Dewan Militer Mesir Janjikan Supremasi Sipil

Beberapa jam setelah berkuasa menyusul pengunduran diri Hosni Mubarak, Dewan Militer mengumumkan komitmen mereka pada proses demokrasi dan supremasi sipil. Namun di sisi lain, Dewan yang dipimpin oleh Chief Marshal Mohammed Hussein Tantawi ini meminta rakyat Mesir menghormati pasukan keamanan yang sempat bentrok dengan demonstran pekan lalu.

Pernyataan Dewan Militer itu dibacakan seorang jurubicara melalui televisi yang disiarkan langsung. Belum diperoleh kepastian apakah polisi yang sejak bentrokan pekan lalu menghilang dari jalan-jalan di kota Kairo akan kembali bertugas atau tidak. Namun di Tahrir Square tentara dam rakyat Mesir mulai terlihat membersihkan lapangan yang selama tiga pekan menjadi pusat demonstrasi.

Masih menurut Dewan Militer, Mesir juga masih mengakui dan menghargai semua perjanjian dengan negara-negara lain. Bagian ini kelihatannya disampaikan untuk meredam kekhawatiran Israel bila Mesir mengalami perubahan rezim yang begitu drastis. Israel dan Mesir menandatangani perjanjian damai pada 1978.

Pengumuman pertama yang disampaikan Dewan Militer itu tidak berbicara banyak mengenai apa yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Rakyat ingin melihat perubahan struktur. Mereka ingin melihat perubahan di Konstitusi. Mereka ingin melihat demokrasi. Sementara pengumuman Dewan Militer itu tidak menjelaskan apapun mengenai hal-hal yang ingin disaksikan oleh rakyat,” ujar Parag Khanna dari Global Governance Initiative kepada CNN.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s