Film “Bali: Beats of Paradise” adalah film pertama yang “dibidani” Dutabesar RI untuk Korea Selatan Umar Hadi. Ide pembuatan film yang disutradarai Livi Zheng ini lahir saat Dubes Umar Hadi masih bertugas sebagai Konsul Jenderal di KJRI Los Angeles.
Di sanalah ia berkenalan dengan I Nyoman Wenten yang menjadi tokoh utama dalam film yang sempat masuk dalam babak penilaian Oscar 2019.
Sempat menjadi salah satu film yang dinominasikan dalam Oscar 2019, film “Bali: Beats of Paradise” secara resmi diluncurkan di Seoul, Korea Selatan, Minggu, (31/3).
Gala Premiere film berdurasi 55 menit ini diselenggarakan KBRI Seoul di Lotte World Tower, dihadiri sang sutradara Livi Zheng dan kedua produser yang ikut membidani kelahiran film ini, Dutabesar Umar Hadi dan philanthropist Julia Gouw.
Dalam sambutannya, Dubes Umar Hadi mengatakan banyak yang bertanya mengapa dirinya ikut membidani kelahiran film ini.
Perdamaian dan reunifikasi Semenanjung Korea adalah tugas konstitusional yang diemban Republik Korea atau Korea Selatan, juga Republik Rakyat Demokratik Korea atau Korea Utara.
Masyarakat pers internasional diimbau untuk ikut mengawal agenda tersebut dengan antara lain menanggalkan lensa kombatif dalam melihat situasi konflik di Semenanjung Korea.
Before I get in to the main part of my speech, regarding to the Korean Peninsula issue, I would like to share some of my basic principles in working as a journalist.
The main reason why I would like to work as a journalist is because I cannot, or it is hard for me to, believe in any story that I read, watch or listen. It is not because I simply don’t believe the source, the person, and the media company.
SETELAH lebih dari dua pekan penyelenggaraan KTT Amerika Serikat dan Republik Rakyat Demokratik Korea atau Korea Utara di Hanoi, Vietnam, pihak Pyongyang kembali mengirimkan pernyataan.
Pernyataan yang diterima redaksi itu memberikan penegasan bahwa Korea Utara memberikan penilaian yang sangat tinggi atas pertemuan kedua Kim Jong Un dan Donald Trump yang tidak menghasilkan kesepakatan bersama.
SELEBRASI yang dilakukan pemerintah Indonesia menyambut kepulangan Siti Aisyah ke tanah air dianggap terlalu berlebihan, dan bisa mengganggu hubungan baik dengan Malaysia.
Selebrasi itu bisa memberi kesan bahwa sistem hukum Malaysia bisa diintervensi oleh lobi-lobi politik.
KITA patut bersyukur dan menyambut gembira pembebasan Siti Aisyah dari segala tuduhan yang dialamatkan kepada dirinya terkait kematian warganegara Republik Rakyat Demokratik Korea atau Korea Utara di Kuala Lumpur International Airport (KLIA) dua tahun lalu.
Bagaimanapun, kasus kematian WN Korea Utara itu sudah aneh sejak awal.
UNIPOLARISME pasca Perang Dingin tak berumur panjang. Hanya dalam waktu kurang lebih satu dekade berbagai kekuatan ekonomi dan politik baru bermunculan. Di Asia Timur, China yang untuk waktu cukup lama memilih menutup diri di balik tirai bambu secara mengagetkan muncul ke permukaan.
Tidak hanya meningkatkan anggaran militer berkali lipat, China juga mengumumkan ambisi menjadi lokomotif Jalur Sutra baru yang dikenal dengan nama One Belt One Road (OBOR) atau Belt and Road Initiative (BRI). Seperti China, Jepang juga tidak mau kalah.
PADA bulan Oktober 2015 pemerintah Indonesia memberikan proyek kereta api cepat (High Speed Railways/HSR) Jakarta-Bandung kepada Republik Rakyat China (RRC) yang belakangan juga tampak semakin agresif mendekati Indonesia.
Keputusan ini mengecewakan pemerintah Jepang yang merasa telah terlibat cukup jauh. Untuk mengobati kekecewaan Jepang itu, Presiden Joko Widodo mengutus Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) ketika itu, Sofyan Djalil, bertemu Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.
NIHON atau Nippon. Negeri matahari terbit. Kemenangan dalam perang melawan Kekaisaran Rusia di Manchuria dan Semenanjung Korea pada 1904-1905 melambungkan reputasi Kekaisaran Jepang sebagai saudara tua Asia. Kemenangan ini menyempurnakan supremasi Jepang di kawasan Asia Timur sejak merebut Formosa dari China dalam perang 1895.
