Tangier Med II Konsolidasi Pengaruh Maroko di Kawasan

PELABUHAN Med di Tangier, Maroko, akan menjadi pelabuhan terbesar di kawasan Mediterania dan menghubungkan Maroko dengan 77 negara dan 186 pelabuhan.

Terletak sekitar 40 kilometer sebelah timur Tangier, pelabuhan di Selat Gilbraltar ini mulai digunakan pada 2007 lalu dengan kapasitas awal sebanyak 3,5 juta kontainer.

Hari Jumat lalu (28/6), Raja Muhammad mengutus putra mahkota Pangeran Moulay El Hassan untuk meresmukan proyek perluasan Pelabuhan Tangier Med yang terletak di Provinsi Fahs Anjra, Wilayah Tangier-Tetouan-Al Hoceima.

Continue reading “Tangier Med II Konsolidasi Pengaruh Maroko di Kawasan”

Soli Sahara Desak Polisario Bebaskan Aktivis Pro-Demokrasi

Kalangan aktivis kemanusiaan diajak untuk ikut mendesak rejim Polisario segera membebaskan sejumlah aktivis yang ditangkap karena menginginkan perubahan, demokratisasi dan kehidupan yang lebih baik di Kamp Tindouf.

Ajakan itu disampaikan Koordinator Solidaritas Indonesia untuk Sahara (Soli Sahara), Teguh Santosa, dalam keterangan di Jakarta, Rabu (26/6).

“Penangkapan aktivis pro-demokrasi di Kamp Tindouf ini sangat memprihatinkan. Mereka memiliki hak untuk memperjuangkan dan menyuarakan perbaikan nasib mereka dan keluarga mereka yang selama empat dekade hidup di bawah kontrol rejim Polisario,” ujar Teguh.

Dalam sepekan terakhir aparat keamanan Polisario melakukan penangkapan terhadap pihak-pihak yang dianggap menantang dan mengganggu kekuasaan mereka.

Continue reading “Soli Sahara Desak Polisario Bebaskan Aktivis Pro-Demokrasi”

Politisi yang Baik

Politisi yg baik tidak dinilai dari keberhasilannya dalam kontestasi politik. Melainkan dinilai dari kemampuannya menjaga integritas dan kesetiaannya memperjuangkan cita-cita.

Politisi yg baik juga seorang yg setia pada kepentingan negara. Dengan sendirinya, seorang politisi yg baik adalah sekaligus seorang negarawan.

Ini salah satu hal yang disampaikan Dutabesar Republik Rakyat Demokratik Korea atau Korea Utara, An Kwang Il. (Dalam foto duduk di sebelah Mbak Rachma)

Tadi saya mendampingi Mbak Rachma menerima Dubes Korea Utara dan delegasi dari Pyongyang.

Dubes Al Hamar: Jalan Keluar Perseteruan Dan Perselisihan Adalah Dialog

SIAPAPUN tahu Qatar adalah salah satu pendukung utama war on terror yang dipimpin Amerika Serikat menyusul serangan terhadap Menara WTC di New York pada 11 September 2001. Qatar memberikan kesempatan kepada pasukan multinasional yang dipimpin AS untuk menggunakan wilayahnya sebagai pangkalan militer. Dukungan Qatar pada perang melawan teror berlangsung hingga kini.

Continue reading “Dubes Al Hamar: Jalan Keluar Perseteruan Dan Perselisihan Adalah Dialog”

Dalam Kesendirian di Belakang Masjid Umayyad

Dalam kesendirian.

Seorang lelaki tua duduk menikmati sinar mentari senja di Damaskus Tua. Bayangan tubuhnya dan batang pohon di sebelahnya tercetak indah di tembok.

Continue reading “Dalam Kesendirian di Belakang Masjid Umayyad”

Menjemput Alice di Cengkareng

Saya lega.

Laki-laki di ujung telepon sana yang membuat saya lega setelah sempat dilanda panik.

Katanya, seorang wanita tua mendatanginya beberapa saat lalu. Wanita itu minta bantuan untuk menghubungi nomor telepon saya yang ada di buku catatannya. Menjelang tengah malam di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta. Bulan Maret 2010.

Continue reading “Menjemput Alice di Cengkareng”

List of North Korea’s Websites

Selamat berbuka puasa dan menjalankan ibadah shalat teraweh.

