BARACK Obama semakin memperpendek jarak antara dirinya dengan Hillary Clinton. Beberapa jam setelah “Pertarungan Potomac” dimulai, Barack Obama langsung menambah koleksi dukungan delegasi dari sebelumnya 1.121 menjadi 1.145.Continue reading “Dimulai “Pertarungan Potomac”, Obama Perpendek Jarak”
KEMENANGAN beruntun Barack Obama pada hari Sabtu dan Minggu kemarin (9/2 dan 10/2) semakin memperkuat posisinya. Kini Senator Illinois kelahiran Hawaii itu hanya tertinggal 27 delagasi dari saingan utamanya Senator New York Hillary Clinton.
KEMATIAN itu begitu jelas. Tak terbantahkan. Tubuh Mayor Alfredo Reinado terbujur kaku. Beberapa menit lalu nyawanya melayang. Sebuah peluru—mungkin dua—menembus batok kepalanya lewat mata sebelah kiri.
A Soviet Tu-95 aircraft (NATO reporting code: “Bear H”) is being escorted by a Royal Canadian Air Force McDonnell Douglas CF-18 Hornet fighter in 1987.
KETEGANGAN baru antara Amerika Serikat dan Rusia semakin nyata. Departemen Pertahanan Amerika Serikat mengeluarkan informasi yang menyebutkan bahwa dua pesawat pengebom milik Rusia mendekati USS Nimitz, kapal induk Amerika, yang sedang berlayar di Lautan Pasifik hari Sabtu lalu (2/2).
Tamu tak diundang itu kemudian dihalau oleh empat pesawat temput F-18 milik Amerika Serikat. Pejabat Departemen Pertahanan yang tak disebutkan namanya itu mengatakan, keempat F-18 mengantar kedua pesawat pengebom Rusia itu sampai ke luar wilayah udara Amerika Serikat.
Presiden Soeharto bertemu Presiden Gerald Ford di Jakarta, 6 Desember 1975 didampingi Menlu Adam Malik dan Menlu Henry A. Kissinger.
KEPUTUSAN Portugis meninggalkan Timor Leste adalah hal ketiga yang disampaikan Soeharto saat bertemu Presiden Amerika Serikat Gerard Ford, di Camp David, Maryland, 5 Juli 1975.
PRESIDEN Timor Leste Jose Ramos Horta ditembak, hari Senin pagi waktu Timor Leste (10/2). Saat berita ini diturunkan Ramos Horta dikabarkan sedang berada di ruang gawat darurat di sebuah rumah sakit di kota Dili. Sebuah peluru menembus bagian perut Ramos Horta.
DI resepsi pernikahan seorang teman, awal Januari lalu, saya bertemu Heru Lelono, pendiri Gerakan Indonesia Bersatu (GIB) yang kini juga bertugas sebagai staf khusus Presiden SBY untuk urusan otonomi daerah.
Terakhir saya bertemu Heru di kantornya, di kawasan Kebayoran Baru, beberapa bulan sebelum saya meninggalkan Jakarta. Saat itu saya datang menitipkan surat untuk SBY dalam kapasitas SBY sebagai ketua Dewan Pembina Partai Demokrat.
SENATOR asal Arizona John McCain sudah dapat dipastikan akan menjadi calon presiden
Amerika Serikat dari kubu Partai Republik. Nah, siapakah jago Partai Demokrat yang dapat mengalahkan McCain? Hillary Rodham Clinton, atau Barack Obama?
SAMPUL Majalah Berita Mingguan Tempo edisi 50/XXXVI/04-10 Februari 2008 sedang jadi buah bibir. Ilustrasi “Perjamuan Terakhir Soeharto” memperlihatkan Soeharto dan anak-anaknya sedang duduk menghadapi meja panjang. Setting ruangan dan latar belakang ilustrasi itu mengingatkan orang pada lukisan “The Last Supper” karya Leonardo da Vinci.
KARENA sedang tak tahu harus menulis apa, jadilah barang ini.
Sebuah puisi yang ditemukan di tumpukan e-mail lama, dari bulan November 2001. Ketika itu aku baru pulang dari liputan di Termez, kota perbatasan Uzbekistan dan Afghanistan.
Puisi ini dikutip Intan dari novel “Supernova 1: Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh” karya Dee Lestari.
Karena ini dinamakan si jantung hati, Memompa lembut seperti angin memijat langit Berdenyut lincah seperti buih yang terus berkelit Dan darah cinta adalah udara Dengan roh rindu yang menumpang lewat di dada.
Untuk Yang Kemarin Membuatku ‘Bingung’ dengan ‘Lamarannya’. Welcome Home Ya…
Foto karya Edward T. Adams, memperlihatkan Nguyen Ngoc Loan, seorang jenderal Angkatan Darat Vietnam Selatan, mengeksekusi seorang tahanan Viet Cong, Nguyen Tat Dat, tanggal 1 Februari 1968, di sebuah jalan di kota Saigon, kini Ho Chi Minh.
KONSTELASI politik di kawasan Asia Tenggara adalah hal lain yang dibicarkan Presiden Soeharto dan Presiden Nixon dalam pertemuan di Gedung Putih, Mei 1970. Isu utama dari pembicaraan mereka ketika itu adalah mengenai kebangkitan kekuatan komunis di kawasan Indochina.
Amerika Serikat dan sekutunya menganggap pasukan Viet Cong dan Vietnam Utara sedang berusaha menyebarkan paham komunisme di Kamboja.
Soeharto mengapresiasi perananan Amerika Serikat dan pemerintahan yang mereka dirikan di Vietnam Selatan dalam membantu Kamboja.
Babak pertama Super Tuesday justru terjadi di kawasan Pasifik dan Asia. Termasuk Indonesia. Dalam pemungutan suara pemilihan konvensi yang dilakukan di Jakarta, hari Selasa (5/2) waktu Indonesia atau Senin (4/2) waktu Amerika, Barack Obama berhasil mengalahkan saingan utamanya Hillary Clinton. Continue reading “Pemungutan Suara di Jakarta, Obama Unggul”
Presiden Soeharto dan Presiden Nixon di Gedung Putih, Mei 1970.
PRESIDEN SOEHARTO mengeluhkah kondisi peralatan militer Indonesia yang buruk. Sementara di sisi lain, Rusia dan China seakan mengancam Indonesia di depan mata. Kapal selam Rusia secara aktif beroperasi di Samudera India, dan China baru saja mengembangan misil berjarak tembak 500 kilometer.
Nixon mendengarkan keluhan itu sebaik mungkin.
Hari masih pagi, awal Mei 1970. Hanya beberapa orang yang berada di ruang pertemuan di Gedung Putih, Washington DC. Nixon sang tuan rumah, Soeharto sang tamu, seorang penerjemah, dan tentu saja penasihat keamanan nasional pemerintahan Nixon, Henry Kissinger.