Berantas Terorisme, Berdayakan Dai dan Ulama

Ancaman aksi terorisme terus membayangi kehidupan masyarakat. Berbagai upaya pencegahan dan pemberantasan, baik yang dilakukan oleh aparat keamanan dan masyarakat secara keseluruhan terus digalakkan. Kalangan ulama dan tokoh agamapun tak ketinggalan turut memberikan kontribusinya bagi pencegahan dan pembasmian terorisme. Pemberantasan terorisme melalui jalur agama serta peran dai dan ulama dinilai cukup efektif.

Continue reading “Berantas Terorisme, Berdayakan Dai dan Ulama”

Memberantas Terorisme dengan Agama

Bahaya aksi terorisme demikian jelas, bukan hanya pada masyarakat sekitar dan kerusakan fisik, tapi juga trauma psikis terhadap korban dan keluarganya. Ancaman inipun harus disikapi secara bijak, dengan terus mengoptimalkan upaya pencegahan dan pemberantasannya. Upaya itu salah satunya melalui pendekatan agama. Continue reading “Memberantas Terorisme dengan Agama”

“Bom Bunuh Diri Bukan Syahid”

Tindakan sebagian masyarakat kita yang nekat melakukan aksi bom bunuh diri kembali terjadi. Yang paling mutakhir adalah dilakukan Muhammad Nuh, dua pekan lalu, di sebuah restoran cepat saji di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur. Continue reading ““Bom Bunuh Diri Bukan Syahid””

Menyambut Bush, Cara Pandang Kita Mesti Rasional

Kunjungan kenegaraan Presiden Amerika Serikat (AS) George Walker Bush ke Indonesia 20 November mendatang, terus mengundang reaksi penolakan dari sebagian kalangan masyarakat di Tanah Air. Kunjungan ini sendiri sebagai balasan terhadap kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke AS pada Mei 2005 lalu. Continue reading “Menyambut Bush, Cara Pandang Kita Mesti Rasional”

Hormatilah Tamu, Maka Engkau Akan Dihormati

Aksi penolakan terhadap kedatangan Presiden Amerika Serikat (AS) George W Bush pada 20 November nanti semestinya dilakukan secara dewasa. Apalagi kedatangan Bush ke Indonesia bukan atas nama pribadi melainkan sebagai Presiden AS. Sebagai bangsa yang besar, Indonesia harus ‘belajar’ menghormati tamu. Continue reading “Hormatilah Tamu, Maka Engkau Akan Dihormati”

Islam Moderat Penentu Peradaban Dunia

Sebagai komunitas Muslim terbesar di dunia, Indonesia terus menjadi perhatian masyarakat internasional. Dalam konteks kehidupan beragama, harus diakui bahwa pasang-surut selalu mengiringi model kehidupan beragama. Umat Islam sendiri tidak lepas dari hal tersebut. NU dan Muhammadiyah sebagai mainstream dari gerakan Islam moderat, menjadi harapan bagi terwujudnya pembumian nilai-nilai dan wajah Islam moderat di Indonesia. Continue reading “Islam Moderat Penentu Peradaban Dunia”

Menegakkan Islam Moderat

Ketika fenomena terorisme timbul di Indonesia, banyak tokoh dari dalam dan luar negeri yang berharap agar Islam moderat tampil dan memberikan andil dalam meredam gejolak teror berlabel agama. Menteri Senior Singapura Lee Kuan Yew misalnya, menyerukan agar kelompok Islam moderat di Asia Tenggara mengambil sikap untuk memerangi ekstrimis Islam yang ia sebut telah membuat teror di dunia. Continue reading “Menegakkan Islam Moderat”

Hendropriyono: 2 Minggu Lagi Noordin Tertangkap

Bekas Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Abdullah Makhmud Hendropriyono juga buka mulut mengomentari terbunuhnya Dr. Azahari di Batu, Malang, Jawa Timur, Rabu petang (9/11). Dia yakin dalam waktu satu hingga dua minggu lagi, karib Dr. Azahari, Noordin Moh Top, akan tertangkap. Continue reading “Hendropriyono: 2 Minggu Lagi Noordin Tertangkap”

Hendropriyono: Garis Belakang AS Brengsek

omar-al-faruq-timeOmar Al Farouq, yang dipercaya Central Intelligent Agency (CIA) sebagai pemimpin operasi Al Qaeda di Asia Tenggara, ditangkap anggota Badan Intelijen Negara (BIN) di Bogor pada Juni 2002. Continue reading “Hendropriyono: Garis Belakang AS Brengsek”

Al Farouq, Teka-teki dari Bagram

omar al farouqDUGAAN bahwa Omar Al Farouq adalah spion yang dibesarkan pihak Barat untuk menyudutkan umat Islam semakin menguat. Continue reading “Al Farouq, Teka-teki dari Bagram”

