Kemungkinannya Di Atas 80 Persen: 2009, PKB Gurem

Rakyat Merdeka, 10 Maret 2007

Kelelahan yang dialami Gus Dur menghadapi berbagai konflik di tubuh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dapat dipahami. Di banyak daerah kader partai berlambang bola dunia dan sembilan bintang itu juga merasa kelelahan seperti Gus Dur sang pendiri PKB.

Menurut AS Hikam, salah seorang pentolan PKB yang belakangan tergusur, kekacauan di tubuh partai itu dipicu oleh gaya kepemimpinan Muhaimin Iskandar yang tidak dapat menerima perbedaan.

“Kepemimpinan Muhaimin di PKB adalah the beginning of the end, permulaan dari kehancuran. Tak lebih dan tak kurang. Tidak membuat PKB menjai partai pilihan. Sebaliknya, kader PKB di daerah banyak yang kecewa, dan kemungkinan akan meninggalkan partai ini,” kata AS Hikam kepada Rakyat Merdeka, kemarin. Dia menambahkan, bahwa pemecatan sejumlah kader partai itu karena berbeda pendapat dengan Muhaimin yang juwa Wakil Ketua DPR menjadikan PKB tampak seperti perusahaan keluarga.

”Kalau gaya kepemimpinan ala Muhaimin ini tak diubah, maka di tahun 2009 nanti, PKB akan menjadi partai gurem. Kemungkinan ini di atas 80 persen,” katanya lagi sambil menambahkan bahwa kebanyakan kader PKB yang hengkang memilih hijrah ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Golkar. Dalam Pemilu 2004 lalu, PKB memperoleh 52 kursi di DPR.

Blunder lain yang dilakukan Muhaimin Cs adalah mengubah image corporate PKB menjadi green party atau partai hijau. ”Gagasan jadi partai hijau ini aneh sekali. Setelah saya selidiki gagasan itu adalah kampanye terselubung kubu Muhaimin untuk mendudukkan salah seorang pengurus PKB menjadi menteri KLH yang baru,” ujar Hikam yang sebelum terjun ke dunia politik dikenal sebagai pengamat politik itu.

”Itu (mendeklarasikan partai hijau) adalah hak dia. Tetapi ini sangat lucu. Platform PKB bukan itu. Platform PKB jauh lebih luas dari sekadar pro-lingkungan. Ini seperti sayur asam pakai santan. Jadi tidak nyambung. Memang boleh PKB pro-lingkungan. Tetapi menjadikan PKB berideologi lingkungan adalah aneh. Ini kan kerjaan orang bingung.”

Nah, dengan keadaan yang aneh-aneh ini, sebut Hikam lagi, sangat wajar bila Gus Dur lelah dan capek.

Hikam juga mengatakan dirinya bertemu Gus Dur dua hari lalu (8/3). Dalam pertemuan itu AS Hikam dan Gus Dur tidak membahas urusan internal PKB. Topik utama pembicaraan mereka adalah kasus luapan lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur.

Menurut Gus Dur, penanganan kasus lumpur Lapindo tersendat-sendat karena pemerintah tidak punya ketegasan dalam mengambil sikap. Presiden SBY, sebut Gus Dur seperti dituturkan Hikam, terlalu takut menegur menteri yang punya hubungan dengan Lapindo.

“Kalau PKB Muhaimin serius jadi partai hijau, mereka harusnya juga bersuara lantang mengadvokasi korban lumpur Lapindo. Ini kan tidak. Jadi salah besar itu menyamakan hijau PKB dengan hijau green party. PKB Lebih besar dari partai hijau,” masih sebut alumni Universitas Hawaii ini.

AS Hikam yang sebelumnya duduk di Komisi I DPR ini dipecat DPP PKB pimpinan Muhaimin Iskandar bulan Februari lalu. Pemecatan dan recall yang dialami Hikam menambah panjang daftar konflik di tubuh PKB. Hikam dipecat karena dinilai tak loyal pada rejim Muhaimin. Sebagai gantinya di DPR, PKB menunjuk Maria Ulfah Anshor. Selain Hikam, empat anggota PKB yang juga di-recall adalah Junnatul Masruchah, Saleh Abdul Malik, Ahmad Anas Yahya, dan Idham Cholied.

Saat ini Hikam sedang mempelajari kemenangan Djoko Edhie Sutjipto Abdurrahman, anggota Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga di-recall dari DPR. ”Saya sedang mempelajari kasus Djoko Edhie. Itu cukup spektakuler. Bukan karena hasilnya, tetapi karena keputusan PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara) tidak bisa dieksekusi. Kasus saya dan Djoko memang berbeda, tetapi sama-sama diresmikan lewat Keppres,” sebut dia lagi sambil menambahkan bahwa gugatannya terhadap DPP PKB dan Ketua DPR Agung Laksono masih diproses. GUH

Published by

TeguhTimur

Born in Medan, lives in Jakarta, loves Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s