Tulisan ini masih seputar hasil investigasi sementara yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap Bank Century. Dokumen BPK yang ditandatangani 26 September 2009 itu sudah beredar di kalangan terbatas sejak ahir September lalu. Namun baru dibeberkan dalam berbagai tulisan oleh banyak pihak setelah mantan Menko Ekuin Kwik Kian Gie mengupasnya di Suara Pembaruan, Senin pekan lalu (9/11). Continue reading “Catatan dari Rapat Marathon di Pagi Hari”
Bukan Rekaman Chandra Menerima Suap?
Kabar bahwa Mabes Polri memiliki sebuah rekaman closed-circuit television atau CCTV yang memperlihatkan salah seorang pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menerima suap sudah beredar luas sejak sekitar dua pekan lalu. Continue reading “Bukan Rekaman Chandra Menerima Suap?”
Meminjam Cara Eropa untuk Menilai Bank Nol Koma
Untuk menganalisa dampak sistemik dari status bank gagal yang telah disematkan di pundak Bank Century, Bank Indonesia menggunakan kriteria yang digunakan di Uni Eropa dewasa ini. Continue reading “Meminjam Cara Eropa untuk Menilai Bank Nol Koma”
Kemelut November 2008 dan Akses Langsung Boediono
Persis setahun lalu, memasuki November 2008, Bank Indonesia (BI) yang ketika itu dipimpin Boediono mulai mengambil beberapa tindakan langsung untuk menghadapi krisis di tubuh Bank Century. Continue reading “Kemelut November 2008 dan Akses Langsung Boediono”
Boediono The Rising Star dan Awal Skandal
Bagi banyak orang, Boediono adalah the rising star.
Padahal dari semua nama yang belakangan kerap muncul di berbagai pemberitaan mengenai skandal bailout Bank Century, dia adalah tokoh yang paling lama bercokol di pemerintahan. Continue reading “Boediono The Rising Star dan Awal Skandal”
Centurygate, Hukuman Pun Didiskon 50 Persen
Hanya dua bulan setelah didirikan, Bank Century langsung terpuruk. Tidak tanggung-tanggung, rasio kecukupan modal (CAR) bank hasil merger Bank Pikko, Bank Danpac dan Bank CIC, itu langsung kandas ke titik negatif 132,5 persen per 28 Februari 2005. Continue reading “Centurygate, Hukuman Pun Didiskon 50 Persen”
Media Massa Asing Bandingkan dengan Krisis 1998
Sejak beberapa hari terakhir konflik “cicak melawan buaya” mulai ramai dibicarakan berbagai media massa asing. Bahkan ada yang membandingkan gelombang demonstrasi saat ini dengan people power yang terjadi di tahun 1998. Continue reading “Media Massa Asing Bandingkan dengan Krisis 1998”
Perlakuan Khusus Sejak dalam Kandungan
Laporan Kemajuan Pemeriksaan Investigasi atas Kasus Bank Century yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) per tanggal 26 September 2009 hanya terdiri dari delapan halaman. Continue reading “Perlakuan Khusus Sejak dalam Kandungan”
Rekaman Chandra Menerima Suap?
Salah satu senjata yang dimiliki Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama ini adalah rekaman hasil penyadapan pembicaraan telepon orang-orang yang dianggap memiliki kedekatan dengan kasus korupsi yang sedang diselidiki. Continue reading “Rekaman Chandra Menerima Suap?”
Memburu Laporan BPK dan Serangan Balik Pak Kwik

Sepanjang hari kemarin (Selasa, 11/11) ada angle baru dalam perkembangan kasus skandal bailout Bank Century senilai Rp 6,7 triliun. Jurnalis dari berbagai media, baik cetak maupun elektronik, ramai-ramai memburu progress report investigasi yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap Bank Century. Continue reading “Memburu Laporan BPK dan Serangan Balik Pak Kwik”
30 Tahun Krisis Iran-AS

Dua hari lagi, 5 November, Republik Islam Iran akan memperingati salah satu peristiwa penting dalam perjalanan Revolusi Iran.
Continue reading “30 Tahun Krisis Iran-AS”Meniti Jalan Islah, Pertemuan Gus Dur dan Abdul Azis di Kamar 116

Konflik di kalangan elit kaum Nahdliyin adalah hal yang biasa. Sekeras apapun perbedaan pendapat di antara mereka, pada akhirnya akan ditemukan jalan keluar yang relatif menyenangkan semua pihak yang terlibat dalam konflik.
Continue reading “Meniti Jalan Islah, Pertemuan Gus Dur dan Abdul Azis di Kamar 116”Di Balik Lukisan Terpilih dari Bandung

