Calon Presiden 2009 Mulai Ngajak Bicara

PKS Award 2007 Untuk Denny J.A

Milad ke 9 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) minggu lalu memberikan penghargaan kepada tokoh yang dianggap berprestasi dan berdedikasi kepada bangsa di bidang tertentu. Presiden SBY mendapatkan award untuk pemberantasan korupsi. Direktur Eksekutif Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny J.A juga mendapatkan penghargaan untuk bidang riset politik. Tahun lalu Denny J.A pun memperoleh anugrah serupa dari Rakyat Merdeka atas inovasinya membuat survei tak hanya menjadi kegiatan akademik tapi juga punya pengaruh politik yang kini semakin signifikan. Di bawah ini ringkasan wawancara Rakyat Merdeka dengan Denny J.A Continue reading “Calon Presiden 2009 Mulai Ngajak Bicara”

Memojokkan Mega, Istri Munir Dukung Penguasa?

BENARKAH Megawati Soekarnoputri terlibat dalam pembunuhan aktivis HAM Munir, seperti yang diindikasikan istri Munir, Suciwati? Continue reading “Memojokkan Mega, Istri Munir Dukung Penguasa?”

Teori Evolusi Darwin Tak Terbantahkan

Ada yang berpendapat teori evolusi Darwin hanya sekadar alat untuk mengejek keluarga Kerajaan Inggris: bahwa semua manusia –termasuk keluarga Kerajaan Inggris– berasal dari kera atau monyet. Continue reading “Teori Evolusi Darwin Tak Terbantahkan”

Kwik: Saya Menunggu Kasus Dana JPS Dibuka

Kwik Kian Gie mencatat sejumlah keanehan di balik upaya Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta meributkan kembali kasus dugaan korupsi dana Jaring Pengaman Sosial (JPS) tahun 2002 senilai 200 ribu dolar AS. Continue reading “Kwik: Saya Menunggu Kasus Dana JPS Dibuka”

Utang Baru dalam APBN-P 2007, HARAM!

Dari Koalisi Anti Utang

RENCANA pemerintah menambah pinjaman luar negeri baru dalam APBN-P 2007 sungguh tidak masuk diakal. Sebagaimana diketahui, untuk menambal 50% defisit anggaran sebesar Rp.56,9 triliun – Rp.75,87 triliun dalam APBN-P 2007, pemerintah akan menggunakan pinjaman baru melalui skema International Development Asistance (IDA), Bank Dunia. Rencana pinjaman baru tersebut akan dinegosiasikan oleh pemerintah dalam pertemuan tahunan IMF – Bank Dunia bulan April 2007 ini di Amerika Serikat. Kenyataan ini menunjukan bahwa pemerintah telah berlaku tidak jujur dalam menegakkan komitmen kemandirian ekonomi dengan mengurangi utang luar negeri. Continue reading “Utang Baru dalam APBN-P 2007, HARAM!”

Gugat UU Wantimpres!

Buyung Cs Dilarang Bicara Kepada Pers

Tidak sepatutnya anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) dilarang berbicara kepada pers. Demi penyelenggaraan good governance dan demi pembelajaran kehidupan bernegara yang baik, Adhie M Massardi berpendapat anggota Wantimpres seharusnya diberikan keleluasaan berbicara kepada publik, kecuali untuk informasi yang bersisfat rahasia negara. Continue reading “Gugat UU Wantimpres!”

Kubu Oposisi Hendaknya Memberi Semangat

Istana Kepresidenan menolak anggapan bahwa pemerintahan SBY masih mempraktikkan metode tebang pilih dalam pemberantasan korupsi.

Continue reading “Kubu Oposisi Hendaknya Memberi Semangat”

Partai Wiranto Makin Kencang

”Kalau Hatta Batuk, Ya Kami Terhambat”

Laju Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) besutan bekas menteri pertahanan Wiranto semakin kencang. Setelah dideklarasikan pada pertengahan Desember tahun lalu, kini partai berwarna kuning kunyit itu telah memiliki pengurus di 33 provinsi serta 456 kabupaten dan kota. Continue reading “Partai Wiranto Makin Kencang”

Rachmawati Tetap Anti-Nekolim, Partai Pelopor Hadapi Dua Opsi

PARTAI Pelopor memasuki babak baru. Setelah Rachmawati Soekarnoputri yang mendirikan dan memimpin partai itu selama lima tahun terakhir terpilih sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), kini partai itu menghadapi keharusan menggelar suksesi. Continue reading “Rachmawati Tetap Anti-Nekolim, Partai Pelopor Hadapi Dua Opsi”

Inggris Sering Langgar Batas Iran, Tapi Tak Pernah Mintaa Maaf

Jakarta, 31 Maret 2007

Ketegangan memuncak antara Iran dan Inggris dipicu oleh penangkapan 15 marinir Inggris yang melanggar batas wilayah Iran tanggal 23 Maret lalu. Menurut kantor berita Iran, IRNA, bukan baru kali ini Inggris melanggar batas wilayah Iran. IRNA mencatat sejumlah pelanggaran batas wilayah Iran yang dilakukan Inggris dalam beberapa tahun terakhir.

