George Junus Aditjondro: Anggota DPR Tidak Boleh Memfittnah

GEORGE JUNUS ADITJONDRO/RM

George Junus Aditjondro, penulis buku “Membongkar Gurita Cikeas, di Balik Kasus Bank Century” yang bikin geger kubu Presiden SBY beberapa saat lalu menjelaskan apa yang terjadi sehingga ia menggeplakkan buku di tangan kirinya ke arah wajah Ramadhan Pohan.

“Dia (Ramadhan Pohan) itu sudah memfitnah. Dan anggota DPR kan tidak boleh memfitnah, apalagi memfitnah warga negara biasa seperti kita,” kata George Junus Aditjondro kepada Rakyat Merdeka Online (Kamis, 31/12).

Fitnah yang dilakukan  Ramadhan Pohan, anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat yang juga seorang jurnalis itu, sebut George berkaitan dengan hal ihwal dana Sampoerna untuk Harian Jurnal Nasional.

“Tidak benar bahwa di dalam buku itu saya mengatakan bahwa Jurnasmenerima uang dari Bank Century. Yang saya katakan adalah Jurnasmenerima dana dari nasabah Bank Century,” ujar George.

Menurut George, sebelum bedah buku di Doekoen Coffee yang berlangsung kemarin (Rabu, 30/12), sudah dua kali Ramadhan Pohan memfitnah dirinya, dan mengatakan dirinya sedang berhalusinasi. Dalam dua pertemuan sebelumnya, George masih dapat menahan emosi. Tetapi ketika Ramadhan Pohan yang selalu memberikan penjelasan yang berputar-putar setiap kali ditanya soal kebenaran informasi itu, memprovokasinya untuk kali ketiga, George terpancing.

“Sebetulnya dia tidak diundang. Tetapi dia bilang, dia mewakili Andi Arief yang diundang. Itu sebabnya dia diberi tempat duduk di sebelah kiri saya di deretan pembicara. Saat mulai berbicara dia malah mengatakan bahwa dia berbicara mewakili diri sendiri dan mengulangi fitnahnya itu,” ujar George.

George juga mengatakan bahwa dirinya sempat merasa aneh dengan kehadiran Ramadhan Pohan yang tidak diundang.

“Saya sudah mencium ada upaya rekayasa yang hendak memancing ledakan emosi saya. Saya ini right handed bukan left handed. Jadi saya tidak memukulnya, Maksudnya ke mulut, bukan mata,” masih kata George.

Dia juga mendengar bahwa dari hasil visum yang dilakukan atas bagian wajah Ramadhan Pohan tidak ditemukan luka. Di sisi lain, kalau Ramadhan Pohan tetap ingin melanjutkan kasus ini, George  pun akan melayani.

“Polisi harus tahu mana aksi dan mana reaksi,” tambah George.

Apakah ada perasaan menyesal?

“Saya tidak menyesal. Justru seharusnya anggota DPR tidak boleh memfitnah,” demikian George.

Published by

TeguhTimur

Born in Medan, lives in Jakarta, loves Indonesia.

One thought on “George Junus Aditjondro: Anggota DPR Tidak Boleh Memfittnah”

  1. maka nya jangan mudah terpancing emosi dong george..
    udah tau lagi dipancing, koq malah dituruti emosinya.
    sabar dikit dong..

    Perjuangan itu butuh KESABARAN….

Leave a Reply to amirhud dalimunthe Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s