North Korea, Notes

Perang Korea

TAHUN 1932, pemimpin spritual dan inspirator perjuangan rakyat Korea menghadapi kaum penjajah, Kim Il Sung meresmikan berdirinya Tentara Rakyat Korea atau Korean People’s Army (KPA). Sejak hari itu, perjuangan rakyat Korea mengusir Jepang yang sudah puluhan tahun menjajah mereka, semakin terorganisir dengan rapi dan baik.

Dari arah utara, arah selatan, arah barat dan arah timur, tentara Korea menggempur pasukan Dai Nippon. Perlawan dan gempuran KPA memberi sumbangan berarti pada melemahnya armada perang Jepang di seluruh dunia saat itu, khususnya di kawasan Asia Pasifik.

Akhirnya, Agustus 1945 setelah dihajar Amerika Serikat dengan dua bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang mengaku kalah.

September 1945, Jepang mesti angkat kaki meninggalkan Semenanjung Korea untuk selama-lamanya. Tetapi, cerita damai belum lagi milik rakyat Korea. Jepang pergi, musuh baru tiba: Amerika Serikat. Menyusul kepergian pasukan Jepang, giliran Ribuan tentara Amerika merapat di pantai timur di selatan Korea. Katanya sih, mau melucuti pasukan Jepang. Tapi sebenarnya mereka ingin menjadi penguasa baru di Semenanjung Korea, sebelum Uni Soviet mendahului masuk Korea.

Perang Korea pun meledak tahun 1950. Sekali lagi, KPA memperlihatkan kekuatan mereka. Amerika menderita kerugian besar dalam perang yang berlangsung tiga tahun itu. Namun dengan lobi-lobi ala Yahudi dan pengaruhnya di PBB, Amerika tak sampai meninggalkan Semenanjung Korea. Mereka diperbolehkan memperpanjang kekuasaan mereka atas pemerintahan boneka yang telah mereka bentuk sebelumnya di bagian selatan Korea.

KPA adalah tentara rakyat, bukan tentara bayaran atau punggawa raja-raja. Loyalitas dan dedikasi KPA ditujukan pada keamanan dan keselamatan Korut. Tentara rakyat hanya mengabdi pada rakyat. Bukan melindungi para penjahat.

Tahun 1995, Kim Jong Il, pengganti Kim Il Sung, menerapkan kebijakan Kepemimpinan Revolusioner Songun. Inti dari kebijakan itu adalah menempatkan kekuatan militer sebagai prioritas utama negara. Fasilitas negara ditujukan pada pembangunan dan pengembangan kekuatan militer demi mempertahankan kedaulatan negara dari kaum penjajah, yang sampai kini tak henti menekan Korut. Kebijakan ini berhasil.

Tentara Korut memiliki keberanian luar biasa mereka. Setiap kali berpapasan dengan tentara Korea, saya selalu memaksakan diri menatap mata mereka. Saya menangkap semangat yang luar biasa di balik bola mata itu. Nyalang, tak kenal takut pada apapun.

Di Pyongyang, banyak gedung tinggi berpuluh-puluh lantai. Kalau Anda tanya, “Siapa yang membangun gedung itu?”, maka jawaban yang Anda terima, “Kami rakyat Korea dan tentara Korea.”[t]

Standard

36 thoughts on “Perang Korea

  1. banyak kali ceritamu pak penulis !
    gak usah sok tau loe !
    emang kau dikorea waktu perang korea berlangsung?
    dan apa pernah kau ke korut dan lihat2 tentara mereka?
    jangan kau sentimen sama amerika.
    saya juga krg suka pada amerika,tapi lihat korea yang “dididik” amerika jadi negara maju daripada negara yang kita cintai ini.
    kenapa? karana rakyat korea itu tidak membawa agama dalam membangun negara mereka.
    g usah kau bangga sama korut.lihat,bnyak rakyatnya tidak makan,kejahatan HAM,tapi presidennya hidupnya plg mewah.
    saya tau kenapa kau bela korut,karna dia musuh amerika kan?jangan melihat suatu permasalah dari satu sudut pandang dan jng pake kacamata kuda bos !
    apa kau pernah lihat penderitaan rakyat korut?
    jadi pesan saya,kau jangan banyak cerita !

    • tatang ruspendi says:

      Yang jelas Amerika itu negara yang selalu menginginkan negara lain hancur, banyak bukti dan fakta kalau amerika selalu dibelakang kehancuran sebuah negara.
      Amerika dan sekutunya biang kerok kehancuran dunia!

