Kompas – Adelin Lis sebelumnya bukanlah sosok terkenal di Indonesia. Saat kasus pembalakan liar yang diduga melibatkan PT Keang Nam Development Indonesia, tempat Adelin menjabat sebagai direktur keuangan, mulai disidik Polda Sumatera Utara awal 2006, belum banyak yang mengenal sepak terjangnya. Tentu saja, kecuali sebagian warga Sumut.
Namanya mulai mencuat saat Adelin yang dinyatakan buron oleh Polda Sumut ditangkap di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beijing, China, 7 September 2006. Ia saat itu hendak memperpanjang paspornya. Naas bagi Adelin, namanya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Pascapenangkapan di China, Adelin menjadi buah bibir. Apalagi pemerintah tengah giat-giatnya berkampanye soal pemberantasan pembalakan liar (illegal logging). Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun berkomentar soal sanksi tegas bagi pelaku pembalakan liar pascapenangkapan Adelin.
Continue reading “Adelin Lis, Hikayat Raja Kayu dari Sumatera Utara”