Suasana di peron kereta bawah tanah (subway) di Stasiun Puhung, di Pyongyang, ibu kota Korea Utara. Berada di kedalaman lebih dari Continue reading “Inilah Subway di Pyongyang, Korea Utara”
Al Quran Tulis Tangan Berusia 150 Tahun
Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Saleh Daulay Partaonan memperhatikan mushaf Al Quran berusia sekitar 150 tahun yang Continue reading “Al Quran Tulis Tangan Berusia 150 Tahun”
Dewa Ruci dari Gulungan Koran
Miniatur kapal Dewa Ruci yang dipajang di lobi utama gedung The East di Mega Kuningan, Jakarta Selatan, ini dibuat dari Continue reading “Dewa Ruci dari Gulungan Koran”
Dari Kunjungan Pertama yang Incognito hingga Ayat ke-4 Pasal 33 UUD 1945 yang Menggerogoti Sosialisme Indonesia
Bersama Profesor Sri-Edi Swasono di Bandara Beijing menunggu GA0891 ke Jakarta beberapa waktu lalu. Prof. Sri-Edi mendampingi istrinya, Continue reading “Dari Kunjungan Pertama yang Incognito hingga Ayat ke-4 Pasal 33 UUD 1945 yang Menggerogoti Sosialisme Indonesia”
Taksi di Korea Utara
Pyongyang, ibu kota Korea Utara, memiliki moda transportasi yang lengkap. Continue reading “Taksi di Korea Utara”
Long March Damai Hingga Kaesong
Peserta Grand International Peach March mendaki tangga di bukit Janam, Kaesong, Korea Utara untuk meletakkan karangan bunga di bawah patung pendiri Korea Utara Kim Il Sung. Continue reading “Long March Damai Hingga Kaesong”
Selamat dari Pembantaian di Gudang Jagung
Jung Sang Won (68) menceritakan pengalamannya selamat dari pembantaian yang dilakukan tentara Amerika Serikat di awal Perang Korea (1950-1953) Continue reading “Selamat dari Pembantaian di Gudang Jagung”
Perbatasan Dua Korea di Panmunjom
Karim Dickie dari Selandia Baru (membelakangi kamera) memandang ke arah garis perbatasan yang memisahkan Korea Utara dan Korea Selatan Continue reading “Perbatasan Dua Korea di Panmunjom”
Pyongyang: One Day On the Ground (40 Pictures)
Pyongyang: One Day Under the Ground
A Week in Pyongyang for the 60th Anniversary of the Victory in the Korean Liberation War
Test
Test
Pergantian Kapolri sebelum Lebaran Dinilai Tepat
INILAH.COM, Jakarta – Rencana pergantian Kapolri Jenderal Timur Pradopo pada 2013 dinilai sudah tepat. Sebab perlu waktu bagi Kapolri baru untuk mempersiapkan Pemilu 2014.
Menurut pengamat politik FISIP UIN Jakarta Teguh Santosa, rencana Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengganti Kapolri di 2013 sangatlah tepat karena sebagai persiapan Pemilu 2014. Presiden perlu menunjuk pejabat baru guna mengisi posisi strategis sebelum pemilu digelar. Continue reading “Pergantian Kapolri sebelum Lebaran Dinilai Tepat”
Seruan Menyambut 60 Tahun Akhir Perang Korea
Tahun ini adalah tahun bermakna besar yang ditandai HUT ke-60 kemenangan rakyat heroik Korea pada Perang Pembebasan Tanah Air dan sekaligus HUT ke-60 penandatanganan perjanjian gencatan senjata Perang Korea pada 27 Juli 1953.
Walaupun 60 tahun telah berlalu sejak berhentinya tembakan senjata, dari segi hukum, perang tersebut belum diakhiri dan Semenanjung Korea masih berada dalam keadaan gencatan senjata yang tidak stabil sehingga meninmbulkan pertanyaan apakah ini perdamaian atau perang. Hal ini disebabkan tidak tersedianya mekanisme jaminan perdamaian. Continue reading “Seruan Menyambut 60 Tahun Akhir Perang Korea”
Inilah Detik-detik Drama Kudeta Morsy
Harian Mesir berbahasa Arab, Al Watan, kemarin merilis ringkasan dari pembicaraan antara Panglima Tentara Nasional Mesir Abdel Fatah El-Sisi dengan Presiden Muhammad Morsy yang berbuntut pada kudeta.
