Riwayat Sang Sala

SALA Thailand adalah salah satu landmark di kompleks East West Center. Didominasi warna merah dan kuning, pavilion khas Thailand ini berdiri kokoh di samping asrama Hale Kuahine, dan tak jauh dari Japan Park dan Imin Conference Center Jefferson Hall.

Kedelapan pilarnya yang berwarna kuning menopang atap sala yang dipenuhi ukiran khas Thailand. Empat pilar menopang atap di bagian dalam dengan bertumpu pada lantai atas, dan empat pilar lainnya menopang atap bagian luar.

Pada kedua sisi atap sala yang berbentuk segitiga terdapat simbol kerajaan Thailand, berupa puncak pagoda berwarna kuning yang memancarkan cahaya. Kuning adalah warna kerajaan Thailand.

September 2006, ketika kubu militer menjatuhkan Thaksin Shinawatra dari kursi perdana menteri, tak sedikit rakyat Thailand turun ke jalan mengenakan baju kuning dan menyerahkan mawar kuning kepada tentara Thailand yang berjaga-jaga di pusat kota Bangkok. Lautan kuning itu adalah pertanda kuat bahwa kudeta militer disetujui oleh Raja Bhumibol.

Sebaliknya, pihak tentara pun mengibarkan bendera kuning di atas tank-tanka yang melaju dan berputar mengitari Bangkok, serta mengikatkan pita kuning di ujung senjata mereka. Pertanda kudeta mereka direstui sang raja.

Kembali ke sala Thailand di kompleks East West Center.

Ini adalah sala kedua yang diberikan Kerajaan Thailand kepada East West Center. Sala pertama diberikan dan diresmikan langsung oleh Raja Bhimibol Adulyadej pada tanggal 6 Juni 1967. Tahun 2006 lalu, karena usia yang semakin tua, sala itu direnovasi dan diganti dengan sala yang kini berdiri di tempat yang sama.

Pada papan yang menjelaskan sala itu tertulis:

The Royal Sala Thai

This traditional sala (pavilion) is a gift to the East West Center from His Majesty, King Bhumibol Adulyadej of Thailand, and bears the Royal Seal. It replaces an earlier sala dedicated by His Majesty on June 6, 1967. Its proper name, Pratinang Patihan Tasanai, means ‘Throne of the Miracle Vision’.

The sala is a rich cultural symbol of the land, commonly used as shelter from rain and heat, for quite conversation, for study and contemplation.

The structur was designed by National Artist, Dr. Pinyo Suwankiri, crafted in Thailand and assembled on this site by Thai artists.

On behalf of His Majesty, Her Royal Highness Princess Maha Chakri Sirindhorn dedicated this new sala on March 1, 2008.

Photobucket

Sala Thailand dilihat dari East West Road.

Salah satu pojok di langit-langit sala.

Ukiran di sisi langit-langit sala.

Pilar-pilar dan langit-langit sala dilihat dari arah Hale Kuahine. Kokoh sekaligus indah dengan paduan merah dan kuning.

Dua pilar, kiri menopang langit-langit bagian dalam, dan kanan menopang langit-langit bagian luar.

Pangkal pilar bagian dalam yang bertumpu pada lantai dua sala.

Pangkal pilar bagian luar yang bertumpu pada lantai pondasi.

Salah satu sudut atap sala dan bagian bawah tepinya yang dipenuhi ornamen teratai.

Bagian depan sala dipandang dari East West Road.

Simbol Kerajaan Thailand pada sisi atap yang berbentuk segitiga, pagoda yang memancarkan sinar kuning.

Sisi atap bagian belakang dari arah hale Kuahine.

Ukiran di bagian bawah lantai dua sala.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s