Continue reading “Inggris Sering Langgar Batas Iran, Tapi Tak Pernah Mintaa Maaf”

UU PM: Kembali ke Orde Baru

Rakyat Merdeka, 29 Maret 2007
Setelah sembilan tahun berlalu, paradigma politik Indonesia tetap tak bergeser dari cara berpikir Orde Baru dan Soehartois. Continue reading “UU PM: Kembali ke Orde Baru”

Banci, Tidak Tegas Dan Susah Dipahami

Rakyat Merdeka, 25 Maret 2007

Presiden SBY kembali dinilai tidak tegas dalam berdiplomasi di panggung internasional. Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Muhammad Najib menilai sikap Presiden SBY dalam kasus nuklir Iran yang diputuskan Dewan Keamanan PBB dalam sidang di New York, Amerika Serikat, cenderung banci. Continue reading “Banci, Tidak Tegas Dan Susah Dipahami”

An Inconvenient Truth: 2030 Indonesia Tenggelam

20151227_1042531

Presiden SBY boleh saja yakin bahwa di tahun 2030 nanti Indonesia masuk lima besar negara-negara maju di dunia. SBY memperkirakan, saat itu pendapatan perkapita penduduk Indonesia mencapai 18 ribu dolar AS, berkali lipat dari pendapatan per kapita saat ini. Adapun perusahaan-perusahaan berbendera Indonesia menjadi pemain-pemain utama dalam percaturan bisnis global. Continue reading “An Inconvenient Truth: 2030 Indonesia Tenggelam”

SBY: 2030 Indonesia Negara Maju

20151227_1042231

NASIB Indonesia diyakini akan berubah. Di tahun 2030 nanti, Presiden SBY yakin Indonesia akan menjadi satu dari lima negara maju. Pada saat itu, pendapatan per kapita penduduk Indonesia sebesar 18 ribu dolar AS. Ini berarti sekitar enam kali dari pendapatan per kapita saat ini. Continue reading “SBY: 2030 Indonesia Negara Maju”

Presiden Tifatul: PKS Biasa Dikeroyok

PRESIDEN Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring tidak kaget mendengar kubu Partai Golkar dan PDI Perjuangan mendukung Fauzi Bowo dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta. Continue reading “Presiden Tifatul: PKS Biasa Dikeroyok”

Kemungkinannya Di Atas 80 Persen: 2009, PKB Gurem

Rakyat Merdeka, 10 Maret 2007

Kelelahan yang dialami Gus Dur menghadapi berbagai konflik di tubuh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dapat dipahami. Di banyak daerah kader partai berlambang bola dunia dan sembilan bintang itu juga merasa kelelahan seperti Gus Dur sang pendiri PKB. Continue reading “Kemungkinannya Di Atas 80 Persen: 2009, PKB Gurem”

Teguh Santosa: “Biarkan Masyarakat yang Mengurus”

Oleh : ALAMSYAH M DJAFAR/SYIRAH

DALAM Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) yang kini masih digodok termuat beberapa item yang melarang menghina agama yang dianut di Indonesia, menghina Tuhan, firman dan sifat-Nya, menghina nabi, kitab suci, ajaran agama, menyebarkan penghinaan terhadap agama dan seterusnya. Menurut Teguh Santosa, Redaktur Eksekutif Rakyat Merdeka Online hal ini tidak layak dicantumkan. Continue reading “Teguh Santosa: “Biarkan Masyarakat yang Mengurus””

Bukankah Dalam Keluarga Juga Ada Kecewa, SBY-JK Hanya Beda Gaya

Rakyat Merdeka, 7 Maret 2007

Tidak ada perbedaan substansial antara Presiden SBY dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Sejauh ini yang ada hanyalah perbedaan gaya antara mereka berdua: SBY kerap bersikap hati-hati, sementara sebaliknya Kalla lebih sering mengambil keputusan secara cepat.