  2. aloha,
    mungkin sebab lain mengapa korea selatan maju karena rakyatnya tidak pengecut seperti anda ini.

    saya ke pyongyang tahun 2003. dan tulisan di atas satu dari beberapa tulisan saya tentang kunjungan itu.

    selebihnya, terserah anda.

    mahalo.

  3. xxx says:

    ha..ha…ha…
    anda kok marah…
    mengatakan saya pengecut?
    menurut anda yang mananya saya pengecut?
    saya pemberani kok,berani mengungkapkan kebenaran ttg korea.
    saya kan juga pny tv,radio,surat kabar,buku sejarah,dan otak.oke lah anda pernah ke korea utara dan melihat “kehebatan” negara itu,tapi apa anda lihat bagaimana menderitanya rakyat korea utara??????????????
    yang kelaparan,tidak punya uang,dlll.
    itu yg diblg negara “hebat”?
    korsel aja kasihan lht saudaranya itu,tapi anda yg tak pny hbgan apa-apa dan hanya “karna faktor korea utara musuh amerika” anda dengan bangga mengatakan korut hebat?
    kim jong il adalah orang yang gila,geogre bush juga,tapi jng dong anda membangkakan pemerintahan diktator begitu.
    masa kim jong il yang notabene presiden korut,hidupnya mewah sedangkan rakyatnya (anda jawab sendiri dengan pengalaman anda yang ke korea utara itu) ????

    • Rudolph says:

      Janganlah anda membandingkan antara kapitalis dengan sosialis, karena kapitalisme itu adalah sesuatu yang terlihat semu, mungkin anda bangga dengan kemajuan sebuah bangsa yang bisa dilihat dari aspek finansial yang memadai, dengan tingkat kemakmuran rakyat borjuisnya, tapi tahukah, manusia itu adalah mahluk sosial yang tergantung pada kebiasaan hidup sehari hari, saya pikir masyarakat korea utara “yang dibilang” kelaparan dan miskin (tidak punya uang) mungkin lebih survive dibandingkan rakyat korea selatan yang dimanjakan materi dan bermandikan kemewahan khas dunia barat, tapi suatu saat …..seleksi alam akan menentukan….siapa yang kuat, dan siapa yang kan mati….makanya Allah menyuruh manusia berpuasa….adalah untuk membuat/mendidik manusia untuk mengetahui bagaimana rasanya menderita, dibandingkan merasakan kenikmatan duniawi yang semu dan fana….hasta la-vista..muthafucka!!!

  4. @xxx
    saya nggak marah. kalau marah komentar anda gak saya munculkan dong. apa sulitnya. iya gak.
    saya sebut anda pengecut, karena anda tak memperlihatkan jati diri. ibarat kata, anda memukul dari belakang, menendang dari kegelapan.

    sekarang pakai nick baru lagi.

    saya tidak ada masalah, anda mau mengatakan apapun tentang korea selatan, korea utara, amerika dan seterusnya. anda punya hak. paling mantap lagi kalau semua komentar anda itu anda tuliskan dalam blog atau media anda sendiri, dan diperjelas jati dirinya.

    anda jadi seperti pengecut–setidaknya saya menganggap begitu–karena setelah mengata-ngatai orang anda tak memperlihatkan batang hidung.

    begitu kawan.

  5. lucy says:

    ehm.. jangan pada berantem ah..
    menurut saya, kedua negara itu hanyalah bineka dari Amrika dan juga Uni Soviet.
    tapi, kita tidak bisa memandang sebelah mata saja. soalnya, bagaimana pun juga saat ini Korut menjadi salah satu negara yang paling mengancam negara lainnya terutama kawasan Asia Timur karena Nuklirnya, dan ia termasuk salah satu negara termiskin di dunia. sejujurnya saya kurang begitu suka dengan Komunisme, karena itu membuat rakyat merasa tidak punya hak apapun dalam negaranya, tetapi yang disalutkan adalah rasa nasionalisme mereka yang tinggi. tetapi, nasionalisme saja tidak akan bisa membuat negara itu menjadi maju.
    saya lebih suka kalau Korut mulai terbuka terhadap negara lain. selama ini ia terlalu tertutup sehingga banyak yang salah paham tentangnya. yah-di mata kuliah saya banyak membahas tentang konflik korut-korsel yang belum usai hingga kini.
    menurut teguhtimur, kebijakan apa yang diambil pemerintah Korut agar bisa turut serta dalam perdamaian dunia? bukannya menjadi salah satu masalah dalam perdamaian dunia.. dan mengapa hubungan luar negeri Korut dengan negara lainnya tidak mem-booming seperti negara tetangganya (korsel, Jepang atau China)?
    lihatnya dari realita ya.. jangan dari perasaan anda yang mengagumi Korut..
    terima kasih..

