Andreas Rentimun, mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Shozou, Tiongkok, mencoba toboggan, peluncur yang digunakan untuk menuruni Tembok China di Gerbang Mutianyu. Peluncur sepanjang 1 kilometer ini adalah salah satu fasilitas penunjang wisata Tembok China yang memudahkan wisatawan sekaligus menambah nuansa petualangan. Tiongkok adalah negara dengan jumlah kunjungan wisatawan asing terbesar ketiga di dunia setelah Prancis dan Amerika Serikat. Pada tahun 2011 negeri itu dikunjungi hampir 57 juta turis asing.
Pohon Tertua
Pengunjung Kuil Konfusius di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok, menyaksikan salah satu pohon tertua yang ada di kuil tersebut. Pohon cypress yang diperkirakan berusia 700 tahun ini disebutkan ditanam oleh Ji Jiu Guo Zi Jian atau Kepala Sekolah Kerajaan, Xu Heng, pada masa Dinasti Yuan antara 1206 hingga 1368. Pohon ini juga disebutkan memiliki kemampuan membedakan manusia yang memiliki niat baik atau niat jahat.
Bebek Peking Paling Tersohor di Antara Pesohor
Foto di atas memperlihatkan lima lelaki sedang mengantre dan menunggu giliran di depan restoran bebek Peking Li Qun di Beixiangfeng di Beijing, Tiongkok. Kamis malam, 24 Mei 2013.
Saya minta mahasiswa Indonesia mengantarkan saya ke restoran ini. Nama dan alamatnya saya dapatkan dari Rizal Ramli yang sedang berada di Jakarta.
“Lapor. Saya sedang di Beijing,” tulis saya lewat pesan Black Berry.
“Kalau sempat ke Li Qun, bebek Peking paling tersohor di antara pesohor,” tulisnya, lalu mengirimkan pesan berikutnya berisi alamat restoran.
Li Qun yang terlihat sangat sederhana di pelosok perkampungan di tengah kota ini adalah salah satu restoran bebek Peking terkenal di Beijing.
Sejumlah politisi dunia dan bintang film pernah menyantap bebek Peking panggang khas restoran itu. Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat Al Gore dan bintang film Jet Li termasuk di antara yang pernah makan di restoran itu dan fotonya diabadikan bersama foto para tokoh dan bintang film lain yang pernah singgah.
Bertemu H. Yusuf, Kuncen Masjid Tertua di China
H. Yusuf (91) telah bekerja selama 30 tahun di Masjid Niujie di pusat kota Beijing, Tiongkok. Masjid Niujie adalah masjid terbesar dan tertua di Beijing yang dibangun pada tahun 996 di masa pemerintahan Dinasti Liao (916-1125).
Masjid ini didisain oleh Nazaruddin, anak seorang imam di masjid itu. Pada tahun 1215 Masjid Niujie yang kini memiliki luas sekitar 10 ribu meter persegi dihancurkan pasukan Genghis Khan dan dibangun kembali pada tahun 1443 masa masa Dinasti Ming. Perluasan masjid dilakukan di masa pemerintahan Kaisar Kangxi dari Dinasti Qing pada tahun 1696.
Tempat shalat utama masjid ini seluas 600 meter persegi dan dapat menampung sekitar 1.000 jamaah.
Sate Kalajengking di Wangfujing
Andreas Rentimun, mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Suzhou, Tiongkok, mengamati sate kalajengking yang dijual di pasar tradisional di belakang kompleks mall modern Wangfujing di pusat kota Beijing. Sate kalajengking yang dijual seharga RMB 20 per tusuk ini merupakan salah satu jajanan pasar yang diminati pengunjung pasar.
China Ingin Membagi Pengalaman Berantas Korupsi
Pemerintah Republik Rakyat China atau Tiongkok bersedia membagi pengalaman mereka dalam menghadapi kasus-kasus korupsi yang mengganggu proses pembangunan nasional. Continue reading “China Ingin Membagi Pengalaman Berantas Korupsi”
Isran Noor: Otonomi Daerah Bagian Integratif dari Pembangunan Berkelanjutan
Konsep pembangunan berkelanjutan harus memasukkan elemen pembangunan wilayah sebagaiu bagian integratif dan tidak terpisahkan. Hal ini juga merupakan praktik yang sehat dari konsep otonomi daerah.
