Secara Teori, Kementerian Muhaimin Juga Ikut Bertanggung Jawab dalam Konflik Ambon

RMOL. Konflik bukan sesuatu yang berdiri sendiri dan terjadi begitu saja. Penyebab utama setiap konflik adalah perbedaan dan kesenjangan kesejahteraan antara satu individu dengan individu lain atau antara satu kelompok masyarakat dengan kelompok masyarakat lain.

Perbedaan dan kesenjangan kesejahteraan itulah yang mendorong setiap individu untuk menciptakan identitas baru baik secara sendiri maupun berkelompok. Dan pada saatnya, ketika kondisi terpenuhi, “identitas” ini akan berubah menjadi kekuatan destruktif.

Selanjutnya, persoalan kesejahteraan yang timpang adalah buah dari produk hukum dan perundangan yang gagal menjamin dan menyediakan kesempatan yang sama bagi setiap anak bangsa. Mungkin juga ia pun dikombinasikan dengan komitmen pemerintah yang lemah untuk menegakkah hukum dan perundangan tersebut.

Dengan demikian, konflik dapat dipahami sebagai fenomena yang multidimensi. Di satu sisi ia masalah keamanan, di sisi lain ia juga berkaitan dengan urusan kesejahteraan.

Begitu pendapat pengamat konflik, Teguh Santosa, dalam Dialog Kenegaraan di DPD, Senayan bertema “Menjaga NKRI, Mencegah Perpecahan Daerah, Jangan Ulang Tragedi Ambon”, Rabu siang (14/9).

“Dari sudut pandang ini, maka yang bertanggung jawab pada konflik di Ambon barusan, misalnya, bukan hanya Kapolri atau Kepala BIN. Menteri Tenaga Kerja yang gagal menambah lapangan pekerjaan yang dibutuhkan untuk mengurangi kesenjangan juga ikut bertanggung jawab,” ujarnya,

Selain Teguh, yang juga menjadi pembicara dalam diskusi itu adalah anggota DPD dari Provinsi Maluku, John Pieris, Ketua Tim Kerja Penanganan Konflik Sosial di Komite I DPD yang juga anggota DPD dari Provinsi Lampung, Anang Prihantoro, serta anggota Komisi II DPR dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Malik Haramain.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s