Blok Perubahan

blok-perubahan1

Blok Perubahan telah dideklarasikan. Apakah blok yang digagas sepuluh partai politik bersama DR. Rizal Ramli itu akan dapat “mengambil alih kekuasaan” dari Blok Stats Quo, kekuatan politik lama yang pernah berkuasa dan tengah berkuasa namun gagal mengubah nasib rakyat?

Deklarasi Blok Perubahan dilakukan pekan lalu, 25 Februari, di Hotel Manhattan, Jakarta.  Selain Rizal Ramli, pimpinan parpol pendukung blok itu juga hadir, antara lain Bursah Zarnubi (Ketua Umum Partai Bintang Reformasi, PBR), Daniel Hutapea (Ketum Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia, P3I), Erros Djarot (Ketum Partai Benteng Kerakyatan Indonesia, PNBK), Amelia A Yani (Ketum Partai Peduli Rakyat Nasional, PPRN), Choirul Anam (Ketum Partai Kebangkitan Nasional Ulama, PKNU), Chairul Anwar (Ketua Partai Persatuan Demokrasi danKebangsaan, PPDK),  Eko Suryo Santjojo (Ketum Partai Pelopor), Imam Addaruqutni (Ketum Partai Matahari Bangsa, PMB), Ibrahim Barsah (Ketum Partai Kedaulatan), dan Roy Rening (Ketum Partai Kasih Demokrasi Indonesia, PDKI), juga Hanan Soeharto (Ketum Partai Damai Sejahtera, PDS) serta Mardiansyah (Wakil Ketum Partai Sarikat Indonesia).

Dalam sambutannya Rizal Ramli yang telah mencalonkan diri sebagai presiden dan memperoleh dukungan dari beberapa parpol pendukung Blok Perubahan mengatakan, Blok Perubahan ini juga bertujuan untuk mengubah nasib rakyat dan bangsa Indonesia menjadi lebih baik.  

Mantan menteri koordinator perekonomian dan menteri keuangan di era Abdurrahman Wahid ini percaya rakyat sudah semakin cerdas dalam menentukan pilihan politik, terutama dalam hal mencari pemimpin bangsa yang dapat membawa perubahan.

“Kami seringkali menyerukan agar bangsa ini memilih Jalan Baru, yaitu jalan menuju perubahan dengan mendukung Blok Perubahan,” katanya.

Rizal Ramli lebih jauh mengatakan bahwa nasib bangsa Indonesia hanya bisa berubah bila elite dan pimpinan parpol pro-perubahan bersatu dan memperjuangkan hak politik rakyat serta berjuang demi kepentingan bangsa dan negara.

“Salah satu penyebab kegagalan kita pada era reformasi ini karena tidak dikawal, sehingga reformasi yang terjadi keluar dari koridor dan cita-cita reformasi itu sendiri,” tegasnya.

Ketua Umum DPP PPRN Ny. Amelia A Yani menyatakan, sejak didirikan PPRN memang telah berkomiten untuk melakukan perubahan, dan tidak akan pernah bergabung dengan kelompok status quo.

”Kondisi bangsa ini sudah sangat memprihatinkan dan kita membutuhkan perubahan yang mendasar agar kehidupan rakyat bisa sejahtera. Karena itu, PPRN siap berkoalisi dengan parpol yang sama-sama memiliki platform dan mengusung perubahan,” tegas putri Pahlawan Revolusi Jenderal Ahmad Yani ini.

Para pimpinan parpol penggagas Blok Perubahan sependapat dengan argumentasi Amelia Yani. Oleh sebab itu, tidak tertutup kemungkinan parpol yang tergabung dalam B Blok Perubahan ini akan menjalin kerjasama di tingkat provinsi dan kabupaten kota, terutama untuk mengawasi jalannya pemilu legislatif yang sudah di ambang pintu.

Published by

TeguhTimur

Born in Medan, lives in Jakarta, loves Indonesia.

One thought on “Blok Perubahan”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s