Diketahui, Aktor Intelektual di Balik Rencana Penangkapan RR

dsc07104

DIREKTUR I Keamanan dan Transnasional (Kamtranas) Bareskrim Mabes Polri Brigjen Badrodin Haiti telah menyatakan bahwa Rizal Ramli akan ditahan bulan Februari ini.

Nah, kubu Rizal Ramli sejak lama sudah mengetahui siapa aktor intelektual di balik manuver Mabes Polri ini.

Foto: Rizal Ramli saat diperiksa pertama kali sebagai tersangka, 15 Januari 2009.

“Sebenarnya, kami sudah lama melakukan investigasi, dan mengetahui aktor intelektual yang bermain di balik semua ini. Mereka adalah kelompok neoliberlisme dan antek asing yang berada di Kabinet Indonesia Bersatu. Mereka ini berlindungan di balik kepentingan ekonomi nasional. Siapa yang mengutak-atik kegagalan neoliberalis pasti akan mereka sikat,” ujar juru bicara Rizal Ramli, Adhie Massardi, dalam rilis yang dikirimkan kepada RMOnline, Kamis (12/2).

Menurut Adhie, dunia internasional akan mengecam pemerintah Indonesia bila Rizal Ramli sungguh ditahan. Dunia internasional akan memandang penahanan tokoh yang mengkritik kebijakan ekonomi pemerintah ini sebagai kegagalan transisi demokrasi.

Adhie menjelaskan, orang-orang yang berada di lingkaran Kabinet Indonesia Bersatu yang menjadi antek asing, memang tidak senang bila ada kelompok yang mampu mengkritisi kebijakan ekonomi mereka.

“Tidaklah mengherankan bila orang-orang yang ingin mempertahankan status quo ini tidak senang dengan sikap kritis Rizal Ramli, apalagi pencalonannya sebagai capres sudah mendapat respond dan dukungan dari partai politik maupun masyarakat yang menginginkan perubahan,” tegas dia.

Adhie juga mengakui tekanan terhadap Rizal Ramli saat ini terasa begitu keras karena sikap kritisnya yang selalu mengkampanyekan jalan baru menuju perubahan demi mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

“Kelemahan pemerintahan pascareformasi ini karena blok status quo ingin kembali berkuasa dan mendaur ulang sistem pemerintahan otoriterian dengan iming-iming “bersama kita bisa”. Padahal, apa yang dijanjikan sampai sekarang tak pernah bisa terwujudkan bahkan kehidupan, kesejahteraan dan perbaikan ekonomi rakyat yang ada sekarang semakin terpuruk akibat krisis ekonomi global,” kata dia.

Menurut Adhie, kasus yang sedang dialami Rizal Ramli ini sangat politis dan sengaja direkayasa untuk membungkam langkah Rizal Ramli untuk bertarung di Pilpres 2009.

“Kalau tidak direkayasa, mana mungkin institusi Polri bersikap ceroboh ingin menahan seseorang tanpa alasan yang kuat. Semua ini kan sudah membuktikan kepada publik bahwa cara-cara orbais mulai dilakukan oleh pemerintahan yang ada sekarang,” ujar dia.

Published by

TeguhTimur

Born in Medan, lives in Jakarta, loves Indonesia.

One thought on “Diketahui, Aktor Intelektual di Balik Rencana Penangkapan RR”

  1. Mungkin benr juga kata seorang dalam ” ” bahwa perlu juga penjara dipenuhi oleh manusia indonesia biar tidak muat. Seingat saya teori neolib. sudah lama sejak zaman Ir. Soekarno. Dan saya ingat bahwa UUD’45 pernah dijalankan, ganti UUDS dengan sistem parlementer, kembali ke UUD’45 dan sekarang UUD’45 amandemen, tetapi tidak ada perubahan ke arah adil dan makmur. Saya mengusulkan kita tinggalkan UUD’45 dan kembali kepada Al Quran dan Sunnah yang tidak akan layu dimakan zaman, karena jika hanya UUD buatan manusia, manusia tidak akan ada puasnya. Dan Ganti kepemimpinan Presidensial dengan Kekhalifahan. Bebaskan rakyat dari pajak. Freedom or Death.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s