Rusia dan China Tahu Kelemahan Indonesia

SELAIN kerja keras pemerintah dan rakyat, keberhasilan pembangunan di masa Orde Baru, menurut Soeharto, juga tidak terlepas dari bantuan negara-negara sahabat, khususnya Amerika Serikat.

Kelanjutan dari: Soeharto: Mahasiswa Mendukung Orde Baru, yang juga dimuat di myRMnews.com.

Dalam pertemuan dengan Presiden Richard Nixon yang berlangsung Mei 1970 di White House itu, Soeharto menyampaikan terimakasih kepada pemerintah Amerika Serikat yang walaupun sedang menghadapi berbagai masalah namun masih dapat mendongkrak bantuan untuk Indonesia.

“Kami sangat menghargai partisipasi Amerika Serikat di International Monetary Fund, Bank Dunia dan Bank Pembangunan Dunia,” ujar Soeharto.

Dia menuturkan bahwa sejak masa pemerintahannya investasi swasta meningkat pesat. Kini ada 173 proyek senilai 900 juta sampai 1 miliar dolar AS. Dari total investasi itu, sebagian besar berasal dari Amerika Serikat. Sementara beberapa beberapa investasi di sektor pertambangan belum akan menghasilkan sampai beberapa tahun lagi.

Dia berharap, proyek di sektor ini akan menghasilkan pada Repelita berikutnya. Dia juga mengatakan bahwa Indonesia sedang mencari sumber-sumber pembiayaan dari pihak lain.

Hal lain yang disampaikan Soeharto adalah keinginannya mempererat kerjasama di bidang ilmu pengetahuan dan pengembangan sumber daya manusia yang dapat dimanfaatkan untuk mempercepat proses pembangunan.

Tetapi dia tidak menguraikan hal itu lebih lanjung, melainkan langsung melompan pada pernyataan, “Walaupun kami memberikan prioritas utama pada persoalan-persoalan ekonomi, namun hal itu juga harus diimbangi dengan perhatian terhadap persoalan pertahanan Indonesia.”

Peralatan militer yang di masa lalu diterima Indonesia kebanyakan dari Rusia sudah tak mampu lagi memenuhi kebutuhan militer Indonesia. Pos anggaran untuk perawatan peralatan militer dari Rusia ini menjadi begitu besar.

“Kami sudah tak punya spare parts lagi. Persoalan ini terutama menimpa Angkatan Laut dan Angkatan Udara kami. Karena peralatan militer kami terutama dari Rusia dan China, kini mereka tahu kelemahan kami.”

Soeharto mengatakan dalam pembicaraan sebelumnya dengan Admiral McCain, salah seorang petinggi militer Amerika Serikat ketika itu, bahwa China telah memiliki misil yang punya jarak tembak sejauh 1100 mil atau sekitar 500 kilometer.

Belum lagi Angkatan Laut Rusia yang dengan bebas beroperasi di Samudera India. Bukan tidak mungkin pada suatu saat nanti, Angkatan Laut Rusia akan mencapai Samudera Pasifik.

“Saat ini kami tidak mempunyai kemampuan yang memadai dalam hal mengantisipasi kehadiran kapal selam militer pihak lain,” ujar Soeharto menggambarkan betapa gawatnya keadaan Indonesia di tengah percaturan dunia saat itu.

Published by

TeguhTimur

Born in Medan, lives in Jakarta, loves Indonesia.

8 thoughts on “Rusia dan China Tahu Kelemahan Indonesia”

  1. Sikap kenegarawan Suharto patut dicontoh. Beliau rela “mengemis” demi kepentingan rakyat, ketentraman rakyat dan “mengemis” demi kesejahteraan rakyat. Saat ini banyak pemimpin yang rela “menjual” rakyat demi kepentingan pribadi dan golongannya saja. Pak Harto berani “Malu” demi rakyat. Saat ini pemimpin mengorbankan rakyat demi menutupi kemaluannya. Ironis memang.

    Saat ini sangat dicari para pemimpin baru yang muda yang mampu menjadi inspirasi bagi kesejahteraan rakyat, yang rela mengorbankan kepentingannya demi kepentingan rakyat tidak hanya ketika pemilu tiba saja namun rela berkorban setiap saat demi rakyat.

    Adakah yang mampu menjadi pemimpin yang seperti itu? Catatan cukup diambil segala tindakan positif dari Suharto, dan tinggalkan tindakan negatif yang sempat melekat padanya (KKN). Pak Karno pun tidak luput dari tindakan negatif yang sang “doyan” wanita cantik. tapi kedua-duanya mampu menunjukan kepemimpinan yang sejati dihadapan rakyat.

  2. suharto…suharto…suharto…
    yang jelas dia akan banyak dikenang banyak rakyat indonesia
    sekarang -mungkin sampai 25 tahun ke depan- rakyat ga butuh demokrasi… kemakmuran, keamanan, itu yang utama

  3. Hahaha…gara2 Soeharto sekarang migas kita habis,hutan2 gundul,emas kita dicaplok amerika,ilmuwan kita minggat ke negara2 lain soalnya masa orba gak didukung.Di masa sekarang Indonesia udah habis SDAnya gara2 SDA kita disewakan jangka panjang sama Soeharto ke Amerika,toh duitnya masuk ke kantongnya sendiri and kroni2nya.

    Go to hell Soeharto !!! please wait your turn soeharto.

    1. Kita semua kan mau menerima apa saja yang di kerjakan orde baru. Tidak pernah membantah, malah mengaminin. Maklum kita semua adalah bangsa yang gampang dijajah, dikibulin, dibuat obyekt oleh ndoro2 itu sejak dahulu kala.Hanya sukarno sebenarnya yang mampu mengantarkan kita ke gerbang kebebasan,kemerdekaan, dan jati diri sebagai bangsa indonesia. Sayangnya kita lengah.
      Tapi tidak apa2 itu semua proses kehidupan, dalam jangka panjang kita sendiri akan sadar bhw kejatuhan sukarno dan komunisnya adalah akibat kehebatan big brother dan kebiadaban kita waktu itu.

  4. indonesia bangkrut dan diambang kehancuran itu karna doktrin soeharto,basmi komunis sampai keakar2nya.menjual negara pd amrik cs dan bangga ngajarkan rakyat jd bangsa pengemis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s