Dalam kesempatan yang berbahagia ini, izinkan saya menyampaikan sejumlah alamat website berbagai institusi Republik Rakyat Demokratik Korea atau Korea Utara.

Semoga ada manfaatnya bagi kawan-kawan wartawan, mahasiswa dan peneliti isu Semenanjung Korea.

광야 (Portal Homepage for all kinds of DPR Korea homepages)
http://www.dprkportal.kp

류경 (Pictures and Medias about DPR Korea)
http://www.mediaryugyong.com.kp

Continue reading “List of North Korea’s Websites”

Venezuela

Tahun lalu saya bersama sekitar 150 orang dari berbagai negara dengan berbagai latar belakang profesi diundang Dewan Pemilu Venezuela (CNE) untuk memantau proses pemilu dan pilpres di negeri Bolivarian itu.

CNE adalah salah satu dari lima pilar sistem demokrasi Venezuela yang keberadaannya diatur dalam konstitusi. Empat pilar lainnya adalah Eksekutif, Legislatif, Yudikatif dan Mahkamah Konstitusi.

Continue reading “Venezuela”

Wisata Perdamaian

Saya sudah sering ke perbatasan Korea Utara dan Korea Selatan, Panmunjom. Baik dari sisi utara, maupun dari sisi selatan.

Kedua negara dipisahkan oleh sebuah kawasan yang kita kenal sebagai Zona Demiliterisasi atau DMZ. Kawasan ini terbentang di garis 38 derajat lintang utara dari barat ke timur, 2 kilometer ke utara dan 2 kilometer selatan.

Continue reading “Wisata Perdamaian”

Akhirnya, China Juga Jadi Masalah Dalam Pilpres Di Indonesia

Ambisi Republik Rakyat China (RRC) mendominasi perekonomian kawasan bahkan dunia dengan gagasan One Belt One Road (OBOR) atau Belt and Road Initiative (BRI) akhirnya menjadi persoalan tersendiri dalam kontestasi politik di banyak negara Asia, termasuk di Indonesia.

Pengamat politik Asia Timur yang juga wartawan CNN James Griffiths dalam kolomnya kemarin (Jumat, 5/4) menguraikan sejumlah fakta yang memperlihatkan betapa sikap “anti-RRC” tengah menjadi trend yang berkembang di banyak negara Asia.

Continue reading “Akhirnya, China Juga Jadi Masalah Dalam Pilpres Di Indonesia”

Dubes Tunisia: Faktanya, Persaingan Dagang Mempengaruhi Seluruh Dunia

GELOMBANG demonstrasi di Tunisia semakin menjadi oleh sebuah peristiwa di Sidi Bouzid, sekitar 300 kilometer sebelah selatan Tunis, pada 17 Desember 2010. Seorang penjual buah, Mohamed Bouazizi (26), membakar diri di depan kantor polisi sebagai tanda protes atas tindakan aparat menyita gerobak buahnya.

Continue reading “Dubes Tunisia: Faktanya, Persaingan Dagang Mempengaruhi Seluruh Dunia”

Dubes Dridi: Indonesia Dukung Transisi Demokrasi Tunisia

TERLETAK di Afrika Utara, diapit Aljazair, Libya dan Laut Mediterania, Republik Tunisia memiliki hubungan istimewa dengan Republik Indonesia.

Pemimpin gerakan kemerdekaan Tunisia, Habib Bourguiba, berkunjung ke Jakarta dan bertemu Bung Karno pada tahun 1951. Sejak itu, Indonesia secara aktif memberikan dukungan untuk kemerdekaan Tunisia. Puncak dari upaya diplomatik Tunisia untuk meraih kemerdekaan adalah lobi yang dilakukan di arena Konferensi Asia Afrika di Bandung pada tahun 1955. Setahun kemudian, Prancis angkat kaki dari negeri itu.

Continue reading “Dubes Dridi: Indonesia Dukung Transisi Demokrasi Tunisia”

Dubes Umar Hadi Bocorkan Rencana Film Kedua, Tentang Kisah Cinta Indonesia Dan Korea

Film “Bali: Beats of Paradise” adalah film pertama yang “dibidani” Dutabesar RI untuk Korea Selatan Umar Hadi. Ide pembuatan film yang disutradarai Livi Zheng ini lahir saat Dubes Umar Hadi masih bertugas sebagai Konsul Jenderal di KJRI Los Angeles.