Demikian disampaikan Bupati Kutai Timur Isran Noor ketika berbicara di Jiayou Indonesia 2013 yang diselenggarakan Perhimpunan Mahasiswa Indonesia (PPI) di Tiongkok di Ying Jie Exchange Hall, Peking University (Sabtu pagi, 25/5). Continue reading “Isran Noor: Otonomi Daerah Bagian Integratif dari Pembangunan Berkelanjutan”
Tokoh PKS: Inilah 8 Tantangan Besar yang Ancam Momentum Emas Indonesia
Indonesia menghadapi delapan tantangan besar yang apabila tidak segera diselesaikan akan membuat proses pembangunan semakin berat dan Indonesia dapat kehilangan momentum emas menjadi negara yang secara ekonomi diperhitungkan dunia internasional. Continue reading “Tokoh PKS: Inilah 8 Tantangan Besar yang Ancam Momentum Emas Indonesia”
Imron Cotan: Dalam 20-30 Tahun Batubara Indonesia Kehilangan Nilai Strategis
Batubara dari Indonesia yang kini menjadi salah satu sumber energi di Republik Rakyat Tiongkok akan kehilangan nilai strategis dalam 20 hingga 30 tahun yang akan datang. Continue reading “Imron Cotan: Dalam 20-30 Tahun Batubara Indonesia Kehilangan Nilai Strategis”
Inilah Kesaksian Prof. Drugov atas Tawa Lebar Jenderal AH Nasution dan DN Aidit yang Tak Bisa Didamaikan
Sebelum peristiwa G30S pada dinihari 1 Oktober 1965 meletus, pemerintah Uni Soviet pernah berusaha mendamaikan dua tokoh penting Indonesia, Menteri Pertahanan Jenderal AH Nasution dan Ketua Umum CC Partai Komunis Indonesia (PKI) DN Aidit.
Salah satu upaya itu adalah menggelar pertemuan ramah tamah di Kedubes Uni Soviet pada suatu hari di tahun 1963. Ada sekitar 10 sampai 12 orang yang diundang Dubes Uni Soviet Nikolai Mikhailov dalam pertemuan tersebut. Namun tokoh pentingnya ketika itu adalah Jenderal Nasution dan Aidit yang sangat berpengaruh di masing-masing kelompok.
Continue reading “Inilah Kesaksian Prof. Drugov atas Tawa Lebar Jenderal AH Nasution dan DN Aidit yang Tak Bisa Didamaikan”Inilah Foto-foto Bung Karno di Uzbekistan
Keempat foto ini direproduksi dari buku Indonesia Through Russian Lens yang disusun Kedutaanbesar RI untuk Federasi Rusia tahun 2011.
Foto-foto di atas melengkapi tulisan lama dari tahun 2001, Bung Karno Mencari Makam Imam al Bukhari dan tulisan tahun 2007 Bagaimana Bung Karno Dicium Gadis Rusia?
Djauhari Oratmangun: Ada Gairah Baru di Rusia, Deal Harus Segera Di-seal
Ada sebuah persoalan besar yang selama ini menjadi semacam kendala dalam hubungan bilateral antara Republik Indonesia dan Federasi Rusia.
Kendala itu adalah persepsi yang berkembang di kalangan masyarakat Indonesia dan Rusia.
Demikian dikatakan Dutabesar Republik Indonesia untuk Rusia Djauhari Oratmangun ketika berbicara di depan wartawan di Moskow, Rusia (Senin malam, 13/5). Continue reading “Djauhari Oratmangun: Ada Gairah Baru di Rusia, Deal Harus Segera Di-seal”
Inilah Maksud Gosip tentang Wanita-wanita Sukarno

Ada dua hal yang dicintai Svet Zacharov dari Indonesia. Keduanya adalah Sukarno dan Pancasila.
Pria berusia 75 tahun ini adalah jurnalis senior yang menjadi kontributor untuk sejumlah media massa di Indonesia. Ia menjadi penterjemah Perdana Menteri Rusia Nikita Khrushchev yang mengunjungi Presiden Sukarno di Jakarta tahun 1960.
Continue reading “Inilah Maksud Gosip tentang Wanita-wanita Sukarno”Mengapa Banyak Bangkai Pesawat di Bandara Kazan
Republik Tatarstan berbenah tengah untuk menjadi salah satu tujuan wisata utama di Federasi Rusia. Sejauh ini negeri yang dipimpin Presiden Rustam Minnikhanov yang berkuasa sejak Agustus 2010 itu tampaknya berhasil menarik turis domestik dari negeri-negeri atau subjek federal Federasi Rusia lainnya, juga dari beberapa negara di Eropa dan Timur Tengah.
Tatarstan juga berhasil menarik perhatian investasi asing, termasuk dari negara-negara Asia seperti Malaysia, Singapura dan Korea Selatan.
Continue reading “Mengapa Banyak Bangkai Pesawat di Bandara Kazan”
Resep Anti-Korupsi di Tatarstan Sangat Sederhana

John Emerich Edward Dalberg-Acton (1834-1902) dari Inggris yang lebih dikenal sebagai Lord Acton punya adagium yang sampai kini masih berlaku: power tends to corrupt and absolute power corrupt absoultely.