    • @lucy
      saya tidak membela (pemerintah) korea utara secara membabi buta. saya melihat korea utara sebagai salah satu korban perang dingin, seperti juga indonesia dan banyak negara lain. legacy perang ini masih ada sampai sekarang.

      saya bisa memahami mengapa orang punya cara pandang yang cenderung negatif pada korea utara. “realita” ttg korea utara hampir semuanya adalah kreasi barat. barat dan menginginkan agar komunitas internasional mempercayai betapa korea utara adalah negara monster yang berbahaya bagi seluruh manusia. maka sekian banyak cerita yang mendukung pencitraan itu pun diproduksi. barat, dalam hal ini segelintir hawkish yang masih bercokol di tubuh pemerintahan amerika serikat, masih menginginkan citra itu melekat di tubuh korea utara.

      di sisi lain, warga dunia tidak diberi kesempatan luas untuk mengetahui akar persoalan dan bagaimana sebenarnya korea utara. hanya segelintir orang yang menolak cara pandang picik dan sempit yang mau mencari tahu hal lain di balik cerita2 itu.

      ingat bagaimana barat dan amerika serikat membangun citra irak menjelang perang 2003 lalu; betapa irak adalah negara yang begitu berbahaya bagi dunia dan kemanusiaan. menyimpan senjata pemusnah massal, dan seterusnya.

      berbagai kejahatan saddam hussein dibicarakan sambil mencoba melupakan bahwa saddam hussein adalah salah satu boneka mereka di masa lalu. mereka sudah bosan dengan saddam hussein, mereka memutuskan untuk mencari boneka baru.

      coba luangkan waktu untuk membaca tulisan berikut:

      https://teguhtimur.com/2008/10/19/rafid-alwan-si-deep-throat-gadungan-dari-irak/

      benar, ada ketidakadilan, ada penindasan di korea utara. maaf, saya harus mengatakan, itu hal biasa. ia ditemukan di semua negara, termasuk di indonesia dan amerika serikat sekalipun. kalau anda belajar ilmu politik, anda pasti paham bahwa salah satu watak negara adalah menindas. [catat: melindungi dan mempersembahkan kesejahteraan sejatinya juga merupakan watak negara]

      menurut saya, negara yang paling berbahaya di muka bumi ini adalah amerika serikat. sudah berapa banyak manusia tewas dibantai negara itu sejak perang dunia kedua berakhir.

      komunitas internasional ini memang banci. ujicoba senjata korea utara dikritik habis-habisan. sementara ujicoba senjata yang dilakukan amerika serikat yang mengorbankan manusia di tempat lain dibiarkan.

      kita bereaksi keras melihat uji coba senjata korea utara di atas laut jepang karena media2 barat yang nongkrong di kawasan itu memberitakannya besar2an. tapi coba lihat, berapa besar pemberitaan yang disampaikan oleh media barat tentang ujicoba senjata amerika serikat di kawasan lain di muka bumi ini, di pasifik, di timur tengah dan sebagainya.

      coba luangkan waktu untuk membaca tulisan ini:

      https://teguhtimur.com/2009/02/28/1000-bom-atom-hiroshima-di-marshall-islands/

      untuk sementara cukup segini dulu.

      saya akan sangat senang berdiskusi dan membicarakan masalah ini dengan anda. apalagi kalau anda tidak menyembunyikan jati diri.

      [catat: saya heran, semakin banyak orang yang hanya berani berteriak dari kegelapan. :)]

      • Korut says:

        Pak Teguh wajar saja mereka pro AS, cos memang banyak yang buta terhadap kondisi Korea Utara. Sejatinya Korea Utara tidak seperti itu. Korea Utara juga tidak berbahaya. Mereka tidak mengancam negara yang bersahabat.

        Sebanyak apapun pembunuhan yang dilakukan AS dengan kecam, agent orange, bom atom, pemunuh biologi dan sebagainya. Bila mata dan hati telah buta sulit untuk berubah. Mereka akan selalu mengatakan kupu-kupu itu sangat berbahaya sesuai dengan propaganda. Mereka adalah korban propaganda.

        Kasihan mereka itu.