Di sanalah ia berkenalan dengan I Nyoman Wenten yang menjadi tokoh utama dalam film yang sempat masuk dalam babak penilaian Oscar 2019.

Continue reading “Dubes Umar Hadi Bocorkan Rencana Film Kedua, Tentang Kisah Cinta Indonesia Dan Korea”

Gala Premiere “Bali: Beats of Paradise” di Lotte World Tower

Sempat menjadi salah satu film yang dinominasikan dalam Oscar 2019, film “Bali: Beats of Paradise” secara resmi diluncurkan di Seoul, Korea Selatan, Minggu, (31/3).

Gala Premiere film berdurasi 55 menit ini diselenggarakan KBRI Seoul di Lotte World Tower, dihadiri sang sutradara Livi Zheng dan kedua produser yang ikut membidani kelahiran film ini, Dutabesar Umar Hadi dan philanthropist Julia Gouw.

Dalam sambutannya, Dubes Umar Hadi mengatakan banyak yang bertanya mengapa dirinya ikut membidani kelahiran film ini.

Continue reading “Gala Premiere “Bali: Beats of Paradise” di Lotte World Tower”

Wartawan Harus Mau Lepaskan Kacamata Tempur Untuk Bantu Perdamaian Korea

Perdamaian dan reunifikasi Semenanjung Korea adalah tugas konstitusional yang diemban Republik Korea atau Korea Selatan, juga Republik Rakyat Demokratik Korea atau Korea Utara.

Masyarakat pers internasional diimbau untuk ikut mengawal agenda tersebut dengan antara lain menanggalkan lensa kombatif dalam melihat situasi konflik di Semenanjung Korea.

Continue reading “Wartawan Harus Mau Lepaskan Kacamata Tempur Untuk Bantu Perdamaian Korea”

Covering the Korean Peninsula’s Peace Agenda

Before I get in to the main part of my speech, regarding to the Korean Peninsula issue, I would like to share some of my basic principles in working as a journalist.

The main reason why I would like to work as a journalist is because I cannot, or it is hard for me to, believe in any story that I read, watch or listen. It is not because I simply don’t believe the source, the person, and the media company.

Continue reading “Covering the Korean Peninsula’s Peace Agenda”

Pesan Dari Pyongyang: Saling Menghormati Dan Saling Percaya Kunci Menghilangkan Permusuhan

SETELAH lebih dari dua pekan penyelenggaraan KTT Amerika Serikat dan Republik Rakyat Demokratik Korea atau Korea Utara di Hanoi, Vietnam, pihak Pyongyang kembali mengirimkan pernyataan.

Pernyataan yang diterima redaksi itu memberikan penegasan bahwa Korea Utara memberikan penilaian yang sangat tinggi atas pertemuan kedua Kim Jong Un dan Donald Trump yang tidak menghasilkan kesepakatan bersama.

Continue reading “Pesan Dari Pyongyang: Saling Menghormati Dan Saling Percaya Kunci Menghilangkan Permusuhan”

Selebrasi Penyambutan Siti Aisyah Berlebihan, Seolah-olah Indonesia Menang Perang

SELEBRASI yang dilakukan pemerintah Indonesia menyambut kepulangan Siti Aisyah ke tanah air dianggap terlalu berlebihan, dan bisa mengganggu hubungan baik dengan Malaysia.

Selebrasi itu bisa memberi kesan bahwa sistem hukum Malaysia bisa diintervensi oleh lobi-lobi politik.

Continue reading “Selebrasi Penyambutan Siti Aisyah Berlebihan, Seolah-olah Indonesia Menang Perang”

Kasus Yang Menimpa Siti Aisyah Sudah Aneh Sejak Awal

KITA patut bersyukur dan menyambut gembira pembebasan Siti Aisyah dari segala tuduhan yang dialamatkan kepada dirinya terkait kematian warganegara Republik Rakyat Demokratik Korea atau Korea Utara di Kuala Lumpur International Airport (KLIA) dua tahun lalu.

Bagaimanapun, kasus kematian WN Korea Utara itu sudah aneh sejak awal.

Continue reading “Kasus Yang Menimpa Siti Aisyah Sudah Aneh Sejak Awal”

Dubes Jepang: Tidak Ada Hubungan Bertetangga Yang Bebas Dari Masalah

UNIPOLARISME pasca Perang Dingin tak berumur panjang. Hanya dalam waktu kurang lebih satu dekade berbagai kekuatan ekonomi dan politik baru bermunculan. Di Asia Timur, China yang untuk waktu cukup lama memilih menutup diri di balik tirai bambu secara mengagetkan muncul ke permukaan.

