Blast from the Past*

teguh-smansa21

DIBINTANGI Brendan Fraser, Alicia Silverstone, Sissy Spacek, Christopher Walken, dan Dave Foley, film komedi romantik produksi tahun 1999 ini berkisah tentang keluarga Webber yang lenyap ditelan perut bumi dalam arti yang sebenarnya.

Awal dekade 1960an bukanlah masa yang mengenakan bagi kebanyakan keluarga di Amerika Serikat. Limabelas tahun setelah Perang Dunia Kedua berakhir, pertikaian antara blok Kapitalis dan blok Komunis yang memenangkan perang paling menyakitkan dalam sejarah manusia itu semakin meruncing. Presiden Amerika John F. Kennedy dan pemimpin tertinggi Uni Soviet Nikita Khrushchev memimpin negara mereka masing-masing memasuki babak baru perang dingin: perlombaan senjata yang tak terhindarkan. 

Di tahun 1962 itu, krisis Kuba nyaris memicu perang baru yang bila terjadi kelihatannya akan memukul mundur peradaban manusia seratus tahun ke belakang.  

Calvin Webber, si jenius eksentrik, jelas tak mau keluarganya ikut punah bersama perang nuklir. Sebuah bunker di bawah tanah dipersiapkan sebagai tempat perlindungan selama beberapa puluh tahun sampai radiasi nuklir diperkirakan hilang. Maka begitulah: suara keras dan getaran hebat yang dihasilkan pendaratan darurat F-86 Sabre di halaman rumah keluarga Webber memaksa Calvin, istri dan anak bayi mereka menenggelamkan diri ke bawah perut bumi, tak tanggung-tanggung untuk  30 tahun lamanya. 

Begitu keluar dari perut bumi, si anak, Adam Webber, menemukan kehidupan yang sama sekali tak pernah dibayangkan. Perang Dunia Ketiga berhasil dihindarkan, tetapi dunia (Amerika) masuk pada peradaban baru yang semakin kapitalistik dan individualistik. Adam yang blasted from the past menjadi idola baru di dunia yang tampaknya (lagi-lagi) tak akan terselamatkan itu.

Maksud asteriks pada judul di atas:

Film “Blast from the Past” ini sama sekali tak ada hubungannya dengan foto di atas, yang diambil empatbelas tahun lalu usai Ebtanas di SMAN 1 Medan. Berdiri dari kiri ke kanan: Teguh, Tumpal, Tommy, Irfan, Sixninthson, Abdi Bodi, Armedi, Syahriza, Romanus. Duduk dari kiri ke kanan: Bahtera, Paulus, dan Laurenz.

3 thoughts on “Blast from the Past*

  1. nampak jelas kalau dua orang yang berdiri paling kiri sangat berpedoman pada SKEP Pangab, termasuk dalam hal memotong rambut ..*peace mode on*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s