Diperiksa Hingga Tengah Malam, Rachmawati Tolak Tegas Status Tersangka Makar dan Jelaskan Strategi Soft Landing Kembali ke UUD 1945 yang Asli

Tokoh nasional Rachmawati Soekarnoputri diperiksa polisi selama delapan jam di kediamannya Jalan Jatipadang Raya, Jakarta Selatan, Selasa kemarin (20/12). Pemeriksaan berlangsung sejak pukul 15.00 WIB dan berakhir hingga hampir tengah malam sekitar pukul 23.15 WIB.

Putri proklamator Bung Karno itu diperiksa di rumah karena alasan kesehatan yang tidak memadai. Di tengah pemeriksaan, Rachmawati sempat diinfus selama sekitar satu jam.

“Kondisi kesehatan Ibu Rachmawati tidak memungkinkan dirinya memenuhi panggilan penyidik ke Polda Metro Jaya. Jadi pemeriksaan dilakukan di rumah, dan di tengah pemeriksaan Ibu Rachmawati sempat diinfus,” ujar jurubicara Rachma, Teguh Santosa, Rabu pagi (21/12). Continue reading

Kronologi Tuduhan Makar Rachmawati Soekarnoputri

img-20161207-wa0062

Selasa, 15 Desember 2015
Rachmawati Soekarnoputri (RSP) dan beberapa tokoh di dalam Gerakan Selamatkan NKRI, di antaranya Djoko Santoso, Prijanto, Syamsu Djalal, Lily Wahid dan Hatta Taliwang, menemui Ketua MPR RI Zulkifli Hasan di Gedung MPR RI. Dalam pertemuan, RSP menyampaikan aspirasi kembali ke naskah asli UUD 1945 dan wanti-wanti agar tidak melakukan amandemen kelima karena dikhawatirkan akan semakin memperlemah fungsi negara.

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan bahwa pihaknya memiliki kepedulian yang sama. Zulkifli juga senang apabila massa menduduki gedung MPR RI untuk menyampaikan aspirasi kembali ke naskah asli UUD 1945. Zulkifli Hasan menyerukan agar hal itu diperjuangkan bersama. Continue reading

Shanghai, December 2016

Juru Bicara: Rachmawati Perjuangkan UUD 1945 ke Naskah Awal, Aneh Kalau Dibilang Makar

Teguh Santosa, juru bicara Rachmawati Soekarnoputri menilai, tuduhan aparat kepolisian terkait makar pada kliennya tidak tepat.

Apalagi, menurutnya dugaan makar itu terkait seringnya Rachmawati melakukan pertemuan dengan para aktivis. Continue reading

Rachmawati Soekarnoputri tak Ditahan

Rachmawati Soekarnoputri tak ditahan selepas menjalani pemeriksaan terkait dugaan makar di Mako Brimob, Kelapa Dua, Kota Depok, Jumat 2 Desember 2016 malam.

Rachma keluar dari Mako Brimob sekitar pukul 22.00 WIB. “Pemeriksaan sudah selesai dan tidak laik dilakukan penahanan,” kata Juru Bicara Rachmawati, Teguh Santosa, Jumat malam. Rachma, tuturnya, dimintai keterangan dalam berita acara pemeriksaan sebanyak dua kali. Rachma, lanjut Teguh, tak mau menjawab pertanyaan terkait materi yang dituduhkan kepadanya. Menurut Teguh, Rachma hanya mau menjawab pertanyaan mengenai identitasnya. Continue reading