Tidak hanya meningkatkan anggaran militer berkali lipat, China juga mengumumkan ambisi menjadi lokomotif Jalur Sutra baru yang dikenal dengan nama One Belt One Road (OBOR) atau Belt and Road Initiative (BRI). Seperti China, Jepang juga tidak mau kalah.

Continue reading “Dubes Jepang: Tidak Ada Hubungan Bertetangga Yang Bebas Dari Masalah”

Dubes Jepang: Kompetisi Selalu Bagus

PADA bulan Oktober 2015 pemerintah Indonesia memberikan proyek kereta api cepat (High Speed Railways/HSR) Jakarta-Bandung kepada Republik Rakyat China (RRC) yang belakangan juga tampak semakin agresif mendekati Indonesia.

Keputusan ini mengecewakan pemerintah Jepang yang merasa telah terlibat cukup jauh. Untuk mengobati kekecewaan Jepang itu, Presiden Joko Widodo mengutus Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) ketika itu, Sofyan Djalil, bertemu Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.

Continue reading “Dubes Jepang: Kompetisi Selalu Bagus”

Dubes Jepang: Bila Ekonomi Tumbuh 6,5 Persen, Indonesia Nomor 4 Terkuat Di Dunia

NIHON atau Nippon. Negeri matahari terbit. Kemenangan dalam perang melawan Kekaisaran Rusia di Manchuria dan Semenanjung Korea pada 1904-1905 melambungkan reputasi Kekaisaran Jepang sebagai saudara tua Asia. Kemenangan ini menyempurnakan supremasi Jepang di kawasan Asia Timur sejak merebut Formosa dari China dalam perang 1895.

Continue reading “Dubes Jepang: Bila Ekonomi Tumbuh 6,5 Persen, Indonesia Nomor 4 Terkuat Di Dunia”

Nguyen Dan Lain-lain

ETCETERA Nguyen. Itu nama yang tertulis di tanda pengenal “DPRK-US Summit Hanoi” yang tergantung di lehernya.

Tanda pengenal itu dikeluarkan Kementerian Luar Negeri Vietnam untuk awak media yang bertugas mengikuti pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Tertinggi Republik Rakyat Demokratik Korea Kim Jong Un.

Continue reading “Nguyen Dan Lain-lain”

Menebak Pesan Lain Di Balik Pertemuan Hanoi

JAMUAN makan malam pembuka pertemuan tingkat tinggi Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin tertinggi Republik Rakyat Demokratik Korea Kim Jong Un di Sofitel Legend Metropole Hotel, Hanoi, baru saja berakhir.

Sebelum berpisah, keduanya sepakat untuk melanjutkan pembicaraan hal-hal yang lebih teknis hari Kamis besok (28/2).

Continue reading “Menebak Pesan Lain Di Balik Pertemuan Hanoi”

Bertemu Di Hanoi, How Low Can You Go

IBARAT pertandingan catur, kedua pemain telah tiba di tempat pertandingan, duduk menghadapi papan catur dan tengah bersiap-siap memainkan bidak demi bidak.

Kedua pemain catur itu adalah pemimpin tertinggi Republik Rakyat Demokratik Korea atau Korea Utara, Kim Jong Un, dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Continue reading “Bertemu Di Hanoi, How Low Can You Go”

#DiTepiAmuDarya: Dari Kacamata Post-Truth

PADA era yang disebut-sebut sebagai era post-truth saat ini, informasi menjadi senjata untuk menguasai. Pada era post-truth, informasi digelontorkan bertubi-tubi agar menjadi opini, tak peduli benar atau salah. Pada gilirannya, opini masyarakat atau seseorang terbentuk hanya oleh saking intensnya sebuah informasi terpapar, bukan oleh faktual atau tidaknya informasi tersebut.

Continue reading “#DiTepiAmuDarya: Dari Kacamata Post-Truth”

Pertemuan Donald Trump Dan Kim Jong Un Jadi Indikator Pengaruh Dan Tingkat Kepercayaan Pada Indonesia

Pertemuan kedua antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong Un dapat digunakan sebagai indikator untuk melihat pengaruh Indonesia di kawasan Asia Tenggara dan kepercayaan dunia internasional kepada Indonesia yang kini adalah anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

Continue reading “Pertemuan Donald Trump Dan Kim Jong Un Jadi Indikator Pengaruh Dan Tingkat Kepercayaan Pada Indonesia”

Kalender 2019 Sama Dengan 1895, Apa Saja Kejadiannya?