ETCETERA Nguyen. Itu nama yang tertulis di tanda pengenal “DPRK-US Summit Hanoi” yang tergantung di lehernya.
Tanda pengenal itu dikeluarkan Kementerian Luar Negeri Vietnam untuk awak media yang bertugas mengikuti pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Tertinggi Republik Rakyat Demokratik Korea Kim Jong Un.
JAMUAN makan malam pembuka pertemuan tingkat tinggi Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin tertinggi Republik Rakyat Demokratik Korea Kim Jong Un di Sofitel Legend Metropole Hotel, Hanoi, baru saja berakhir.
Sebelum berpisah, keduanya sepakat untuk melanjutkan pembicaraan hal-hal yang lebih teknis hari Kamis besok (28/2).
IBARAT pertandingan catur, kedua pemain telah tiba di tempat pertandingan, duduk menghadapi papan catur dan tengah bersiap-siap memainkan bidak demi bidak.
Kedua pemain catur itu adalah pemimpin tertinggi Republik Rakyat Demokratik Korea atau Korea Utara, Kim Jong Un, dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
PADA era yang disebut-sebut sebagai era post-truth saat ini, informasi menjadi senjata untuk menguasai. Pada era post-truth, informasi digelontorkan bertubi-tubi agar menjadi opini, tak peduli benar atau salah. Pada gilirannya, opini masyarakat atau seseorang terbentuk hanya oleh saking intensnya sebuah informasi terpapar, bukan oleh faktual atau tidaknya informasi tersebut.
Pertemuan kedua antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong Un dapat digunakan sebagai indikator untuk melihat pengaruh Indonesia di kawasan Asia Tenggara dan kepercayaan dunia internasional kepada Indonesia yang kini adalah anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.
Kalendar tahun 2019 pada sistem penanggalan Gregorian yang biasa kita gunakan sama dengan kalendar tahun 1895. Tanggal 1 Januari 2019 dan 1895 sama-sama jatuh pada hari Selasa. Begitu juga dengan tanggal 31 Desember sama-sama jatuh pada hari Selasa. Kedua tahun yang berjarak 124 tahun itu sama-sama bukan tahun kabisat.
Having
seen out the year 2018, in which we adorned the history of the motherland, the
revolution and the nation with meaningful events leaving another indelible
imprint in the history, we are seeing in the new year 2019 full of hope.
TIONGKOK merupakan negara multisuku dan multiagama. Hak-hak kebebasan beragama dan kepercayaan warga negara Tiongkok dijamin Undang-undang Dasar. Pemerintah Tiongkok, berdasarkan peraturan dan perundang-undangan, memberikan perlindungan kepada setiap warga negaranya, termasuk Muslim suku Uighur di Xinjiang untuk menjalankan kebebasan beragama dan kepercayaan.
Termasuk
suku Uighur, ada 10 suku di Xinjiang yang mayoritasnya menganut agama Islam,
dengan jumlah penduduk sekitar 14 juta.
Ada
24,4 ribu masjid di wilayah Xinjiang, atau sekitar 70 persen dari jumlah total
masjid di seluruh Tiongkok, jumlah masjid per kapita berada di jajaran terdepan
di dunia. Jumlah ulama ada 29 ribu orang, sekitar 51 persen dari jumlah total
di seluruh negara. Di Xijiang, ada 103 ormas agama Islam, mengambil porsi 92%
dari seluruh ormas agama di Xinjiang. Didirikan pula beberapa pesantren dan
madrasah.
Setiap
tahun, pemerintah lokal menyelenggarakan ribuan Muslim menunaikan ibadah haji
ke Mekkah dengan menggunakan charter flight dan menyediakan staf dokter,
tukang masak, pemandu, penerjemah dan sebagainya untuk memberikan layanan
sepanjang perjalanan. Kitab Suci Al Quran dan serangkaian koleksi dari Al-Sahih
Muhammad Ibn-Ismail al-Bukhari telah diterjemahkan dan dipublikasikan dalam
bahasa Mandarin, Uighur, Kazak, Kirgiz dan bahasa lainnya di Tiongkok.
Akibat
pengaruh ekstremisme keagamaan internasional, ekstremisme keagamaan telah
tumbuh dan menyebar luas di Xinjiang dalam beberapa tahun terakhir ini. Oknum
ekstremis dan teroris telah merancang dan melakukan tindakan kekerasan dan
teror sebanyak ribuan kali di Tiongkok, termasuk kerusuhan tanggal 5 Juli 2009
di Urumqi yang mengakibatkan 197 korban jiwa dan lebih dari 1700 orang teluka;
serangan teror di stasiun kereta api Kunming pada tanggal 1 Maret 2014 yang
mengakibatkan 31 orang tewas dan 141 orang terluka.