Continue reading “Bukankah Dalam Keluarga Juga Ada Kecewa, SBY-JK Hanya Beda Gaya”

PKS Masih Dukung SBY

HNW Belum Terima Undangan Rapat Majelis Syuro

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masih seperti yang dulu: menjadi salah satu elemen penting dalam barisan pendukung pemerintah. Kabar yang menyebut partai berlambang dua bulan sabit serta padi dan kapas berwarna kuning emas itu akan menarik dukungan dari pemerintahan SBY, hanya wacana semata. Continue reading “PKS Masih Dukung SBY”

Tinggal Gelanggang Colong Playu

Arah Politik Baru PKS Dipertanyakan
Arah politik baru Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPR dipertanyakan. Keputusan Fraksi PKS untuk ber­tindak lebih keras dalam mem­perjuangkan kebijakan yang pro-rakyat dinilai terlambat. Partai yang dipimpin Presiden PKS Ti­fatul Sembiring itu dicurigai se­dang berusaha keluar dari tur­bulence atau kemelut politik yang ikut mereka bangun. Sikap se­perti ini dikenal dengan istilah ting­gal gelanggang, colong playu. Continue reading “Tinggal Gelanggang Colong Playu”

Rachmawati Lengser

Resmi Memilih Menjadi Penasihat Presiden SBY

Rachmawati Soekarnoputri memilih bergabung dengan Presiden SBY sebagai anggota Dewan Penasihat Presiden. Dan  sebagai konsekuensi dari pi­lihan itu, putri Bung Karno ini akan lengser dan melepas kursi ketua umum Partai Pelopor. Continue reading “Rachmawati Lengser”

Kepada Indonesia Maroko Berguru

PEMERINTAH Kerajaan Maroko, ternyata merasa perlu belajar dari Indonesia, bagaimana mengatasi ancaman separatisme. Continue reading “Kepada Indonesia Maroko Berguru”

SBY, Selamatkan Al Aqsa!

Pertimbangkan Pengiriman Pasukan Ke Palestina

Sejumlah anggota DPR RI meminta agar pemerintah Indonesia bersikap lebih tegas dalam menghadapi upaya Israel menghancurkan Masjid Al Aqsa, tempat suci umat Islam di Palestina. Continue reading “SBY, Selamatkan Al Aqsa!”

Indonesia Resmi Mengutuk Israel

Pemerintah In­do­nesia akhirnya mengutuk keras peng­galian arkeologi yang dila­kukan Israel di dekat Masjid Al Aqsa di Palestina. Komunitas umat Islam internasional menilai penggalian arkeologi tersebut adalah topeng yang digunakan Israel untuk menghancurkan Mas­jid Al Aqsa yang merupakan situs suci bagi umat Muslim. Continue reading “Indonesia Resmi Mengutuk Israel”

SBY Tak Niat Menjegal Pak Gubernur

Benarkah di tengah banjir hebat yang kembali me­landa Jakarta. Presiden SBY dan Gubernur DKI Jakarta ma­lah bersaing menuju 2009? Continue reading “SBY Tak Niat Menjegal Pak Gubernur”

Awas, Presiden SBY Digunting Dalam Lipatan

Rugi Besar Kalau Sebatas Blow Up

DPR masih kha­watir Presiden SBY akan dig­un­ting dalam lipatan. Ke­kha­wa­tiran ini berkaitan dengan ke­ingi­nan kuat SBY membubarkan Consultative Group on Indonesia (CGI). Continue reading “Awas, Presiden SBY Digunting Dalam Lipatan”

Mampukah Orang Muda Pimpin Jakarta?

Sabtu, 27 Januari 2007, 10:47:43 WIB

Laporan: Tri Soekarno Agung

Jakarta, Rakyat Merdeka. Bursa bakal calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta periode 2007-2012 semakin ramai. Sayangnya, nama-nama yang muncul saat ini adalah “wajah lama”. Continue reading “Mampukah Orang Muda Pimpin Jakarta?”

Islam, Demokrasi, dan Keadilan

Oleh: Prof Dr Ahmad Syafii Maarif

Hubungan Islam dan demokrasi, sesungguhnya sangat erat dan komplementer. Meski di masa lalu, harus diakui, ada sekelompok intelektual yang memperdebatkan apakah Islam kompatibel dengan nilai-nilai demokrasi atau bahkan sebaliknya.

Beberapa waktu lalu ada pernyataan menarik dari ulama terkenal, Syekh Yusuf Qaradhawi, dalam kunjungannya ke Indonesia awal bulan ini. Menurutnya, Islam selaras dengan nilai-nilai demokrasi. Ia menunjuk bukti Indonesia yang mayoritas Muslim terbesar di dunia, mampu membumikan secara bersamaan nilai-nilai Islam dan demokrasi.

