PARTAI Persatuan Pembangunan (PPP) akan menggandeng parpol-parpol Islam lainnya untuk mengusung satu calon presiden pada Pilpres 2009. Dikutip dari myRMnews. Continue reading “Lima Tokoh Islam juga Layak Jadi Capres”
Kubu Mega Cium 10 Skenario Pilpres 2009
KUBU PDI Perjuangan mencium sepuluh skenario politik yang akan dimainkan lawan-lawan mereka menjelang Pilpres 2009. Tujuh skenario itu disampaikan Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDI Tjahjo Kumolo seperti dikutip myRMnews. Berikut kutipan lengkapnya. Continue reading “Kubu Mega Cium 10 Skenario Pilpres 2009”
Arsitek Perang AS di Irak Akui Keliru
JENDERAL terkenal AS, Peter Pace, Jumat (14/9) di Washington, mengakui sendiri bahwa ia membuat beberapa kesalahan Continue reading “Arsitek Perang AS di Irak Akui Keliru”
Seminggu Sebelum Jogjakarta Digoyang Gempa
SETIDAKNYA 6.234 orang tewas Continue reading “Seminggu Sebelum Jogjakarta Digoyang Gempa”
Muhammadiyah Tekuk NU di PTIK
HANYA untuk yang punya selera humor. Dikutip dari myRMnews. Continue reading “Muhammadiyah Tekuk NU di PTIK”
Ketika Hape Wartawan Disadap
INI modus baru menekan jurnalis. Continue reading “Ketika Hape Wartawan Disadap”
Presiden Tifatul: Mega Terlalu Genit!
KETUA Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyatakan siap maju menjadi calon presiden kembali pada Pilpres 2009. Dengan sangat pede-nya, Mega pun bakal menantang Yudhoyono sebagai incumbent dan calon-calon lain yang bakal tampil.
Namun, sinyalemen Mega tersebut justru dinilai oleh Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring sebagai “kegenitan” bekas presiden tersebut.
“Pimpinan nasional di atas 60 tahun masih genit saja mau turun dalam Pilpres 2009,” paparnya usai bertemu dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin di kantor pusat Muhammadiyah, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa siang (11/9). Continue reading “Presiden Tifatul: Mega Terlalu Genit!”
Mengapa Soeharto (di) Menang (kan)
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mengecam keras putusan Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia (RI) yang mengabulkan gugatan hukum mantan presiden Soeharto terkait pemberitaan kekayaan keluarga Soeharto dalam salah satu edisi Majalah Time. Dalam putusan MA tanggal 30 Agustus 2007 itu Majalah Time diwajibkan memuat permohonan maaf dalam media nasional dan internasional, serta diharuskan membayar kerugian immaterial senilai satu Triliun rupiah. Continue reading “Mengapa Soeharto (di) Menang (kan)”
Megawati Calon Presiden 2009
KETUA Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyatakan bersedia dicalonkan sebagai presiden pada Pemilihan Presiden 2009. Continue reading “Megawati Calon Presiden 2009”
MA Menangkan Soeharto

MAHKAMAH Agung (MA) memenangkan kasasi yang diajukan mantan Presiden Soeharto terhadap majalah TIME Asia. MA mengabulkan gugatan Soeharto yang menuntut ganti rugi material Rp 280 juta dan imateriil Rp 1 triliun atas pemberitaan yang dinilai mencemarkan nama baik penguasa Orde Baru tersebut.
Sumber SH di MA mengatakannya, Senin (10/9). Putusan tersebut diputuskan oleh majelis hakim agung yang di antaranya beranggotakan Hakim Agung German Hoediarto dan M Taufik pada akhir Agustus (31/8) lalu.
“Putusannya keluar tanggal 31 bulan lalu (Agustus-red). Majelis kasasi memenangkan gugatan yang diajukan mantan Presiden Soeharto,” papar sumber tersebut.
Sementara itu, juru bicara MA, Djoko Sarwoko dan Nurhadi menyatakan tidak tahu atas keluarnya putusan itu. Nurhadi mengatakan pihak MA baru menyelesaikan rapat kerja (raker) di Makassar selama beberapa hari sehingga informasi tersebut juga baru diketahuinya dari konfirmasi SH. “Apa iya, Mas? Kami baru selesai raker, jadi baru tahu ada informasi seperti ini. Nanti kita telusuri,” jawab Nurhadi yang dihubungi lewat telepon.
Pihak TIME Asia sendiri mengaku terkejut dengan putusan tersebut. Kuasa hukum TIME Asia, Todung Mulya Lubis, kepada SH mengungkapkan tak menyangka Mahkamah Agung akan mengeluarkan putusan kasasi yang memenangkan Soeharto. Di dua tingkat peradilan di bawahnya, Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Negeri, gugatan tersebut ditolak.