Selain
itu, mereka juga merancang dan melaksanakan sejumlah tindakan kekerasan dan
teror yang mengakibatkan korban jiwa dan kerugian harta benda yang luar biasa
besarnya, antara lain serangan kekerasan dan teror di Urumqi pada 22 Mei 2014,
di Shanshan pada 26 Juni 2013, di Shache pada 28 Juli 2014, di Baicheng pada 18
September 2015.
Masyarakat
dari berbagai suku di Xinjiang sama-sama merasa marah dan mengecam kejahatan
teroris. Dalam surat kepada pemerintah daerah oleh anak seorang polisi Uighur
yang gugur saat menjalankan tugas, berbunyi bahwa saya berharap Pemerintah
dapat secara tegas memberantaskan tindak pindana kekerasan dan teror sampai
tuntas supaya tidak ada anak lagi yang membesar tanpa pendampingan ayahnya.
Terorisme
dan ekstremisme adalah musuh manusia.
Dengan
menyerap pengalaman komunitas internasional dalam melawan terorisme, Tiongkok
telah mengambil serangkaian langkah deradikalisasi. Di sebagian daerah di
Xinjiang, sejumlah penduduk masih kurang menguasai bahasa mandarin, kesadaran
dan ilmu pengetahuan hukum terbatas, keterampilan kerja mereka pun tidak
memadai untuk mendapatkan kerja sehingga sangat rentan akan penghasutan dan
instigasi oleh terorisme dan ekstremisme.
Berdasarkan
situasi ini, pemerintah daerah menyediakan program pelatihan dan pendidikan
vokasi gratis kepada sebagian orang yang terdampak oleh pemikiran ekstremisme.
Konten pelajarannya adalah bahasa mandarin, ilmu pengetahuan hukum,
keterampilan kerja dan pendidikan deradikalisasi.
Kursus
yang disediakan oleh lembaga pelatihan dan pendidikan vokasi itu termasuk
produksi pakaian dan topi, pengolahan makanan, perakitan produk elektronik,
tipografi dan pencetakan, e-commerce dan lain-lain. Para pelajar dapat
mengambil satu atau dua kursus sesuai dengan keinginan dan kondisi diri
sendiri. Selama masa pelatihan, para pelajar dibayar gaji. Kebiasaan kehidupan
normal mereka dihormati dan dilindungi berdasarkan latar belakang eknis dan
agamanya.
Setelah
para pelajar lulus, institut ini akan merekomendasikannya kepada perusahaan
lokal sesuai dengan keterampilan kerja mereka, supaya para lulusan mendapat
pekerjaan dan menjadi kaya. Praktek ini membuktikan bahwa pelatihan vokasional
merupakan tindakan efektif di Xinjiang untuk menghapuskan lingkungan dan tanah
terorisme dan ekstremisme, dan juga mencegah kejahatan kekerasan dan teror.
Hingga
saat ini, tindakan antiteroris komprehensif di Xinjiang telah mendapat hasil
nyata. Selama 21 bulan ini, tak pernah terjadi serangan teroris dan kekerasan
di Xinjiang, jumlah perkara tindak pidana dan gangguan keamanan umum menurun
secara drastis. Kondisi keamanan umum di Xinjiang membaik signifikan,
penyebaran ekstremisme keagamaan terkendali efektif. Stabilitas sosial
mempercepat pembangunan ekonomi.
Pertumbuhan
PDB Xinjiang pada tahun 2017 mencapai 7.6 persen. Pada bulan Januari sampai
September tahun ini, Xinjiang mendatangkan wisatawan lokal maupun mancanegara
sebanyak 132 juta orang,
bertumbuh 40 persen dibandingkan waktu sama tahun yang lalu.
Sekarang
Xinjiang semakin indah dan aman. Penduduk setempat tak perlu takut-menakut
lagi, bisa berjalan-jalan, belanja, makan bersama dan bertamasya dengan tenang
hati. Kepercayaan beragama setiap suku di Xinjang termasuk Uighur dilindungi
pemerintah dengan lebih baik.