Ringkasan pembicaraan itu didasarkan pada pengakuan seorang jurnalis Al Watan yang menyaksikan pertemuan dari televisi monitor di ruangan lain di Istana Negara. Continue reading “Inilah Detik-detik Drama Kudeta Morsy”
With My Students in 2013 Indonesian Political System
Ekspedisi Rahasia Soeharto
Siti Hardijanti Rukmana, putri sulung mantan Presiden Soeharto, menorehkan tanda tangan pada buku Incognito Pak Harto: Perjalanan Diam-diam Seorang Presiden Menemui Rakyatnya yang diberikan kepada Pemimpin Redaksi Rakyat Merdeka Online Teguh Santosa di kediamannya, Menteng, Jakarta Pusat (Jumat malam, 21/6).
Buku yang disusun Mahpudi itu telah diluncurkan bersamaan dengan peresmian museum Soeharto di Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Jogjakarta bertepatan dengan tanggal kelahiran Soeharto pada 8 Juni lalu.
Continue reading “Ekspedisi Rahasia Soeharto”Mbak Tutut: Jangan Jatuhkan Presiden di Tengah Jalan

Betapapun pahitnya keputusan pemerintah dan betapapun tidak kredibelnya sebuah pemerintahan di mata rakyat, jangan sekali-kali menjatuhkan presiden dan pemerintahannya di tengah jalan.
Pesan itu disampaikan Siti Hardijanti Rukmana yang biasa disapa Mbak Tutut atau Tutut Soeharto di kediamannya di Jalan Yusuf Adiwinata, Menteng, Jakarta Pusat, tadi malam (Jumat, 21/6).
Continue reading “Mbak Tutut: Jangan Jatuhkan Presiden di Tengah Jalan”Keluarga Cendana: Pemenang Pilpres 2014 Urusan Tuhan

Walau pun mengikuti dengan serius dinamika politik di tanah air setahun menjelang perhelatan akbar pemilihan anggota legistlatif dan presiden, tetapi keluarga Cendana tidak mau cawe-cawe atau bahkan terlibat lebih dalam.
Sikap ini disampaikan putri sulung mantan Presiden Soeharto, Siti Hardijanti Rukmana yang juga biasa disapa dengan sebutan Mbak Tutut atau Tutut Soeharto kepada redaksi saat ditemui di kediamanya di Jalan Yusuf Adiwinata, Menteng, Jakarta Pusat (Jumat malam, 21/6).
Continue reading “Keluarga Cendana: Pemenang Pilpres 2014 Urusan Tuhan”Meet Siti Hardijanti Rukmana aka Tutut Soeharto
A Night in Kazan of Tatarstan (2)
A Night in Kazan of Tatarstan
Masyarakat Jangan Pilih Capres Karena Popularitas
ANTARA. Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Teguh Santosa mengingatkan masyarakat agar memilih calon presiden tidak hanya karena faktor popularitas.
“Masyarakat hendaknya tidak memilih figur calon presiden hanya karena populer dan sering tampil di televisi, tapi harus mempertimbangkan berbagai hal,” kata Teguh Santosa pada diskusi “DPD: Pilpres 2014 yang Perhatikan Daerah” di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat. Continue reading “Masyarakat Jangan Pilih Capres Karena Popularitas”
Disayangkan, Tokoh yang Mau Jadi Presiden Berlomba-lomba Jadi Media Darling
RMOL. Sejumlah tokoh mulai memperlihatkan keinginan mereka ikut bertarung dalam pemilihan presiden mendatang. Sebagian dari mereka menyampaikan keinginan ini secara terbuka. TIdak sedikit pula yang masih malu-malu mengungkapkan keinginan running for RI 1.
“Sayangnya, kebanyakan dari yang mau jadi presiden ini berusaha untuk menjadi media darling saja, tanpa pernah membeberkan jalan pikiran dan rencana besar yang ada di benak mereka,” ujar pengamat politik Teguh Santosa dalam diskusi bertajuk ‘Euforia Pilpres 2014 dan Perhatian Terhadap Nasib Daerah’ di gedung DPD, Senayan Jakarta, Jumat (14/6). Continue reading “Disayangkan, Tokoh yang Mau Jadi Presiden Berlomba-lomba Jadi Media Darling”
Bang Teguh Ajak Masyarakat Telanjangi Calon Presiden
RMOL. Masyarakat diharapkan lebih kritis dalam mencermati track record atau rekam jejak sejumlah tokoh yang belakangan ini memperlihatkan keinginan maju dalam pemilihan presiden tahun depan.