Kalau kita merujuk masa Nabi Muhammad, kehidupan berdemokrasi dengan menjunjung asas musyawarah dan menjunjung perbedaan antar pemeluk agama dan kepercayaan saat itu, membuktikan Islam mampu menjadi pilar kehidupan yang demokratis. Ini juga dapat dibaca dalam Piagam Madinah, yang memuat pasal-pasal kebersamaan, persamaan di mata hukum, dan lain sebagainya.

Sebenarnya, bukan hal baru bila Indonesia dinilai mampu mempraktekkan nilai-nilai Islam dan demokrasi secara damai dan berbarengan. Seperti yang pernah saya tulis dalam buku Tuhan Menyapa Kita (2006), mantan presiden Amerika, Jimmy Carter dalam observasinya terhadap pemilu 2004 menyatakan, “Warga Muslim mampu menerapkan pemerintahan demokratis yang sesungguhnya.” Padahal di sisi lain, politikus elit AS di Washington dan media massa Barat sempat tak percaya, Islam mampu mewujudkan demokrasi.

Membincang Islam dan demokrasi juga tidak lepas dari nilai-nilai keadilan. Mengapa? Karena keadilan menjadi spirit utama tegaknya Islam dan demokrasi. Al-Quran Surat An-Nisa ayat 58: “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepada kamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar Lagi Maha Melihat.”

Ayat ini mencerminkan beberapa prinsip: Pertama, berlaku amanat. Setiap orang mampu menjaga kehidupan materinya dan bekerja untuk menghidupi keluarga. Seorang mukmin tidak diperkenankan untuk berlaku curang, bohong dan khianat. Kedua, berlaku adil dalam menetapkan hukum untuk kemaslahatan manusia.

Ibnu Taimiyah mengomentari ayat tersebut: “Wahai para pemimpin Muslim, Allah memerintahkan kepada kalian untuk berlaku amanat dalam kepemimpinan kalian, tempatkanlah sesuatu pada tempat dan tuannya, jangan pernah mengambil sesuatu kecuali Allah mengizinkannya, jangan berbuat zalim, berlaku adil adalah keharusan dalam menetapkan keputusan hukum di antara manusia. Semua ini adalah perintah Allah yang ditetapkan dalam Al-Quran dan Sunnah. Jangan pernah melanggarnya, karena itu perbuatan dosa.”

Imam Qurthubi menyampaikan bahwa, “Ayat di atas berlaku umum untuk semua manusia yang menjadi pemimpin kalangan Islam. Keadilan dalam distribusi pendapatan, menghancurkan setiap gerakan kezaliman, dan menegakkan keadilan dalam pemerintahan. Seorang pemimpin Muslim harus bisa berlaku amanah setiap menerima titipan, menyampaikan kesaksian dan lain sebagainya. Perintah untuk berlaku adil dan amanah sama halnya dengan perintah shalat dan ibadah lainnya.”

Berlaku amanat mungkin suatu sikap langka di negeri ini. Para politikus yang berkoar-koar tentang amanat rakyat yang akan diperjuangkannya hanyalah isapan jempol belaka. Rakyat ibarat burung pungguk merindukan bulan, yang suaranya mereka perebutkan saat kampanye dan mereka lupakan setelah menduduki jabatan sebagai anggota dewan terhormat. Inilah drama politik yang berlangsung di negeri kita. Meski demikian, masih ada orang-orang yang memegang amanat tapi suaranya tak kedengaran dikalahkan oleh kebisingan dan keriuhan suara kaum hipokrit (munafik).

Mudah-mudahan mereka sadar dan serius mewujudkan amanat yang telah diberikan rakyat.

Menyuburkan Demokrasi dengan Nilai-nilai Islam

Kaum Muslim di Indonesia tak pernah ragu menerima dan menyerap nilai-nilai demokrasi yang sudah sejak lama diperjuangkan bukan hanya oleh para pendiri bangsa, tetapi juga oleh organisasi Islam mainstream yang terus menggagas Islam yang kontekstual, yaitu yang mampu merespons persoalan masa kini. Continue reading “Menyuburkan Demokrasi dengan Nilai-nilai Islam”

Tan Malaka, Bagaimana Matimu

tan_malaka_a1015ajpg

BEGITU banyak cerita tentang Tan Malaka, sang pacar merah Indonesia, tokoh yang suatu kali dielu-elukan sebagai ratu adil, dan di kali berikutnya dianggap sebagai orang yang paling ber­ba­haya oleh teman-temannya di era revolusi kemerdekaan.

Tetapi dari semua itu, un­tuk sementara, bagian yang pa­ling misterius adalah tentang ke­matiannya.

Siapa yang membu­nuh Tan Malaka, karena apa, dan dimana kuburnya? Continue reading “Tan Malaka, Bagaimana Matimu”