“Saya benar baru tahu hal ini. Jelas mengejutkan. Kalau memang putusannya memenangkan kasasi Soeharto, dengan segala hormat saya kepada MA, MA telah melakukan langkah mundur. Apa yang dituliskan TIME Asia sudah berdasar kaidah jurnalistik yang fair dan cover both sides (berimbang-red). Dunia pers Indonesia mengalami kemunduran kalau begini,” papar Todung, Senin pagi tadi.
Keterkejutan sama diyakininya akan dirasakan oleh kliennya, pengelola dan redaksi TIME Asia. Namun, Todung menambahkan singkat, ia baru akan berkomentar banyak jika sudah melihat berkas putusan tersebut.
Sebelumnya, gugatan Soeharto terhadap TIME Asia dikalahkan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 6 Juni 2000. Majelis memutuskan menolak seluruh gugatan mantan Presiden Soeharto tersebut. Hakim menilai pemberitaan itu bukan penghinaan.
Pun, Majelis hakim Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta yang diketuai Gde Soedharta dalam putusannya tanggal 16 Maret 2001, menguatkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Soeharto bahkan dihukum membayar seluruh biaya perkara Rp 5,104 juta.
Gugatan Soeharto terhadap TIMEAsia ini untuk pertama kali disidangkan pada 12 April 2000 di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Gugatan berihwal dari artikel bertajuk “Soeharto Inc. How Indonesia’s Longtime Boss Built a Family Fortune” pada terbitan edisi 24 Mei 1999. Artikel tersebut berisi tentang kekayaan mantan Presiden Soeharto.
Pemberitaan majalah ini menyebutkan tentang kekayaan Soeharto dengan putra-putrinya beserta asal perolehannya. Pemberitaan pada beberapa edisi berikutnya juga menyinggung hal sama. Pada 17 Mei 1999, TIME Asia bahkan memberitakan transfer dana US$ 9 miliar dari Swiss ke Austria yang diduga milik mantan Presiden Soeharto dan mengungkap harta kekayaan anak-anak Soeharto di luar negeri. Majalah ini menaksir kekayaaan keluarga Soeharto bernilai US$ 15 miliar dengan semua asetnya. Leo Wisnu Susapto/Rikando Somba/Sinar Harapan.
Serangan Marinir Amerika di Balaraja
Oleh: Rohmat Haryadi dan Anthony, [Nasional, Gatra Nomor 43, Kamis 6 September 2007]
SEORANG sersan marinir Amerika Serikat memimpin serangan ke sebuah pabrik garmen di Tangerang. Berita dikutip dari Gatra.
Dengan kawalan sedikitnya 75 “anak buah”
Continue reading “Serangan Marinir Amerika di Balaraja”Kami Menentang Bush dengan Pita Oranye
DEMONSTRASI menentang pemerintah Bush hari Rabu lalu (9/5) tak seperti yang saya bayangkan. Tidak ada kerumunan massa seperti pada demontrasi yang biasa saya saksikan selama ini.
Ratusan mahasiswa Universitas Hawaii hari itu hanya wira-wiri dengan pita oranye di lengan mereka sebagai tanda menolak semua kebijakan pemerintahan Bush. Sebagian bergerombol di anak tangga Student Center menyaksikan para pemain musik yang sedang manggung. Sementara yang lainnya mendatangi “stand” kelompok pendukung demonstrasi.
Seperti ratusan mahasiswa itu, saya juga mengikatkan pita oranye di lengan kanan saya. Sepeda saya parkirkan tak jauh dari Student Center. Setelah puas berbicara dengan penjaga di masing-masing stand, dan membeli “Failed State” karya Noam Chomsky di stand Toko Buku Revolution, saya memilih bergabung dengan kelompok mahasiswa yang duduk di anak tangga menyaksikan seorang mahasiswa memainkan senar gitarnya di panggung. Bukan lagu revolusi yang dia lantunkan. Hanya lagu cinta yang biasa. Untuk orang awam seperti saya, musiknya oke juga. Continue reading “Kami Menentang Bush dengan Pita Oranye”
Letjen Erwin Sujono Menjabat Kepala Staf Umum TNI
Dikutip dari Kompas, 7 September 2007.
GERBONG mutasi di jajaran TNI kembali bergerak. Continue reading “Letjen Erwin Sujono Menjabat Kepala Staf Umum TNI”
Lagi, Nyatakah 9/11?
Even I question the ‘truth’ about 9/11,
Robert Fisk, The Independent, 25 Agustus 2007
EACH time I lecture abroad on the Middle East, there is always someone in the audience – just one – whom I call the “raver”. Apologies here to all the men and women who come to my talks with bright and pertinent questions – often quite humbling ones for me as a journalist – and which show that they understand the Middle East tragedy a lot better than the journalists who report it. But the “raver” is real. He has turned up in corporeal form in Stockholm and in Oxford, in Sao Paulo and in Yerevan, in Cairo, in Los Angeles and, in female form, in Barcelona. No matter the country, there will always be a “raver”. Continue reading “Lagi, Nyatakah 9/11?”
