Boediono dan Sri Mulyani Pantas Jadi Tersangka

Seperti komidi putar. Itulah agaknya istilah yang pantas digunakan untuk menggambarkan nasib megaskandal danatalangan untuk Bank Century senilai Rp 6,7 triliun sejak dipegang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Perkembangan terakhir, Wakil Ketua KPK, Busyro Muqaddas, akhir pekan lalu dengan percaya diri mengatakan bahwa dalam waktu dekat kasus ini akan ditingkatkan statusnya dari penyelidikan menjadi penyidikan. Pernyataan ini mengulangi sesumbar Ketua KPK Abraham Samad yang mengatakan bahwa sebelum tahun berganti status megaskandal Century akan naik kelas. Continue reading “Boediono dan Sri Mulyani Pantas Jadi Tersangka”

Selagi Tokoh 4L Ngotot, Indonesia Sulit Jadi The Next China

Sulit membayangkan Indonesia dapat bangkit menjadi kekuatan politik dan ekonomi yang benar-benar diperhitungkan di kawasan regional, apalagi global.

Hasrat “menjadi” the next China, India, Jepang atau Korea hanya akan tinggal sebagai mimpi kosong di siang bolong selagi kompetensi tidak dijadikan kriteria utama dalam memilih pemimpin, baik di tingkat lokal maupun nasional. Continue reading “Selagi Tokoh 4L Ngotot, Indonesia Sulit Jadi The Next China”

Teguh: Kerjasama Indonesia-Maroko Tidak Terhambat Jarak

Indonesia dan dan Kerajaan Maroko dipisahkan jarak yang terbentang sepanjang tak kurang dari 12 ribu kilometer. Indonesia terletak di tengah persilangan Samudera India dan Samudera Pasifik. Sementara Maroko berada pada pertemuan Samudera Atlantik dan Laut Mediterania.

Namun demikian, bukan berarti jarak yang jauh ini menjadi penghambat hubungan kedua negara.

Continue reading “Teguh: Kerjasama Indonesia-Maroko Tidak Terhambat Jarak”

Menyoal Sumpah Pemuda 1928 (Komentar Singkat untuk www.TheIndonesianJournalist.com)

Bangsa dan juga negara adalah produk manusia. Ia adalah resultan dari proses sosial pada satu masa tertentu. Ia terikat pada ruang dan waktu; pada konteks yang melahirkannya. Untuk kasus Indonesia, seperti juga kasus di banyak bangsa dan negara yang merdeka setelah Perang Dunia Kedua, konteks yang dimaksud adalah kolonialisasi bangsa dan negara lain yang berlangsung untuk jangka waktu yang relatif begitu panjang. Continue reading “Menyoal Sumpah Pemuda 1928 (Komentar Singkat untuk www.TheIndonesianJournalist.com)”

Teguh Santosa Meluruskan Pemberitaan Okezone.com dan Merdeka.com tentang Pertemuan Dahlan Iskan dan Sabar Gorky

Pendaki tunadaksa berkaki satu Sabar Gorky sudah beberapa kali berkomunikasi dan bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng.

Hubungan Sabar dan Andi Mallarangeng terbilang sangat baik. Sedemikian akrabnya, dalam acara Jambore Bahari, April 2012 lalu, misalnya, Sabar dan Andi Mallarangeng menghabiskan waktu hampir dua jam berenang di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu. Pada Hari Olahraga Nasional (Haornas) 9 September lalu, Menpora memberikan penghargaan kepada Sabar. Continue reading “Teguh Santosa Meluruskan Pemberitaan Okezone.com dan Merdeka.com tentang Pertemuan Dahlan Iskan dan Sabar Gorky”

Proposal Otonomi Khusus Sahara Barat Buah dari Demokrasi di Maroko

Perdebatan mengenai Sahara Barat diwarnai klaim sejarah dan budaya, juga diskursus negara-bangsa pasca kolonial dan sindrom Perang Dingin. Persoalan Sahara Barat adalah buah dari kolonialisasi Barat terhadap, dalam hal ini, kawasan Afrika yang dimulai pada paruh kedua abad ke-19 silam. Continue reading “Proposal Otonomi Khusus Sahara Barat Buah dari Demokrasi di Maroko”

Teguh Santosa: Demokratisasi di Tindouf Jalan Keluar Selesaikan Konflik Sahara Barat

Komunitas internasional bertanggung jawab menghadirkan demokrasi di kamp Tindouf yang terletak di Aljazair. Ketiadaan demokrasi di kamp tersebut membuat pembicaraan damai dan upaya penyelesaian sengketa Sahara Barat menjadi terhambat. Continue reading “Teguh Santosa: Demokratisasi di Tindouf Jalan Keluar Selesaikan Konflik Sahara Barat”

Mengapa Jepang Menabur Sengketa di Halaman Tetangga

east-asia-china-japan-japanese-occupied-korea-formosa-taiwan-1924-FCW5E5

JEPANG sedang menjadi masalah bagi dua negara tetangganya yang kini juga memiliki kemampuan ekonomi yang terbilang besar di dunia, Republik Rakyat China dan Republik Korea.