Kita Gagal Berjihad Melawan Nafsu

Tanpa disadari, sebagian kalangan umat Islam memaknai jihad secara sembarangan, sempit, dan karena itu kehilangan konteks dan hikmah yang sesungguhnya. Ajaran jihad sejatinya adalah untuk kemaslahatan orang banyak, bukan hanya umat Islam saja. Tapi fakta berbicara lain. Segelintir orang melakukan aksi bom bunuh diri, memerangi non-Muslim tanpa sebab yang jelas, dan menghalalkan cara-cara tercela dengan alasan untuk jihad di jalan Allah. Continue reading “Kita Gagal Berjihad Melawan Nafsu”

Membumikan Jihad untuk Perdamaian

Suatu ketika, Imam Samudra alias Abdul Aziz, terpidana mati bom Bali, mengeluarkan pernyataan mencengangkan di hadapan wartawan. “Ini adalah perjuangan suci (jihad), bukan perjuangan hina. Insya Allah, Allahu akbar!” Continue reading “Membumikan Jihad untuk Perdamaian”

Radikalisme Beragama Merusak Peradaban

Munculnya sikap keberagamaan yang berlebihan dan memandang ajaran agama secara hitam-putih, hanya akan menimbulkan dampak negatif dan citra buruk bagi agama tersebut. Selain itu, sikap berlebihan itu juga akan menumbuh-suburkan radikalisme beragama. Islam sendiri menolak keras sikap-sikap berlebihan tersebut. Continue reading “Radikalisme Beragama Merusak Peradaban”

Mewaspadai Radikalisme Beragama

Radikalisme beragama di Indonesia oleh banyak kalangan dinilai tetap akan ada. Kondisi sosial politik, serta tingkat pemahaman terhadap ajaran agama akan mempengaruhi sejauh mana perkembangan dan dampak dari kemunculan radikalisme beragama. Namun demikian, dari hasil survei sebuah lembaga penelitian akhir-akhir ini menunjukkan, para pendukung radikalisme dari kelompok minoritas Islam di Indonesia ternyata sangat kecil. Continue reading “Mewaspadai Radikalisme Beragama”

“Bangun Silaturrahim yang Berkualitas”

Setelah sebulan lamanya umat Islam menjalankan ibadah puasa, beberapa hari lagi kaum Muslimin akan merayakan ‘kemenangan’, yakni Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana sebaiknya umat Islam memaknai dan menyikapi hari mulia tersebut agar tidak sia-sia dan terkesan simbolik? Apa yang harus dilakukan umat beragama agar momentum lebaran ini dapat menjadi pintu masuk untuk membangun perdamaian dan menjauhkan dari segala tindak kekerasan? Continue reading ““Bangun Silaturrahim yang Berkualitas””

Idul Fitri Momentum Merajut Perdamaian

Bagi kaum Muslim, momentum Idul Fitri adalah saat-saat penting untuk bersilaturrahim dan saling memaafkan. Seluruh kesalahan yang pernah dilakukan terhadap sesama selama setahun, seolah ingin dilebur di hari Lebaran. Ucapan minal a’idin wal-faizin pun terdengar di mana-mana Kaum Muslim seolah kembali ke asal kesucian. Continue reading “Idul Fitri Momentum Merajut Perdamaian”

Meet Behrooz Kamalvandi, Iranian Ambassador for Indonesia

meet behrooz kamalvandi

Untuk urusan nasionalisme tak ada salahnya bila Indonesia belajar dari Republik Islam Iran. Di Iran, bahkan oposisi mendukung langkah pemerintah manakala menghadapi tekanan pihak asing yang ingin mencaplok negeri itu.

Continue reading “Meet Behrooz Kamalvandi, Iranian Ambassador for Indonesia”

Ambil Hikmahnya, Hadapi Secara Proporsional

Aksi sekelompok pemuda di Denmark yang mengadakan lomba menggambar Nabi Muhammad dan disiarkan salah satu televisi setempat, pekan lalu, mengundang protes keras umat Islam dunia. Bagaimana hal itu terjadi? Apa itu terkait Perang Salib baru? Bagaimana umat harus bersikap? Continue reading “Ambil Hikmahnya, Hadapi Secara Proporsional”

Umat Islam Harus Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah

Belum hilang dari ingatan, Harian terbesar di Denmark, Jyllands Posten memuat 12 kartun Nabi Muhammad yang diikuti harian-harian lain di Eropa dan negara-negara lain, 6 Oktober 2006 lalu, stasiun televisi Denmark menayangkan rekaman video amatir yang memperlihatkan sejumlah anggota muda Partai Rakyat Denmark (DPP) dalam sebuah acara lomba membuat kartun yang menghina Nabi Muhammad. Sambil berlomba mereka minum-minum dan bernyanyi. Tayangan ini direkam artis Martin Rosengaard Knudsen. Continue reading “Umat Islam Harus Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah”