Harapan ini disampaikan dosen politik dari FISIP UIN Syarief Hidayatullah, Teguh Santosa, ketika berbicara dalam diskusi “Euforia Pilpres 2014 dan Perhatian Terhadap Nasib Daerah” di gedung DPD, Senayan Jakarta, Jumat (14/6). Continue reading “Bang Teguh Ajak Masyarakat Telanjangi Calon Presiden”
Inilah Kul Sharif atau мечеть Кул-Шариф atau Колшәриф мәчете
Masjid Kul Sharif, Qolşärif, Qol Sharif, Qol Sherif atau Kol Sharif. Atau dalam bahasa Rusia dengan aksara cyrillic ditulis мечеть Кул-Шариф (dibaca: mechet Kul-Sharif), dan dalam bahasa Tatar dengan aksara cyrillic ditulis Колшәриф мәчете (dibaca: Qolşärif mäçete).
Continue reading “Inilah Kul Sharif atau мечеть Кул-Шариф atau Колшәриф мәчете”Menuruni Tembok China
Andreas Rentimun, mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Shozou, Tiongkok, mencoba toboggan, peluncur yang digunakan untuk menuruni Tembok China di Gerbang Mutianyu. Peluncur sepanjang 1 kilometer ini adalah salah satu fasilitas penunjang wisata Tembok China yang memudahkan wisatawan sekaligus menambah nuansa petualangan. Tiongkok adalah negara dengan jumlah kunjungan wisatawan asing terbesar ketiga di dunia setelah Prancis dan Amerika Serikat. Pada tahun 2011 negeri itu dikunjungi hampir 57 juta turis asing.
Bebek Peking Paling Tersohor di Antara Pesohor
Foto di atas memperlihatkan lima lelaki sedang mengantre dan menunggu giliran di depan restoran bebek Peking Li Qun di Beixiangfeng di Beijing, Tiongkok. Kamis malam, 24 Mei 2013.
Saya minta mahasiswa Indonesia mengantarkan saya ke restoran ini. Nama dan alamatnya saya dapatkan dari Rizal Ramli yang sedang berada di Jakarta.
“Lapor. Saya sedang di Beijing,” tulis saya lewat pesan Black Berry.
“Kalau sempat ke Li Qun, bebek Peking paling tersohor di antara pesohor,” tulisnya, lalu mengirimkan pesan berikutnya berisi alamat restoran.
Li Qun yang terlihat sangat sederhana di pelosok perkampungan di tengah kota ini adalah salah satu restoran bebek Peking terkenal di Beijing.
Sejumlah politisi dunia dan bintang film pernah menyantap bebek Peking panggang khas restoran itu. Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat Al Gore dan bintang film Jet Li termasuk di antara yang pernah makan di restoran itu dan fotonya diabadikan bersama foto para tokoh dan bintang film lain yang pernah singgah.
Bertemu H. Yusuf, Kuncen Masjid Tertua di China
H. Yusuf (91) telah bekerja selama 30 tahun di Masjid Niujie di pusat kota Beijing, Tiongkok. Masjid Niujie adalah masjid terbesar dan tertua di Beijing yang dibangun pada tahun 996 di masa pemerintahan Dinasti Liao (916-1125).
Masjid ini didisain oleh Nazaruddin, anak seorang imam di masjid itu. Pada tahun 1215 Masjid Niujie yang kini memiliki luas sekitar 10 ribu meter persegi dihancurkan pasukan Genghis Khan dan dibangun kembali pada tahun 1443 masa masa Dinasti Ming. Perluasan masjid dilakukan di masa pemerintahan Kaisar Kangxi dari Dinasti Qing pada tahun 1696.
Tempat shalat utama masjid ini seluas 600 meter persegi dan dapat menampung sekitar 1.000 jamaah.
Sate Kalajengking di Wangfujing
Andreas Rentimun, mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Suzhou, Tiongkok, mengamati sate kalajengking yang dijual di pasar tradisional di belakang kompleks mall modern Wangfujing di pusat kota Beijing. Sate kalajengking yang dijual seharga RMB 20 per tusuk ini merupakan salah satu jajanan pasar yang diminati pengunjung pasar.




