Kalendar tahun 2019 pada sistem penanggalan Gregorian yang biasa kita gunakan sama dengan kalendar tahun 1895. Tanggal 1 Januari 2019 dan 1895 sama-sama jatuh pada hari Selasa. Begitu juga dengan tanggal 31 Desember sama-sama jatuh pada hari Selasa. Kedua tahun yang berjarak 124 tahun itu sama-sama bukan tahun kabisat.

Continue reading “Kalender 2019 Sama Dengan 1895, Apa Saja Kejadiannya?”

Kim Jong Un’s New Year’s Address

Dear comrades and friends,

Having seen out the year 2018, in which we adorned the history of the motherland, the revolution and the nation with meaningful events leaving another indelible imprint in the history, we are seeing in the new year 2019 full of hope.

Continue reading “Kim Jong Un’s New Year’s Address”

Ekstremisme adalah Musuh Manusia…

Xu Hangtian, Jurubicara Kedubes RRC

TIONGKOK merupakan negara multisuku dan multiagama. Hak-hak kebebasan beragama dan kepercayaan warga negara Tiongkok dijamin Undang-undang Dasar. Pemerintah Tiongkok, berdasarkan peraturan dan perundang-undangan, memberikan perlindungan kepada setiap warga negaranya, termasuk Muslim suku Uighur di Xinjiang untuk menjalankan kebebasan beragama dan kepercayaan.

Termasuk suku Uighur, ada 10 suku di Xinjiang yang mayoritasnya menganut agama Islam, dengan jumlah penduduk sekitar 14 juta.

Ada 24,4 ribu masjid di wilayah Xinjiang, atau sekitar 70 persen dari jumlah total masjid di seluruh Tiongkok, jumlah masjid per kapita berada di jajaran terdepan di dunia. Jumlah ulama ada 29 ribu orang, sekitar 51 persen dari jumlah total di seluruh negara. Di Xijiang, ada 103 ormas agama Islam, mengambil porsi 92% dari seluruh ormas agama di Xinjiang. Didirikan pula beberapa pesantren dan madrasah.

Setiap tahun, pemerintah lokal menyelenggarakan ribuan Muslim menunaikan ibadah haji ke Mekkah dengan menggunakan charter flight dan menyediakan staf dokter, tukang masak, pemandu, penerjemah dan sebagainya untuk memberikan layanan sepanjang perjalanan. Kitab Suci Al Quran dan serangkaian koleksi dari Al-Sahih Muhammad Ibn-Ismail al-Bukhari telah diterjemahkan dan dipublikasikan dalam bahasa Mandarin, Uighur, Kazak, Kirgiz dan bahasa lainnya di Tiongkok.

Akibat pengaruh ekstremisme keagamaan internasional, ekstremisme keagamaan telah tumbuh dan menyebar luas di Xinjiang dalam beberapa tahun terakhir ini. Oknum ekstremis dan teroris telah merancang dan melakukan tindakan kekerasan dan teror sebanyak ribuan kali di Tiongkok, termasuk kerusuhan tanggal 5 Juli 2009 di Urumqi yang mengakibatkan 197 korban jiwa dan lebih dari 1700 orang teluka; serangan teror di stasiun kereta api Kunming pada tanggal 1 Maret 2014 yang mengakibatkan 31 orang tewas dan 141 orang terluka.

Selain itu, mereka juga merancang dan melaksanakan sejumlah tindakan kekerasan dan teror yang mengakibatkan korban jiwa dan kerugian harta benda yang luar biasa besarnya, antara lain serangan kekerasan dan teror di Urumqi pada 22 Mei 2014, di Shanshan pada 26 Juni 2013, di Shache pada 28 Juli 2014, di Baicheng pada 18 September 2015.

Masyarakat dari berbagai suku di Xinjiang sama-sama merasa marah dan mengecam kejahatan teroris. Dalam surat kepada pemerintah daerah oleh anak seorang polisi Uighur yang gugur saat menjalankan tugas, berbunyi bahwa saya berharap Pemerintah dapat secara tegas memberantaskan tindak pindana kekerasan dan teror sampai tuntas supaya tidak ada anak lagi yang membesar tanpa pendampingan ayahnya.

