Prof. Bahtiar Effendy: Tak Usah Heran Indonesia Tampak Kacau Balau

Tak usah heran bila Indonesia jadi tampak begitu kacau balau. Kekacaubalauan itu terjadi karena Pancasila hanya dibicarakan, tetapi tidak dilaksanakan.

Begitu penjelasan Dekan FISIP Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Prof. Bahtiar Effendy, ketika berbicara di lokakarya mengenai empat pilar Indonesia, di Hotel Santika, Jakarta, Sabtu (18/6).

Pancasila mengandung nilai-nilai yang sangat ideal bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal itu pula menjadi modal dasar bagi pembangunan Indonesia. Sayangnya, Pancasila justru mengalami masalah serius dalam implementasi. Dan yang amat mengejutkan, justru elite politik yang terlihat tidak mengamalkannya.

“Problem Pancasila bukan pada sosialisasi nilai-nilainya, tapi lebih karena tidak dilaksanakan oleh elite kita. Karena itu tidak heran jika pengelolaan bangsa saat ini kacau balau,” katanya.

Menurut Bahtiar, sosialisasi mengenai empat pilar kebangsaan, yakni UUD 1945, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI, lebih tepat bila diarahkan kepada para elite dan penyelenggara negara.

Tokoh Muhammadiyah ini juga mengatakan perbincangan tentang Pancasila dan pilar lain yang semakin marak belakangan ini, bukan karena masyarakat rindu pada Pancasila.

“(Tapi karena) masyarakat kecewa menilai penyelenggaraan negara sudah tidak sesuai dengan Pancasila. Lihat saja, banyak produk undang-undang yang melenceng dari nilai-nilai Pancasila,” jelas pengamat politik Islam ini.

Advertisements

1 thought on “Prof. Bahtiar Effendy: Tak Usah Heran Indonesia Tampak Kacau Balau”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s