Kemenangan Sri Mulyani yang Tidak Jelas

Akhir-akhir ini Sri Mulyani Indrawati, mantan Menteri Keuangan RI yang dililit sejumlah kasus keuangan bermotif criminal policy ramai dibicarakan menjadi kandidat paling kuat untuk menduduki kursi Presiden Bank Dunia.

Sejak Juni 2010, Sri Mulyani bekerja di Bank Dunia sebagai salah seorang direktur pelaksana. Kepergiaannya ke luar negeri diwarnai berbagai spekulasi. Ada yang menyebut Sri Mulyani pantas menduduki kursi itu mengingat ia sebelumnya pernah berkarier di sebagai direktur International Monetary Fund (IMF) untuk wilayah Asia-pasifik sebelum “ditarik pulang” Presiden SBY pada 2004 silam.
Ada juga yang mengatakan bahwa kepergiaan Sri Mulyani ke Washington DC adalah bagian dari solusi sama-sama menang berbagai kelompok politik yang bertikai di balik skandal danatalangan untuk Bank Century senilai Rp 6,7 triliun.

Sri Mulyani adalah Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang akhirnya menyetujui bailout untuk Bank Century. Sementara kalangan menilai ia patut bertanggung jawab.

Selain Sri Mulyani pihak lain yang dianggap patut diperiksa dalam kasus itu adalah Boediono, mantan gubernur Bank Indonesia yang kini duduk di kursi wakil presiden. Dialah yang paling ngotot mengusulkan agar Bank Century ditetapkan sebagai bank gagal berdampak sistemik dalam rapat KSSK, malam hari 20 November 2008.

Bagi para pendukungnya, kepergian Sri Mulyani menambah bobot achievement wanita kelahiran 26 Agustus 1962 ini.

Kabar tentang peluang besar Sri Mulyani menggantikan Robert B. Zoellick menyebar menyusul hasil poling yang dilakukan worldbankpresident.org. Sejumlah media massa nasional mengutip hasil poling ini.

Dari poling yang katanya diikuti lebih dari 15 ribu responden disebutkan bahwa Sri Mulyani menang mutlak atau landslide sebagai kandidat presiden Bank Dunia dari kalangan negara berkembang. Tidak tanggung-tanggung 87 persen responden memilih dirinya.

Di posisi kedua adalah Kemal Dervis, mantan Menteri Ekonomi Turki yang kini menjadi kepala UNDP. Dervis juga pernah berkarier di Bank Dunia. Dalam poling yang digelar worldbankpresident.org itu, Dervis mengantongi 8 persen suara. Di peringkat ketiga adalah Michelle Bachelet, presiden wanita pertama di Chili yang kini memimpin UN Women. Ia mengantongi 2 persen suara.

Hal lain yang perlu dicatat adalah, worldbankpresident.org bukanlah situs resmi World Bank. Situs resmi World Bank adalah worldbank.org. Adapun worldbankpresident.org dibuat oleh pihak yang tidak jelas dan tidak dapat dikonfirmasi. Dari penelusuran yang dilakukan diketahui bahwa domain tersebut dibuat pada 15 Desember 2004. Tidak tercatat nama pemilik domain. Tetapi diketahui bahwa domain tersebut didaftarkan dari kota Scottsdale, Arizona, Amerika Serikat.

Namun bukan tidak mungkin, bahkan sangat mungkin sekali, worldbankpresident.org dikendalikan dari Indonesia, sementara Arizona hanya dijadikan semacam alamat proxy untuk menutupi pemilik atau pengelola asli website itu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s