Terorisme dan ekstremisme adalah musuh manusia.

Dengan menyerap pengalaman komunitas internasional dalam melawan terorisme, Tiongkok telah mengambil serangkaian langkah deradikalisasi. Di sebagian daerah di Xinjiang, sejumlah penduduk masih kurang menguasai bahasa mandarin, kesadaran dan ilmu pengetahuan hukum terbatas, keterampilan kerja mereka pun tidak memadai untuk mendapatkan kerja sehingga sangat rentan akan penghasutan dan instigasi oleh terorisme dan ekstremisme.

Berdasarkan situasi ini, pemerintah daerah menyediakan program pelatihan dan pendidikan vokasi gratis kepada sebagian orang yang terdampak oleh pemikiran ekstremisme. Konten pelajarannya adalah bahasa mandarin, ilmu pengetahuan hukum, keterampilan kerja dan pendidikan deradikalisasi.   

Kursus yang disediakan oleh lembaga pelatihan dan pendidikan vokasi itu termasuk produksi pakaian dan topi, pengolahan makanan, perakitan produk elektronik, tipografi dan pencetakan, e-commerce dan lain-lain. Para pelajar dapat mengambil satu atau dua kursus sesuai dengan keinginan dan kondisi diri sendiri. Selama masa pelatihan, para pelajar dibayar gaji. Kebiasaan kehidupan normal mereka dihormati dan dilindungi berdasarkan latar belakang eknis dan agamanya.

Setelah para pelajar lulus, institut ini akan merekomendasikannya kepada perusahaan lokal sesuai dengan keterampilan kerja mereka, supaya para lulusan mendapat pekerjaan dan menjadi kaya. Praktek ini membuktikan bahwa pelatihan vokasional merupakan tindakan efektif di Xinjiang untuk menghapuskan lingkungan dan tanah terorisme dan ekstremisme, dan juga mencegah kejahatan kekerasan dan teror.

Hingga saat ini, tindakan antiteroris komprehensif di Xinjiang telah mendapat hasil nyata. Selama 21 bulan ini, tak pernah terjadi serangan teroris dan kekerasan di Xinjiang, jumlah perkara tindak pidana dan gangguan keamanan umum menurun secara drastis. Kondisi keamanan umum di Xinjiang membaik signifikan, penyebaran ekstremisme keagamaan terkendali efektif. Stabilitas sosial mempercepat pembangunan ekonomi.

Pertumbuhan PDB Xinjiang pada tahun 2017 mencapai 7.6 persen. Pada bulan Januari sampai September tahun ini, Xinjiang mendatangkan wisatawan lokal maupun mancanegara sebanyak 132 juta orang, bertumbuh 40 persen dibandingkan waktu sama tahun yang lalu.

Sekarang Xinjiang semakin indah dan aman. Penduduk setempat tak perlu takut-menakut lagi, bisa berjalan-jalan, belanja, makan bersama dan bertamasya dengan tenang hati. Kepercayaan beragama setiap suku di Xinjang termasuk Uighur dilindungi pemerintah dengan lebih baik.  

Tiongkok dan Indonesia merupakan tetangga baik, teman baik dan mitra baik. Kita selalu saling mendukung dalam isu-isu yang menyangkut kepentingan besar masing-masing. Kami yakin bahwa jika telah diketahui keadaan nyata Xinjiang, teman-teman Indonesia akan lebih memahami dan mendukung tindakan yang diambil pemerintah Tiongkok untuk memerangi terorisme dan ekstremisme, menjaga stabilitas sosial dan keamanan masyarakat di Xinjiang. Dalam beberapa tahun ini, Kedutaan Besar Tiongkok terus-menerus menulis artikel di media Indonesia untuk memperkenalkan keadaan Xinjiang, mengundang tokoh-tokoh agama dan jurnalis Indonesia untuk berkunjung ke Xinjiang dan provinsi-provinsi yang lain. Seperti apa yang mereka lihat, penduduk Xinjiang dari berbagai suku dan muslin lain di Tiongkok sedang hidup dan bekerja dengan bahagia. Kami menyambut lebih banyak teman-teman Indonesia mengunjungi, melihat dan mengenal Tiongkok yang nyata. []