Fidel Castro Sambut Gembira Penggulingan Hosni Mubarak

Bukan hanya berhasil menggulingkan Hosni Mubarak, revolusi Mesir juga mengakhiri dominasi Amerika Serikat di Mesir dan kawasan Timur Tengah umumnya.

Demikian dikatakan mantan presiden dan pemimpin revolusi Kuba Fidel Castro dalam kolom yang ditulisnya dan diterbitkan media massa Kuba, “Pemerontakan Revolusioner di Mesir”.

“Kami mendukung rakyat Mesir dan keberanian mereka memperjuangkan hak politik dan keadilan sosial di Mesir,” tulis Castro. Karena sakit keras Castro mengundurkan diri tahun 2006 lalu dan menyerahkan kekuasaannya kepada adiknya, Raul Castro. Ia berkuasa di Kuba hampir sepanjang lima dekade setelah menggulingkan diktator Kuba pro Amerika Serikat, Fulgencio Batista, pada tahun 1959.

Sementara kelompok oposisi di Kuba mengasosiasi gerakan mereka dengan rakyat Mesir. Kelompok muda Kuba juga sudah mulai membicarakan pentingnya menggunakan jejaring media massa di internet dalam menyampaikan aspirasi politik mereka.

Di hari kejatuhan Mubarak, misalnya, blogger Kuba, Yoani Sanchez, dalam akun Twitter-nya mengatakan, “Saat ini saya merasa sedang berada di Kairo. Saya harus berteriak dan merayakan kemenangan seperti mereka.” Begitu dikutip CNN.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s