Dua Keanehan ‘Video Ahmadiyah’ Masih Belum Terpecahkan

Berbagai “keanehan” dalam video penyerangan anggota Jemaat Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten, masih belum terpecahkan kendati si perekam, Arief, telah menyerahkan diri kepada Komnas HAM dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Sejauh ini baru satu keanehan yang telah terjawab. Yaitu mengenai kualitas dan sudut pengambilan gambar yang relatif lebih bagus dibandingkan video karya amatir yang sudah biasa diputar di stasiun televisi maupun di-upload di internet. Menurut Wakil Ketua Komnas HAM Ridha Saleh yang dihubungi Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Sabtu malam, 12/2), Arief yang bekerja sebagai PNS memiliki pekerjaan sampingan sebagai kamerawan.

Namun, Ridha Saleh tidak bisa menjelaskan keanehan lain, seperti mengapa Arief yang juga anggota Jemaat Ahmadiyah bisa mengambil gambar dari jarak yang amat dekat dengan sangat leluasa. Sulit membayangkan, kelompok penyerang tidak mengidentifikasi Arief sebagai bagian dari Jemaat Ahmadiyah yang mereka serang. Keanehan berikutnya adalah, ada bagian dari rekaman video itu yang memperlihatkan seakan-akan Arief dikenal oleh pihak penyerang.

“Kalau soal itu (posisi Arief yang dekat dengan si penyerang) kami belum tahu. Masih akan kami dalami. Semua pertanyaan ini (keanehan di dalam rekaman video) akan kami klarifikasi agar tidak mereka-reka,” ujar Ridha.

Di sisi lain, Ridha juga mengatakan pihaknya belum menonton habis seluruh rekaman video itu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s