Aparat Pemerintah, Musuh Kebebasan Pers 2007
SEPANJANG Agustus 2006 hingga Agustus 2007 setidaknya tercatat 58 kasus kekerasan terhadap pers dan jurnalis. Continue reading “Aparat Pemerintah, Musuh Kebebasan Pers 2007”
Ketika Yahudi Menyatakan Perang

Petikan dari koran tua ini saya muat dengan maksud untuk melengkapi Setali Yahudi dan Nazi yang dimuat di Rakyat Merdeka bulan Mei 2005, sepulang saya dari perjalanan ke Jerman. Dalam kunjungan ke Jerman itu saya sempat mendatangi dua bekas kamp konsentrasi Nazi di era Perang Dunia Kedua. Continue reading “Ketika Yahudi Menyatakan Perang”
Pelecehan Seksual di Awal Semester
HARI pertama Fall 2007 di University of Hawaii diwarnai oleh berita perampokan dan pelecehan seksual Continue reading “Pelecehan Seksual di Awal Semester”
Bankir Miskin Kuliahi SBY Cara Mengurangi Kemiskinan Tahun 2030
PERAIH Nobel Perdamaian yang dikenal sebagai ’Bankir Orang Miskin’ Muhammad Yunus kemarin menjadi dosen bagi Presiden SBY, Continue reading “Bankir Miskin Kuliahi SBY Cara Mengurangi Kemiskinan Tahun 2030”
Bakar Buku Tanpa PKI, Mengingatkan Hitler dan Nazi
PEMBAKARAN buku sejarah yang terjadi di beberapa kota di Indonesia sepanjang dua pekan terakhir ini mengingatkan pada peristiwa serupa di Jerman, ketika Nazi dan Hitler sedang berkuasa. Continue reading “Bakar Buku Tanpa PKI, Mengingatkan Hitler dan Nazi”
All the President’s Men: Peninggalan Sarwo Edhi Wibowo

By John McBeth, a senior writer for The Straits Times News
August 2, 2007 Thursday
Pictures in this blog taken from Rakyat Merdeka collection.
THINGS have turned full circle for the family of the late Lieutenant-General Sarwo Edhie Wibowo. Continue reading “All the President’s Men: Peninggalan Sarwo Edhi Wibowo”
A Democratic Indonesian Tiger?
James Castle and Craig Charney
Wednesday, August 1, 2007; A17
TEN years ago this summer, Asia’s financial crisis hit Indonesia. Continue reading “A Democratic Indonesian Tiger?”
Mencari Keadilan dalam Format Aceh Baru
Siaran Pers Bersama Satu Tahun UU Pemerintahan Aceh Continue reading “Mencari Keadilan dalam Format Aceh Baru”
Musnah, Karena Tak Ada PKI Setelah G-30-S
SAYA percaya bahwa sejarah adalah Continue reading “Musnah, Karena Tak Ada PKI Setelah G-30-S”
Anak Bung Karno Tolak Ampuni Soeharto
JANGAN sampai Soeharto diampuni tanpa proses pengadilan. Continue reading “Anak Bung Karno Tolak Ampuni Soeharto”
Yeah, Seven Years after Soeharto
Party System Institutionalization in a New Democracy
Contemporary Southeast Asia, Vol. 28, 2006
by Paige Johnson Tan
IT is often said, following Samuel Huntington, that it is not the first elections Continue reading “Yeah, Seven Years after Soeharto”
Setelah Soeharto Menggulingkan Bung Karno (TIME Magazine 1966)

THE Ikeya-Seki comet appeared on Indonesia’s eastern horizon early one morning last October.
From the base of the volcano Agung, navel of creation and home of the Great Gods, the mystic prophets of the island of Bali watched it streak through the sky for ten days and were alarmed. It was an omen, they warned, of much death and change of government in the land. Continue reading “Setelah Soeharto Menggulingkan Bung Karno (TIME Magazine 1966)”
Richard Baker: SBY Masih Nomor 1
DI TANAH air, banyak orang meragukan kemampuan Susilo Bambang Yudhoyono memimpin Indonesia;
Continue reading “Richard Baker: SBY Masih Nomor 1”Candi Borobudur Tak Masuk Seven Wonders
HARI Sabtu (7/7) sebanyak tujuh keajaiban dunia resmi diumumkan di Lisabon, Portugal. Continue reading “Candi Borobudur Tak Masuk Seven Wonders”
Australia: Jangan Kunjungi Indonesia (Ada Ancaman Serangan Teroris)
PEMERINTAH Australia kembali memberikan travel warning bagi warga Negara kanguru itu yang ingin berkunjung ke Indonesia. Continue reading “Australia: Jangan Kunjungi Indonesia (Ada Ancaman Serangan Teroris)”
Hawai’i Habiskan 1,5 Miliar Dolar untuk Perang Irak
HAWAI’I telah menghabiskan hampir 1,5 miliar dolar AS untuk mendukung perang di Irak. Continue reading “Hawai’i Habiskan 1,5 Miliar Dolar untuk Perang Irak”