Oleh sementara kalangan di Indonesia, merujuk pada jumlah kasus korupsi yang terbongkar bertambah dari hari ke hari dan kenyataan bahwa kasus-kasus itu melibatkan tokoh-tokoh yang sebelumnya dianggap prominent, adagium Lord Acton itu pun dimutakhirkan menjadi: power tends to corrupt and stupid power corrupt stupidly. Continue reading “Resep Anti-Korupsi di Tatarstan Sangat Sederhana”
Once upon a Time in Sahara
Sergey Ivanov Berharap Lebih Banyak Turis Indonesia Kunjungi Tatarstan
Bolgar, Kota Islam Pertama di Rusia
Islam diadopsi sebagai agama resmi di negeri yang kini dikenal sebagai Republik Tatarstan pada 922. Di tahun itu pemimpin Bolgar-Volga Aydai Khan menerima delegasi Abasiyah yang dipimpin Ibnu Fadlan.
Khalifah Al Muqtadir yang berkuasa di Baghdad bersedia membantu mengislamkan orang Tatar dengan mengirimkan guru-guru agama ke Bolghar. Baghdad juga membantu pembangunan sejumlah masjid di Bolghar pada masa itu.
Continue reading “Bolgar, Kota Islam Pertama di Rusia”Inilah Musa Jalil, Pejuang Muslim Komunis dari Tatarstan
Sudah menjadi tradisi di masyarakat Rusia merayakan Victory in Europe Day atau Hari Kemenangan di Eropa setiap tanggal 9 Mei dengan memberikan bunga kepada para veteran Perang Dunia Kedua yang masih hidup atau meletakkannya di bawah patung-patung para pahlawan dan monumen-monumen yang dibangun untuk mengenang kepahlawanan para pejuang Rusia (d/h Uni Soviet), baik dari kalangan militer maupun sipil.
Tidak terkecuali di tahun ini. Patung Musa Mustafa Jalil di dekat Kremlin Kazan di pusat kota dipenuhi oleh bunga. Continue reading “Inilah Musa Jalil, Pejuang Muslim Komunis dari Tatarstan”
Sedikit tentang Republik yang Tidur Bersama Bencana
Pengantar penerbit untuk buku “Plato Tidak Bohong, Atlantis Ada di Indonesia” karya DR. Danny Hilman Natawidjaja, Booknesia (2013)
Bukunya akan segera terbit dan akan diluncurkan pada 20 Mei 2013.
REPUBLIK INDONESIA pertengahan Mei 2011 lalu sempat dibikin geger oleh informasi yang mengatakan bahwa Jakarta berpotensi mengalami gempa dengan kekuatan 8,7 Skala Richter. Bahkan mungkin lebih. Apa yang dapat dibayangkan dari sebuah gempa berkategori megathrust seperti itu di tengah hutan beton ibukota yang padat kecuali kehancuran yang begitu mengerikan dan tak terbayangkan.
Continue reading “Sedikit tentang Republik yang Tidur Bersama Bencana”1975 Moroccan Green March (12 pictures)
These picture were taken from the alley of the Parador Hotel of Laayoune in Maroccan Sahara Region, June 2010. The original pictures were shot by the Moroccan photographer.
Aftermath: Terror in Boston
Rabat of Morocco, 2013 (3): Rue Sukarno
Rabat of Morocco, 2013 (2)
From Rabat of Morocco, 2013 (1)
Another Night in Bern of Switzerland
Dubes Korut: Kami Tidak Ingin Perang (15 Pics)
Republik Demokratik Rakyat Korea atau yang dikenal dengan Korea Utara sama sekali tidak menginginkan perang pecah di Semenanjung Korea. Apalagi melibatkan persenjataan berhulu ledak nuklir.
Continue reading “Dubes Korut: Kami Tidak Ingin Perang (15 Pics)”
Hugo Chavez Ternyata Pengagum Bung Karno!
Presiden Republik Bolivar Venezuela Hugo Chavez yang meninggal dunia 5 Maret lalu ternyata sangat mengagumi pemikiran Bung Karno, terutama gagasan menyatukan bangsa dari berbagai negara di kawasan Amerika Selatan dan Afrika.
Chavez menjadi promotor utama organisasi negara-negara Amerika Selatan dan Afrika (ASA) yang digagas dalam pertemuan di Nigeria pada 2006 dan pertemuan di Venezuela pada 2009. Continue reading “Hugo Chavez Ternyata Pengagum Bung Karno!”




















