Lukisan yang menggambarkan aktivitas jual-beli di sebuah pasar (tradisional) punya feng shui bagus. Apalagi kalau yang digambarkan sedang melakukan aktivitas jual-beli itu adalah wanita-wanita berparas ayu yang sedap dipandang mata.
Continue reading “Di Balik Lukisan Terpilih dari Bandung”Intelijen Indonesia dari Masa ke Masa

Perkembangan lembaga intelijen Indonesia di masa lalu dapat dibagi dalam dua babak penting, yakni babak intelijen perjuangan dan babak intelijen pembangunan Continue reading “Intelijen Indonesia dari Masa ke Masa”
Boediono Dilantik, Century-gate Masih Penting untuk Dibicarakan
Jakarta, RMOL. Tadi pagi (Selasa, 20/10) Boediono telah dilantik menjadi Wakil Presiden mendampingi Presiden SBY. Bila tidak ada aral melintang di tengah jalan, Boediono (dan SBY) akan bertugas memimpin negara ini hingga 2014. Continue reading “Boediono Dilantik, Century-gate Masih Penting untuk Dibicarakan”
Catatan Ramadhan 1429 H
INI adalah Ramadhan kedua saya di Honolulu, ibukota Hawaii. Continue reading “Catatan Ramadhan 1429 H”
Jalan Menurun Dua Serumpun
Love and hate relations, cinta dan benci. Continue reading “Jalan Menurun Dua Serumpun”
Kisah Si Buah Reformasi

Tergesa-gesa, Ali Mochtar Ngabalin berdiri meninggalkan kursinya. Di ujung sana, Syarif Hasan mulai memasang kuda-kuda, menyiapkan tangkisan, dan, kalau mungkin serta bila terpaksa, melepas pukulan balasan. Continue reading “Kisah Si Buah Reformasi”
Lebaran di Hawaii, Seperti Baru Kemarin
Masa studi saya di University of Hawaii at Manoa (UHM) sudah berakhir, dan sejak akhir Mei lalu saya kembali beraktivitas di Indonesia. Namun seperti baru kemarin rasanya saya merayakan dua Hari Raya Idul Fitri di Honolulu, Hawaii, negara bagian ke-50 Amerika Serikat yang berada persis di tengah Samudera Pasifik. Continue reading “Lebaran di Hawaii, Seperti Baru Kemarin”
Komisi I Dibelah Tiga Namru-2

“Namru-2 adalah lembaga yang transparan, terbuka untuk umum dan semua pengunjung yang berminat. Kami mengharapkan kerjasama dengan Indonesia terus berlanjut,” ujar Kuasa Usaha Kedubes Amerika Serikat John A. Heffern.
Continue reading “Komisi I Dibelah Tiga Namru-2”Menjaga Tiga Bapak
Sakitnya Gus Dur

Selasa, 4 Agustus 2009. Hari itu Gus Dur merayakan ulang tahunnya yang ke-69. Tak ada pesta. Keluarga mantan presiden Indonesia ini hanya memotong tumpeng dan menggelar pengajian yang dihadiri seratusan anak yatim piatu. Berbagai doa dipanjatkan, terutama untuk kesehatan Gus Dur yang kini mulai sering sakit-sakitan.
Continue reading “Sakitnya Gus Dur”Di Malam Kematian Rendra