Novel Najib Disanjung Ahmadinejad

Hati Muhammad Najib sedang berbunga-bunga. Pemerintah Iran berencana menerbitkan novel “Korban Konspirasi” karya Ketua DPP Partai Amanat Nasional itu ke dalam bahasa Parsi. Continue reading “Novel Najib Disanjung Ahmadinejad”

Amien Rais Diancam Jenderal: Nekat Demo, Monas Jadi Tiananmen

Muhammad Najib bersaksi. Kata salah seorang ketua DPP PAN itu, tudingan bekas Kepala Staf Kostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zein yang mengatakan Amien termasuk ke dalam komplotan yang berkonspirasi dengan Wiranto dan Habibie untuk menggulingkan Soeharto, adalah tidak benar dan salah. Continue reading “Amien Rais Diancam Jenderal: Nekat Demo, Monas Jadi Tiananmen”

“Terorisme Bergantung Ideologi, bukan Orang”

Ancaman terorisme global diyakini banyak pihak tidak akan pernah mati. Dalam konteks regional Asia Tenggara, ancaman itu begitu nyata. Meski beberapa tokoh teroris seperti Dr Azahari, Umar Al-Faruk, dan lainnya telah tewas di tangan aparat, tidak lantas menyurutkan pergerakan kelompok teroris. Continue reading ““Terorisme Bergantung Ideologi, bukan Orang””

Ancaman Terorisme tak Pernah Mati

Terorisme tak pernah mati. Perang bersama melawan ancaman ini pun harus dilakukan terus menerus. Tewasnya Umar Al-Faruk yang diduga sebagai salah satu dalang terorisme di Asia Tenggara oleh tentara Inggris di Irak, tidak akan mengurangi ancaman terorisme kawasan, termasuk di Indonesia. Continue reading “Ancaman Terorisme tak Pernah Mati”

Islam Indonesia Jadi Tumpuan

Citra Islam yang terus terpuruk, terutama sejak kejadian peledakan WTC di Amerika dan rentetan bom di Tanah Air, menunjukkan agama ini terus mengalami ujian yang tak ringan. Continue reading “Islam Indonesia Jadi Tumpuan”

Agar Islam Moderat Tetap Menentukan Sejarah

Di tengah tarik ulur antara gerakan dan pemikiran Islam radikal dan liberal, banyak kalangan kini melirik pentingnya peneguhan dan pengembangan yang lebih luas bagi kiprah Islam moderat. Gerakan atau faham Islam moderat diyakini akan berperan penting karena sesuai dengan kultur dan watak mayoritas Muslim Indonesia. Continue reading “Agar Islam Moderat Tetap Menentukan Sejarah”

Media Watchdogs Welcome Rakyat Merdeka Ruling

FOLLOWING are statements by the International Federation of Journalists and Reporters Without Borders on South Jakarta District Court’s rejection of a defamation lawsuit against Rakyat Merdeka editor Teguh Santosa, who was accused of insulting Islam. Continue reading “Media Watchdogs Welcome Rakyat Merdeka Ruling”

Puasa Menjauhkan Kesenjangan Sosial dan Kekerasan

Oleh: KH. Dr. dr. Tarmizi Taher
Ketua Dewan Direktur Center for Moderate Moslem (CMM), Rektor Universitas Az-Zahra dan mantan Menteri Agama RI.

Puasa bukan sekedar menahan diri dari makan, minum dan hubungan biologis suami-istri. Puasa pada hakikatnya adalah untuk memperoleh takwa, seperti yang diterangkan dalam surat Al-Baqarah ayat 183 di atas. Tujuan tersebut hanya bisa tercapai dengan memahami dan menghayati arti puasa itu sendiri. Continue reading “Puasa Menjauhkan Kesenjangan Sosial dan Kekerasan”

Ramadhan: Momentum Menebar Kedamaian

Marhaban Ya Ramadhan. Lusa, umat Islam akan melakukan ibadah berdimensi mulia; menumbuhkan empati dan kesadaran sosial, terutama kepada sesama yang dimarginalkan secara ekonomi lewat institusi infak dan sedekah. Continue reading “Ramadhan: Momentum Menebar Kedamaian”

PN Jaksel Ubah Mitos “Kuburan Pers”

Rabu, 20 September 2006, 12:59:00 WIB

Laporan: Bisman Pasaribu

Jakarta, Rakyat Merdeka. Mitos angker yang melekat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, karena kerap memidanakan wartawan, Rabu siang ini (20/9) berubah. Continue reading “PN Jaksel Ubah Mitos “Kuburan Pers””

Teguh: Saya Senang Sekaligus Risau

Rabu, 20 September 2006, 13:30:01 WIB

Laporan: Sholahudin Achmad

Jakarta, Rakyat Merdeka. Wajah Teguh Santosa sumringah. Wartawan anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta itu baru saja menang perkara. Rabu ini (20/9), Majelis hakim di PN Jakarta Selatan menolak dakwaan jaksa terhadap bapak dari dua orang anak itu. Continue reading “Teguh: Saya Senang Sekaligus Risau”