemerintahan Nixon juga hadir dalam pertemuan itu.
SEHARI setelah kematian Soeharto, lembaga non-pemerintah Amerika Serikat membuka beberapa dokumen politik yang berkaitan dengan penguasa Orde Baru itu.
Kumpulan dokumen yang selama puluhan tahun ini ditutup-tutupi diberi judul “Suharto: A Declassified Documentary Obit” dan dirilis dalam National Security Archive Electronic Briefing Book No. 242.
Dari kiri ke kanan: Basuki Rachmat, M. Yusuf, dan Amir Machmud
MELIHAT Istana Bogor juga dikepung pasukan “liar” pendukung Soeharto, Achadi memilih melanjutkan perjalanan ke markas Resimen Pelopor di Mega Mendung, Puncak Bogor.
“DIPERKIRAKAN bahwa 500 juta hingga 1 milyar kantong plastik dikonsumsi di seluruh dunia setiap tahunnya. Ini berarti hampir mencapai 1 juta kantong plastik per menit.” Continue reading “Dukung Anti Plastic Bag Campaign!”
Presiden Sukarno mengumumkan susunan Kabinet Ampera pada tanggal 25 Juli 1966. . Dalam Kabinet itu, Kepala Negara Presiden Sukarno didampingi Letjen Soeharto sebagai Ketua Presidium dan Kepala Pemerintahan. Setelah kekuasaan Sukarno dilucuti pada Sidang Istimewa MPRS Maret 1967, Soeharto menduduki jabatan Kepala Negara sekaligus Kepala Pemerintahan.
RENCANA Sukarno menggelar sidang Komando Operasi Tertinggi (KOTI) tanggal 14 Maret 1966 gagal total. Seperti beberapa hari sebelumnya, tanggal 11 Maret 1966, Istana Merdeka kembali dikepung oleh pasukan pendukung Soeharto dari Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) yang sekarang dikenal dengan nama Kopassus.
HARI ini, Soeharto telah dikuburkan di liang lahat, namun itu bukan berarti menguburkan kasus-kasus kejahatan kemanusiaan yang menjadi tanggungjawabnya selama Soeharto memerintah negeri ini selama 32 tahun. Opini yang berlebihan dan mobilisasi puja-puji terhadap Soeharto tidak membuat kami, keluarga Wiji Thukul (korban penghilangan paksa 1997-1998), berubah sikap.