ITM: Koalisi Polisario dan AQIM Semakin Kental

Hubungan antara kriminalitas dan terorisme di dalam tubuh front Polisario semakin mengental. Institut Thomas More yang berkantor di Brusel dan Paris menyoroti aktivitas penyelundupan narkotika yang melibatkan anggota Polisario dan kelompok Al Qaeda di Afrika Utara (AQIM) yang kian marak belakangan ini.

Pada bulan Desember tahun lalu misalnya, pihak keamanan Mali, salah satu negara di kawasan Sahel yang dijadikan wilayah operasi Polisario dan AQIM, menangkap enam penyelundup obat-obatan terlarang. Adapun Interpol memperkirakan sekitar 50 ton kokain senilai 1,8 miliar dolar AS diselundupkan ke kawasan Afrika Barat setiap tahun.

“Anggota Polisario, kelompok Sahrawi yang ingin memerdekakan sahara dari Maroko, bukan pihak yang baru terlibat dalam jaringan penyelundup ini. Pada tahun 2006 seorang anggota Polisario ditangkap di Timbuktu karena menyelundupkan bahan makanan yang dikirimkan organisasi internasional untuk pengungsi di kamp Tindouf, di Aljazair,” ujar peneliti Institut Thomas More, Antonin Tisseron.

Sambungnya lagi, Departemen Keamanan Nasional Mauritania pada tahun 2008 telah memperkirakan bahwa di tahun 2010 sebanyak 70 ribu senjata telah disirkulasikan di kawasan ini oleh aktivis-aktivis Polisario. Kini aktivitas itu semakin kerap mengingat koalisi AQIM dan Polisario yang semakin mengental tadi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s