    • Rudolph says:

      saya berpendapat Sosialisme adalah solusi terbaik menghadapi globalisme kapitalis yang sekarang menguasai dunia, sebab pada dasarnya apabila dibiarkan, kondisi ini akan membuat dunia takluk dibawah dominasi USA-Jews (Protokolat Zionist) baik peran secara finansial maupun teknologi, lagipula propaganda berita2 yang menyudutkan Korut dalam soal kelaparannya, kemiskinannya cuma membuat kita merasa kasihan, padahal belum tentu kita yang merasa kenyang dan lebih makmur dari masyarakat korea utara itu lebih baik…dunia ini fana, janganlah melihat apa yang terlihat begitu saja, bisa jadi semua itu hanyalah ilusi dari sebuah Matrix…yang memang sudah diprogram sejak dulu untuk menipu manusia…hehehe

  6. tuah says:

    yah…..pada jaman dahulu kala..uni soviet dan amerika begitu mendominasi dunia setelah perang dunia ke 2!!!
    terserah uni soviet dan amerika lah apa yg dia mau terhadap korea,,jepang kalah ya kusikat bekas tanah jajahan jepang, yay kek korea itu! bekas jajahan jepang,, kan ada pepatah mengatakan bahwa kekuatan itu merupakan hak dasar untuk memiliki,,
    kalo ga si jepang itu menjajah korea,, mungkin korea tetap kerajaan hingga sekarang,,

  7. SETYO S says:

    benar mas,mas Teguh timur benar
    memang amerika serikat kampiun dalam membuat isu,memprovokasi dan membantai umat manusia
    tengok saja dalam peristiwa PKI Madiun,G30s/PKI
    cia dan antek anteknya menyebarkan berita berita bohong yang ujung ujungnya melakukan penumpasan terhadap Soekarno dan pendukungnya tanpa perikemanusiaan dengan korban hampir 3 juta jiwa
    (seperti pengakuannya sang algojo) tau kan hehehe
    jadi menurut saya sejahat jahatnya PKi tetaplah mereka pernah berjuang untuk negeri ini,dan sebaik baiknya soharto tetaplah dia jahat
    ingat Indonesia tanpa sokarno dan pki maka tidak akan pernah menjadi sabang sampai merauke ,karena Uni sovyet dan RRC mau membantu kita menghadapi as,belanda dan inggris karena diIndonesia ada PKI nya .mustahil mereka mau membantu kita jika di Indonesia waktu itu tidak ada PKI
    Hidup PKI ,hidup rakyat proletar ,hidup Pancasila ,hidup Islam progresif revolosioner.

    • balanawa says:

      mas setyo bisa saja.., yg penting gimana memikirkan cari duit dengan halal untuk menghidupi diri kita n anak2 kita, dg demikian tidak perli ada korupsi yg membelenggu bangsa kita..okay kamerad!!!

  8. bemby says:

    semuanya itu cuma masalah “suka / tdk suka”. kalo aku sih emang anti-amerika maka saya suka korut. bravo korea utara!

  9. bambang says:

    Biarkan Korea Utara membikin Senjata Nuklir agar Amerika Serikat punya musuh baru. Saya sih PENGAGUM KIM IL SUNG karena keberaniannya menantang Barat. Taepodong itu mengarah ke hidung Presiden USA. Bravo North Korea

  10. bambang says:

    HIDUP KOREA UTARA, HIDUP ISLAM LIBERAL, HIDUP ULIL ABSHAR ABDALLA, HIDUP SEMUANYA, HIDUP INDONESIA, HIDUP PANCASILA, HIDUP NKRI SABANG MERAUKE. BHINNEKA TUNGGAL IKA, LAKUM DINUKUM WALIADIM

  11. yulius says:

    dear semua..

    Mengenai korea utra dan korsel, khususnya perang korena, ada baiknya kalau anda2 membaca majalah angkasa edisi bulan mei 2009, atau literatur lainnya sehingga kita mendapatkan referensi yang jelas mengenai perang korea.. ok.

    salam

  12. erwin says:

    0% keuntungan anda semua membela korut.dr segi politik platform negara komunis tdk mengijinkan rakyatnya melakukan aktifitas keagamaan,yg rakyat korut sembah adlh Kim Jong-il sbgi tuhan mrka dgn kekuasaan absolut.sy sdh dngar kesaksian orang2 yg disiksa abis di korut krn mlkkn aktvtas agama mrka.
    dari aspek ekonomi,bila terjadi perang korea yg melibatkan US & JPG indonesia akn t’kena imbasnya,case sderhana: sparepart smua kendaraan b’motor merk Jpg di Ind msh diproduksi di Jpg sndiri,dan mayoritas ekspor kita ke luar terbesar utk USA.apakah korut memberikan bantuan pd saudara qt di aceh wktu Tsunami, tp di cover kompas terlihat tentara US menggendong nenek di aceh korban tsunami utk di bawa dgn heli ke RS di kapal induk USS Abraham Lincoln.
    hidup rakyat korut sungguh menderita, sampai jd dr cntoh kecil itu mkn anda2 yg bela korut/membenci US berpikir secara cerdas & sadar.thx.GBU