Beberapa menit lewat pukul 10 Kamis malam (6/8) sebuah pesan pendek masuk.
“Guh, Mas Willy wafat. Bang Yan baru dapat kabar dari Iwan.”
Pengirim pesan pendek itu adalah Yan Daryono, salah seorang sahabat WS Rendra yang memperkenalkan saya secara pribadi kepada si Burung Merak. Hari Senin yang akan datang (10 Agustus) Yan Daryono yang biasa saya panggil Bang Yan akan menggelar pameran lukisan di Jakarta Media Center – Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih. Saya dan kru Rakyat Merdeka Online menjadi organizer pameran itu.
Adapun Iwan yang dimaksud Bang Yan adalah Iwan Burnani, juga salah seorang sahabat dekat Rendra. Bukan itu saja, Mas Iwan juga adik ipar rendra. Ia menikah dengan Mbak Lili, adik dari istri Rendra, Ken Zuraidah yang biasa disapa Mbak Ida.
Sebelum mendengar kabar duka ini, saya dan Bang Yan meminta kesediaan Mas Iwan membacakan sajak-sajak Rendra dalam pembukaan pameran lukisan Bang Yan. Dua sajak yang akan dibacakan Mas Yan adalah “Seonggok Jagung di Kamar” dan “Membela Masa Depan”. Setelah peristiwa duka ini, kami berencana akan menambah jumlah puisi Rendra yang akan dibacakan dalam pembukaan pameran nanti.
Setelah pesan pendek dari Bang Yan tentang kematian Rendra maka lahirlah berita ini:
WS Rendra Wafat
Kamis, 06 Agustus 2009, 22:48:19 WIB
Laporan: Teguh Santosa
Jakarta, RMOL. Kabar duka kembali terdengar.
WS Rendra, si Burung Merak, meninggal dunia malam ini (Kamis, 6/8).
Sebelum meninggal dunia, Rendra yang salah satu karya monumentalnya adalah puisi berjudul “Seonggok Jagung di Kamar” menderita sejumlah penyakit.
Sekitar satu bulan lalu Rendra memulai pengobatan cuci darah karena ginjalnya mengalami gagal fungsi. Rendra sempat dirawat di RS Cinere, RS Jantung Harapan Kita, dan RS Mitra Keluarga Kelapa Gading. Ia menghembuskan nafas terakhir di RS Mitra Keluarga Depok.
Kabar kematian Rendra diterima dari Iwan Burnani, sahabat Rendra di Bengkel Teater yang juga adik iparnya.
…dan seterusnya.
Menyusul berita itu, saya menurunkan dua tulisan kecil yang berkaitan dengan kondisi terakhir Rendra.
Setelah tulisan itu, saya menurunkan beberapa tulisan lain yang berkaitan dengan Rendra. Lalu bergerak menuju Bengkel Tater di Cipayung, Depok. Dari sana saya bergerak menuju rumah Clara Sinta alias Au, salah seorang anak Rendra, di perumahan Pesona Khayangan, Depok.
Seperti di Cipayung, di Pesona Khayangan ratusan orang telah berjubel, berkerumun di depan rumah Au. Puluhan, atau mungkin lebih dari seratus wartawan juga sudah siaga. Beberapa mobil kru televisi diparkir di depan rumah. Beberapa jurnalis teve melaporkan suasana duka di rumah Au. Teman-teman Rendra satu persatu mendapat giliran diwawancarai media.
Saya masuk ke ruang tengah dari pintu depan.
Sebuah dipan kayu diletakkan di tenga-tengah ruangan. Di atasnya terbaring jasad Rendra diselimuti kain batik. Wajahnya ditutup kain. Beberapa kerabat yang handai taulan yang hendak melihat wajah Rendra dipersilakan mengangkat kain putih tipis itu.
Beberapa orang lainnya mempersiapkan kain kafan untuk Rendra. Jumat dinihari itu juga, sekitar pukul 02.00, Rendra akan dimandikan dan dikafankan. Jenazahnya akan dibawa ke Bengkel Teater di Cipayung usai shalat Subuh dan dimakamkan usai shalat Jumat.
Kalau Sudah Begini Siapa yang Drakula
Bom yang meledak secara beruntun di Mega Kuningan, Jakarta Selatan Jumat pekan lalu (17/7) atau sembilan hari setelah Pilpres 2009 yang menewaskan sembilan orang, jelas mengagetkan kita semua. Continue reading “Kalau Sudah Begini Siapa yang Drakula”
Sering Dikaitkan dengan Bencana, SBY Punya Alasan Singgung Reaksi Pasca Pilpres 2009
Banyak pihak yang tercengang dan kaget mendengar Presiden SBY mengaitkan pengeboman di dua hotel mewah di kawasan Mega Kuningan Jakarta dengan ketidakpuasan kelompok tertentu terhadap hasil pemilihan presiden yang baru lalu. Continue reading “Sering Dikaitkan dengan Bencana, SBY Punya Alasan Singgung Reaksi Pasca Pilpres 2009”
Kisah Lain Masjid Baiturrahim di Istana Merdeka
Saya sedang membuka-buka kembali tulisan lama di blog ini ketika menemukan cerita tentang Masjid Baiturrahim di kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta. Continue reading “Kisah Lain Masjid Baiturrahim di Istana Merdeka”
Dipertimbangkan, Saran Agar Pilpres 2009 Ditunda
Komnas HAM berjanji akan segera menindaklanjuti laporan yang disampaikan berbagai kalangan mengenai ketidakjujuran persiapan pemilihan presiden. Continue reading “Dipertimbangkan, Saran Agar Pilpres 2009 Ditunda”
Neda dari Iran, Pahlawan Baru Amerika
Di Iran, Amerika Serikat punya pahlawan baru: Neda Agha-Soltan.
Continue reading “Neda dari Iran, Pahlawan Baru Amerika”Pilpres 2009 Satu Putaran: Antara Fakta dan Fiksi

Antara Teguh, Hawaii, Waikiki dan Bikini

SETELAH dua tahun “mondok” di University of Hawaii at Manoa (UHM) akhir Mei lalu Teguh Santosa kembali ke tanah air. Continue reading “Antara Teguh, Hawaii, Waikiki dan Bikini”