Tiongkok dan Indonesia merupakan tetangga baik, teman baik dan mitra baik. Kita selalu saling mendukung dalam isu-isu yang menyangkut kepentingan besar masing-masing. Kami yakin bahwa jika telah diketahui keadaan nyata Xinjiang, teman-teman Indonesia akan lebih memahami dan mendukung tindakan yang diambil pemerintah Tiongkok untuk memerangi terorisme dan ekstremisme, menjaga stabilitas sosial dan keamanan masyarakat di Xinjiang. Dalam beberapa tahun ini, Kedutaan Besar Tiongkok terus-menerus menulis artikel di media Indonesia untuk memperkenalkan keadaan Xinjiang, mengundang tokoh-tokoh agama dan jurnalis Indonesia untuk berkunjung ke Xinjiang dan provinsi-provinsi yang lain. Seperti apa yang mereka lihat, penduduk Xinjiang dari berbagai suku dan muslin lain di Tiongkok sedang hidup dan bekerja dengan bahagia. Kami menyambut lebih banyak teman-teman Indonesia mengunjungi, melihat dan mengenal Tiongkok yang nyata. []
KEDUA matanya berkaca-kaca, suaranya terdengar berat. Sekuat tenaga ia menahan emosi agar air matanya tidak jatuh menetes. Raut wajah wanita berusia 29 tahun itu menyiratkan rasa ketakutan yang amat sangat saat bercerita tentang penyiksaan dan penderitaan yang dialaminya di tanah airnya sendiri, Uighur-Xinjiang, Republik Rakyat China.
Wanita itu bernama Mihrigul Tursun. Dibantu seorang penerjemah, Tursun berbicara di hadapan National Press Club di Washington, Amerika Serikat, akhir November lalu mengenai penyiksaan yang dia alami di kamp pendidikan politik di Xinjiang.
Tursun lahir di Uighur, Daerah Otonomi Uighur Xinjiang (XUAR). Beberapa tahun lalu ia ke Mesir untuk belajar bahasa Inggris. Di negeri Cleopatra itu pula Tursun bertemu dengan pria yang kelak menjadi suaminya. Dari pernikahan ini, Tursun melahirkan bayi kembar tiga.
FOTO BERSAMA: Penulis buku Di Tepi Amu Darya, Teguh Santosa (kiri) berfoto bersama para pembahas bukunya yang memegang kaos bergambar sampul buku tersebut. (suaramerdeka.com / Hartono Harimurti)
Berpengalaman menulis konflik Afghanistan, yang kemudian dituliskan dalam buku berjudul ‘Di Tepi Amu Darya’, belum mendorong Teguh Santosa untuk menulis tentang konflik di dalam negeri. Teguh, wartawan senior yang kini CEO Kantor Berita Politik RMOL tersebut mengaku bahwa dirinya takut salah tulis bila menuliskan konflik nasional.
SITUASI politik global sedang tidak menentu. Sering diibaratkan seperti laut yang sedang diterpa badai atau the turbulent ocean. Badai ini membahayakan perjalanan setiap kapal yang sedang melintasi samudera dari satu benua ke benua lainnya.
Dengan segala kegilaannya; menginvansi Polandia dan memicu Perang Dunia Kedua, mengeliminasi kaum Yahudi (beserta anasir2 lain yang dinilai bertentangan dengan keyakinan Aryan uber alles), Adolf Hitler tercatat sebagai salah seorang tokoh sentral dalam perjalanan sejarah manusia modern. Continue reading “Gilanya Adolf Hitler”
TIDAK berlebihan bila menilai Panama berada di tengah dua raksasa dunia yang sedang bertarung, Amerika Serikat dan Republik Rakyat China (RRC). Panama toh tidak sendirian. Ada banyak negara yang bernasib serupa.
Dokumen-dokumen itu dibocorkan oleh sumber yang hingga kini dirahasiakan kepada Bastian Obemeyer, wartawan harian Jerman, Suddeutsche Zeitung (SZ). Tak lama setelah dipublikasikan SZ, Konsorsium Internasional Wartawan Investigatif (ICIJ) memuat semua dokumen dalam website mereka.
TAHUN 2015 masyarakat internasional dikagetkan oleh 11,5 juta dokumen yang berasal dari firma hukum Mossack Fonsesca di Panama. Berita Terkait
DUTABESAR Deborah Ho Ng De Cogley baru dua tahun bertugas di Jakarta. Alumni Universitas Santa Maria La Antigua dan Universitas Latin Panama ini lahir 53 tahun lalu di kota Colon. Itu adalah kota terbesar kedua di Republik Panama, yang berada di sisi utara Samudera Atlantik.
DIDAMPINGI Putra Mahkota Pangeran Moulay El Hassan, Raja Muhammad VI, hari Minggu (11/11) menghadiri upacara peringatan berakhirnya Perang Dunia Pertama, di Paris, Prancis.
PERNYATAAN Raja Muhammad VI yang mengajak negeri tetangga Aljazair untuk memperbaiki hubungan dinilai sebagai pernyataan yang memperlihatkan ketulusan sikap tidak hanya Raja Muhammad VI, melainkan seluruh rakyat dan pranata politik Maroko. Continue reading “Muhammad VI Lapangkan Jalan Menuju Perdamaian”