  13. lht aja fakta yg terjd skrg apabila sistem komunis itu baik pasti sistem itu akan bertahan dan banyak dipakai oleh banyak negara di dunia, tp kenyataan banyak negara yg menggunakan sistem itu banyak yg runtuh,

  14. dozen says:

    Haiya..masalah negara lain lo pada ributin…negara dw aj blum rapi gini udah bnyk komentar soal ngr lain…dari pada belain korut atau korsel mendingan pikirin jalan damai iya gx??klo mereka ampe perang kan kasihan rakyat masing” ngr ama artis” nya…hehehe
    @arjuna: buset klo korut ama iran gabung bisa berabe tuh..mereka pasti nyerang temn”ny US…Indoesia bukanya juga tmnny us???

  15. ivan says:

    amerika emang dalang kerusuhan….sekali menang maunya nginjak bangsa lain…..kalo perang satu lawan satu udah pasti dia keok……beraninya keroyokan…lawan korea yang kecil aja gak sanggup…..hidup asia…hidup Indonesia…..hidup china ….hidup korea

  16. keren says:

    kalo amerika sudah tidak ada dan cina serta korut yang berkuasa tentu indonesia berikut yang jadi jajahannya ha..ha…ha.. hidup yang kuaat tapi indonesia tetap aja jadi korban

  17. jojon says:

    Tuhan mnciptakan sgala sesuatunya berpasang pasangan, baik – buruk, kuat – lemah, dll,dsb,dst. bgitupun masalah pasti da solusinya.
    perdebatan saudara2 diatas menurut sya kurang baik.knapa? cz gda hasil yg dituju.kalo satu kalah debat trz yg mnang dpt apa??puas doang paling.

    mnurut sya qt cba ambil ap2 yg lebih n liat ap2 yg kurang dri Negara2 lain,lha hbz tu cb jdiin bwt bahan ngatasin masalah di Indonesia.kemiskinan, pengangguran atw apalah.*saking banyaknya*
    sodara2 smw kan pinter2 dah bnyak makan asam garam n melalang buana ke antah berantah.

    gtu ja. Monitor/81.30/solo-bandung/

  18. Garda NKRI says:

    USA? gak ada apa2 nya deh…
    USA bisa menjadi besar karena menindas negara lain…
    USA negara pengecut kalo perang pasti main keroyok..lawan Vietnam aja keok…
    Idiologi KOMUNIS = KAPITALIS = TERORIS…
    Idiologi yang menindas…

    Sistem Ekonomi KOMUNIS = KAPITALIS adalah SENTRALISASI KEUANGAN
    Fakta : Konsep BANK SENTRAL nya KAPITALIS adalah nama lain dari SISTEM KEUANGAN TERPUSAT ala KOMUNIS.

    KOMUNIS dan KAPITALIS hanya kamuflase PERANG IDIOLOGI
    Inti nya idiologi ini dipake untuk menindas…

    Hidup PANCASILA
    Jaya NKRI
    yang makin terpuruk digerogoti KORUPTOR dan manusia2 spt GAYUS

  19. Benk says:

    Agan-agan…waspadalah,selama iblis msh bergentayangan di muka bumi mk tdk ada yg namanya damai. Perang akan selalu ada. So, kita bangsa indo jgn terlena. Perkuat TNI kita hingga pd saatnya nanti siap menghadapi agresi dari negara lain. Jgn kita bertengkar sesama sendiri tp bersatulah. Waspadalah..waspadalah !!

  20. No Kapitalisme says:

    GW mau tanya dengan yg mendukung kapitalisme (AS dan sekutunya). Apakah dia gk sadar saat ini yg sanggup mengimbangi kekuatan kapitalisme hanya kekuatan komunisme…..klo negara2 islam banyak yang tidak bersatu……yang ada mereka saling melindungi kepentingannya masing2………..tanpa memperdulikan negara tetangganya, contoh TKI kita di arab saudi banyak yg di siksa dan di hukum mati……..jd atas dasar apa kita harus setuju dengan kapitalisme….klo akibat sistem kapitalisme pekerja swasta di negara kita terus2an di tindas dengan sistem PKWT dan sistem kontrak serta Outsourcing.
    Coba berpikir lagi bung……berpikir…..berpikir……….Pasar tradisional kita mati karena banyak pemilik modal membuka market modern seperti Alfamart dan Indomart.

Leave a Reply to sufyan Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s