Akhir September lalu, saat berbicara di Sidang Umum PBB, Menteri Luar Negeri China Yang Jiechi mengecam keras pemerintah Jepang karena membeli tiga dari lima pulau kecil di Kepulauan Diaoyu atau Kepulauan Senkaku di Laut China Timur. Tindakan Jepang dinilai tidak pada tempatnya karena sejak 1970an klaim atas kepulauan tersebut masih diperebutkan kedua negara.

Continue reading “Mengapa Jepang Menabur Sengketa di Halaman Tetangga”

Megawati’s choice and the ‘old wine in old bottles’ phenomenon

Megawati Soekarnoputri, 2011/Kompas

WHEN talking to Megawati Soekarnoputri’s closest advisors and friends about what is on her mind these days, it becomes clear that she is still undecided about whether or not to contest the 2014 presidential election.

Original link click here.

Continue reading “Megawati’s choice and the ‘old wine in old bottles’ phenomenon”

Spotlight on Western Sahara in Fourth Committee, October 5, 2011

Sixty-sixth General Assembly
Fourth Committee
4th Meeting (PM)
5 October 2011
Taken from http://www.un.org/News/Press/docs/2011/gaspd480.doc.htm

DESPITE the dire need for humanitarian assistance in the Tindouf refugee camps in Algeria, much of that aid was misappropriated and wound up in the markets of Algiers and Timbuktu, one of 33 petitioners on the question of Western Sahara told the Fourth Committee today as it continued its debate on decolonization. Continue reading “Spotlight on Western Sahara in Fourth Committee, October 5, 2011”

Saturday Morning Discourse with AS Hikam

Sekali Lagi, Inilah Kerangka Testimoni Antasari

Hari masih pagi, baru beberapa menit melewati pukul 10.00 WIB.

LP Kelas I Tangerang, Banten, telah dipenuhi para pengunjung yang ingin memanfaatkan hari kedua Lebaran Idul Fitri 1433 H itu untuk bersilaturahmi dengan anggota keluarga mereka yang mendekam di penjara.

Continue reading “Sekali Lagi, Inilah Kerangka Testimoni Antasari”

Praktisi Media: Banyak yang Tidak Mendukung Ahok Bukan Karena Dia Tionghoa

Indonesia adalah sebuah negeri yang plural. Pluralisme di Indonesia telah ada bahkan jauh sebelum kepulauan di Asia Tenggara ini menjadi entitas politik yang bernama negara Indonesia. Continue reading “Praktisi Media: Banyak yang Tidak Mendukung Ahok Bukan Karena Dia Tionghoa”

Pernyataan Jokowi tentang Penembakan Solo Bisa Menimbulkan Prasangka

Walikota Solo Joko Widodo tidak mau mengaitkan pembunuhan anggota Polsek Serengan, Solo, Bripka Dwi Data, Kamis malam lalu (30/8) dengan proses pemilihan gubernur DKI Jakarta. Dalam kejadian itu, Bripka Dwi Data ditembak orang tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor sekitar pukul 21.00 WIB. Continue reading “Pernyataan Jokowi tentang Penembakan Solo Bisa Menimbulkan Prasangka”

Sukarno’s Speech on the Proclamation Day

Saudara-saudara sekalian! saya telah minta saudara hadir di sini, untuk menyaksikan suatu peristiwa maha penting dalam sejarah kita. Berpuluh-puluh tahun kita bangsa Indonesia telah berjuang untuk kemerdekaan tanah air kita. Bahkan telah beratus-ratus tahun. Continue reading “Sukarno’s Speech on the Proclamation Day”

Dibutuhkan Media Literacy agar Publik Tidak Menjadi ‘Korban Informasi’

Masyarakat tengah berada pada sebuah era dimana komunikasi bisa dilakukan secara bebas nyaris tanpa batas. Hal ini sudah berlangsung dalam waktu 10 tahun terakhir dan memperlihatkan gejala yang semakin membesar dengan kecepatan tinggi. Continue reading “Dibutuhkan Media Literacy agar Publik Tidak Menjadi ‘Korban Informasi’”

Planet Baru Ditemukan, Tapi Tidak Aman untuk Ditempati

Astronomer menemukan dunia baru di konstelasi Leo. Dunia baru itu berada 33 tahun cahaya dari Bumi yang kita tempati. Ukurannya lebih kecil dari planet Bumi, dan mengelilingi sebuah bintang merah sebagai pusat orbit. Continue reading “Planet Baru Ditemukan, Tapi Tidak Aman untuk Ditempati”

Denny JA: Lembaga Survei Masih Bisa Dipercaya

Hasil penghitungan suara real count dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta sama persis dengan hasil quick count yang dilakukan berbagai lembaga riset politik pada hari H, Rabu pekan lalu (11/7). Continue reading “Denny JA: Lembaga Survei Masih Bisa Dipercaya”